NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:286.5k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Arkatama memegang bahu Kemuning erat saat wanita itu mulai kehilangan keseimbangan. Napas Kemuning terdengar tidak teratur. Wajahnya merah padam. Tatapan matanya mulai berkabut, sementara tubuhnya terus gemetar kecil.

“Mas ...,” panggil Kemuning dengan lirih dan pelan sambil mencengkeram kemeja Arkatama kuat-kuat.

Arkatama menelan ludah susah payah. Ia bisa merasakan suhu tubuh Kemuning yang semakin panas bahkan hanya dari sentuhan kecil itu.

“Kita harus ke rumah sakit,” ucap pria itu cepat.

Namun, Kemuning langsung menggeleng lemah. “Aku udah enggak kuat, Mas!” suaranya bergetar. “Mas, aku butuh sentuhanmu.”

Tatapan mata wanita itu membuat dada Arkatama terasa sesak. Pria itu marah. Bukan hanya kepada Lavanya, tetapi juga kepada dirinya sendiri karena lengah menjaga Kemuning.

Namun sekarang bukan waktunya memikirkan itu. Kondisi Kemuning jauh lebih penting. Arkatama akhirnya membawa Kemuning keluar dari lantai lima melalui lift khusus hotel agar tidak menarik perhatian tamu lain.

Arkatama terus mengusap punggungnya pelan.

“Sabar bentar lagi,” bisiknya lembut.

Sepanjang perjalanan, tubuh Kemuning terus bersandar lemah di dadanya. Sesekali wanita itu memejamkan mata sambil menggigit bibir menahan sesuatu yang membuat tubuhnya gelisah.

“Mas ....” Kemuning mencengkram jas Arkatama kuat-kuat.

Arkatama mengusap rambutnya pelan berusaha menenangkan. “Aku di sini.”

Begitu sampai di lobby hotel, Arkatama langsung memesan kamar agar Kemuning bisa beristirahat dengan tenang jauh dari keramaian pesta. Setelah mendapatkan kamar, ia segera membawa wanita itu masuk.

Pintu kamar baru saja tertutup ketika Kemuning langsung memeluk Arkatama erat. Tubuh wanita itu gemetar.

“Mas Arka …,” bisiknya lirih.

Arkatama memegang wajah Kemuning pelan. Tatapannya penuh khawatir. “Kamu yakin enggak mau ke dokter?”

Kemuning menggeleng kecil sambil menatapnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca. “Aku cuma mau sama kamu, Mas.”

Kalimat itu membuat Arkatama memejamkan mata sesaat. Ia benar-benar berusaha menahan diri sejak tadi. Namun, melihat Kemuning dalam keadaan seperti itu, sementara wanita itu terus mencari kehangatan darinya, pertahanannya perlahan runtuh.

Arkatama lalu memeluk Kemuning sangat erat. Seolah ingin menenangkan seluruh kegelisahan yang dirasakan wanita itu.

Kemuning membalas pelukan tersebut sambil menyembunyikan wajah di dada pria itu. “Mas, tolong aku ...,” bisiknya pelan.

“Aku di sini.”

Suara Arkatama terdengar hangat dan menenangkan. Pria itu lalu mengecup kening Kemuning lembut. Kemudian pipinya. Turun perlahan ke sudut bibir wanita itu. Dan saat Kemuning balas mendekatkan wajahnya.

Ciuman mereka akhirnya bertemu. Awalnya pelan dan lembut. Penuh rasa tenang dan menenangkan.

Namun semakin lama, ciuman itu berubah semakin dalam karena keduanya sama-sama tenggelam dalam luapan emosi yang sejak tadi memenuhi dada mereka.

Kemuning memeluk leher Arkatama erat. Sementara pria itu mengusap rambut dan punggung wanita tersebut dengan penuh perhatian. Tidak ada paksaan ataupun tergesa-gesa. Yang ada hanya dua orang yang saling mencintai dan saling mencari kenyamanan di tengah malam yang kacau.

“Mas Arka ....” napas Kemuning mulai memburu pelan.

Arkatama menatapnya lekat-lekat. Tatapan itu penuh rasa sayang dan penuh kekhawatiran. Sekaligus penuh cinta yang selama ini terus tumbuh semakin besar.

“Kamu yakin?” tanya Arkatama lirih.

Kemuning mengangguk kecil. Lalu wanita itu tersenyum tipis sambil menyentuh wajah Arkatama lembut.

“Aku percaya sama Mas Arka.”

Kalimat itu membuat sesuatu di dalam dada Arkatama terasa hangat. Pria itu kembali mencium Kemuning perlahan sambil membawa wanita itu duduk di tepi ranjang besar kamar tersebut.

Malam pun berjalan semakin larut. Suite itu dipenuhi bisikan kecil, pelukan hangat, kecupan-kecupan penuh rasa sayang, dan tatapan cinta yang tidak pernah lepas di antara mereka.

Arkatama terus memperlakukan Kemuning dengan begitu hati-hati seolah wanita itu adalah sesuatu paling berharga yang pernah dimilikinya. Sementara Kemuning sendiri perlahan larut dalam semua perhatian dan kelembutan yang diberikan pria tersebut.

Malam itu terasa panjang bagi mereka. Penuh gairah, penuh rasa rindu, dan juga kasih sayang. Perasaan cinta juga semakin membuat hubungan mereka terasa dalam dan nyata.

Sementara itu, keadaan di kamar 517 berubah menjadi mimpi buruk bagi Lavanya. Pintu kamar terbuka kasar. Empat pria bertubuh besar masuk sambil tertawa dan bercanda kotor. Aroma rokok langsung memenuhi ruangan.

“Mana barangnya?” tanya salah satu pria bertato sambil menyeringai.

Namun beberapa detik kemudian, mereka saling pandang bingung ketika melihat wanita di atas ranjang bukan orang yang mereka bayangkan. Lavanya yang perlahan sadar langsung membelalak.

“Tunggu, kalian siapa?!” tanya Lavanya, suaranya meninggi panik.

Pria-pria itu malah tertawa. “Lho? Katanya ada hadiah yang udah disiapkan buat kita.”

“Yang nelpon juga bilang boleh rame-rame.”

Wajah Lavanya langsung pucat pasi. Ia baru sadar semuanya benar-benar berbalik menyerang dirinya sendiri.

“Kalian salah orang!” bentak wanita itu sambil buru-buru turun dari ranjang. “Keluar dari sini!”

Namun, langkahnya goyah karena tubuhnya masih lemas setelah dipukul Arkatama di tengkuk. Salah satu pria langsung menutup pintu rapat lalu menguncinya.

Suara kunci itu membuat jantung Lavanya terasa jatuh. “Aku bilang keluar!” teriaknya histeris.

Lavanya mencoba lari menuju pintu, tetapi salah satu pria lebih dulu menangkap lengannya kasar.

“Lepasin aku!”

Lavanya meronta sekuat tenaga. Tangannya memukul dada pria itu berkali-kali. Bahkan ia sempat mencakar wajah salah satu dari mereka. Namun, jumlah mereka terlalu banyak dan tenaga Lavanya kalah jauh.

“Awas kalian! Jangan sentuh aku!” jeritnya panik sambil menangis.

Para pria itu justru tertawa kasar melihat kepanikannya. “Jangan melawan! Malam ini mari kita bersenang-senang bersama.”

“Iya. Kamu malah teriak-teriak.”

Lavanya mulai gemetar hebat. Dia benar-benar merasa takut, tetapi semuanya sudah terlambat. Rencana jahat yang ia susun untuk menghancurkan martabat Kemuning kini berubah menjadi senjata makan tuan.

Wanita itu menangis histeris sambil terus berusaha melawan, tetapi tidak ada satu pun orang yang datang menolongnya malam itu. Di saat itulah Lavanya sadar lubang yang ia gali untuk menjatuhkan Kemuning justru menyeret dirinya sendiri ke dalam kehancuran.

***

Ini alur cerita sesuai dengan kerangka yang dikirim editor, ya. Sebenarnya aku disarankan buat setting luar negeri. Berhubung aku malas cari nama-nama bule dan riset hukum di sana. Jadi, aku memilih setting tempat lokal.

Aku buat alur senatural mungkin agar cocok dengan kehidupan warga lokal. Jadi, mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan alurnya 🙏

1
Sri Supriatin
Semoga tercapai beli HP barunya Thor, sy bc marathon nich 🤭💪💪💪
Vie
sama2 pernah merasakan hati yang hancur dan sekarang sama2 saling menyembuhkan dengan kekuatan cinta mereka berdua.... luka tidak akan pernah bisa hilang sepenuhnya, selalu meninggalkan bekas walau itu hanya samar,, dan itu akan tersimpan sangan jauh dan dalam di hati yang terdalam, tapi tidak sepenuhnya bisa ditutupi......
Sri Supriatin
Sedih bcnya Thor, pengalaman anak itu diurus n dioerhatiiin lebih meresap dan berbakti drpd dicerewetin... Tapj tergantung juga sy g. Bisa bandingin Karena cuma dititipin satu anak laki2... Alhamdullilah putraku sampe skrng buat ibunya bersyukur 🙏🙏🙏
Ma Em
Tamara penyesalanmu sdh terlambat , semoga saja Arkatama tdk akan kembali lagi pada Tamara setelah mendengar bahwa Tamara menyesal .
Ita rahmawati
nah kalo kamu beneran menyadari kesalahanmu Tamara harusnya kamu menjauh dari arkatama yg udh bahagia bknnya malah mendekat mepet LG 🤦
sengaja kamu ya jgn2 ada udang di balik batu 🤣
Retno Harningsih
up
Sugiharti Rusli
karena baik Arka dan Kemuning sama" korban pengkhianatan mantan pasangan nya, semoga mereka bisa saling menguatkan yah dalam mengarungi rumah tangganya,,,
Sugiharti Rusli
yah semua memang berasal dari kebodohan dan sifat egois seseorang yang mencari kesenangan dengan orang lain,,,
Sugiharti Rusli
makanya konsen Arkatama dalam membela seorang istri yang dikhianati dan disakiti karena ibu dan dirinya sendiri jadi korban yah,,,
Sugiharti Rusli
jadi dia tahu persis luka yang abangnya alami, apa lagi secara ga langsung Arka jadi korban tuai yang ayahnya berikan kepada bu Arumi yah ini,,,
Sugiharti Rusli
oh bahkan dahulu si Arya yah yang jadi saksi perselingkuhan kakak iparnya Tamara
Les Tary
jgn mau arka ngurusi perceraiannya kasih temennya aja
W
Aamiin Ya Robalaamin kakak
Eonnie Nurul
terus sekarang kamu menggatal sama arka berharap arka mau balikan sama kamu ih najois mimpi mu ketinggian tam 🙄
Fa Yun
Uda telat nyeselnya Tamara w🤭
Fyrly
harusnya Arka tegas dengan Tamara gak usah lanjut tuk nangani masalah dia daripada berimbas bagi rumah tangganya karna jelas2 Tamara menyesali perbuatannya dulu takutnya malah jadi pelakor
Aidil Kenzie Zie
ngapain diceritain lagi bukannya Raisa itu pengacaramu dulu 🤔🤔🤔
Humay Uum
lagi thoor 🤭lanjut
Rahmat Zakaria
Oalah ngono to ceritanya JD senasib di masa lalu ...bahagia selalu ar SM kamuning
Greenindya
amin semoga terkabul 🤲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!