NovelToon NovelToon
Tuan Arogan Untuk Anakku

Tuan Arogan Untuk Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Petualangan / One Night Stand / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:630.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fitt Ramadhan

fitt Ramadhan

warning!!! bijaklah dalam membaca

Mentari seorang gadis sederhana berparas cantik dan memiliki kepintaran yang membuat orang merasa iri harus melahirkan tiga bayi kembarnya dalam kesendirian karena ayah dari sang anak tidak menyadari jika dia sudah membuat seorang Mentari mengandung bayi kembar hasil dari perbuatannya.

Sang CEO arogan dan tidak percaya dengan yang namanya cinta itu pun bertemu dengan anak kembar nya membuat dia luluh seketika karena merasakan sesuatu yang berbeda pada anak-anak itu, apalagi anak perempuan kecil itu membuat hati nya yang keras menjadi lembut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitt Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

di sebuah hiburan malam

"Ah shiit!" umpat nya. "Dasar perempuan berengsek! Beraninya kamu menghianati ku! Apa kamu pikir aku ini tidak memiliki perasaan hah!" umpat seorang laki-laki yang tengah kesal karena merasa di permainkan. Bara melemparkan semua barang-barang yang ada di dalam hotel yang sudah di persiapkan untuk dirinya melewati malam pertamanya dengan istrinya nanti.

Di hotel berbintang kini sedang di adakan pernikahan seorang pengusaha muda tampan dan memiliki kekuasaan yang sangat kuat. Dengan pesta yang super mewah pernikahan itu akan di lakukan malam itu juga, namun sang pengantin wanita tidak hadir dalam pernikahan itu membuat laki-laki yang bernama Bara Antoni itu marah bukan main. Ia merasa di permainkan oleh perempuan yang sangat ia cintai, sungguh sangat memalukan seorang CEO terpandang menikah dengan perempuan yang melarikan diri di saat hari pernikahan nya.

Bara meninggalkan pesta pernikahannya dengan kemarahan dalam hatinya, ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi menuju pub yang tidak pernah ia datangi sebelum nya.

"Berikan aku minuman yang membuat ku lupa akan masalah yang membuat ku marah malam ini!" pinta Bara pada bartender pub di sana, saat ini Bara sedang berada di pub dia berniat untuk bersenang-senang malam ini.

Bara yang tidak pernah minum minuman beralkohol itu pun mabuk setelah ia menghabiskan lima gelas wine yang ia tengguk dengan cepat.

"Beri aku segelas lagi." pintanya dengan suara bergumam dan mata yang sudah teler itu.

"Maaf tuan anda sudah menghabiskan banyak minuman beralkohol, sepertinya anda tidak begitu terbiasa dengan minuman ini." ucap bartender sedikit mengejek.

"Kamu berani mengejek ku?!" ucap Bara seraya berdiri sempoyongan dengan menunjuk telunjuknya pada bartender itu dengan emosi nya.

"Maaf tuan saya tidak berani mengejek anda tapi anda sudah mabuk berat." ucapnya.

"Kamu tahu aku ini sedang sakit hati karena seorang perempuan berengsek itu sudah mencampakkan ku, kurang apa aku padanya, semua sudah aku berikan padanya tapi dia malah meninggalkan aku ntah kemana." ucap Bara tidak sadar. "Ah sudahlah kamu tidak akan mengerti apa yang aku rasakan!" sambung nya.

"Sial!" umpat nya lagi.

***

Sedangkan di tempat Mentari kini ia tengah menunggu adik tirinya di lobi pub, ia menunggu adik seayah namun beda ibu itu, menunggu Tania yang sedang ada perlu dengan temannya di sana.

"Ck." Mentari berdecak kesal lalu melihat pergelangan tangan nya menatap pada jam tangan yang melingkar di tangannya menunjukkan waktu pukul sebelas malam. "Aduh Tania lama banget sih! Mana ini sudah malam begini." ucap Mentari merasa resah.

Saat Mentari menuggu Tania tiba-tiba seseorang menubruk tubuh nya dengan tubuh yang sempoyongan saat ia berusaha untuk berdiri.

"Tuan anda tidak apa-apa?" tanya Mentari ragu dan mencium bau alkohol membuat Mentari merasa mual.

Bara menatap perempuan di depannya itu lalu ia tersenyum. "Kamu cantik sekali." pujinya tidak sadar dengan suara mabuk nya. "Kamu tahu kamu perempuan tercantik yang pernah kutemui." lanjutnya. Lalu Bara pun langsung ambruk pada tubuh Mentari.

"Tolong mba antar tuan ini, dia mabuk berat." ucap salah satu penjaga pub itu. "Dari tadi ia meracau dan membuat masalah." ucapnya lagi.

"Tapi pak saya tidak kenal dengan laki-laki ini." seru Mentari merasa keberatan.

"Saya gak mau tahu mbak tolong antarkan saja, terserah mau bawa kemana dia." ucap penjaga itu.

"Tapi pak..." ucapnya terhenti karena penjaga itu pergi meninggalkan Mentari dan Bara yang setengah sadar itu.

"Ah sial deh malam ini, Tania kemana lagi dia." kesal nya bertambah.

Saat kekesalan Tari atau Mentari itu sudah sangat kesal telpon dari adiknya tertera di layar handphone nya dengan cepat Tari mengangkat telepon itu dan adiknya mengabarkan jika dia akan pulang bersama temannya dan Tania pun menyuruh Tari untuk pulang sendiri. Sungguh sangat mengesalkan.

"Aku harus apa sekarang?" di tatapnya laki-laki yang tengah tersungkur itu.

"Merepotkan!" gumam Tari kesal. Tari melihat nya merasa kasihan juga jika dia tidak menolong nya.

Tari meraih dompet laki-laki yang berada di saku jasnya, di lihat nya sebuah kartu nama. "PT Antoni sejahtera. Bara Antoni. Seorang CEO." ejah Tari mengucapkan satu persatu yang tertera di kartu nama itu.

Tari dengan cepat membawa laki-laki mabuk itu ke dalam taksi yang sudah ia pesan sebelumnya, dia berniat membawa laki-laki itu ke sebuah hotel mewah karena Tari tahu jika laki-laki itu orang kaya, pasti terbiasa menginap di hotel berkelas dan pastinya Tari yakin laki-laki itu akan mampu untuk membayar kamar hotel nya nanti.

Beberapa menit kemudian Tari sudah sampai di depan hotel yang ia tujukan bersama laki-laki itu, dengan di bantu para pelayan hotel yang membawa Bara dengan tubuh sempoyongan, namun masih dengan kesadaran tidak seutuhnya.

"Dasar perempuan iblis, berengsek, tidak punya hati." racau Bara tidak sadar.

"Hei kalian tahu, aku ini seorang CEO, pengusaha sukses nomor satu, tidak ada satu orang pun berani padaku!" racau Bara dengan sombongnya membuat Tari yang mengekor dari belakang nya berakting seperti ingin muntah mendengar nya.

Tari masuk bersama Bara ke dalam hotel itu setelah mengucapkan terima kasih kepada para pelayan dengan memberikan uang tip pada mereka dengan menggunakan uang milik Bara.

Tari melemparkan tubuh Bara yang tadi ia bopong ke ranjang hotel yang ada di sana. "Berat sekali badan anda tuan, mungkin dosa anda begitu banyak sehingga begitu berat." ucap Tari berani mengejek laki-laki mabuk itu karena dia pasti tidak akan mendengar atau mengingat ucapannya tadi.

"Ah akhir nya tugas ku menolong orang sudah selesai, aku harus cepat pulang kedua orang tua pasti menunggu ku." gumam Tari lega karena sudah mengantarkan Bara ke hotel setidaknya Bara akan aman untuk menginap disini sebelum kesadaran nya pulih dengan sempurna.

Namun saat Tari akan pergi tiba-tiba ia di cegah oleh tangan kuat yang di miliki Bara, Tari menepis tangan Bara untuk melepaskan pegangannya itu, lalu dengan satu tarikan tangan Bara membuat tubuh Tari terhuyung jatuh kedalam pelukannya, Tari tidak tinggal diam, ia terus saja berusaha melepaskan diri dari dekapan Bara yang berbau alkohol.

"Lepaskan!" ucap Tari berteriak.

"Tidak akan!" ucap Bara dengan tatapan penuh pada wajah cantik Tari. "Kamu cantik sekali sayang malam ini." gumamnya dengan pelan seraya mengendus tubuh Tari.

"Lepaskan saya tuan!" pinta Tari memohon.

"Hemm aku tidak akan melepaskan mu Salsa." Bara pikir perempuan di hadapannya itu adalah calon istrinya yang kabur di hari pernikahan nya.

"Maaf tuan saya bukan Salsa, saya bukan kekasih anda." terang Tari berusaha melepaskan diri.

Mendengar ucapan Tari yang mengaku bukan kekasih nya Bara yang sedang gelap mata pun marah seketika, ia melepaskan Tari lalu tersenyum getir mendengar nya.

Bara bangun dengan berusaha menyeimbangkan diri nya namun karena kesadaran nya masih ada ia menguatkan dirinya untuk berdiri.

Tari yang akan melarikan diri dari Bara pun masih bisa di tangkap oleh Bara yang sudah mulai tidak bisa mengendalikan dirinya.

"Dasar perempuan berengsek!" umpat nya kasar lalu tersenyum jahat yang ia perlihatkan, Bara melemparkan tubuh Tari ke atas ranjang dengan kasar, lalu ia menindih tubuh itu agar ia tidak bisa melarikan diri lagi

"Kamu akan merasakan apa yang akan aku lakukan padamu Salsa, aku akan membuatmu menjadi milik ku seutuhnya malam ini, kamu akan tahu bagaimana cara ku memuaskan mu!" ucap Bara dengan senyum penuh hasrat dan kemarahan yang terlihat.

"Jangan tuan! Jangan lakukan itu pada saya, saya bukan kekasih anda, tolong jangan lakukan itu!" teriak Tari terus meronta dari perbuatan Bara pada nya.

Bara tidak menghiraukan penolakan Tari ia terus saja melakukan hubungan terlarang itu pada Tari, karena ia pikir Tari adalah Salsa kekasihnya.

1
Sri Tati
Luar biasa
kak agusaja
lanjut....
Elmi Nasution
lanjut dong..gantung
Zikran Zikran
Luar biasa
Fitri Ani
suka ceritanya
Cemoro Sewu
leo2 keren
titi rose
karyanya bagus cuma endingnya kurang memuaskan tetapi tetap menyukainya kok, teruskan berkarya
Cemoro Sewu
jadi ikut nangis nih.kasihan si langit
jerigila betina
ini udah Tamat apa belum sih
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
edi
ok
Diana Santi
sukur mentari itu lah akibat keluar tanpa izin dari suami ya begitu ,,,maaf bukannya aku gak kasihan sama mentari tapi itu akibatnya ,,,semoga aja bara bisa menyelamatkannya
Fatma Ningsih
waduh .....
Anonim
udah sebulan blm up lg thor. gantung nih
Lina Palinggi
lanjut
Rusmiati Mia
wah ternyata masih bersambung Thor.. lg seru baca .. dan Thor bukan ny langit sangat boandau bela diri masa kalah sih Thor ? langit hajar c Leo ny !!! 😁
youra
🤣🤣🤣🤣mengakakkkk
cralisa
bagus banget
Alya Yuni
Hhhhhh mati aja kau Tari biar tau rsa
Alya Yuni
Mati aja kau Tari
ak benci prmpuan membuang anknya mcm smpah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!