Elijah Wood bertahun tahun menyembunyikan identitas aslinya sebagai penyihir dengan menjadi seorang Bakers pemilik The Magic Cakes.
Pengkhianatan kekasihnya Felix mengantarkan Elijah Wood pada Black Alliance, klan penyihir yang memburunya sejak kecil. Belum lagi Kutukan dewa Apollo semakin memperumit keadaannya.
Dia dihadapkan oleh situasi rumit menyelamatkan keluarganya dari ancaman Black Alliance, mematahkan kutukan Apollo dan menyelamatkan cintanya sendiri.
Akankah Elijah Wood bisa mengatasi semua permasalahan yang menghadang ataukah harus mengakui kalah dan harus tunduk pada takdir leluhurnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nath_e, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aliansi Buckland
Aku masih menatap tak percaya pada Ainsley, sesuatu tentang kutukan Casandra memang telah mengusikku. Dia berhasil membuatku tetap ditempat dan berusaha memahami tiap perkataannya.
" Mikhaela....please, dengarkan aku...kutukanmu bisa dipatahkan dan kau bisa bahagia selamanya...believe me, I'm telling the truth." kata Ainsley seraya mendekatiku
" Apa kau yakin, Ainsley?"
" Aku yakin Mikhaela...The Book of Life...kau pernah mendengarnya ?" tanya Ainsley
" The Book of Life....ya, aku pernah mendengarnya....Arion memberitahuku tentang buku itu tapi, aku belum sempat membacanya lagi."
" Baca dan carilah tentang kutukan itu...jika kau tidak mempercayai ku."
Aku terdiam, mungkin Ainsley benar. Flick telah memberiku buku itu tapi aku terlalu sibuk untuk membacanya. Aku hanya berpikir untuk berlatih tanpa memikirkan kutukan itu lagi.
" Apa yang sebenarnya tertulis di dalam buku itu Ainsley ?" tanyaku penasaran
" Sebuah pertukaran...kutukan Apollo adalah kutukan cinta dewa yang mengikat...sebuah pertukaran cinta sejati dan pengorbanan akan dapat mematahkannya." jelasnya padaku
Pertukaran ?? Aku sepertinya pernah mendengarnya...Arion....ya, aku mengingat nya...Arion pernah berbicara dengan seseorang tentang pertukaran, apa itu yang dimaksud Ainsley...
" Jadi kau ingin menikahi ku sebagai pertukaran begitu...or something ?"
" Begitulah...keinginan sejati ku adalah menikah denganmu...dan akan kulindungi dirimu sampai akhir." jawabnya tegas
" Ckckck...kau bodoh sekali Ainsley, bagaimana jika pertukaran yang dimaksud adalah kematian ?"
" Kau menikahi ku...lalu kau menukar kutukan ku dengan nyawamu...kau mati ....dan aku bahagia bersama Arion...itu yang kau tawarkan padaku huh..?"
Ainsley terkejut dengan ucapan ku, mungkin dia baru menyadarinya. Namun sejurus kemudian aku bisa melihatnya tersenyum.
" I don' care...aku akan tetap menikahimu...kau cinta pertamaku Mikhaela."
Uuuugh....aku gemas sekali melihat wajahnya yang tampak tidak peduli seolah semua akan baik-baik saja.
" Listen Ainsley....aku menghargai keputusanmu...tapi tidak selamanya cinta pertamamu menjadi milik mu bukan...tolong pikirkan baik-baik hal ini."
" Kita dulu pernah dekat...kau selalu menjagaku...dan aku berterimakasih untuk itu, tapi pikirkan baik-baik Ainsley...bukan hanya untukku tapi masa depanmu juga."
Aku berusaha membuat ya menyadari keputusan bodohnya. Menikah bukan sesuatu yang mudah, jika hanya dilakukan untuk berkorban its useless...terlalu naif jika hanya itu alasannya.
" Apa kau tidak mencintaiku ?" tanya nya
Pertanyaan konyol apa lagi yang dia ajukan padaku.
Bagaimana mungkin aku mencintaimu dalam waktu seminggu, Ainsley....Ya Tuhan...apa seseorang telah memukul kepala nya dan membuatnya menjadi dummie....
" Tidak dan belum lebih tepatnya, Ainsley...aku tidak bisa melihat masa depan...aku hanya berharap kau jangan gegabah dan membiarkan dirimu jatuh dalam kubangan cinta yang tak perlu." jawabku
Ainsley kecewa dengan jawabanku...lebih baik demikian daripada aku memberinya harapan tentang cinta.
" Kita tetap bisa berteman seperti dulu Ainsley...and we Will see what happened, can i love you or can we just be friends."
kataku lagi
Ainsley hanya menatapku dengan tajam,
" Lupakan tentang cinta dan kutukan...ikut denganku."
Ainsley meraih tanganku dan kami kembali pergi melewati dimensi waktu. Meloncat dari satu waktu ke waktu lain bukan perkara mudah, kami harus sedikit mengeluarkan energi ekstra untuk melewatinya.
Untukku ini agak sedikit berlebihan, meskipun aku harus berlatih dan terbiasa menggunakannya. Dan terbukti tubuhku sedikit limbung saat kami keluar dari dimensi waktu.
Ainsley terkejut dan dengan sigap memelukku, rasanya benar-benar letih. Darah segar keluar dari hidungku tidak banyak tapi cukup membuat Ainsley panik. Ia segera mengobati ku dengan sihirnya.
" Apa kau sering mengalaminya ?" tanya nya
" Uhhm...jika aku mengeluarkan sihir melebihi batas kemampuan saja." jawabku
" Ini tidak bagus Mikhaela...aku akan melatih mu agar tubuhmu terbiasa...apa yang dilakukan dewa bodoh itu, kenapa dia tidak memperhatikan hal seperti ini." ucapnya kesal
Aku hanya diam tak ingin menambah keruh perasaan Ainsley.
" Apa ini buruk, Ainsley ?" tanyaku was-was
" Tentu saja buruk...musuhmu bisa menggunakan kelemahan dirimu untuk menyerangmu...mereka akan memperhatikan dirimu dan menyerang disaat yang tepat."
Ainsley memegang bahuku erat dan membuat kami berhadapan,
" Dengar...kau pemimpin kami....dan aku akan berbuat apa pun untuk melindungi mu, tapi kau juga harus bisa menjaga dirimu sendiri...karena disaat kami sibuk kau harus bisa mengatasi musuhmu tanpa bantuan kami."
Aku tidak memahami perkataan Ainsley, apakah akan ada pertempuran penyihir... kenapa harus saling menyerang...
" Ainsley...apa yang terjadi jika saat bulan baru kita tidak menemui kesepakatan ?"
Ainsley menatapku tajam,
" Pertempuran Mikhaela...pertempuran terbesar antara klan penyihir selama dua abad terakhir."
" Apa...bagaimana mungkin...lalu apa yang harus aku lakukan untuk mencegahnya ?"
" Bertahan...dan mengalahkan iblis yang bekerjasama dengan Black Alliance."
" Babak bulan baru telah tertulis dalam ramalan Mikhaela...akan ada pertempuran besar memperebutkan kekuasaan atas mu."
Ya Tuhan....
Mengapa hidupku begitu sulit...jika aku yang diramalkan datang kenapa tidak ada hawa perdamaian yang kurasakan...ini menyedihkan...apa aku dilahirkan hanya untuk menanggung dan menebus penderitaan leluhurku...
" Ayo...kita menemui Edgar Buckland...dia akan memberimu kekuatan baru dan juga aliansi terkuat." ajak Ainsley pada ku
Kami tiba disebuah mansion mewah bergaya Mediteranian, aku mengerutkan keningku seorang penyihir hidup disini... unbelieveble...
Seorang pria paruh baya menyambut kami, seperti biasa kedatanganku telah mereka ketahui. Pelayan itu membawaku dan Ainsley ke mansion utama tempat aliansi Buckland berkumpul.
Aliansi Buckland terdiri dari orang-orang hebat dunia peri. Ratu peri hutan Eir rupanya juga telah hadir disini, ia tersenyum dan menyambutku,
" Selamat datang Mikhaela...kami telah menunggumu.." katanya dengan lembut
Aku tersenyum dan memberi hormat pada mereka semua.
" Bagaimana persiapan menuju penyempurnaan...apakah kau sudah siap ? tanya nya lagi
" Aku tidak yakin Ratu..." jawabku gamang
" Mikhaela...kami akan membantumu, Ainsley telah memberitahu kan pada kami kondisimu." kata seorang pria bertubuh tinggi besar dengan cuping telinga lancip, aku yakin dia bangsa elf.
" Kau..."
Aku menoleh pada Ainsley untuk mencari jawaban, Ainsley menatapku
" Telepati sweathearth...aku memberitahu mereka saat kau limbung tadi."
" Oooh...yaa...telepati...kenapa aku tidak bisa melakukannya ?" tanyaku penasaran
" Kau mau...aku bisa mengajarimu ?" tanya Ainsley
Aku tersenyum dan mengiyakan tawaran Ainsley,
" Baiklah...setelah pertemuan ini selesai kita akan berlatih." janjinya padaku
Seseorang tertawa melihat kami berdua, ia muncul dari balik pria yang bertubuh tinggi besar tadi,
" Ainsley....apa kau berusaha mendekati Mikhaela...aku harap kau bisa menikahinya suatu hari nanti." katanya dengan santai
Aku terkejut mendengar ucapannya. Seseorang dengan harapan yang sama seperti Ainsley, siapa dia ?? Aku belum mengenalnya..
" Mikhaela...aku harap kau mempertimbangkan keinginan Ainsley of Leinster...dia lebih baik jika dibandingkan Arion mu."
Lagi-lagi seseorang menilai jelek pada my savior..siapa pria ini sebenarnya..
" Aaah...aku lupa memperkenalkan diriku....Aku...Edgar Buckland pemimpin klan Buckland...pendukung setia Merlin, The Prince of Enchaunters."
jadi siapa pemegang tongkat Merlin selanjutnya ?