NovelToon NovelToon
Pengawal Ku Milioner

Pengawal Ku Milioner

Status: tamat
Genre:Romantis / TimeTravel / Nikahmuda / Kriminal / Tamat
Popularitas:177.1k
Nilai: 5
Nama Author: Chaca

Baru mulai menulis dan ini cerita pertama saya, mohon dukungannya 💙

18+

Marsya seorang mahasiswi yg cerdas, cantik, tinggi semampai dia tidak suka memakai pakaian terbuka walau belum berhijab tapi pakaiannya selalu tertutup di tempat umum, bertemu dengan Malik seorang bodyguard yang kaku, cuek dan berwajah datar namun tampan di gemari banyak wanita, mereka jatuh cinta di saat Marsya hilang kesuciannya

"Sya mau kah kau menjadi bagiaan dari hidup ku"
"Kau sempurna untuk aku dan menjadikan hidup ku penuh warna" Malik berucap memegang tangan Marsya

"Pantaskah aku bersanding dengannya" Marysa berkata dalam hati

Akankah keadaan Marsya menghalangi cinta mereka
ataukah cinta mereka akan bertahan dengan rintangan yang akan mereka hadapi.

Yuukk selanjutnya baca jangan lupa dukungannya Vote, Like, Favorite dan komennya 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chaca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Merebut perhatiaannya

Denis banyak bertanya tentang marsya dari mulai kuliah sampai tempat yang sedang viral di kota bandung marsya menjawab nya singkat tanpa penasaran marsya tidak bertanya apapun tentang denis

"sya kenapa kayanya kamu ga nyaman ya sama aku" ucap denis

"aku cuman ga suka aja cara berpikir orang tua aku yang terlalu maksa" jawab marsya

"tenang aja sya kita kan bisa berteman aku sudah punya cewek juga kok jadi anggap aja kenalan sama aku kamu punya teman baru" ucap denis supaya marsya nyaman

"oh kamu udah punya pacar, bagus dong jadi kita hanya teman ya tidak ada yang namanya nikah atau pacaran" ucap marsya senang mendengar denis sudah punya kekasih

"nikah....jauh amat, aku aja belum siap sya ha ha ha" ucap denis tertawa

"abis ayah aku ngomongin nikah aja makannya aku kesal ketemu sama kamu sori ya" ucap marsya

"oh pantesan kamu diam aja keliataan kesal, ga lah sya kita berteman aja tapi jodoh kan ga ada yang tau" ucap denis

"ya aku pikir pertemuaan ini perjodohan kita tapi aku senang kamu udah punya cewek" ucap marsya akhirnya tersenyum pada denis

"sial, bener bener ni cewek aneh masa denger gue punya pacar malah seneng makin penasaran aja gue" ucap denis dalam hati

"oh ya sya kamu udah punya cowok belum" tanya denis

"udah" jawab marsya singkat

"ah brengsek ternyata udah punya cowok" ucap denis dalam hati kesal

"bagus dong kapan kapan kita bisa double date" ajak denis

"boleh, kayanya seru" ucap marsya

"kapan kapan aku boleh main ke apartemen kamu di bandung ga" tanya denis

"boleh sekalian aja ajak cewek kamu kenalin ke aku" ucap marsya

"oke" ucap denis

pertemuaan pun selesai dan mereka berpamitan untuk pulang

"sya gimana denis baik kan,keliatan nya denis suka sama kamu, trus kamu suka ga sama denis"

tanya ayah

"biasa aja, ga ada yang istimewa" jawab marsya

"ya belum dong yah kan baru ketemu sekali" ucap bunda

"oh ya tadi katanya denis nanti mau main ke bandung mau ketemu sama kamu, nanti ajak jalan jalan kamu harus sopan ke denis masa manyun aja dari tadi" ucap ayah

"ya katanya mau main mau kenalin pacarnya sama aku" ucap marsya

"oh denis udah punya pacar" ucap bunda

"udah tadi cerita tentang pacarnya yang posesif" jawab marsya

"tuh yah ga mungkin anak muda jaman sekarang jomblo denis manis lucu gitu masa jomblo" ucap bunda

"tapi kata papih nya denis belum punya pacar makannya minta di kenalin sama marsya juga" ucap ayah

"ayah kita berteman jangan ganggu hubungan denis sama pacar nya dan ayah juga janji kan mau restuin hubungan aku sama malik" ucap marsya

"ya sudah ayah janji tapi awas kalau kamu putus sama malik harus terima pilihan ayah, ayah ga suka kamu ganti ganti pacar kaya cewek ga bener aja" ucap ayah tegas

"wah aku kan ga pacaran sama malik gimana ini" ucap marsya dalam hati kaget mendengar ucapan ayahnya

marsya hanya terdiam memikirkan hubungan dengan malik, marsya berpikir walaupun nanti mempunyai kekasih selain malik mungkin ayah sudah tidak marah lagi jadi gimana nanti saja yang penting untuk saat ini marsya lepas dari perjodohan ayahnya

di mini market dua pria sedang memilih minuman dingin segar karena sudah bermain basket jadi malik dan lutfi membeli minuman segar lalu lutfi tidak sengaja menyenggol pria

"sori...sori" ucap lutfi sambil membersihkan pakaiaan pria itu karena tersiram air minuman yang lutfi bawa

"punya mata ga lu, tau ga baju gue harganya mahal" ucap pria arogan itu adalah denis

"maaf ka saya ga sengaja tadi engga liat kaka lewat" ucap lutfi sopan

"gue pengen baju gue di ganti,mampu ga lu ganti baju gue bukan maaf lu" ucap denis memukul wajah lutfi

lalu malik menyambar tangan denis yang sudah memukul wajah lutfi dan tangan denis di lilit ke belakang denis pun berteriak kesakitan

"sakit an***g, siapa lu jangan ikut campur" pekik denis

malik sebenernya tidak suka kekerasan tetapi tidak bisa melihat orang tertindas apalagi orang yang sudah malik kenal

"ka malik" ucap lutfi memegang pipinya yang di pukul denis

"oh lu kakanya,ganti baju gue adik lu udah kotorin baju gue" ucap denis arogan

malik hanya melihat baju denis yang putih terkena noda menjadi merah muda

"aku udah minta maaf kok kamu masih kasar" ucap lutfi

"emang dengan minta maaf baju gue bisa balik lagi jadi putih" ucap denis

"tinggal di cuci ga usah main pukul" ucap malik dengan menunjukan wajah galaknya

"eh di cuci juga ga bakalan ilang,pokoknya lu harus ganti kalau ga...." ucap denis

"kalau ga apa,brapa baju lu" ucap malik menantang denis

"dua juta,mampu ga lu" ucap denis arogan

"tunggu lu di sini" ucap malik berjalan ke atm membawa uang

"gue beli asal buka semua baju lu di sini" ucap malik sambil memberikan uang pada denis

"maksud lu gue harus bugil" tanya denis kaget

"iya lah kan udah gue beli baju lu jadi milik gue sekaliaan gue beli celana lu" ucap malik

"an***g lu, awas ya kalau ketemu lagi" ucap denis lalu pergi karena tidak mau telanjang di depan umum

malik pun melihat luka di bibir lutfi dan mengajak pulang dan denis tidak tau bahwa lutfi adiknya marsya

"sombong banget tuh orang,padahal aku udah minta maaf" ucap lutfi

"kayanya butuh uang dia" ucap malik

"untung ka malik hebat bisa menangkis tangan nya sampai kesakitin gitu,ka ikutan bela diri apa kayanya aku harus belajar bela diri" ucap lutfi

"laki laki harus bisa bela diri supaya bisa melindungi diri dan melindungi orang orang yang kita sayang" ucap malik menasehati ultfi

"ya bener ka besok aku mau daftar" ucap lutfi

lalu mereka pulang dan sampailah mereka di rumah, marsya melihat bibir lutfi luka khawatir dan bertanya, bunda dan ayah pun khawatir tidak pernah lutfi berantam seperti ini, lutfi pun menjelaskan ketemu pria sombong dan menceritakan kejadiaannya hingga di tolong malik

"ka malik hebat bisa bela diri terus ka malik mau kasih uang pria sombong itu malah pergi" ucap ultfi bercerita

"nak malik makasih udah nolongin ade" ucap bunda

"ya bu cuman nolong biasa" ucap malik merendah

"ih ka kalau liat tadi ka malik ya hebat kaya di film film gitu ala ala bodyguard,aw....sakit ka" ucap lutfi brecerita seru sedang di obati lukannya oleh marsya

"emang dia bodyguard" dalam hati marsya sambil melihat ke arah malik

"malik kamu mau pulang atau nginap" tanya ayah

"nginep di rumah aja ka tidur di kamar aku, besok antar aku daftarin bela diri" ucap lutfi

"lutfi....ga bisa malik harus pulang" ucap marsya melihat ke arah malik

"kalau malik pulang kamu pulang ama siapa besok" ucap ayah

"aku nginap di hotel aja pak" ucap malik

"jangan udah di rumah aja di sini,nanti makannya gimana kalau di hotel" ucap bunda

"eh....engga di hotel aja ya" ucap marsya

"kamu itu pacaran sama malik ga,kok pacarnya di suruh tidur di hotel" tanya ayah

marsya diam tidak biasa ada seorang pria menginap di rumahnya walau pernah sekamar dengan malik tapi tetap saja masih canggung dan malik bukan kekasih marsya

"ya udah kamu tidur di kamar lutfi" ucap marsya

"ya lah masa di kamar kamu sya" ucap bunda

"ih bunda....." ucap marsya tersipu malu

"malik awas ya mengendap ngendap malam hari ke kamar putri saya" ucap ayah sambil menunjuk ke malik

"ayah....apaan sih" ucap marsya memerah mukanya

"siap pak,sebelum menikah saya akan menjaga marsya" ucap malik tersenyum

"malik....." ucap marsya melotot ke arah malik dengan jantung berdetak tak karuaan

perasaan marsya antara senang dan malu menghadapi malik karena bukan kekasihnya namun malik sudah bisa merebut perhatiaan keluarga marsya

1
G Use
Baru belajar nulis novel yach....
Jumi Atin
thor,, ubah dong panggilan marsha ke suamix,, ky ngk sopan masa ama Yuda jg andi pnggil kakak giliran suami jelek,, hiii pengen nyomot tu bibir dee
Jumi Atin
dasar teman somplak,, bodoh di pelihara 🤣🤣🤣
ratih
bgus
Anas Tel
Rikiny kemn tor
Nikmatil 0906
yah kok diambil angga, padahal ngarepnya sama malik
Nabil abshor
😲😲😲 brp.tahun tadi ya,,,,kuat amat,,
Ati Kah
lanjut thor, semangat.....
Raima Ima
😍🥰😘
Antye Chaca: Makasih 🤗🥰😘
total 1 replies
Hendrik Hendrik
lanjut thorrrr
Yasmin
yeah tamat, baby M welcome to keluarga Milioner.....
Yasmin
mau dong oleh2 hawainya hahahaha
Yasmin
siapa lagi rere ya ampun banyak banget cewek nya malik
Yasmin
wah untung saja Malik gercep keren.sih malik.....
Yasmin
tega Rita, kasiaan Marsya di culik Angga curiga mau di perkosa lagi....
Yasmin
kasiaan Rita posisinya serba salah....
Yasmin
idaman banget malik, mudah2an.dapet cowok kaya malik hahahaha
Antye Chaca: aamiin 🤗🥰
total 1 replies
Yasmin
suka banget sama karakter malik ada ga sih di dunia nyata love banget.....
Yasmin
asiikk mau pada liburan....
Yasmin
aduh aku belum nikah nih thor aku bacanya jadi serseran hahahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!