Chesa yang terpaksa menikah kerena keadaan yang memaksa nya untuk menikah dengan seorang tuan muda dimana mamanya bekerja sebagai asisten dari Tuan besar Mahesswara.
hidup Abraham penuh misteri di mata Chesa, begitu pun orang-orang disekitar Abraham yang seakan menyembunyikan siapa Abra! Mampukah Chesa menerima keadaan tuan muda Abraham tersebut?
dan bagaimana kisah cinta dan kehidupan Chesa setelah hidup bersama dengan nya?
Apa misteri di balik tuan muda Abraham?
@novel callback 😁😁🤭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pergerakan musuh
"Bukan!! aku bukan pembunuh!!! Abra sayang mama! aaargghh..... hentikan!!! hentikan!!" amuk Abra sambil memukul i kepalanya sendiri.
Abraham terus saja mengucapkan kata-kata tersebut dan akhirnya efek obat tersebut membuat dia benar-benar tertidur.
"Semuanya gara-gara aku!! kalo saja aku tak pernah membawa tante Inggrid datang ke dalam kehidupan Abraham dan mamanya! semuanya tak akan terjadi! Bencana itu hak akan pernah terjadi!" ucap Rian lirih, Andreas yang tau bagaimana Rian hanya bisa mengelus bahunya Rian menguatkan diri Rian.
"Sudahlah yan! ini bukan salah loe! loe juga gak tau bakal kejadian nya kayak gini!"
Rian adalah keponakan dari tante Inggrid, dari Rian lah yang selalu meminta sang tante mengantar ke rumah Abra hingga tante Inggrid kenal dengan mama Abraham, namun siapa yang menyangka bahwa mereka pernah saling kenal semasa SMA, bahkan mereka teman dekat yang kehilangan kontak. Hingga pertemuan pertama mereka membuat binar bahagia di mata tante Inggrid dan Rian menyadari itu semuanya dulu, namun dia tak pernah menyangka bahwa semuanya akan berakhir tragis dan membawa trauma yang mendalam di benak tuan muda Abraham.
"Lalu apa rencana loe Rian?" tanya Andreas.
"Entahlah! pikiran gue buntu!! gue bahkan udah gak bisa berpikir jernih lagi!!"
"dia perempuan gila Rian!" ucap Andi
"Ya .dia masih dan akan tetap menganggap Rian adalah pembunuh nya!!"
"Dan itu akan mempersulit kita!"
"dokter pinta Abra selalu menjadi alter egonya, paling tidak aku lebih mengandalkan Pram, daripada Abra yang rapuh!"
kata Rian terlihat memohon pada dokter jiwa Abra tersebut.
"Iya aku akan selalu mengusahakan tuan Rian!"
"Menurut mu apa yang di rencanakan oleh perempuan itu Rian?" tanya Andreas bahkan tak berani memikirkan bagaimana reaksi Abra bila bertemu dengan Tante Inggrid suatu saat nanti.
Di sebuah restoran milik Chesa, Chesa merasa gelisah karena Abra tak bisa di temui, dia sudah menghubungi resepsionis kantor nyatanya Abra pagi tadi sudah keluar untuk meeting dan sampai jam makan siang belum juga kembali.
"Kenapa?" tanya Kinan melihat sahabatnya itu sejak tadi kelihatan tidak tenang.
"Perasaan aku gak enak aja Kin, dari tadi aku telpon Abra tapi gak aktif! gimana dong?" tanya Chesa cemas.
"Udah doain aja gak terjadi apa-apa! barangkali aja batrenya habis!" ucap Kinan menenangkan Chesa.
"Jangan suka suudon Ches!"
"Tapi benaran Kinan aku merasa ada yang janggal hari ini! hati aku gak tenang aja!" kata Chesa
"Ya udah gak papa! mending kamu makan siang dulu! udah mau lewat makan siang ini!"
"Iya iya nanti aku makan!"
"udahlah Ches! Sekarang aja! biar aku masakin ya? mau apa kamu?'
"Apa aja deh yang penting enak!"
"Siap bu bos!!"
Beberapa saat kemudian, makanan sudah jadi Chesa tak nafsu makan, dia benar-benar memikirkan bagaimana keadaan Abra. dia adalah istri nya harus nya dia tau lebih dulu apa dan di mana Abra tanpa kabar hari ini.
Sedang asyik makan ada seseorang yang berdiri di dwpan Chesa.
"Permisi?" kata si wanita cantik tersebut.
"Ya? ada yang bisa di bantu?" tanya Chesa melihat seorang wanita yang terlihat dewasa berada di hadapannya saat ini padahal dia terlihat lebih tua dari umur Chesa namun kulit dan wajahnya sangat sempurna.
"Aku ingin memesan tempat ini! boleh?"
" boleh tentu saja! untuk acara apa?"
"Untuk acara perayaan saja!" jawab nya
"Ulang tahun? pernikahan? atau kelulusan mungkin? atau? bahkan reuni?"
"Tidak hanya sebuah perayaan kedatangan aku lagi ke negara ini! disini banyak berubah ya? ternyata aku sudah sangat lama tak datang ke negara ini!"
"Ups....maaf aku terlalu banyak bicara ya?" katanya dengan di akhir i dengan senyuman manisnya.
"Tidak jadi masalah!"
"Mari silahkan duduk" lanjut Chesa
"terimakasih, aku merasa punya temen baru nih!"
"Anda bisa saja mbak!" ucap Chesa
"Bagaimana tadi? konsep apa yang Anda inginkan nyonya!"
"Aduuhh jadi lupa hi hi hi hi "
"Aku terserah saja yang penting aku nyaman! dan tamu undangan juga nyaman!"
"Oya kenalkan, nama saya Chesa! anda nyonya?" tanya Chesa.
"Inggrid! namaku Inggrid!"
bersambung.....
Maaf ya slooow up....apalagi bulan puasa gini, yang sabar ya para readers tercinta!!
othor mau jadi baik dulu.. ibadah-ibadah ramadhan dulu ya...ehhh🤭
genderang drumm..bertalu..
jantung berpacu..
sensasi manisnya..yg memabukan..
kayayakkkkkssss...permen lolipop..
😉😆🤣😂😆😅😄😄
nek dicaplok wong.. mampus lu..
🤣😂😁😀
ya thor..ya..
🤣😂😆😅😄😃
tp kau nasehatin sahabatmu..
kau tak bs move on jg..
dasar..😐🤨😐🤨