NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengajaknya Bertemu Lagi

Mobil masih melaju membelah jalanan kota di hari yang sudah hampir petang ini. Byan tersenyum tanpa alasan, melihat Eva yang berdiri di pinggir jalan, entah kenapa dengan kesadaran dia langsung menghentikan mobil di depannya. Wajah yang tadi terlihat sangat polos, alami tanpa makeup. Dan itu membuat Byan merasakan hal yang cukup berbeda dan aneh dalam dirinya.

"Jadi, itu anaknya Om Hartanto yang dijodohkan denganmu?" tanya Bara yang duduk di kursi belakang. Sebenarnya dia cukup terkejut melihat asisten sekaligus sepupunya ini tiba-tiba berhenti di pinggir jalan hanya untuk menyapa seorang gadis.

"Ya, bagaimana menurutmu?"

"Cantik, terlihat baik sih, semoga ya. Tapi, apa kau yakin mau dengannya? Jangan terbebani dengan perjodohan orang tuamu. Kau bisa memilih pilihanmu sendiri, meski orang tuamu akan selalu menekan apa saja yang harus kamu pilih dalam hidupmu"

"Entahlah, kali ini aku bukan karena selalu menurut pada mereka. Tapi memang ada rasa berbeda saja saat pertemuan pertama. Kau tahu? Dia bertingkah seperti anak kecil saat bertemu pertama kali, dan aku malah merasa itu lucu"

Bara tersenyum tipis, seperti ikut senang jika sepupunya ini memang sudah menemukan sosok yang akan menjadi pendamping hidupnya. "Jadi, kau menyukainya? Perjodohan ini tidak akan kau tolak?"

"Entahlah, tapi sepertinya tidak"

Bara tersenyum, ketika mobil sudah berhenti di depan rumahnya. Bara langsung turun. "Besok aku bawa mobil sendiri, kau tidak perlu jemput lagi"

"Baiklah, jangan lupa rapat besok pagi"

"Ya"

Byan kembali melajukan mobilnya meninggalkan rumah Bara. Sebenarnya menjadi Asisten sepupunya ini, bukan hal yang sulit, namun harus mendapat tentangan keras dari orang tuanya. Karena mereka ingin Byan menjadi pemimpin di Perusahaan mereka, sementara dia belum siap untuk itu. Entahlah.. Byan lebih senang seperti sekarang, hanya menjadi asistennya Bara.

Sampai di Apartemen, dia mandi dan berganti pakaian. Barulah ulai bisa bersantai setelah seharian penat dengan pekerjaan. Byan mengambil ponselnya yang berdering. Papanya menelepon, meski malas, tapi dia tetap menjadi anak penurut yang selalu ikut dalam perintah Ayahnya, apapun itu.

"Byan, bagaimana dengan anak gadis Pak Hartanto? Apa kau menyukainya? Ayolah, teman-temanmu sudah menikah, dan kau juga sudah cukup usia untuk menikah. Jadi, segera menikah agar Papa dan Mama segera punya cucu"

Byan menghela napas pelan, ketika semua teman dekatnya memang sudah berkeluarga, maka memang hanya dia yang akan mendapatkan tekanan karena belum mempunyai pendamping.

"Ya Pa, aku akan mencobanya"

"Baguslah, coba untuk menghubunginya dan ajak dia bertemu. Papa akan berikan nomor ponselnya padamu"

"Baik Pa"

Setelah sambungan telepon terputus, sebuah pesan masuk ke ponselnya, Papa mengirimkan nomor ponsel Laila yang memang Byan belum mempunyainya.

Byan mencoba untuk mengirimkan pesan padanya, meski sedikit ragu karena selama ini dia tidak pernah memiliki hubungan dengan siapapun.

Hai Laila, akhir pekan ini ada waktu? Kita pergi bersama bisa?

*

Eva menatap layar laptopnya, bersorak gembira saat melihat lamaran kerjanya akhirnya diterima. Sebuah perusahaan telah menerimanya sebagai karyawan dan akan segera melakukan interview.

"Akhirnya aku mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kemampuanku"

Eva pergi ke lemarinya, mencari kemeja putih dan rok hitam untuk interview kerja besok pagi. Sudah begitu bersemangat untuk bisa bekerja, karena ini akan menjadi pengalaman yang pertama dia bekerja di sebuah perusahaan.

Sebuah ketukan di pintu, membuat Eva langsung keluar kamar. Dia tidak tahu siapa yang datang, sehingga hanya segera membukakan pintu.

"Nona?"

"Eva, bagaimana kamu melakukannya malam itu?" Laila langsung mencerca Eva sambil berjalan masuk. Eva pun berjalan mundur dengan wajah terkejut. "Bagaimana bisa pria itu malah mengajak bertemu minggu depan. Eva, apa yang sebenarnya kau lakukan? Kenapa dia tidak membatalkan perjodohan ini?"

Eva terus berjalan mundur seiring Laila yang terus mencercanya sambil melangkah maju ke arahnya. Kaki Eva menyentuh sofa, sampai tubuhnya jatuh terduduk di sofa itu. Masih menatap Laila dengan bingung dan kaget.

"Nona, jadi maksudnya Mas Byan itu tetap mengajak bertemu?"

Laila mengacak rambutnya kasar, dia malah jadi stres sendiri mengingat itu. "Iya Eva, dia tetap mengajak bertemu. Sebenarnya kau melakukan apa yang aku minta atau tidak sih?"

"I-iya, aku sudah mencoba untuk bertingkah yang akan membuatnya tidak suka. Aku sudah bersikap sangat memalukan di depannya, tapi kenapa dia malah ingin bertemu lagi?"

"Itulah Eva, aku juga bingung. Sekarang apa yang harus kita lakukan?" Laila duduk di sofa, bersandar sambil menghembuskan napas kasar. "Kalau sampai dia tetap ingin melanjutkan perjodohan ini, bagaimana?"

Eva juga ikut bingung, apalagi dia pernah bertemu dengan Byan di jalan, dan sikap pria itu memang tidak seperti yang tidak suka pada Eva. Sikapnya masih ramah dengan senyuman yang sopan.

"Nona, aku juga tidak tahu harus bagaimana? Kalau misalkan dia mengajak bertemu minggu depan, berarti kita harus bagaimana?"

"Ya kamu terpaksa harus bertemu dengannya lagi. Karena dia tahunya Laila adalah kamu, Eva. Pokoknya kali ini tidak boleh gagal, kamu harus bisa membuatnya tidak suka sama kamu dan membatalkan perjodohan ini, oke?"

Eva hanya mengangguk saja, meski dia juga sudah mulai bingung harus bagaimana bersikap nanti. "Apa aku tidak usah dandan saja ya? Biar kelihatan tidak cantik, bagaimana jika berpenampilan culun?"

Laila menegakkan tubuhnya, dia menoleh pada Eva dan menatapnya. Lalu dia berpikir sejenak sambil menatap wajah Eva untuk membayangkan penampilannya nanti.

"Nah, sepertinya bisa"

Eva mengangguk sambil tersenyum. Dia akhirnya menemukan cara untuk membuat Byan merasa ilfil. "Semoga kali ini dia benar-benar membatalkan perjodohan ini ya, Nona"

"Harus, karena aku tidak mau bersama pria itu. Lagian Papa kenapa sih begitu memaksa aku untuk menikah dengan pria pilihannya, seperti aku tidak laku saja. Padahal pria yang mau sama aku banyak, cuma aku belum menemukan yang pas"

Eva mengagguk, memang benar jika sering sekali pria mendekati Laila, bahkan sejak masa sekolah, bahkan banyak yang sering menitipkan cokelat, bunga dan surat cinta pada Eva untuk diberikan pada Laila. Tapi memang Laila agak sulit di taklukan, jadi dia masih senang menyendiri sampai sekarang.

"Bagaimana denganmu? Apa sudah mendapatkan pekerjaan? Kalau belum, bekerja saja di Perusahaan Papa"

"Sudah Nona, barusan saya mendapatkan panggilan kerja untuk melakukan interview besok. Kalau lolos interview bisa langsung bekerja. Doakan saja ya"

"Baguslah, semoga kamu betah ya di tempat kerja baru. Jangan lupakan aku"

"Tidak mungkin, aku akan selalu ingat jasa baik Nona dan keluarga"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Semoga karyawan yang dipecat ke.depannya tidak membuat masalah
sunaryati jarum
Akhirnya terurai juga masalah mereka,Laila sungguh hatinya baik dan bertanggung jawab apa yang dilakukannya.Semoga orang tua Byan menerima Eva.
sunaryati jarum
Jujur saja tentang perasaan kamu Eva
sunaryati jarum
Baru mampir
Les Tary
semoga org tua Abyan menerima Eva
Sastri Dalila
👍👍👍
Lianty Itha Olivia
enk dan bagus punya kayak abyan
Lianty Itha Olivia
ra ISO ngomong
Les Tary
Bagus Abyan klu ada karyawan yg semena mena pecat aja💪
Milla
Serius thorrr aku g nabung bab loh benaran tiap up aku baca thor malahan aku nunggu2 update tan lo karena penasaran ama kisah nyaa byan dan eva soalnya juga tinggal byan kan yang belum punya pasangan 🥰
Milla
Thor aku g nabung bab kok cius deh suwer begitu ada update tan aku langsung gass poollllll 🤗 🥰 semangat up thorrrr 💪
Mita Paramita
gak Thor sekali update langsung baca . ceritanya seru gini kok🔥🔥🔥
Mita Paramita
lanjut eva😍😍😍
Sastri Dalila
👍👍🤣
Les Tary
Nah klu jujur jadi lega tinggal jalani dengan baik💪💪
Oma Gavin
siapa disini yg suka nabung bab tolong author nya yg sudah bikin cerita gratis bantu baca
vania larasati
lanjut
Pujiastuti
semoga eva dan byan tetap bisa bersama karena mereka saling mencintai
Pujiastuti
hayooooo lu laila byan marah tu, ayo kasih penjelasan kasihan kalau eva jadi dimarahin sama byan
Les Tary
Semoga Byan mau memaafkan Eva
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!