Ramalan Darah Enam Putra Naga Kaisar Langit
Di puncak menara Shenglong, jauh di atas langit. Istana Kaisar Naga berdiri menjulang, atap emasnya memantulkan sinar kilat seperti sisik yang menyilaukan. Menguasai sembilan benua dan empat laut. Di
0
1
GARA-GARA MUSUH ADIKKU
Seorang gadis cantik berambut panjang melangkahkan kakinya dengan lemas, make upnya minimalisnya sudah luntur berganti dengan peluh dan debu yang ia serap hasil perjalanannya dengan motor matic kesaya
3
1
GENZ JEDING
PART 1 MISI PENYELAMATAAN Suasana kelas XI-2 pagi itu layaknya medan perang yang membeku. Di papan tulis, **Pak Yahya**, guru matematika yang kumisnya saja sudah cukup membuat ni
1
1
Yuki si gamer
Yuki adalah seorang pemuda yang sangat gemar bermain game. Hampir setiap harinya ia habiskan di dalam kamar, bermain game daring maupun luring—khususnya permainan RPG—dan ia selalu menggunakan nama as
0
0
Bab 2 : Bayang-bayang di Ruang Bekas Kantin
Malam itu, aku tidak bisa memejamkan mata. Bayangan wajah Raina yang hancur, namun sorot matanya yang begitu hidup penuh amarah dan kesedihan terus berputar di kepalaku. Setiap kali aku memejamkan ma
0
0
Nama yang Masih Tersimpan
Aku tidak pernah menghapus namamu. Bukan karena masih berharap, tetapi karena aku belum menemukan alasan untuk melakukannya. Namamu masih tersimpan di daftar kontak, di antara nomor kurir, teman kan
0
0
Pelukan Angin Malam
Malam selalu datang lebih cepat di sudut kontrakan kecil berdinding papan kayu itu. Ketika mentari perlahan tenggelam di balik ufuk kota di pulau Sulawesi, warna jingga yang tersisa di celah-celah ven
0
1
IBU MAFIA
Amara pernah percaya bahwa pernikahan adalah tempat untuk pulang. Ia menikah dengan Reza, pria yang dicintainya, dan membangun keluarga kecil bersama tiga anak mereka. Amara bahkan selalu berada di be
0
0
"Kalau suatu hari nanti kamu terluka, carilah aku. Aku mungkin bukan lagi orang yang kamu cintai, tapi aku akan selalu mendoakanmu agar bahagia."
"Kalau suatu hari nanti kamu terluka, carilah aku. Aku mungkin bukan lagi orang yang kamu cintai, tapi aku akan selalu mendoakanmu agar bahagia." Hujan turun perlahan sore itu, membasahi jalanan
0
0
Sebelum kehidupan menjadi kematian
Di pagi hari yang sangatlah cerah, ada seorang wanita yang sedang lari pagi di sekitaran komplek perumahannya. Wanita ini berlari menuju sebuah taman, sepanjang perjalanan wanita ini tidak menghirauka
0
0
BAHAGIA LAGI!!
Bahagia Lagi Hujan turun perlahan sore itu, membasahi kaca jendela sebuah kedai kecil yang pernah menjadi saksi tawa mereka. Karang duduk sendiri, memandangi dua cangkir kopi yang dulu selalu dipesan
0
2
18th, Selamanya 🎂
"Selamat ulang tahun." Kalimat itu terdengar sederhana. Namun setiap kali mengucapkannya kepada Aruna, orang-orang selalu menambahkan satu kalimat lagi. "Kamu sudah semakin dewasa." Aruna hanya te
0
0
Perahu Kecil dan Sampan Bambu
Zainudin dan Hayati, kukira hanya sebatas sebuah karya cerita fiksi, ernyata hal itu kualami sendiri. Masih jelas terngiang janjimu kepadaku ketika itu. Mengatas namakan Tuhanmu, kau bersedia bersand
0
1
Kampung Goib 1
Pagi hari itu masih jam 5 subuh semua orang di kampung serati di heboh kan oleh pengumuman dari speaker masjid yang mengumumkan warga kampung serati yang meninggal dunia "assalamualaiku wrb telah
0
0
Secangkir teh
Ada sebuah warnet di daerah perumahanku, dan aku bekerja di tempat itu. Namaku Sakala, aku kelas 11 SMA dengan jurusan IPS, belum lama aku bekerja di warnet ini, mungkin baru sekitar.. enam bulan?
0
0
Cahaya di Ujung Jembatan
Pagi itu, embun masih menggantung di daun-daun bambu ketika Raka mengayuh sepeda tuanya menuju sekolah. Jalan yang ia lewati harus menyeberangi sebuah jembatan kayu tua yang membentang di atas Sunga
0
1
Hutan
Dulu aku pernah bertanya pada diriku sendiri "kenapa aku terlahir?" "Kenapa harus aku?" Semua pertanyaan kosong tanpa jawaban itu terus terputar didalam pikiran ku. dan sampai sekarang aku masih tida
0
1
Orang Yang Tak Terlihat
Namanya Irwan Syahputra, dua puluh tujuh tahun. Seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta yang nyaris tak pernah pulang tepat waktu. Hari-harinya sederhana. Datang bekerja, menyelesaikan tugas, l
0
0
Misteri Yang Terkubur
Pagi itu langit diselimuti awan kelabu. Matahari seolah enggan menampakkan diri, membiarkan udara dingin menyelimuti halaman sekolah. Suasana seperti ini sudah menjadi pemandangan biasa bagi Widya. Se
0
0
Perjalanan yang penuh liku
Perjalanan yang mungkin banyak orang alami. Dari sebuah kekecewaan timbul lah rasa ingin berdiri ,bersama dan merangkul semua yang mau. Di sebuah rumah tejadi pesta untuk kedua princes Dinda, acaranya
0
1