NovelToon NovelToon
Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:523.5k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Astrid mengorbankan segalanya untuk keluarga. Namun, pengorbanannya justru dibalas dengan hinaan.

Setelah melahirkan, tubuh Astrid berat badannya naik drastis hingga membuat Lucas, suaminya yang seorang dokter, merasa malu memiliki istri sepertinya. Tak hanya itu, Marta, sang mertua, juga menganggap Astrid sebagai wanita tidak berguna karena tidak memiliki pekerjaan maupun prestasi yang bisa dibanggakan.

Puncaknya terjadi saat Lucas dan Marta mempermalukannya di depan banyak tamu undangan. Harga dirinya diinjak-injak tanpa belas kasihan, seolah seluruh pengorbanannya selama ini tidak pernah berarti. Hari itu, Astrid memutuskan untuk berhenti menangis.

Dengan bantuan Mateo, Astrid bangkit dan mengubah hidupnya. Saat satu per satu kesuksesan berhasil diraihnya, orang-orang yang dulu merendahkan mulai menyadari kesalahan mereka.

Kini giliran mereka yang memohon, sementara Astrid tak lagi peduli. Karena ada penghinaan yang bisa dimaafkan, tetapi tidak pernah bisa dilupakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Aku hanya butuh sedikit waktu lagi." Suara Lucas terdengar meyakinkan, tetapi Starla sudah terlalu sering mendengar kalimat itu.

Wanita itu menggeleng pelan. Tatapannya menyiratkan kekecewaan yang selama ini berusaha ia tahan.

"Itu yang selalu kamu bilang."

"Aku serius," kata Lucas sambil mengangkat dua jari tangan kanannya.

Starla tersenyum miring. Senyum yang sama sekali tidak menunjukkan kebahagiaan.

"Bukannya tahun lalu pun kamu bilang akan segera menceraikan wanita gendut itu?"

Lucas langsung terdiam. Tidak ada jawaban ataupun pembelaan darinya. Hanya keheningan yang menggantung di antara mereka. Dan keheningan itu sudah lebih dari cukup untuk menjawab semuanya.

Starla mengalihkan pandangannya ke jendela apartemen yang memperlihatkan kerlap-kerlip lampu kota di malam hari. Entah mengapa, untuk pertama kalinya ia mulai bertanya-tanya apakah dirinya benar-benar memiliki masa depan bersama Lucas atau hanya sedang menikmati janji-janji kosong yang tidak pernah menjadi kenyataan.

Di tempat yang berbeda, suasana yang jauh lebih hangat sedang berlangsung. Astrid baru saja menidurkan Ariana.

Gadis kecil itu sudah mengenakan piyama bergambar kelinci favoritnya. Rambut halusnya tergerai indah di atas bantal. Kedua matanya sudah berat menahan kantuk, tetapi jemarinya masih sibuk memeluk boneka kelinci kesayangannya seolah takut boneka itu akan pergi.

Astrid tersenyum sambil merapikan selimut putrinya. Baru saja ia hendak berdiri, tangan mungil Ariana tiba-tiba menarik ujung bajunya.

"Mama ...."

Astrid langsung menoleh. "Hm, iya, Sayang?"

Mata Ariana yang setengah terpejam menatapnya dengan polos. "Ana cayang Mama."

Kalimat sederhana itu membuat hati Astrid langsung menghangat. Ia membungkuk lalu mencium pipi putrinya dengan lembut.

"Mama juga sayang Ariana."

Ariana tersenyum kecil. "Makacih."

Astrid tertawa pelan. "Bobo yang nyenyak, ya, Sayang. Dan bermimpi indah."

Anak itu tampak tersenyum manis. Ia memeluk boneka kelincinya lebih erat lalu memejamkan mata. Beberapa menit kemudian, napasnya mulai teratur. Ariana tertidur nyenyak.

Astrid tidak langsung pergi. Ia duduk di tepi ranjang sambil menatap wajah putrinya cukup lama. Di tengah semua luka yang sedang ia alami, Ariana selalu menjadi alasan terbesarnya untuk tetap kuat.

Perlahan Astrid mengusap rambut putrinya. Lalu, mencium pucuk kepalanya.

"Lihat Mama nanti ya, Sayang," bisiknya lirih. "Mama akan jadi perempuan yang lebih kuat."

Setelah memastikan Ariana benar-benar lelap, Astrid keluar dari kamar dengan langkah pelan dan menutup pintu perlahan agar tidak membangunkan putrinya. Ia kemudian menuju ruang kerja kecil yang kini menjadi tempat favoritnya menyelesaikan berbagai desain proyek.

Di atas meja sudah menyala laptop. Sebuah panggilan video sedang berlangsung. Mateo dan Julio sudah menunggu.

Begitu duduk di kursinya, Astrid langsung menatap layar. "Bagaimana?" tanyanya.

Julio terlihat membuka beberapa dokumen di hadapannya. Wajah mantan polisi itu tampak jauh lebih serius dibanding biasanya.

"Apartemen itu sudah dipastikan atas nama Lucas."

Astrid mengangguk pelan. "Seperti dugaan kita sebelumnya."

"Masalahnya bukan itu." Julio lalu memperlihatkan beberapa data yang tersusun rapi di layar. "Aku mencoba menghitung kemungkinan sumber dananya."

Astrid mulai memusatkan perhatian. "Lalu?"

Julio menarik napas pelan. "Gaji seorang dokter spesialis tidak cukup untuk membeli apartemen mewah itu dalam kurun waktu sebentar. Butuh bertahun-tahun."

Ruangan mendadak sunyi. Astrid tidak langsung bereaksi.

Julio melanjutkan. "Bahkan setelah aku menghitung dengan gaji kenaikan jabatan Lucas, penghasilannya dari klinik, dan berbagai tunjangan yang mungkin dia dapatkan."

Mateo yang sedari tadi diam akhirnya ikut mengernyit. "Maksudmu ada yang tidak beres?"

Julio mengangguk. "Ada sumber uang lain yang dimiliki oleh Lucas."

Kalimat itu membuat sesuatu berdenyut di pelipis Astrid. Perlahan ia menyandarkan tubuhnya ke kursi. Pikirannya mulai bergerak ke berbagai arah.

Selama bertahun-tahun ia hidup bersama Lucas. Ia selalu percaya bahwa dirinya mengetahui kondisi keuangan keluarganya.

Lucas yang mengatur semuanya. Pria itu yang membuat perencanaan. Dia juga yang selalu terlihat begitu meyakinkan saat menjelaskan berbagai kebutuhan bisnisnya. Namun sekarang, semakin banyak hal yang terasa tidak masuk akal.

Apartemen mewah dengan pembelian tunai. Gaya hidup yang tidak sesuai dengan pemasukan yang selama ini Astrid ketahui. Semuanya mulai membentuk pertanyaan-pertanyaan baru.

Astrid tiba-tiba berkata. "Aku akan cari semua dokumen lama."

Mateo menoleh. "Dokumen apa?"

Astrid menatap layar laptop tanpa berkedip. "Semua investasi yang pernah Lucas minta dariku."

Julio langsung mengangguk. "Itu ide bagus."

Astrid terdiam beberapa saat. Pikirannya kembali melayang ke masa lalu. Ia mulai mengingat berbagai alasan yang pernah digunakan Lucas.

Membuka klinik baru, membeli alat medis, menambah ruang perawatan. Meningkatkan fasilitas. Menambah stok obat. Mengembangkan layanan kesehatan.

Selalu ada alasan yang terdengar masuk akal. Dengan penjelasan yang terdengar meyakinkan. Dan hampir semuanya berakhir dengan kalimat yang sama.

"Kita sedang membangun masa depan."

Saat itu Astrid tidak pernah curiga sedikit pun. Karena ia mencintai Lucas dan ia mempercayai suaminya sepenuhnya.

Bahkan sebagian besar warisan yang ditinggalkan kedua orang tuanya telah ia gunakan untuk membantu berbagai kebutuhan yang diajukan Lucas. Tanpa banyak bertanya dan tidak meminta bukti. Tak pernah berpikir bahwa suatu hari ia mungkin akan menyesali semua itu.

Namun malam ini, untuk pertama kalinya, sebuah pertanyaan muncul begitu jelas di benak Astrid. Bagaimana jika selama ini ia telah ditipu?

Bagaimana jika uang yang ia berikan tidak benar-benar digunakan untuk tujuan yang dikatakan Lucas?

Bagaimana jika apartemen mewah itu hanya bagian kecil dari kebohongan yang jauh lebih besar?

Perlahan Astrid menutup laptop di hadapannya. Tatapannya berubah lebih tajam, fokus, dan waspada. Karena kini ia tidak hanya ingin membuktikan perselingkuhan Lucas. Ia ingin mengetahui seluruh kebenaran sampai ke akar-akarnya.

Dan jauh di dalam hatinya, Astrid mulai merasa bahwa rahasia terbesar Lucas mungkin bukan Starla, melainkan sumber keuangannya.

Uang yang mengalir diam-diam selama bertahun-tahun. Uang yang mungkin dibangun di atas kebohongan, manipulasi, dan pengkhianatan. Jika firasatnya benar, maka kejatuhan Lucas nantinya tidak hanya akan membuatnya kehilangan seorang istri. Pria itu mungkin akan kehilangan seluruh kehidupan yang selama ini ia bangun dengan penuh kepalsuan.

1
Lisa sari katriani
Karya yang bagus thor 👍

Halo kakak, jangan lupa mampir di karya pertamaku.
Judul : cinta di balik gerobak gorengan

Terimakasih 🙏
Lisa sari katriani
Semangat thor t

Temen2 , dukung dan baca karya pertamaku.
Judul : cinta di balik gerobak gorengan

Terimakasih 🙏
Lianty Itha Olivia
ada cerita baru tp pas dicari g ada
Night Watcher
mampir ah... siapa tau ikutan erosi..🤭🙏
Felycia Fernandez
RIP Lucas
Felycia Fernandez
berarti Ariana sudah 31 tahun ya
Priskha
biyuh bnr2 suami durhakim....
Aditya hp/ bunda Lia
kalo jodoh gak kemana itulah Ariana dan Noel akhirnya mereka kembali bersama ... happy ending makasih Thor tetap semangat dan sehat selalu 🫰🫰
Setyo Budi Ningsih
aku tau namamu udah lama thoor tapi aku baru baca 2 novel karya mu keren buat cerita perempuan yg tidak selalu diam saat disakiti. banyak perempuan bisa bangkit saat terpuruk. semoga lancar barokah rejeki nya dan selalu yg terbaik cerita2 mu🫰❤️👍
Momcia
Mateo..lama2 jd buah matoalah..
Erni Kusumawati
cerita kak Author yg satu ini mmg selalu cantik dan menarik.Di setiap ceritanya selalu tersimpan dan tersurat makan tth hidup dan pesan moral yg selalu penuh makna.Seperti kisah Astrid dan Ariana seberapa pun besarnya luka kita tidak akan dpt menghapus bekasnya hanya bisa ikhlas menerima sebagai ujian kehidupan.Dan jangan pernah menggenggam kebencian terlalu dalam Krn rasa benci itu laksana bara yg kita genggam,lama2 bara itu akan membakar dan menyakiti tangan kita sendiri.
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Eni Istiarsi
terimakasih untuk kisah mengharukan ini. tetep sehat tetep semangat untuk menghasilkan karya2 baru lainya🙏💪
Sri Supriatin
eeh happy rnding, terimakasih sdh membuat karya indah ditunggu karya srlamjutnya n sehat Thor 👍🙏🙏😍😍
Sri Supriatin
naga2nya.mau tamat yah🤭🤭
Fa Yun
terimakasih thor akhirnya happy😍
Fa Yun
bertemu kembali masihkah ada cinta yang lalu
Fa Yun
lupakan masa lalu bisakah 😕
Suriyah Lasminah Sari
akhir nya cinta dapat di miliki ,walawe pun ada luka,tapi akhir nya cinta yg menang (terimakasih mbak Santi sehat selalu buat mbak Santi )🙏
Reni Setia
selamat ya udah tamat karyanya
Mutia
13 tahun kemudian, brp umur mereka skrg, pasti dah diatas 30 ya ..kelamaan jumpanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!