NovelToon NovelToon
Mak Comblang Cilik

Mak Comblang Cilik

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Anak Genius
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: kikoaiko

Keisya Mahardika hanya punya satu keinginan sederhana, yaitu memiliki seorang mama.

Sayangnya, ayahnya, Arya Mahardika, adalah CEO dingin yang lebih mencintai pekerjaannya daripada urusan hati. Sampai suatu hari Keisya bertemu Alya di kantor ayahnya, wanita baik hati yang langsung ia pilih menjadi calon mamanya.

Sejak saat itu, dimulailah berbagai misi rahasia sang mak comblang cilik untuk mendekatkan mereka berdua.

Di balik rencana-rencana kecil yang lucu dan menggemaskan, perlahan dua hati yang sama-sama terluka mulai saling menemukan.

Tapi apakah cinta bisa benar-benar tumbuh dari ulah seorang anak kecil?Atau justru sang mak comblang cilik harus menerima bahwa tidak semua keinginan bisa menjadi kenyataan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikoaiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Arya terpaku di tempatnya, hatinya bergemuruh mencoba memahami keanehan yang baru saja terjadi. Baru tadi dia diberitahu putrinya hilang, tapi kini Keysa tiba-tiba muncul di depan matanya, turun dari taksi seperti mimpi buruk yang terbalik menjadi kenyataan.

“Kamu diculik sopir taksi?” tanya Arya sambil memicingkan matanya.

Keysa membalas dengan tatapan tajam, suaranya menusuk, “Bayal dulu, Pa! Kacihan pak copilnya!”

Arya menghembuskan napas kasar, kesal dengan ulah sang putri. Perlahan dia mengangkat putrinya dan membawanya kedalam gendongannya.

Lalu matanya beralih ke arah Tony yang berdiri membeku di sana. “Ton, bayar,” perintahnya singkat, suaranya bergetar namun tegas. 

Tanpa menoleh sedikit pun, Arya melangkah tegas memasuki gedung perusahaannya, tubuh Keysa yang kecil tergenggam erat dalam gendongannya. 

Di belakang, Tony hanya bisa berdiri terpaku, matanya membuntuti punggung Arya yang semakin menjauh. Dia juga masih bingung dengan kejadian barusan

Lift yang membawa Arya perlahan meluncur naik  ke lantai atas.

Ting

Saat pintu lift terbuka, udara ruangannya yang dingin langsung menyambut. Arya melangkahkan kakinya menuju ke ruangannya.

Ceklek....

Arya masuk kedalam ruangannya. Dengan penuh ketegasan, Arya menaruh Keysa di atas meja kerja, tatapannya membara menyelidik ke dalam mata putrinya. 

 “Sekarang, jelaskan! Kenapa kamu nekat naik taksi sendiri? Kenapa tidak tunggu Pak Giman seperti biasanya?” suaranya rendah, tapi penuh tekanan.

Keysa menjawab dengan polos, tapi cepat, seolah berusaha meyakinkan, “Pak Giman lama, Pa. Nda benal dia jadi copil, nda pelnah mau antal Key ke kantol papa. Mending abang copil takci itu, dia celalu mengelti pelacaan Key” Jelas Keysa dengan suara terengah-engah.

“Itu berbahaya, Keysa. Kamu bisa saja diculik, tubuhmu dipotong-potong, dijual... Kamu mau hal itu terjadi padamu?” tanya Arya kesal.

Dengan gaya bicara polosnya, Keysa menjawab singkat tapi menohok, “Nda lah. Badan Key nda laku. Kalau campai kelacunan, bica lemas, jadi nda ada yang mau beli.” 

Keheningan menyergap ruangan, getirnya kenyataan terselip dalam ucapan polos sang anak. Arya terdiam, tenggelam dalam amukan batin yang tak mampu ia ungkapkan.

Arya menurunkan putrinya dari atas meja. "Duduk di sana jangan banyak tingkah" titah Arya sambil menunjuk ke arah sofa.

Keysa mengangguk, dia berlari menuju ke sofa. Bocah kecil itu seolah-olah lupa dengan tujuannya.

Arya menggelengkan kepalanya sambil mendudukkan tubuhnya di kursi kebesarannya. Dia mengerjakan pekerjaannya yang sempat tertunda gara-gara putrinya.

Tony masuk kedalam ruangan setelah mengurus pembayaran sopir taksi.

"Tuan, sebentar lagi ada rapat dengan bagian keuangan," ucap Tony dengan nada resmi seperti robot yang baru di-charge.

Arya hanya mengangguk sambil masih sibuk dengan layar laptopnya. "Siapkan berkasnya," titahnya tanpa mengangkat kepala, seperti raja yang lagi males ngomong panjang.

Tony langsung menyodorkan sebuah map berwarna merah mencolok. "Ini berkasnya sudah saya siapkan, Tuan. Rapi, lengkap dengan semua laporan keuangan bulan ini."

"Terima kasih," balas Arya sambil tersenyum tipis.

Saat Tony hendak berbalik dan ingin keluar dari ruangan itu, tiba-tiba terdengar suara keysa yang menghentikannya.

"Om Tony... Di cini ada kalyawan yang cantik nda? Key lagi nyali calon mama balu buat Key," tanya Keysa polos, mata bulatnya berkelap-kelip penuh harap.

Uhukkk—!

Arya langsung tersedak air liurnya sendiri. Matanya melotot, tangannya memukul-mukul dada seperti orang kena serangan jantung mendadak. Wajahnya memerah antara kaget, panik, dan ingin tertawa sekaligus.

"Keysa!" sergah Arya dengan suara parau, masih berusaha mengembalikan napasnya.

"Kenapa? Calah Key dimana? Papa nda punya ictli, telus Key caliin ictli balu buat papa. Benel kan Key?" Tanyanya dengan wajah polos.

Arya menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Benar sih, tapi juga salah" gumamnya lirih.

Tony cuma bisa berdiri mematung di tempat, antara ingin kabur dan ingin merekam momen legendaris ini.

Ruangan yang tadinya tegang karena ingin rapat keuangan, mendadak berubah jadi panggung komedi dadakan.

Keysa mengedikkan bahunya dengan gaya dramatis ala anak kecil yang lagi ngambek, lalu menatap Tony dengan mata menyipit penuh selidik.

"Om Tony kenapa diam aja? Ada nda yang cantiknya?" desaknya tanpa ampun.

Tony melirik bosnya sekilas, seperti minta izin untuk tidak mati hari ini. Baru kemudian menjawab dengan hati-hati, "Ada Non, tapi tidak tahu masih ada yang jomblo atau tidak..."

Keysa langsung menggelengkan kepala dengan percaya diri berlebihan. "Macih ada pacti, nda mungkin cemua olang laku. Papa Key yang kaya laya aja nda laku-laku," ucapnya polos, tapi pedas.

Seketika itu juga, Arya yang masih berusaha pulih dari tersedak tadi, merasa ada anak panah yang tepat mengenai dadanya.

Gadis kecil itu kemudian turun dari sofa dengan gaya anggun, meski agak sempoyongan, lalu melangkahkan kakinya menuju pintu.

"Mau kemana kamu, Keysa?" tanya Arya dengan suara agak meninggi, mulai panik.

"Mau cali angin. Cetles kali Key di cini, cepelti telpelangkap dalam keacingan," jawab Keysa sambil berjalan tanpa menoleh, pengucapan anak kecil yang semakin kacau.

Arya dan Tony langsung melongo bersamaan. Mereka saling pandang dengan ekspresi yang sama, bingung campur ngeri.

"Apa katanya, Ton?" tanya Arya sambil mengerutkan kening.

Tony menggaruk tengkuknya, wajahnya polos seperti anak SD yang baru dites Matematika. "Saya tidak mengerti, Tuan... Kayaknya bahasa alien campur bahasa nona Keysa."

Ruangan yang tadinya mau rapat keuangan, sekarang terasa seperti lagi syuting sinetron komedi keluarga. Arya hanya bisa menghela napas panjang, bertanya-tanya dalam hati, Kenapa anak kecil satu ini bisa bikin meeting penting terancam gagal total?.

Waktu berlalu cepat, meeting pun segera di mulai. Arya dan Tony masuk kedalam ruang meeting.

Sementara itu Keysa, di luar sedang melihat-lihat ke tempat karyawan yang sedang bekerja. Gadis kecil itu mengecek satu persatu wajah karyawan papanya seperti sedang audisi.

"Kulang cemua. Pantas aja papa jomblo telus huh" dumal Keysa, dia tidak menemukan wanita yang cocok untuk sang ayah. Menurutnya wajahnya tidak sesuai dengan tipe yang papa.

"Cali lagi deh, ciapa tahu macih ada" ucapnya. Dia berjalan dengan riang, sesekali melompat-lompat sambil tertawa cekikikan.

Namun Keysa yang tidak hati-hati, tidak sengaja menabrak seseorang yang baru saja keluar dari dalam lift. Wanita itu juga sedang terburu-buru karena harus ke ruang meeting.

Bugh.....

"Aww...." pekik Keysa.

"Eh, maaf, aunty tidak sengaja"

Wanita itu berjongkok, dan membantu Keysa yang sedang terduduk sambil mengaduh kesakitan.

"Adik manis, apanya yang sakit?" tanya nya lembut.

Keysa perlahan mendongak, menatap wanita itu. Dia terdiam terpesona melihat kecantikannya.

"Cantik cekali, cocok jadi ictli balunya papa ini" gumamnya lirih.

"Hah"

1
Ariany Sudjana
wah Oma buat heboh pagi-pagi 😂😂🤣🤣
Ariany Sudjana
coba untuk jujur Alya, Arya itu ingin tahu apa kamu pantas untuk jadi ibu sambung Keysa
Ipunk Hantu
lanjut KK thorrr
Ariany Sudjana
nanti kalau Keysa pindah sekolah, berarti Zara juga pindah yah? supaya bisa tetap bersahabat baik
Ariany Sudjana
dasar orang tua yang ga tahu diri, sudah tahu anaknya salah, masih juga dibela... ternyata Arya donatur sekolah, sudahlah pindahkan saja Keysa ke sekolah lain
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: betul klo masih dilanjutkan mentalnya akan berpengaruh
total 1 replies
Eliermswati
cpt sembh y ank cantik biar bs comblangin papa Arya lg😍smngt thor up nya
Indriani Kartini
mau donk pa arya🤭
Chi Hoong Yap
wah, Alya terima saja Arya.Arya juga tak kisah Alya janda.yang penting rahasia keysa tertutup tunggu keysa besar baru di beritahu.😍😍
Ivone
iklan nya banyaaak banget jarang up date
Iffanaya 😽
kok bisa guru nya pergi gtu aja gk ada minta maaf sama sekali ke pihak keluarga 😱 sekolah nya emang gk beres
Ariany Sudjana
ternyata keponakan Arya, masih dekat hubungannya berarti, dan sekolah harus dituntut, karena membiarkan perundungan terjadi dan tidak memberi tahu ke orang tua, ketika anak korban perundungan mengalami kecelakaan
Ariany Sudjana
ini sekolah bisa dituntut, murid kecelakaan kok tidak memberi tahu orang tuanya
Chi Hoong Yap
pasti Alya donor darah, mungkin keysa anak kakak Arya
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: kemungkinan begitu dan darah Alya cocok sama Keysa pihak sekolah harusnya menghubungi Arya mau bagaimanapun keadaan nya jangan anggap remeh luka anak kecil
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
eh kira² sapa td yg donorin darah buat keysa 🤔
Iffanaya 😽
next kk 🙌
Indriani Kartini
baru sadar pa Arya klau punya karyawan yg cantik dan bwt deg2an, knapa beru sekarang pa🤭🤭🤭
merry yuliana
💪💪💪🙏
merry yuliana
nah loh ayo tebak2an alya jawab apa 🤭....kasian keysa rindu kasih sayang seorang mama semoga kak thor cantik melancarkan jalan akya cepat jadi istri arya dan mama keysa😍💪💪💪🙏
❥␠⃝ ͭ🍁MI-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
jawab aja Alya kalo mau jadi Mamanya Key asal Papa Key juga setuju klo Aunty Alya jadi istrinya Papa otomatis jadi Mamanya Key🥳
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
next kk 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!