NovelToon NovelToon
Setelah Aku Memilih Bercerai

Setelah Aku Memilih Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Dengan wajah tenang, Mela tiba-tiba mengajukan perceraian pada suaminya, Rahman. Tentu saja, hal itu membuat Rahman dan ibunya terkejut, karena mereka merasa selama ini semua baik-baik saja.
Tapi, Mela sudah mengetahui semuanya, perselingkuhan Rahman dengan mantan kekasihnya yang sudah berjalan selama sepuluh tahun.
Hati Mela hancur, apalagi, saat ibu mertuanya dan putrinya sendiri justru membela selingkuhan suaminya yang bernama Camila.
"Ingat umur. Kau itu sudah tua, sudah mempunyai anak. Harusnya, kau bisa lebih fleksibel. Camila bisa membantu perkembangan bisnis keluarga. Sedangkan kau? Sudah bagus kami menampungmu."
"Kau bisa apa tanpa kami, hah?"
Ucapan ibu mertua dan suaminya, membuat Mela semakin mantap untuk bercerai.
Baginya, perceraian bukan pelarian, melainkan pintu keluar dari kebohongan panjang yang nyaris mematikan jiwanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Luka Lama Yang Mulai Sembuh

Beberapa hari berlalu. Rutinitas mulai terbentuk dengan sendirinya.

Dini hari atau setelah subuh, Mela dan yang lain sibuk di lahan, memetik sayuran yang akan di ambil oleh Dino. Tergantung, berapa banyak pesanan Dino.

Hasil panen dipilah dan di ikat rapi. Untuk sayuran yang tahan lama seperti wortel dan kentang, mereka akan memanennya pada sore hari sebelumnya. Jadi, saat hari pengiriman tiba, semua sudah siap.

Dino juga biasa datang tepat waktu, tanpa banyak bicara langsung mengangkut semua sayuran Mela.

Terkadang, saat waktu luang, Dino akan membantu Mela di lahan.

Seperti hari ini, Dino tiba-tiba datang dan langsung menuju lahan Mela. Dia seolah sudah hapal jika wanita itu saat ini akan sibuk di sana.

"Ada yang bisa aku bantu?"

Kalimat itu sederhana, namun sudah menjadi kebiasaan.

Tanpa menunggu jawaban, ia langsung mengambil cangkul, mulai membantu menggali tanah di sisi lahan yang baru akan diperluas.

"Eh, kamu ini tamu atau pekerja, sih?" celetuk Yati.

Dino menjawab santai, "Tergantung dibayar atau tidak."

Darmi tertawa. "Kalau begitu, kamu pekerja gratis."

Mela yang berdiri tidak jauh hanya tersenyum kecil. Ia tidak melarang, juga tidak menyuruh. Namun, dari tatapannya terlihat jelas jika ia sangat menghargai Dino.

Hari itu, mereka bekerja bersama. Menggali, merapikan. Bahkan, Dino ikut membantu memperbaiki jalur air.

"Kalau alirannya begini, airnya bakal lebih rata," ucapnya sambil menunjuk saluran kecil.

Mela memperhatikan, lalu mengangguk paham. "Kamu tahu banyak hal, ya. Apa pernah bertani sebelumnya?" tanyanya.

Dino tersenyum tipis. "Ya, lumayan." Ia tidak banyak menjelaskan namun, cukup terlihat kalau ia tahu apa yang ia lakukan.

Menjelang sore, mereka beristirahat di bawah pohon. Angin berhembus pelan, membawa sedikit kesejukan setelah bekerja.

Asih duduk sambil memainkan ponselnya. Awalnya ia santai, melihat video di sosial media atau gosip-gosip terbaru para artis. Namun tiba-tiba, ia mengeryit, melihat salah satu berita.

Bibirnya bergerak tanpa mengeluarkan suara, membaca judul dari berita tersebut.

"Eh?" pekiknya

Semua yang ada di sana langsung menoleh.

"Ada apa?" tanya Yati.

Asih tidak menjawab. Matanya masih fokus menatap layar ponselnya. Hingga tidak berapa lama, matanya sedikit membesar.

"Ini... Be-berita ini... "

Darmi dan yang lain langsung mendekat karena penasaran.

"Apa, to?" tanya Darmi.

Asih ragu sejenak. Tapi, akhirnya memberikan ponselnya pada Darmi.

'Rahman Wijaya, pemilik perusahaan Wijaya dikabarkan akan segera melangsungkan pernikahan dengan Camila.'

"Oh My God!" Yati memekik keras.

Surti membungkam mulut Yati sambil melotot, memberi isyarat agar diam.

"Sudah!" Darmi langsung menutup ponsel itu. "Jangan sampai Mela tahu," bisiknya.

Namun terlambat, Mela yang duduk tidak jauh dari mereka, mendengar jelas saat mereka menyebut nama Rahman.

Hal itu membuat suasana seketika berubah tegang.

Mela hanya diam. Tidak ada ekspresi berlebihan. Namun, tangannya yang menggenggam botol air, terlihat sedikit mengencang.

Dino yang sejak tadi diam, akhirnya menoleh ke arahnya. Untuk pertama kalinya, ia melihat sesuatu yang berbeda di wajah Mela. Seperti, ada luka di sana.

Beberapa detik berlalu. Tidak ada yang berani bicara. Dino akhirnya menarik napas pelan dan berbicara dengan hati-hati.

"Mel! Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa tiba-tiba..."

Mela menoleh, namun tetap diam.

"Kalau kamu nggak mau cerita, nggak apa-apa," lanjut Dino.

Hening, hanya terdengar suara angin yang berhembus pelan dan, daun-daun bergesekan.

Semua mata tertuju pada Mela yang terdiam, seolah menimbang. Lalu, ia tersenyum kecil, bukan senyum bahagia.

"Aku tidak menyangka mereka benar-benar menikah," ucapnya tiba-tiba.

"Tapi, kenapa secepat itu?"

Mela kembali tersenyum. Pandangannya jauh, menatap kedepan. "Dia berselingkuh dengan mantan kekasihnya," suaranya tetap tenang, seolah menceritakan sesuatu yang sudah ia terima.

"Awalnya, aku tidak tahu. Dia selalu pulang larut dengan alasan sibuk, lembur, meeting dengan Klien dan banyak alasan lain." Mela terdiam sejenak, menarik napas, mencoba menghilangkan rasa sesak yang tiba-tiba menyergap. "Dan bodohnya... Aku percaya," lanjut Mela.

Ia menunduk sambil tertawa kecil, namun pahit. "Ternyata, aku salah," lirih Mela.

"Dan, lucunya... " Mela mengangkat kepalanya, menatap Dino dan yang lain. Senyum pahit terlihat jelas di bibirnya. "Semua orang tahu. Kecuali aku."…

Kalimat itu membuat suasana semakin berat.

"Dan, saat aku tahu... " Mela menarik napas pelan. "tidak ada yang membelaku."

Ia berhenti sejenak. Matanya mulai berkaca. "Mereka menyembunyikan hubungan itu selama 10 tahun. Bahkan, putriku sendiri, membela wanita itu. Jadi, aku memilih pergi."

Dino mengepalkan tangannya pelan. Namun, ia tidak berkata apa-apa. Begitu juga dengan Darmi dan yang lain. Mereka tahu, alasan Mela bercerai, tapi ini pertama kalinya Mela menceritakan semuanya pada mereka. Dan, raut wajah mereka jelas menyimpan rasa geram.

"Wong Lanang gemblung," geram Yati. "Kalau sampai aku ketemu dia, tak sunati pakai gobang."

"Hu'uh... Laki-laki kayak begitu, pasti dapat karmanya," imbuh Surti.

"Sudah bener kamu minta cerai, Mel. Laki-laki kaya banyak tingkah. Gak cukup satu lobang saja. Nanti, pasti bakal kena penyakit," seru Darmi.

Dino terbatuk, tersedak air liurnya sendiri. "Kalian serem juga, ya."

"Oh, jelas. Kami tidak terima temen kami di sakiti laki-laki modelan kayak Rahwana. Cuih!" geram Asih.

Mela tertawa pelan. "Tapi, sekarang sudah lewat," ucap Mela pelan. Ia menoleh dan kembali tersenyum. "Aku baik-baik saja. Aku merasa lega, seolah terlahir kembali seperti tanaman yang baru saja tumbuh."

Dino menatapnya lama lalu, mengangguk. Namun di dalam dirinya, ada sesuatu yang mulai bergerak. Bukan sekadar simpati dan kasihan. Tapi, sesuatu yang dulu pernah ada dan kini mulai hidup kembali.

1
Les Tary
terima aja mel kyknya dino baik
sunaryati jarum
Benar bekerja dengan keras kau tidak merasa telah membuka lapangan pekerjaan , untuk warga sekitarmu.Dari doa orang yang kau bantu , kesuksesan akan kau raih.Putrimu akan menyesal lebih mendukung pengkhianatan.
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
np.... da rahasia pa
🇦 🇵 🇷 🇾👎
krn da mau ny... bntr lg xan di bkn babu🤣
sunaryati jarum
Nah emak menunggu kehancuran Rahman dan Camela.Benar Mela agar mereka dapat balasan dari Tuhan.Ternyata pembalasan untuk sakit hati Mela dari tangan Bos Arga.
partini
CEO ini siapa nya Mella yah
Ma Em
mungkinkah n Dino yg akan jadi jodohnya Mela , semoga saja siapapun nanti yg akan jadi jodoh Mela lelaki yg baik setia cinta dan sayang sama Mela dan si Rahman lelaki yg tdk tau diri juga selingkuhan nya akan mendapat karma yg menyakitkan .
Yensi Juniarti
benarkah si dia si pangeran berkuda putih ???
atau ada yg lain mau mau jadi super Hiro nya mbak mela ??
Yensi Juniarti: asiloleeeeeeee.....
kayak Dora dong 🤭🤭🤭
total 2 replies
sunaryati jarum
Nah benar emak juga menunggu karma menghampiri Wijaya dan Camelia.Dan Mela jadi petani sayur yang sukses
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Kita aamiin in secepatnya 🤭
total 1 replies
septiana
lanjut kak.. semangat 💪
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Siyap, thankiyu, kak
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Oteweh
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣jgn mcm"
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bolh"... tp lgsg jd🤣
total 2 replies
sunaryati jarum
Mela lawan dengan fakta dan kebenaran
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: /Determined//Determined//Determined/
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
good.... next
Ma Em
Mela hrs berani melawan mulut nyinyir orang2 yg selalu merendahkan dan menghina Mela , karena Mela tdk mengusik hdp orang lain dan malah orang lain yg selalu mengganggu kehidupan Mela .
Anonim
BUNUH AJA LANGSUNG PADAHAL
Anonim: setuju 🤭
total 2 replies
sunaryati jarum
Sukses Mela dapat suami yang sayang dan dapat keturunan
Ma Em
Semoga Mela makin sukses dan kembali dapat jodoh lelaki yg baik setia serta sayang pada Mela .
🇦 🇵 🇷 🇾👎
jgn" dino lg yg srg di pgl tuan muda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!