NovelToon NovelToon
Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Nikah Paksa, Cinta Tak Terduga

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: ayu gerimis

Demi melunasi utang keluarga dan menyelamatkan ayahnya dari kehancuran, Laras terpaksa menerima pernikahan yang dipaksakan—menjadi istri Arga Pratama, pewaris konglomerat yang dingin, angkuh, dan memandang pernikahan ini sekadar kewajiban bisnis semata. Tidak ada restu hati, tidak ada janji manis; hanya kesepakatan: hidup bersama, tapi tak perlu saling mencintai.

Awalnya, rumah tangga mereka bagai dua kutub yang bertabrakan. Arga bersikap dingin bagaikan es, sementara Laras berusaha menjaga harga diri di tengah cemoohan lingkungan dan tekanan keluarga besar. Namun seiring berjalannya waktu, di balik sikap kasarnya, Laras mulai melihat sisi lain Arga—rasa tanggung jawab, perlindungan diam-diam, dan luka masa lalunya yang tersembunyi. Sebaliknya, ketulusan serta ketabahan Laras perlahan mencairkan hati beku Arga.

Apa yang dimulai dari keterpaksaan dan permusuhan, perlahan berubah menjadi getaran rasa yang tak terduga. Ketika ancaman luar dan rahas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu gerimis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: Rahasia di Balik Kesibukan

Mobil itu melaju dalam keheningan yang panjang. Laras hanya menatap jendela, melihat deretan bangunan dan pepohonan yang berlalu begitu cepat. Sesekali ia melirik ke arah Daffa yang duduk di sampingnya. Pemuda itu terus menatap jalanan dengan rahang yang mengeras, tangannya mencengkeram lutut seolah sedang menahan kekhawatiran yang sangat besar.

“Kau belum bilang, sebenarnya kemana kita akan pergi?” tanya Laras memecah keheningan, suaranya tenang namun tegas.

Daffa menoleh perlahan, sorot matanya sedikit melembut meski masih terlihat gelisah.

“Ke sebuah rumah sakit swasta di pinggiran kota. Adikku sedang dirawat di sana, dan hari ini kondisinya tiba-tiba menurun drastis. Aku dikejar waktu, tapi ada orang-orang yang tidak menginginkan aku sampai ke sana dengan selamat.”

Laras terkejut mendengarnya. “Orang-orang? Siapa mereka?”

“Itu yang sedang kucari tahu jawabannya. Namun saat ini, aku hanya ingin memastikan adikku baik-baik saja. Maafkan aku karena telah menyeretmu ke dalam masalah ini tanpa bertanya lebih dulu. Aku tidak punya pilihan lain saat itu—mobilmu terlihat berbeda, dan aku yakin mereka tidak akan menyangka aku akan naik bersama orang asing.”

Perasaan iba menyelimuti hati Laras. Di balik sikapnya yang kasar dan tergesa-gesa tadi, ternyata ada hati yang sedang sangat cemas demi orang yang disayanginya.

“Tidak apa-apa. Aku mengerti perasaanmu. Semoga adikmu segera membaik,” ucap Laras tulus.

Sesampainya di rumah sakit, Daffa meminta Laras menunggu sebentar di dalam mobil sambil memastikan tidak ada yang mengawasi. Setelah memberi isyarat aman, mereka berdua berjalan cepat menuju ruang rawat inap di lantai dua.

Di dalam ruangan itu, terbaring seorang gadis kecil berusia sepuluh tahun dengan wajah pucat namun tersenyum lebar saat melihat kedatangan Daffa.

“Kakak Daffa!” sapa gadis itu pelan.

“Aku datang, Sayang. Maaf Kakak terlambat,” ucap Daffa sambil menggenggam tangan adiknya lembut. Tatapan dinginnya kini hilang seketika, berganti dengan kasih sayang yang tulus. “Ini Laras, teman Kakak. Dia yang membantu Kakak bisa sampai ke sini dengan selamat.”

Gadis itu menoleh ke arah Laras dan tersenyum ramah. “Terima kasih ya sudah membantu Kakakku. Namaku Sari.”

“Sama-sama, Sari. Semoga kamu cepat sembuh ya,” jawab Laras sambil membalas senyumannya.

Tidak lama kemudian, seorang dokter masuk ke dalam ruangan. Wajahnya terlihat serius saat memanggil Daffa untuk berbicara sejenak di luar pintu. Laras tetap berada di samping tempat tidur menemani Sari.

Dari balik pintu yang sedikit terbuka, Laras mendengar percakapan mereka yang terdengar cukup berat.

“Penanganan Sari membutuhkan biaya yang tidak sedikit, Mas Daffa. Jika dalam waktu dekat ini belum ada pembayaran, kami terpaksa harus menghentikan perawatan khususnya,” ucap dokter itu pelan namun tegas.

“Aku berjanji akan segera melunasinya, Dok. Tolong beri aku waktu sedikit lagi,” suara Daffa terdengar bergetar menahan emosi.

Laras tersentak. Ternyata beban yang dipikul pemuda itu jauh lebih berat daripada yang ia bayangkan. Di usianya yang masih muda, ia harus berjuang sendirian demi nyawa adiknya.

Saat Daffa kembali masuk ke dalam ruangan, wajahnya kembali tertutup oleh topeng kaku dan dingin. Namun Laras sudah bisa melihat apa yang tersembunyi di baliknya.

“Terima kasih banyak atas bantuannya hari ini, Laras. Sekarang aku akan mengantarkanmu pulang,” ucap Daffa setelah berpamitan pada Sari.

Sepanjang perjalanan pulang, mereka kembali diam. Namun kali ini, keheningan itu terasa berbeda. Ada sesuatu yang mulai terjalin di antara mereka—sebuah rasa saling percaya yang baru saja tumbuh dari pertemuan yang begitu aneh dan mendadak.

Ketika mobil berhenti tepat di depan gerbang kediaman Pratama, Laras tidak langsung turun. Ia menatap lurus ke depan lalu berbicara pelan:

“Kalau kau benar-benar membutuhkan bantuan, kau bisa mencariku di sini. Aku tidak tahu apa masalah yang sedang kau hadapi, tapi aku percaya pada kebaikan hatimu.”

Daffa menatapnya lekat-lekat, seolah ingin memastikan apakah perkataan itu benar-benar ditujukan untuknya. Sesaat kemudian, ia mengangguk pelan.

“Terima kasih, Laras. Aku tidak akan melupakan kebaikanmu ini.”

Laras pun turun dan melangkah masuk ke dalam halaman rumah. Namun sebelum pintu gerbang tertutup rapat, ia melihat mobil itu tetap diam terparkir sejenak di sana, seolah pemuda itu ingin memastikan ia benar-benar masuk dengan selamat sebelum pergi kembali menghadapi segala masalahnya.

Hari itu menjadi awal bagi Laras untuk menyadari satu hal: bahwa di dunia ini masih banyak hal yang belum ia ketahui, dan takdir sering kali mempertemukan dua hati yang berbeda dunia untuk saling menguatkan.

 

(Bersambung ke Bab 25) ✨

1
Alissia
hai thor🤭🤭
ayu ambara: hai juga kk😍
total 1 replies
Lisa
Ceritanya menarik Kak
ayu ambara: maksih kk😍
total 1 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: oke Kak Ayu 👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!