NovelToon NovelToon
TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Slice of Life / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: samsu234

Dihina karena dantiannya cacat, Xiao Bai mendadak mendapatkan Tungku Ekstraksi Surgawi—sebuah artefak gaib yang berfungsi sebagai sistem mutlak. Tanpa perlu berkultivasi dengan cara biasa, ia bisa mengekstrak esensi monster, tumbuhan obat, hingga pusaka kuno menjadi pil murni tanpa cacat! Dari seorang sampah yang diinjak-injak, Xiao Bai bangkit mengekstrak langit dan bumi untuk menjadi penguasa tunggal yang tak tertandingi.

#Romance #Drama #Adventure #Kultivasi #Sistem #Overpowered #BalasDendam #Action-Fantasy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsu234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tangan yang Terulur

# TUNGKU EKSTRAKSI SURGAWI

Tangan Sang Pendiri terulur perlahan ke arah dada Xiao Bai, jemarinya yang keriput namun kuat bergerak dengan kepastian seseorang yang telah menunggu tiga ribu tahun untuk momen ini. Xiao Bai mencoba mundur, namun tubuhnya tak lagi menuruti perintah otaknya—kakinya lemas, tangannya gemetar, hanya genggamannya pada jari-jari Su Yan yang masih ia pertahankan dengan sisa tenaga terakhirnya.

"Jangan," desis Su Yan, mencoba bangkit meski tubuhnya sendiri masih rapuh, "jangan sentuh anakku!"

Sang Pendiri tak menghiraukannya, matanya yang merah menyala terpaku pada titik di dada Xiao Bai tempat Tungku bersemayam. "Menyerahlah, bocah. Tak ada yang bisa kau lakukan untuk menghentikan ini."

Jarak antara jemari itu dan dada Xiao Bai kini tinggal beberapa senti. Xiao Bai memejamkan mata, bukan karena menyerah, melainkan memusatkan seluruh sisa kesadarannya pada satu titik terakhir yang masih ia miliki.

"Tungku," bisiknya, suaranya nyaris tak terdengar, "aku tahu kau bilang tak bisa menolak perintahnya. Tapi aku tidak minta kau melawan dia. Aku hanya minta satu hal—tetaplah menjadi milikku selama detik ini masih milikku."

> **[Host...]**

Tepat saat jemari Sang Pendiri menyentuh permukaan dada Xiao Bai, sebuah ledakan cahaya keperakan tiba-tiba menyembur dari tubuh Su Yan yang masih berbaring—bukan serangan, melainkan sisa energi terakhir dari proses kebangkitannya sendiri, energi yang selama dua puluh tahun tersimpan sebagai bagian dari jiwanya yang tertahan, kini terlepas dalam ledakan pelindung terakhir seorang ibu bagi anaknya.

Sang Pendiri tersentak mundur, tangannya yang hampir menyentuh Tungku tertahan oleh gelombang energi tak terduga itu. "Apa ini?!" geramnya, matanya menyipit menatap Su Yan yang kini terengah, wajahnya pucat pasi namun matanya menyala penuh tekad.

"Sisa energi pelindung," bisik Su Yan lemah, "yang kusiapkan sejak dua puluh tahun lalu, untuk momen seperti ini."

Master Sekte Agung, yang sejak tadi tertahan oleh tekanan qi Sang Pendiri, memanfaatkan momen keterkejutan itu untuk melesat maju, kedua telapak tangannya bercahaya terang oleh qi tingkat tertinggi yang mampu ia kerahkan. "Sekarang!" teriaknya kepada wanita Aliansi Bayangan yang masih bertarung melawan sisa sosok bertopeng hitam.

Wanita itu, meski terluka di beberapa bagian tubuhnya, segera melompat mundur dari pertarungannya, kedua tangannya membentuk simbol rumit di udara. "Formasi Penghalang Bayangan!" serunya, dan seketika kabut hitam pekat mulai mengepul dari lantai ruangan, mengelilingi Xiao Bai, Su Yan, dan Li Ling'er dalam sebuah kubah pelindung sementara.

Sang Pendiri mendengus geram, mencoba menerobos kabut itu dengan sekali hantaman qi, namun formasi itu, meski hanya sementara, cukup kuat menahan serangannya untuk beberapa detik berharga.

"Kalian pikir penghalang murahan seperti ini bisa menahanku?" geramnya, murka mulai menguasai wajahnya yang keriput.

Di dalam kubah pelindung itu, Master Sekte Agung berlutut cepat di samping Xiao Bai, mengangkat tubuhnya yang nyaris tak sadarkan diri. "Kita harus pergi sekarang, sebelum penghalang ini runtuh!"

"Ibu..." bisik Xiao Bai lemah, matanya setengah terpejam, "kita tidak bisa meninggalkannya di sini—"

"Aku bisa berjalan," Su Yan memaksakan diri bangkit, dibantu Li Ling'er yang segera menopang tubuhnya yang masih gemetar. "Bawa anakku pergi. Aku akan mengikuti."

Dari luar kubah, retakan mulai muncul di permukaan kabut hitam pekat itu, tanda formasi pelindung yang mulai runtuh di bawah tekanan qi Sang Pendiri yang terus menghantam tanpa henti.

"Lorong rahasia di balik rak pusaka!" seru Master Sekte Agung, menggendong Xiao Bai di punggungnya sementara Li Ling'er membantu Su Yan berjalan. "Ini satu-satunya jalan keluar yang tidak dijaga pasukan bertopeng hitam!"

Mereka berlari menembus kegelapan ruangan bawah tanah, suara gemuruh hantaman qi Sang Pendiri yang semakin dekat menggema mengerikan di belakang mereka, seolah predator yang tak akan pernah berhenti mengejar mangsanya yang telah lolos begitu lama darinya.

Tepat saat mereka menghilang ke dalam lorong rahasia yang gelap, suara ledakan dahsyat menggema dari ruangan yang baru saja mereka tinggalkan—formasi penghalang telah runtuh sepenuhnya, dan suara tawa dingin Sang Pendiri menggema mengerikan menembus lorong sempit yang mereka lalui.

"Lari sejauh apa pun kalian," suaranya bergema seolah mengikuti langkah mereka, "aku akan selalu menemukan kalian lagi. Aku telah menunggu tiga ribu tahun. Beberapa hari atau bulan lagi bukan apa-apa bagiku."

1
Crimson
iklan bro /Grin/
Crimson
iklan min /Grin/
Crimson
Bener, tuh. Minimal bisa jaga diri, lah /Determined/
Crimson
Wdih, sok kali dia/Panic/
Crimson
cih, Lama" ku tandaiin Lo ya, anjing /Angry/
Crimson
Plis lah ini masih pagi woy. jangan bikin gw emosi lh/Angry/
Crimson
Wow, lumayan sih. /Chuckle/
Crimson
Makasih, Thor. karna buat bikin aku kesel sama nih novel /Tongue/
Luó Lìxuān: kok ngamuk bg 🤣
total 1 replies
Crimson
Kepala bapak kau pecah /Angry/
Crimson
Anjing nih orang. Lama" ku pecahin kepala nya.. tengok lh nanti /Angry/
Crimson
Bacod amat sih, lo. senek, betumbuk aja kita, yok. buat kesal aja, nih orang /Angry/
Crimson
Yok, By One klen/Facepalm/
Crimson: Gas. wkwkwk 🤣
total 4 replies
Crimson
Bintang lima untuk mu, Thor./Good//Good//Good//Good/
Luó Lìxuān: makasih bg 🙏
total 1 replies
Crimson
sorry Thor gw bacanya ambil penting" nya aja. ada perlu soap nya /Pray/
Luó Lìxuān: ok ok makasih udah baca bg
total 1 replies
Crimson
Jirr masih di ikutin ternyata /Grin/
Crimson
Hadeh! Lagi" di tolak jirr😭
Crimson
Mantap /Good/
Luó Lìxuān: bintang 5 jangan lupa 🤣
total 1 replies
Crimson
Kok gw makin nagih ya, baca nih novel./Grin/
Luó Lìxuān: masa iya sih bg 😂
total 1 replies
Crimson
udah tau Xiao bai lagi nggak mood, malah masih di tanya dong. wkwkwk 🤣🤣
Luó Lìxuān: sabr bg jangan emosi 🤣
total 1 replies
Crimson
Gas balas dendam kh/Sneer//Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!