The Book of Secrets
Siang yang cerah diawal musim panas saat lonceng tanda pulang sekolah berbunyi dan semua murid akademi beranjak keluar dari kelas masing-masing. Seluruh sekolah riuh oleh gerombolan siswa yang bergega
0
0
Buruieni
Aku hanya duduk terdiam sambil menunggu bala bantuan datang. Tangan dan tubuhku terlumuri darah hijau. Aku tidak tahu mengapa air mataku mengucur deras. Mungkin karena ayahku sudah termakan oleh makhl
0
0
Tom dan Cerita Anehnya
Suasana kelas sedang hening saat ini. Walaupun jam istirahat sudah tiba, namun seperti biasa Tom mengajak orang-orang untuk mendengarkannya bercerita di belakang kelas. Dilihat dari cara penyampaianny
0
0
Lina, Penjual Buah Yang Baik Hati (Part 2)
1 minggu sebelum perlombaan, Lina merasa gelisah. Buah yang ingin dia pilih membusuk. Awalnya Lina ingin membawa mangga dan persik. Tapi ia ceroboh. Yang seharusnya buah buah tersebut ia simpan di pen
0
0
Jaka Bukan Khayalan
Matahari pagi mulai masuk ke dalam kamar gubuk tua tempat Anjani bermalam dua hari belakangan. Kasus penculikan yang dialaminya membuat ia harus menerima kenyataan bahwa gemerlap dunia kota harus seje
0
0
Salju Merah
Indah bukan? Salju itu? Ku bertanya pada dirinya yang berada di belakang diriku selagi ku berputar meliriknya. Tak bergeming dan hanya senyuman bagai bunga yang siap mekar di tengah putihnya salju. Ra
0
0
Fireflies Over The Sea
Kutatap pemandangan indah nan unik yang tersaji di depan mataku. Entah apa lagi kombinasi yang lebih sempurna ketimbang matahari terbenam, suara debur ombak, semilir angin sejuk, dan kawanan kunang-ku
0
0
Penunggu Pohon Kudu
Di depan rumahku ada sebatang pohon kudu yang sengaja aku tanam untuk obat. Usianya hampir 5 tahun sehingga pohonnya cukup besar dan rindang. Daunnya hijau segar dan buahnya selalu lebat tak kenal mus
0
0
The True Magical Eyes (Part 1)
Tetesan air hujan mulai mereda, deru angin menerpa wajah seorang pemuda berdarah campuran berusia 16 tahun tersebut. Ia bertujuan mencari boneka beruang berwarna coklat milik adik pantinya. Boneka ter
0
0
The True Magical Eyes (Part 2)
Akhirnya Louve mengajak Kasya dan Kakek Oshan ke rumahnya untuk beristirahat dan mengucapkan terima kasih. Saat perjalanan ke rumah Louve, Arkasya dan Louve tidak berhenti bertengkar. Dan berakhir ter
0
0
The True Magical Eyes (Part 3)
Jam 3 sore mereka memulai rapat yang akan membahas tentang masa depan Feygical. Semua duduk di bangku yang sudah disediakan. Pemimpin bagian Timur yang berperan sebagai tuan rumah pun membuka rapat it
0
0
12.00 PM
“Maaf, Pak, tapi Bapak mengikuti saya dari tadi,” ujarku. Si tua itu malah memandangiku lebih intens di bagian dadaku. Aku benar-benar sangat terusik, rasanya aku ingin menggunakan jurus menghilangkan
0
0
Kata
CERITA ini bermula ketika aku melihat seorang lelaki bagaimana ia menjalani hidupnya. Aku bertanya-tanya, kok bisa dia menjalani hidup seperti itu? Mungkin kalian semua akan bingung-apalagi aku, teman
0
0
Another (Part 1)
“Hoamm…” ujar seorang gadis. Ia baru saja bangun dari tempat tidurnya. Ia pun membuka jendela kamarnya. “Sungguh pagi hari yang cerah” ujarnya. Ia bergegas ke kamar tidur adik laki-lakinya, Kai, untuk
0
0
Para Penguasa Alam dan Manusia
Dahulu kala, ada suatu kelompok yang dapat menggunakan elemen alam secara khusus dan menempati alam bebas, mereka beratapkan langit dan beralaskan bumi. Mereka bersahabat dengan alam dengan kekuatan l
0
0
Mencoba Mentradisikan Tradisi Lama
Awan putih dan hitam masih terus bergantian mencampakkan. Langit yang biru kadang pula berubah menjadi langit yang hitam pekat. Matahari yang terang benderang menyinari bumi, kadang juga pula berubah
0
0
Aku Kamu dan Bangsat!
Aku tidak tau, benar aku tidak tau. kalian selalu diam membisu ketika aku bertanya, bibir kalian seakan terkunci rapat oleh berbagai macam password yang aneh, sehingga susah sekali untuk dibuka. Aku h
0
0
Give Me Your Hand
Aku bahkan tidak dalam keinginan untuk membayangkan ataupun mengharapkan kedatangan makhluk sepertimu. Bersama yang lain, aku sedang menikmati penderitaanku dan mencoba menemukan kata terbaik untuk me
0
0
Cinderella (Part 1)
Kata orang, hidup Cinderella setelah bertemu dengan pangeran berubah bahagia. Tapi, apakah benar? Apakah mereka bahagia selamanya? Apakah tidak ada kesedihan lagi? Tidak ada ketakutan lagi? Ella, seor
0
0
Cinderella (Part 2)
Semakin lama, kereta semakin cepat melaju. Kali ini Cinderella yakin, dirinya tidak berada di jalan menuju istana melainkan berada di jalan masuk ke hutan. Buktinya, yang ia lihat sepanjang jalan hany
0
0