NovelToon NovelToon
CHOSEN HUMAN

CHOSEN HUMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Time Travel / Fantasi Isekai
Popularitas:2
Nilai: 5
Nama Author: Ya'purmansyah

Kisah petualangan seorang pemuda yang dipilih semesta untuk pergi bersama para roh pendampingnya ke dunia lain. Disana mereka akan membantu membereskan semua kekacauan yang di sebabkan oleh para pasukan Iblis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ya'purmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengintaian Dan Putusan Rapat

Di tengah perjalanan pulang ke istana, mereka melihat empat orang gerombolan yang tadi ada di ruang rapat sedang mengelilingi seorang gadis yang tak asing di mata Sang Elang.

Sang Elang pun meminta Nyaring untuk melanjutkan perjalanan pulang ke istana, sedang kan ia akan berhenti sejenak untuk memantau ke ada gadis tersebut.

Dari kejauhan Sang Elang menunggu dan mengamati apa yang akan terjadi pada gadis tersebut.

Melihat gadis tersebut dalam bahaya Sang Elang pun mulai bergerak menyelamatkan gadis tersebut dan membawanya ke istana atas perintah sang raja yang ia terima melalui telepati dari tuannya.

Setelah mereka berdua sampai ke istana, Sang Elang dan gadis yang di bawanya pergi dengan di kawal oleh dua orang prajurit menuju ke ruang kendali istana.

Sesampainya di ruang kendali mereka berdua langsung menghadap sang raja dan semua yang ada di sana.

Sang raja pun memulai lagi rapat lanjutan rencana penggagalan percobaan pencurian Mustika kerajaan dan menyusun semua strategi agar tidak menimbulkan kekacauan dan korban jiwa.

Karna Nyaring dan Sang Elang sudah hadir mereka semua pun mulai mendengarkan informasi apa saja yang mereka dapatkan dari pengintaian mereka.

Nyaring pun mulai bercerita.

“Besok, tepatnya tengah malam komplotan para pencuri itu mulai bergerak menuju istana melewati jalur hutan yang berada di belakang istana agar pergerakan mereka tidak terlihat oleh para penjaga kerajaan.”

“Mereka semua akan mencoba menyelinap masuk tanpa membuat keributan di istana ini. Tapi jika ketahuan oleh penjaga maka mereka akan menggunakan cara kedua, yaitu memaksa masuk dengan cara kekerasan.”

“Mereka yang berjumlah 50 orang dan dipimpin oleh lima orang yang kelihatan sangat kuat akan bersiap di dalam hutan, dan akan langsung bergerak jika rencana pertama Mereka gagal.”

“Sedangkan masih ada lima orang lagi yang di tugaskan untuk menyelinap masuk ke dalam istana untuk mencuri mustika itu.”

“Dan ini alat yang mereka gunakan untuk berkomunikasi dengan pemimpin mereka dalam menyusun rencana pencurian ini.”

“Alat itu hanya sekedar rekaman perintah dari pemimpin mereka saja. Lalu untuk info lebih lanjutnya bisa tuan-tuan tanyakan kepada gadis yang kami bawa ini.”

“Mungkin dia lebih banyak mengetahui apa yang akan mereka rencana selanjutnya.” Jelas Nyaring menyampaikan hasil pengintaian tadi.

Setelah Nyaring selesai menyampaikan apa yang telah ia dengar, ia pun undur diri dari tempat rapat tersebut. Lalu rapat di lanjutkan dengan tanya jawab antara gadis dan semua yang ada di sana.

Setelah melakukan rapat yang panjang itu, mereka pun sepakat mulai besok pagi mereka akan bersiap untuk bergerak sesuai rencana yang telah mereka susun.

Mulai dari penjaga pusat kendali istana sampai kepada penjaga hutan yang nantinya menjadi tempat para pencuri memulai aksi mereka.

Keesokan paginya mereka pun mulai menyiapkan 80 pasukan yang terdiri dari pasukan penembak, pasukan penyerang dan pasukan pertahanan yang di pimpin oleh lima orang komandan tempur kerajaan serta di bantu oleh Usang dan Sang Elang.

Mereka semua yang di tugaskan untuk menjaga hutan diminta untuk bersembunyi dan di perintahkan untuk bergerak jika musuh mulai bergerak menyerang istana.

Dan mereka juga di perintahkan untuk mengepung musuh agar tidak dapat kabur. Lalu penjagaan di istana dibuat seperti penjagaan seperti biasa saja agar musuh mengira aksi mereka tidak diketahui oleh pihak istana.

Malam pun tiba, semua pasukan yang di tugaskan telah berada dan bersiap di posisi mereka masing-masing untuk menunggu komando dari atasnya.

Malam itu yang ditugaskan untuk menjaga pusat kendali adalah Ipul, Bangkui, Ishah, Balui, dan ayahnya. Mereka bersembunyi di dalam ruangan pusat kendali istana agar tidak terlihat oleh musuh saat mereka masuk.

Dan raja juga memerintah kan 20 orang prajurit istana untuk bersembunyi di luar ruang pusat kendali demi mencegah musuh untuk melarikan diri.

Serta di luar istana juga telah bersiap para pasukan penembak jitu yang telah bersembunyi di benteng istana. Malam itu semua sudah siap di tempat merak masing-masing.

Malam pun mulai larut, terlihat gerombolan musuh mulai bergerak memasuki hutan untuk menuju tempat mereka berkumpul.

Setelah mereka semua berkumpul di satu titik, lima dari mereka mulai bergerak menuju ruang pusat kendali istana.

Dengan dilengkapi alat komunikasi jarak jauh mereka pun berpencar mencari tempat yang aman agar bisa diam-diam menyelinap ke istana.

Melihat situasi penjagaan istana yang dijaga seperti biasanya saja, mereka dengan mudah masuk melewati benteng istana dan sampai ke ruang pusat kendali istana.

Mereka pun mencoba melumpuhkan penjaga yang sedang berjaga di pintu masuk ruang pusat kendali menggunakan bom asap tidur dan dua penjaga itu pun berhasil di lumpuhkan oleh mereka.

Setelah mereka merasa aman, dua orang pencuri itu mulai mencoba membobol kode pintu ruangan tersebut agar dapat terbuka dan 3 orangnya lagi berjaga mengawasi area sekitar.

Tidak perlu waktu yang lama mereka pun berhasil membuka pintu ruangan tersebut, lalu mereka semua pun segera masuk ke dalam ruangan tersebut.

Anehnya di ruangan tersebut tidak ada satu orang pun yang ditugaskan untuk mengoperasikan alat kendali yang ada di sana.

Karena keanehan itu mereka pun mulai berhati-hati dan memerintahkan semua yang ada di luar untuk bersiap menyerang setelah diberi tanda oleh mereka.

Setelah mereka selesai mengamati di sekeling ruangan tersebut tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan dan mereka merasa aman, dua orang pencuri itu mulai bergerak menuju monitor kendali untuk mematikan sistem pelindung yang ada di sekitar Mustika. Satu orang dari mereka bersiap menyiapkan alat untuk menyimpan

Mustika yang akan mereka ambil, lalu dua orang lagi berjaga di depan pintu masuk ruangan tersebut.

Tidak butuh waktu yang lama mereka pun berhasil melumpuhkan sistem pelindung Mustika dan bergegas mengambil Mustika dari tempatnya.

Ketika ingin menyentuh Mustika itu, tiba-tiba sebuah benda melesat cepat menghantam tubuh orang yang di tugaskan untuk mengamankan Mustika tadi.

Tubuhnya pun terlempar akibat hantaman beliung dari Bangkui. Lalu Tubuh tersebut membentur dinding ruangan dan ia pun tak sadarkan diri.

Karena melihat temannya diserang, mereka pun memberi isyarat kepada yang lain untuk mulai menyerang istana.

Mendengar perintah tersebut semua komplotan pencuri itu pun mulai bergerak menyerang. Namun semua komplotan pencuri itu tidak dapat bergerak karna mereka sudah terkepung oleh pasukan kerajaan. Mereka semua harus bertarung melawan pasukan kerajaan agar bisa selamat dan kabur dari hutan tersebut.

Pertempuran di hutan itu pun pecah saat itu juga. Demi ingin menyelamatkan diri mereka dari pasukan kerajaan, mereka bertarung mati-matian untuk dapat lari agar tidak tertangkap oleh pasukan kerajaan.

Namun tidak ada satu pun pencuri yang ada di hutan tersebut bisa lolos dari tentara kerajaan, semuanya di paksa menyerah dengan luka serius akibat pertempuran itu.

Dua dari lima pimpinan mereka tewas di tangan Usang dan yang lainnya terluka parah serta tak sadarkan diri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!