NovelToon NovelToon
MY DEAR SECRETARY

MY DEAR SECRETARY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Bad Boy
Popularitas:513.7k
Nilai: 5
Nama Author: zarin.violetta

Dia hanyalah sekretaris tak menarik dan berkacamata yang selalu terlihat sibuk dengan tugasnya.

Tapi di balik penampilannya yang polos, Cassia Manon diam-diam menyimpan rasa pada bos playboy, Maxence Kingsford.

Sayangnya, Maxence tak pernah menggodanya meskipun dia seorang playboy karena mungkin di matanya—Cassia sama sekali tak menarik.

Sampai suatu malam dalam sebuah pesta bisnis, Max dijebak dengan minuman perangsang oleh seorang wanita yang menginginkan dirinya.

Cassia Manon yang selalu bersamanya—akhirnya menyelamatkannya, tapi konsekuensinya berat, satu malam menjadi pelampiasan hasrat bosnya. Dan Cassia justru menyerahkan tubuhnya dengan sukarela.

Pagi harinya, Cassia mengira semuanya selesai. Tapi ternyata Maxence tak ingin berhenti.

Bagaimana hubungan mereka selanjutnya? Apakah tetap tanpa ikatan dan hanya sekadar pelampiasan semata? Ataukah akan ada benih-benih cinta di hati Max untuk Cassia yang semakin lama cintanya semakin besar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Siang Bisnis

Mobil mewah berwarna hitam pekat itu melaju lambat. Cassia menarik sedikit tepi blazernya. Max duduk di belakang, sedangkan Cassia, sang sekretaris, di depan bersama sopir seperti biasa.

Pemisah kaca buram yang biasanya dipasang saat Max ingin privasi kali ini tidak diaktifkan, tapi itu tak mengubah apapun.

Pria itu sangat jarang mengajak Cassia mengobrol, mungkin karena Cassia pendiam dan di matanya begitu membosankan.

Mereka biasanya hanya bicara seputar pekerjaan saja.

Sopir bernama Mark itu sesekali melirik Cassia melalui kaca spion dan tersenyum kecil. Cassia membalas dengan anggukan samar.

Mark tahu Cassia bukan tipe sekretaris yang banyak tingkah. Dia datang, bekerja, pulang. Suaranya hampir tak pernah terdengar di ruang kantor yang luas itu. Hanya bicara seperlunya saja, dan itu lebih banyak pada sang bos.

"Hujan mulai turun, Tuan," ujar Mark melihat tetesan di kaca depan.

"Tidak apa-apa. Tetap ke restoran," jawab Max tanpa mengalihkan pandangan dari ponselnya.

Cassia menatap jendela samping. Rintik hujan selalu menenangkan hatinya. Dia melihat kilasan pantulannya di kaca jendela.

Ia tahu penampilannya biasa saja. Tidak seperti wanita-wanita di sekitar Max, dia tidak pernah memakai lipstik merah atau sepatu hak stiletto.

Dan mungkin itulah mengapa Max seolah tak pernah benar-benar melihatnya.

*

*

Setibanya di restoran, mereka langsung masuk. Cassia duduk di samping Max, tepat di sisi kiri, dengan tablet catatan terbuka di pangkuannya.

Edward datang sepuluh menit kemudian, seorang pria paruh baya dengan perut buncit tapi memiliki wajah sumringah, penuh senyum.

Di belakangnya mengikuti seorang wanita muda berambut panjang, berkacamata tanpa bingkai, yang diperkenalkan sebagai Sasha, asisten pribadinya, yang penampilannya sangat modis.

"Max, senang bertemu lagi!" Edward mengulurkan tangan, dan Max menjabatnya dengan erat.

"Edward. Mari kita langsung ke inti."

Mereka duduk. Cassia diam mengamati. Edward berbicara tentang kerja sama dan angka-angka yang bagi Cassia terdengar biasa saja. Dan dia mencatat semuanya dengan rapi.

"Kami butuh komitmen dari pihak Anda soal tenggat waktu pengiriman," kata Sasha tiba-tiba.

Cassia melirik Max. Pria itu mengangkat alis. "Komitmen saya tidak perlu diragukan." Max menoleh ke Cassia. "Halaman 23, tolong bacakan."

Cassia membuka proposal revisi dengan cepat. Suaranya terdengar jernih meski pelan.

"Bagaimana dengan masa tenggang pembayaran?" tanya Edward.

Max tersenyum. "Net 60 hari, tidak bisa ditawar."

Sasha dan Edward bertukar pandang. Tapi Max tahu, perusahaan Edward tidak punya banyak pilihan selain menerima.

Cassia melihat kerutan di kening Edward mengendur setelah Max menambahkan satu klausul tambahan tentang potongan 5% jika pembayaran dilakukan di bawah 30 hari. Sebuah taktik kuno yang selalu berhasil.

Saat menu makanan diantar, percakapan beralih ke topik yang lebih ringan. Edward bercerita tentang liburannya ke Swiss, sementara Sasha sesekali melirik Max. Seperti biasa—Max tak akan bisa diabaikan dan selalu memikat perhatian pria.

"Ngomong-ngomong, Max, ada yang baru di kehidupan pribadimu?" tiba-tiba Edward bertanya sambil menyuap salmon panggang.

Cassia melihat jari Max yang memegang garpu berhenti sesaat.

"Tidak ada yang perlu dibicarakan."

Edward tertawa. "Kau seharusnya sudah memilih satu di antara mereka. Sudah waktunya kau serius, anak muda.”

Max menatap Edward dengan tatapan santai. “Aku sangat pemilih. Dan aku tak mau memilih yang salah. Sejauh ini, aku belum menemukan yang bisa masuk ke dalam hidupku.”

Cassia menunduk, tapi dia memperhatikan setiap ucapan Max. ‘Jadi, dia belum menemukan wanitanya? Apa yang dia cari?’

"Kau benar. Harus wanita yang tepat,” kata Edward.

1
Lia Kiftia Usman
suka gaya mu max..👍
HR_junior
Clarissa kn bukan dr bagian pesta di kluarga kingsford ya kok seenak udelnya ya bikin rusuh...gak tau malau lagi mng dia siap Lo gak ada yg nganggep..ayo max buktikan kalo km mng laki2 tanggung jawab
Patrish
bravo Max...we luv yu❤❤❤
Patrish
aku juga bingung😄😄😄
Patrish
Davin.....di sini ada emak emak ngangggur....piye....gelem ora..😀😀😀😀😀
Nonie Hlm
uppp lagiii donggg knpa skrg jd lama update nya udah gitu se bab doang gak berasa bacanya 😕
Nonie Hlm
yaiyalaaaahhhh Lindungin Cass sebaik mungkin melebihi diri loe sndiri Max
Dewi
Lanjut terumakasih
isni afif
next....
isni afif
ayo max lamar.cassia....biar ada yg lindungi... 😘😘😘
Eli Rahma
yes..max..lindungi cass dgn segenap jiwa raga kamu..jangan lengah ..clarissa pasti gk akan diam ..secara kamu sudah menolak dan mengancamnya..pasti dia buat ulah yg akan menyakiti cass..
Eli Rahma
betina penuh drama
Nonie Hlm
Clarissa bakal kyk hantu nihh gentayangan..... semoga Cass bisa jd rajanya hantu lebih berani ngelawan klo Clarissa berulah lg
Kar Genjreng
percaya Max pasti sudah bisa membedakan mana wanita penipu dan wanita jujur ,,,maka itu semenjak berhubungan dengan cassia Max berubah drastis harus si Max,,,semoga selalu waspada terhadap Clarissa karena wanita ular itu akan selalu mengganggu cassia,,, racunnya akan di sebar,,,👍👍😂😂💪💪
Cinta Syalsha
dulu aja sok" an nolak dibuang bingung
Shee_👚
malu gak tuh di tolak secara terang-terangan🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
denger baik² Clarissa max BENCI loe😏
happy oktavia
apa yg akan dilakukan clarissa?
Shee_👚
lebay banget😏
makanya jadi orang jangan melukai orang lain kalau tak ingin terluka, giliran begitu teriak paling kenceng berasa jadi korban😏😏
Shee_👚
tak perlu mendengar orang yang tak tau kamu bagaimana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!