NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

🏆 JUARA TEMA KREATIF YAAW 2026 PERIODE 1 🏆

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Arkatama memegang bahu Kemuning erat saat wanita itu mulai kehilangan keseimbangan. Napas Kemuning terdengar tidak teratur. Wajahnya merah padam. Tatapan matanya mulai berkabut, sementara tubuhnya terus gemetar kecil.

“Mas ...,” panggil Kemuning dengan lirih dan pelan sambil mencengkeram kemeja Arkatama kuat-kuat.

Arkatama menelan ludah susah payah. Ia bisa merasakan suhu tubuh Kemuning yang semakin panas bahkan hanya dari sentuhan kecil itu.

“Kita harus ke rumah sakit,” ucap pria itu cepat.

Namun, Kemuning langsung menggeleng lemah. “Aku udah enggak kuat, Mas!” suaranya bergetar. “Mas, aku butuh sentuhanmu.”

Tatapan mata wanita itu membuat dada Arkatama terasa sesak. Pria itu marah. Bukan hanya kepada Lavanya, tetapi juga kepada dirinya sendiri karena lengah menjaga Kemuning.

Namun sekarang bukan waktunya memikirkan itu. Kondisi Kemuning jauh lebih penting. Arkatama akhirnya membawa Kemuning keluar dari lantai lima melalui lift khusus hotel agar tidak menarik perhatian tamu lain.

Arkatama terus mengusap punggungnya pelan.

“Sabar bentar lagi,” bisiknya lembut.

Sepanjang perjalanan, tubuh Kemuning terus bersandar lemah di dadanya. Sesekali wanita itu memejamkan mata sambil menggigit bibir menahan sesuatu yang membuat tubuhnya gelisah.

“Mas ....” Kemuning mencengkram jas Arkatama kuat-kuat.

Arkatama mengusap rambutnya pelan berusaha menenangkan. “Aku di sini.”

Begitu sampai di lobby hotel, Arkatama langsung memesan kamar agar Kemuning bisa beristirahat dengan tenang jauh dari keramaian pesta. Setelah mendapatkan kamar, ia segera membawa wanita itu masuk.

Pintu kamar baru saja tertutup ketika Kemuning langsung memeluk Arkatama erat. Tubuh wanita itu gemetar.

“Mas Arka …,” bisiknya lirih.

Arkatama memegang wajah Kemuning pelan. Tatapannya penuh khawatir. “Kamu yakin enggak mau ke dokter?”

Kemuning menggeleng kecil sambil menatapnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca. “Aku cuma mau sama kamu, Mas.”

Kalimat itu membuat Arkatama memejamkan mata sesaat. Ia benar-benar berusaha menahan diri sejak tadi. Namun, melihat Kemuning dalam keadaan seperti itu, sementara wanita itu terus mencari kehangatan darinya, pertahanannya perlahan runtuh.

Arkatama lalu memeluk Kemuning sangat erat. Seolah ingin menenangkan seluruh kegelisahan yang dirasakan wanita itu.

Kemuning membalas pelukan tersebut sambil menyembunyikan wajah di dada pria itu. “Mas, tolong aku ...,” bisiknya pelan.

“Aku di sini.”

Suara Arkatama terdengar hangat dan menenangkan. Pria itu lalu mengecup kening Kemuning lembut. Kemudian pipinya. Turun perlahan ke sudut bibir wanita itu. Dan saat Kemuning balas mendekatkan wajahnya.

Ciuman mereka akhirnya bertemu. Awalnya pelan dan lembut. Penuh rasa tenang dan menenangkan.

Namun semakin lama, ciuman itu berubah semakin dalam karena keduanya sama-sama tenggelam dalam luapan emosi yang sejak tadi memenuhi dada mereka.

Kemuning memeluk leher Arkatama erat. Sementara pria itu mengusap rambut dan punggung wanita tersebut dengan penuh perhatian. Tidak ada paksaan ataupun tergesa-gesa. Yang ada hanya dua orang yang saling mencintai dan saling mencari kenyamanan di tengah malam yang kacau.

“Mas Arka ....” napas Kemuning mulai memburu pelan.

Arkatama menatapnya lekat-lekat. Tatapan itu penuh rasa sayang dan penuh kekhawatiran. Sekaligus penuh cinta yang selama ini terus tumbuh semakin besar.

“Kamu yakin?” tanya Arkatama lirih.

Kemuning mengangguk kecil. Lalu wanita itu tersenyum tipis sambil menyentuh wajah Arkatama lembut.

“Aku percaya sama Mas Arka.”

Kalimat itu membuat sesuatu di dalam dada Arkatama terasa hangat. Pria itu kembali mencium Kemuning perlahan sambil membawa wanita itu duduk di tepi ranjang besar kamar tersebut.

Malam pun berjalan semakin larut. Suite itu dipenuhi bisikan kecil, pelukan hangat, kecupan-kecupan penuh rasa sayang, dan tatapan cinta yang tidak pernah lepas di antara mereka.

Arkatama terus memperlakukan Kemuning dengan begitu hati-hati seolah wanita itu adalah sesuatu paling berharga yang pernah dimilikinya. Sementara Kemuning sendiri perlahan larut dalam semua perhatian dan kelembutan yang diberikan pria tersebut.

Malam itu terasa panjang bagi mereka. Penuh gairah, penuh rasa rindu, dan juga kasih sayang. Perasaan cinta juga semakin membuat hubungan mereka terasa dalam dan nyata.

Sementara itu, keadaan di kamar 517 berubah menjadi mimpi buruk bagi Lavanya. Pintu kamar terbuka kasar. Empat pria bertubuh besar masuk sambil tertawa dan bercanda kotor. Aroma rokok langsung memenuhi ruangan.

“Mana barangnya?” tanya salah satu pria bertato sambil menyeringai.

Namun beberapa detik kemudian, mereka saling pandang bingung ketika melihat wanita di atas ranjang bukan orang yang mereka bayangkan. Lavanya yang perlahan sadar langsung membelalak.

“Tunggu, kalian siapa?!” tanya Lavanya, suaranya meninggi panik.

Pria-pria itu malah tertawa. “Lho? Katanya ada hadiah yang udah disiapkan buat kita.”

“Yang nelpon juga bilang boleh rame-rame.”

Wajah Lavanya langsung pucat pasi. Ia baru sadar semuanya benar-benar berbalik menyerang dirinya sendiri.

“Kalian salah orang!” bentak wanita itu sambil buru-buru turun dari ranjang. “Keluar dari sini!”

Namun, langkahnya goyah karena tubuhnya masih lemas setelah dipukul Arkatama di tengkuk. Salah satu pria langsung menutup pintu rapat lalu menguncinya.

Suara kunci itu membuat jantung Lavanya terasa jatuh. “Aku bilang keluar!” teriaknya histeris.

Lavanya mencoba lari menuju pintu, tetapi salah satu pria lebih dulu menangkap lengannya kasar.

“Lepasin aku!”

Lavanya meronta sekuat tenaga. Tangannya memukul dada pria itu berkali-kali. Bahkan ia sempat mencakar wajah salah satu dari mereka. Namun, jumlah mereka terlalu banyak dan tenaga Lavanya kalah jauh.

“Awas kalian! Jangan sentuh aku!” jeritnya panik sambil menangis.

Para pria itu justru tertawa kasar melihat kepanikannya. “Jangan melawan! Malam ini mari kita bersenang-senang bersama.”

“Iya. Kamu malah teriak-teriak.”

Lavanya mulai gemetar hebat. Dia benar-benar merasa takut, tetapi semuanya sudah terlambat. Rencana jahat yang ia susun untuk menghancurkan martabat Kemuning kini berubah menjadi senjata makan tuan.

Wanita itu menangis histeris sambil terus berusaha melawan, tetapi tidak ada satu pun orang yang datang menolongnya malam itu. Di saat itulah Lavanya sadar lubang yang ia gali untuk menjatuhkan Kemuning justru menyeret dirinya sendiri ke dalam kehancuran.

***

Ini alur cerita sesuai dengan kerangka yang dikirim editor, ya. Sebenarnya aku disarankan buat setting luar negeri. Berhubung aku malas cari nama-nama bule dan riset hukum di sana. Jadi, aku memilih setting tempat lokal.

Aku buat alur senatural mungkin agar cocok dengan kehidupan warga lokal. Jadi, mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan alurnya 🙏

1
Yuliati Soemarlina
arka pria sejati..tulus n sayang kel
Yuliati Soemarlina
ya benar arka ..lebih baik menghindari masalah...dr pd kel kena imbasmya
Yuliati Soemarlina
suruh aja tamara pengacaranya bestinya sendiri raisa..arka jgn mau jadi pengacaranya ..itu hanya modus tamara
Yuliati Soemarlina
mulai deh ada pengganggu..
eko susilo
pelakor yg gak tau malu balas mbk
Yuliati Soemarlina
thor dari pd iklanin karya lain di cerita ini mending kirim visual tokoh" cerita ini
Yuliati Soemarlina
arya kamu anak yg tdk diharapkan ke 2 ortumu..beruntung ibu n kk tirimu menyayangimu
Yuliati Soemarlina
taunya yg manggil arka ..ibunya arya
Yuliati Soemarlina
arka ganti lg panggilan utk nya sekarang papa mama..semula ayah bunda....nt sdh lahir bayinya panggilan apalagi thor...??
Yuliati Soemarlina
lavanya si pelakor blm kapok juga gangguin kemuning ?..msk penjara baru nyesel...istri pengacara digangguin...
Yuliati Soemarlina
kasihan anak kemuning anak di luar nikah..akibat si kemuning yg keras kepala ga mau nikah dg arka..akhirnya nikah juga..😄..
Dela Dela
anjay
Dela Dela: winderpeks
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
keming masih juga kamu keras kepala ga mau nikah dg arka
sdh tau kamu hamil ???
Yuliati Soemarlina
kemuning itu tanda hamil..msh juga ga mau nikah ??? lama" nyebelin juga si kemuning..
Yuliati Soemarlina
gmn thor kelakuan jahat lavanya terus dimuluskan..ga asik ceritanya...
🌸 Sunshine 🌸: baca sampai tamat, Kak. Biar tahu bagaimana nasib Lavanya
total 1 replies
Yuliati Soemarlina
lavanya jahatmu tdk berhenti juga...
Yuliati Soemarlina
kemuning sampai kapan kamu menggantung arka ?..kamu bukan ABG labil lagi ...
Yuliati Soemarlina
lavanya jd wanita mlm...
Yuliati Soemarlina
adit bikin masalah sendiri..jadi begini hidupnya..
Yuliati Soemarlina
adit penyesalanmu tak berguna setelah semua hancar..kamu terlalu kejam sbg lelaki
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!