BAB 13

🍀BAYU MEMANG GEMBLUNG - Part 6🍀

Setelah sadar dari mimpi buruk, Ningsih segera minum teh hangat dari gelas yang Bayu bawa. Para pegawai tempat pijat itu pun bubar dengan sendirinya.

Ningsih menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan untuk mengatasi kepanikannya. Entah mengapa, mimpi buruk itu terasa sangat nyata untuk Ningsih.

"Ningsih, kamu mimpi apa? Kenapa sampai berteriak begitu?" tanya Bayu dengan lembut.

"Ehm, nggak, Mas. Cuma mimpi buruk aja." jawab Ningsih yang tak bisa bercerita.

"Mimpi apa? Coba ceritakan ke mas. Siapa tahu, mas ngerti artinya." kata Bayu yang kemudian menarik tubuh istrinya dan memangku tubuh bahenol itu.

"Emangnya, Mas bisa tafsir mimpi? Kalau mimpi ketemu setan artinya apa, Mas?" tanya Ningsih sambil tersipu malu saat Bayu memangku dan memeluknya.

"Wah, kalau mimpi ketemu setan artinya ada masalah di masa lalu yang belum diselesaikan. Emang, Ningsih ada masalah apa sama mantan?" selidik Bayu yang penasaran.

"Nggak ada, Mas. Tahu sendiri 'kan, Ningsih nggak punya mantan. Mantan suami aja meninggal gitu." ujar Ningsih sambil menunduk.

"Mungkin mantan pacar Ningsih, gitu." kata Bayu sambil menggoda Ningsih.

Ningsih pun membalikkan badan menghadap Bayu sambil berkata, "Nggak ada, Mas. Pacarku, ya yang jadi suamiku itu. Sudah meninggal."

'Apakah benar yang dikatakan Ningsih? Jika pacarnya adalah suami yang meninggal, lantas Rudi di mana? Atau Ningsih menyembunyikan sesuatu dariku? Atau jangan-jangan ... Ningsih juga menikah dengan Rudi? Ah, nggak beres ini!'

Ningsih mencium bibir Bayu dengan perlahan. Membuyarkan semua yang ada di pikiran Bayu. Terbuai akan ciuman mesra itu, Bayu mulai menggerayangi tubuh Ningsih. Seakan terhipnotis, Bayu melupakan hal-hal aneh yang mengganjal di pikirannya.

Mereka pun keluar ruangan pijat itu dan melaju ke apartemen. Sesuatu di bawah Bayu sudah mulai meronta. Logika Bayu terkalahkan oleh nafsunya.

Sesampainya di apartemen, Bayu menggendong Ningsih dan membaringkannya di ranjang. Bayu pun menjadi kasar dan sangat bergairah. Tidak ada satu kata pun terucap dari bibirnya. Menyentuh Ningsih dengan kasar dan membuat Ningsih semakin bergairah.

Satu hal yang akhirnya Ningsih sadari. Lelaki itu bukan Bayu!

"AKHIRNYA KAMU MENGINGATKU NINGSIH! AKU SANGAT CEMBURU MELIHATMU BERMAIN PANAS DENGAN TUBUH INI. INGAT NINGSIH, TINGGAL TUJUH MINGGU WAKTUMU BERSENANG-SENANG DENGAN LELAKI INI!" Perkataan Bima menyadarkan Ningsih bahwa tidak ada yang abadi.

Ningsih pun mencoba menepis keinginan untuk hidup normal menjadi pasangan dengan Bayu. "Bima, bolehkah aku bertanya?" ucap Ningsih mencoba mengajukan pertanyaan.

"TENTU, ISTRIKU!"

"Kenapa belakangan ini aku bermimpi buruk tentang Rudi sialan itu dan Bapaknya? Ini sangat menggangguku."

"TENANG, NINGSIH. MULAI MALAM INI TEROR MIMPI BURUKMU AKAN BERAKHIR! AKU AKAN MEMBUNUH DUKUN TUA YANG IKUT CAMPUR URUSAN KITA. HAHAHA ...." Tawa Bima menggelegar dan hilang di telan Adzan subuh yang berkumandang.

Ningsih pun memejamkan matanya sambil memeluk tubuh Bayu yang lemas setelah Bima keluar dari raganya. Mereka menjalani hari bersama meski malam harinya, Bima datang mengambil alih tubuh Bayu.

***

Sabtu pagi pun tiba ....

Seperti yang sudah dijanjikan, Bayu akan pulang ke rumah bersama Ningsih. Kemudian, mereka akan bersama lagi Senin pagi.

Ningsih memberi hadiah Bayu sebuah kendaraan bermotor roda dua keluaran terbaru bermesin matic. Semua demi memudahkan akses mereka bertemu. Tak lupa, Ningsih memberi satu amplop coklat berisi uang tunai kepada Bayu.

Bayu sangat bahagia menerimanya. Bayu tak sabar ingin melihat Aji dan Aan serta Narti-istrinya. Bayu masuk ke rumah tanpa salam. Tubuhnya berasa sangat lelah dan mengantuk. Namun, melihat Aji dan Aan membuatnya mampu tersenyum.

"Horeee ... Bapak pulang!" teriak Aji.

"Wah, Bapak bawa motor baru? Uapik banget Pak!" timpal Aan.

"Bapak akhirnya pulang. Alhamdulillah." ucap Narti penuh syukur sambil memeluk suaminya tercinta.

Bayu tidak banyak bicara. Bayu pun menyerahkan amplop coklat berisi uang sepuluh juta kepada Narti. Narti pun terkejut dan bertanya banyak pertanyaan yang membuat Bayu semakin pusing.

"Wes to! Teko dipakai nggak usah banyak cingcong! Kesel aku! Aku arep turu sek!"

(Sudah to! Dipakai saja nggak usah banyak bicara! Capek aku! Aku mau tidur dulu!)

Tanpa disadari, Bayu membentak Narti. Narti pun sakit hati dan menangis. Mengapa suaminya berubah? Badan Bayu yang dahulu berperut buncit pun mulai menyusut. Meski tubuh Bayu tetap kekar, tetapi wajah Bayu terlihat sangat lelah.

Narti mengira, ini semua karena pekerjaan berat yang Bayu lakukan. Narti bersyukur Bayu mau berjuang demi keluarganya.

Aji dan Aan anak penurut. Narti memberi tahu bahwa ayah mereka lelah dan butuh istirahat. Maka mereka pun bermain di luar rumah. Narti sudah merencanakan merenovasi gubuk mereka yang selama ini bocor sana sini.

'Dengan uang segini pasti cukup,' ucap Narti dalam hati.

Malam harinya, Bayu bermimpi melihat sesosok makhluk yang amat menyeramkan. Bermata merah dan bertanduk dua. Senyumnya menyeringai begitu mengerikan.

Bayu terbangun dengan rasa takut yang mendalam. Keringatnya mulai bercucuran. Namun, melihat istri dan kedua anaknya tidur dengan nyenyak membuat Bayu mencoba tidur lagi.

Rasa gelisah menyelimuti hati Bayu. Bayu pun teringat tentang Dirman.

'Ahh, mungkin Dirman sudah mendapat informasi tentang menghilangnya Rudi! Aku harus menemuinya besok!' batin Bayu sambil menarik selimutnya. Bayu pun tertidur lagi.

Pagi harinya, hari Minggu yang cerah. Aji bangun awal dan merengek untuk pergi piknik keluarga. Bayu yang berencana menemui Dirman akhirnya gagal karena menuruti keinginan anaknya.

"Ya udah, ayo piknik. Mau ke Pantai Baron atau mana?" tanya Bayu yang tak tega melihat anaknya menangis.

"Horee! Pantai Baron aja, Pak! Banyak ikan kecil." ucap Aji antusias.

"Wah, hore piknik. Aan mau makan ikan bakar ya Pak, nanti di sana!" sahut Aan yang ikut antusias.

"Beres! Pokoknya boleh, mau apapun itu. Bentar, Bapak pinjem mobil dulu, ya, tempat temen Bapak. Kalian sama Ibu siap-siap dulu." kata Bayu menenangkan anak-anaknya.

"Asiik ... pakai mobil!" teriak Aji dan Aan sangat girang.

Narti pun tersenyum gembira melihat kedua buah hatinya senang. Bayu bekerja baru seminggu, tetapi kehidupan mereka berubah drastis. Mulai dari pakaian, pendidikan, makanan yang tak pernah kurang, bahkan motor baru. Sebentar lagi, rumah akan di renovasi dengan dinding bata. Sungguh, sebuah keberuntungan bagi keluarga Bayu (sepertinya).

Bayu mengirim pesan singkat ke Ningsih.

Bayu: [Pagi sayang, Mas boleh pinjam mobil tidak? Ini anak-anak ingin pergi ke pantai.]

Ningsih pun membalas beberapa saat kemudian.

Ningsih: [Iya, Mas, boleh. Ini ada satu mobil nggak kepakai. Mas boleh bawa. Nanti aku antar ke sana aja, Mas. Sebentar lagi aku ke sana, ya.]

Pas sekali! Ningsih juga mempunyai mobil yang tidak di pakai. Bayu pun lekas ganti pakaian dan berjalan ke arah gang rumahnya.

Beberapa tetangga menatap Bayu sambil berbisik-bisik. Bayu pun paham. Tak mungkin perubahan besar dihidupnya luput dari sorotan tetangga.

Bayu merasa cuek saja dengan ekspresi tetangga. Sesampainya di gang, Bayu melihat sebuah mobil citycar berwarna silver di dekat gang. Ningsih pun membunyikan klakson. Bayu bergegas berjalan ke sana, lalu masuk ke mobil menggantikan menyopir.

"Makasih, ya, sayang. Kamu baik banget." ucap bayu sambil mengecup tangan Ningsih.

"Sama-sama, Mas. Asal Mas bahagia, Ningsih pun ikut bahagia." ucap Ningsih.

Bayu pun mengantarkan Ningsih pulang. Setelah itu, Bayu bergegas ke rumah menjemput istri dan anak-anaknya. Mereka senang bisa piknik bersama dengan mobil yang bagus. Bayu merasa bahagia melihat tawa kedua anak dan istrinya. Bayu lupa akan segala keganjilan yang ada. Bahkan, mimpi semalam serta saat Jumat dia tertidur begitu nyenyak tanpa ingat apa yang terjadi.

Semua kemudahan dan perubahan drastis dalam hidup Bayu merupakan awal dari penderitaan mereka. Bima memberi itu semua dengan perantara Ningsih, tentu TIDAK GRATIS. Bayu sekeluarga tidak tahu apa yang menghadang keluarga harmonis mereka.

Mereka pun sampai di pantai tujuan. Ali dan Aan berlarian saling mengejar. Bayu menggandeng tangan Narti.

"Aku harap kamu bahagia, Ningsih." ucap Bayu.

"Apa Mas? Siapa Ningsih?" Mata Narti terbelalak mendengar ucapan suaminya.

Bayu pun sadar salah menyebut nama istrinya. Melihat istrinya tersulut amarah membuat Bayu memutar otak dengan cepat.

Terpopuler

Comments

Pipi Tembem

Pipi Tembem

intinya.. sosok yg mdah trgoda oleh duniawi.. harta dan wanita seperti tokoh bayu.. mngkin layak jika mndapatkan itu semua, dan itu jga berlaku bagi semua kaum lelaki..

2022-12-10

1

Tulang Scot

Tulang Scot

kasihan bangett

2022-07-26

1

Silvi viranda

Silvi viranda

suka

2021-10-04

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40 SPECIAL LOST PART (RATIH)
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46 SPECIAL EDITION BIMA
47 BAB 47 SPECIAL EDITION BIMA - 2 -
48 BAB 48 SPECIAL EDITION BIMA -3-
49 BAB 49 SPECIAL EDITION BIMA -4-
50 BAB 50 SPECIAL EDITION BIMA - 5 -
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61 (Bonus Ilustrasi)
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 Bab 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 118
119 BAB 119
120 BAB 120
121 BAB 121
122 BAB 122
123 BAB 123
124 BAB 124
125 BAB 125
126 BAB 126
127 BAB 127
128 BAB 128
129 BAB 129
130 BAB 130
131 BAB 131
132 BAB 132
133 BAB 133
134 BAB 134
135 BAB 135
136 BAB 136
137 BAB 137
138 BAB 138
139 BAB 139
140 BAB 140
141 BAB 141
142 BAB 142
143 BAB 143
144 BAB 144
145 BAB 145
146 BAB 146
147 BAB 147
148 BAB 148
149 BAB 149
150 BAB 150
151 Bab 151
152 BAB 152
153 BAB 153
154 BAB 154
155 BAB 155
156 BAB 156
157 BAB 157
158 BAB 158
159 BAB 159
160 BAB 160
161 BAB 161
162 BAB 162
163 BAB 163
164 BAB 164
165 BAB 165
166 BAB 166
167 BAB 167
168 BAB 168
169 BAB 169
170 BAB 170 EPILOG JERAT IBLIS - 1
171 PROLOG JERAT IBLIS - 2
172 JERAT IBLIS - 2 - BAB 1
173 JERAT IBLIS - 2 - BAB 2
174 JERAT IBLIS - 2 - BAB 3
175 JERAT IBLIS - 2 - BAB 4
176 JERAT IBLIS - 2 - BAB 5
177 JERAT IBLIS - 2 - BAB 6
178 JERAT IBLIS - 2 - BAB 7
179 JERAT IBLIS - 2 - BAB 8
180 JERAT IBLIS - 2 - BAB 9
181 JERAT IBLIS - 2 - BAB 10
182 BONUS
183 JERAT IBLIS - 2 - BAB 11
184 JERAT IBLIS - 2 - BAB 12
185 JERAT IBLIS - 2 - BAB 13
186 JERAT IBLIS - 2 - BAB 14
187 JERAT IBLIS - 2 - BAB 15
188 JERAT IBLIS - 2 -BAB 16
189 JERAT IBLIS - 2 - BAB 17
190 JERAT IBLIS - 2 - BAB 18
191 JERAT IBLIS - 2 - BAB 19
192 JERAT IBLIS - 2 - BAB 20
193 JERAT IBLIS - 2 - BAB 21
194 JERAT IBLIS - 2 - BAB 22
195 JERAT IBLIS - 2 - BAB 23
196 JERAT IBLIS - 2 - BAB 24
197 JERAT IBLIS - 2 - BAB 25
198 JERAT IBLIS - 2 - BAB 26
199 JERAT IBLIS - 2 - BAB 27
200 JERAT IBLIS - 2 - BAB 28
201 JERAT IBLIS - 2 - BAB 29
202 JERAT IBLIS - 2 - BAB 30
203 JERAT IBLIS - 2 - BAB 31
204 JERAT IBLIS - 2 - BAB 32
205 JERAT IBLIS - 2 - BAB 33
206 JERAT IBLIS - 2 - BAB 34
207 JERAT IBLIS - 2 - BAB 35
208 JERAT IBLIS - 2 - BAB 36
209 JERAT IBLIS - 2 - BAB 37
210 JERAT IBLIS - 2 - BAB 38
211 JERAT IBLIS - 2 - BAB 39
212 JERAT IBLIS - 2 - BAB 40
213 JERAT IBLIS - 2 - BAB 41
214 JERAT IBLIS - 2 - BAB 42
215 JERAT IBLIS - 2 - BAB 43
216 JERAT IBLIS - 2 - BAB 44
217 JERAT IBLIS - 2 - BAB 45
218 JERAT IBLIS - 2 - BAB 46
219 JERAT IBLIS - 2 - BAB 47
220 JERAT IBLIS - 2 - BAB 48
221 JERAT IBLIS - 2 -BAB 49
222 JERAT IBLIS - 2 - BAB 50
223 JERAT IBLIS - 2 - BAB 51
224 JERAT IBLIS - 2 - BAB 52
225 JERAT IBLIS - 2 - BAB 53
226 JERAT IBLIS - 2 - BAB 54
227 JERAT IBLIS - 2 - BAB 55
228 JERAT IBLIS - 2 - BAB 56
229 JERAT IBLIS - 2 - BAB 57
230 JERAT IBLIS - 2 - BAB 58
231 JERAT IBLIS - 2 - BAB 59
232 JERAT IBLIS - 2 - BAB 60
233 JERAT IBLIS - 2 - BAB 61
234 JERAT IBLIS - 2 - BAB 62
235 JERAT IBLIS - 2 - BAB 63
236 JERAT IBLIS - 2 - BAB 64
237 JERAT IBLIS - 2 - BAB 65
238 JERAT IBLIS - 2 - BAB 66
239 JERAT IBLIS - 2 - BAB 67
240 JERAT IBLIS - 2 - BAB 68
241 JERAT IBLIS - 2 - BAB 69
242 JERAT IBLIS - 2 - BAB 70
243 JERAT IBLIS - 2 - BAB 71
244 JERAT IBLIS - 2 - BAB 72
245 JERAT IBLIS - 2 - BAB 73
246 JERAT IBLIS - 2 - BAB 74
247 JERAT IBLIS - 2 - BAB 75
248 JERAT IBLIS - 2 - BAB 76
249 JERAT IBLIS - 2 - BAB 77
250 JERAT IBLIS - 2 - BAB 78
251 JERAT IBLIS - 2 - BAB 79
252 JERAT IBLIS - 2 - BAB 80
253 JERAT IBLIS - 2 - BAB 81
254 JERAT IBLIS - 2 - BAB 82
255 JERAT IBLIS - 2 - BAB 83
256 JERAT IBLIS - 2 - BAB 84
257 JERAT IBLIS - 2 - BAB 85
258 JERAT IBLIS - 2 - BAB 86
259 JERAT IBLIS - 2 - BAB 87
260 JERAT IBLIS - 2 - BAB 88
261 JERAT IBLIS - 2 - BAB 89
262 JERAT IBLIS - 2 - BAB 90
263 JERAT IBLIS - 2 - BAB 91
264 JERAT IBLIS - 2 - BAB 92
265 JERAT IBLIS - 2 - BAB 93
266 JERAT IBLIS - 2 - BAB 94
267 JERAT IBLIS - 2 - BAB 95
268 JERAT IBLIS - 2 - BAB 96
269 JERAT IBLIS - 2 - BAB 97
270 JERAT IBLIS - 2 - BAB 98
271 JERAT IBLIS - 2 - BAB 99
272 JERAT IBLIS - 2 - BAB 100
273 JERAT IBLIS - 2 - BAB 101
274 JERAT IBLIS - 2 - BAB 102
275 JERAT IBLIS - 2 - BAB 103
276 JERAT IBLIS - 2 - BAB 104
277 JERAT IBLIS - 2 - BAB 105
278 JERAT IBLIS - 2 - BAB 106
279 JERAT IBLIS - 2 - BAB 107
280 JERAT IBLIS - 2 - BAB 108
281 JERAT IBLIS - 2 - BAB 109
282 JERAT IBLIS - 2 - BAB 110 EPILOG
283 VOTE DAN PENGUMUMAN
284 BONUS SEASON 2
285 Reno & Lisa: Rencana Busuk Devi
286 Reno & Lisa: Devi yang Ambisius
287 Reno & Lisa: Akhir
288 Cuplikan
289 Cuplikan - 2
290 Ningsih dan Keluarga
291 Welcome Home Alex
292 Hari bahagia
293 Melindungi yang Tercinta
294 Persiapan Menuju Hari Bahagia
295 Lamaran Lisa dan Misi Penyelamatan
296 Peduli Dalam Diam
297 Kado Terindah
298 Penyesuaian Diri
299 Gelisah Batin
300 Wahyu dan Pilihan
301 Gladys
302 Cinta Tak Bisa Dipaksa
303 Semua Perlu Waktu yang Tepat
304 Pertimbangan
305 Kesempatan Kedua
306 Selama 100 Hari
307 Pernikahan Wahyu dan Gladys (Ending)
308 Karya-karya Rens09
309 PENGUMUMAN
310 BONUS CHAPTER
Episodes

Updated 310 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40 SPECIAL LOST PART (RATIH)
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46 SPECIAL EDITION BIMA
47
BAB 47 SPECIAL EDITION BIMA - 2 -
48
BAB 48 SPECIAL EDITION BIMA -3-
49
BAB 49 SPECIAL EDITION BIMA -4-
50
BAB 50 SPECIAL EDITION BIMA - 5 -
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61 (Bonus Ilustrasi)
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
Bab 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 118
119
BAB 119
120
BAB 120
121
BAB 121
122
BAB 122
123
BAB 123
124
BAB 124
125
BAB 125
126
BAB 126
127
BAB 127
128
BAB 128
129
BAB 129
130
BAB 130
131
BAB 131
132
BAB 132
133
BAB 133
134
BAB 134
135
BAB 135
136
BAB 136
137
BAB 137
138
BAB 138
139
BAB 139
140
BAB 140
141
BAB 141
142
BAB 142
143
BAB 143
144
BAB 144
145
BAB 145
146
BAB 146
147
BAB 147
148
BAB 148
149
BAB 149
150
BAB 150
151
Bab 151
152
BAB 152
153
BAB 153
154
BAB 154
155
BAB 155
156
BAB 156
157
BAB 157
158
BAB 158
159
BAB 159
160
BAB 160
161
BAB 161
162
BAB 162
163
BAB 163
164
BAB 164
165
BAB 165
166
BAB 166
167
BAB 167
168
BAB 168
169
BAB 169
170
BAB 170 EPILOG JERAT IBLIS - 1
171
PROLOG JERAT IBLIS - 2
172
JERAT IBLIS - 2 - BAB 1
173
JERAT IBLIS - 2 - BAB 2
174
JERAT IBLIS - 2 - BAB 3
175
JERAT IBLIS - 2 - BAB 4
176
JERAT IBLIS - 2 - BAB 5
177
JERAT IBLIS - 2 - BAB 6
178
JERAT IBLIS - 2 - BAB 7
179
JERAT IBLIS - 2 - BAB 8
180
JERAT IBLIS - 2 - BAB 9
181
JERAT IBLIS - 2 - BAB 10
182
BONUS
183
JERAT IBLIS - 2 - BAB 11
184
JERAT IBLIS - 2 - BAB 12
185
JERAT IBLIS - 2 - BAB 13
186
JERAT IBLIS - 2 - BAB 14
187
JERAT IBLIS - 2 - BAB 15
188
JERAT IBLIS - 2 -BAB 16
189
JERAT IBLIS - 2 - BAB 17
190
JERAT IBLIS - 2 - BAB 18
191
JERAT IBLIS - 2 - BAB 19
192
JERAT IBLIS - 2 - BAB 20
193
JERAT IBLIS - 2 - BAB 21
194
JERAT IBLIS - 2 - BAB 22
195
JERAT IBLIS - 2 - BAB 23
196
JERAT IBLIS - 2 - BAB 24
197
JERAT IBLIS - 2 - BAB 25
198
JERAT IBLIS - 2 - BAB 26
199
JERAT IBLIS - 2 - BAB 27
200
JERAT IBLIS - 2 - BAB 28
201
JERAT IBLIS - 2 - BAB 29
202
JERAT IBLIS - 2 - BAB 30
203
JERAT IBLIS - 2 - BAB 31
204
JERAT IBLIS - 2 - BAB 32
205
JERAT IBLIS - 2 - BAB 33
206
JERAT IBLIS - 2 - BAB 34
207
JERAT IBLIS - 2 - BAB 35
208
JERAT IBLIS - 2 - BAB 36
209
JERAT IBLIS - 2 - BAB 37
210
JERAT IBLIS - 2 - BAB 38
211
JERAT IBLIS - 2 - BAB 39
212
JERAT IBLIS - 2 - BAB 40
213
JERAT IBLIS - 2 - BAB 41
214
JERAT IBLIS - 2 - BAB 42
215
JERAT IBLIS - 2 - BAB 43
216
JERAT IBLIS - 2 - BAB 44
217
JERAT IBLIS - 2 - BAB 45
218
JERAT IBLIS - 2 - BAB 46
219
JERAT IBLIS - 2 - BAB 47
220
JERAT IBLIS - 2 - BAB 48
221
JERAT IBLIS - 2 -BAB 49
222
JERAT IBLIS - 2 - BAB 50
223
JERAT IBLIS - 2 - BAB 51
224
JERAT IBLIS - 2 - BAB 52
225
JERAT IBLIS - 2 - BAB 53
226
JERAT IBLIS - 2 - BAB 54
227
JERAT IBLIS - 2 - BAB 55
228
JERAT IBLIS - 2 - BAB 56
229
JERAT IBLIS - 2 - BAB 57
230
JERAT IBLIS - 2 - BAB 58
231
JERAT IBLIS - 2 - BAB 59
232
JERAT IBLIS - 2 - BAB 60
233
JERAT IBLIS - 2 - BAB 61
234
JERAT IBLIS - 2 - BAB 62
235
JERAT IBLIS - 2 - BAB 63
236
JERAT IBLIS - 2 - BAB 64
237
JERAT IBLIS - 2 - BAB 65
238
JERAT IBLIS - 2 - BAB 66
239
JERAT IBLIS - 2 - BAB 67
240
JERAT IBLIS - 2 - BAB 68
241
JERAT IBLIS - 2 - BAB 69
242
JERAT IBLIS - 2 - BAB 70
243
JERAT IBLIS - 2 - BAB 71
244
JERAT IBLIS - 2 - BAB 72
245
JERAT IBLIS - 2 - BAB 73
246
JERAT IBLIS - 2 - BAB 74
247
JERAT IBLIS - 2 - BAB 75
248
JERAT IBLIS - 2 - BAB 76
249
JERAT IBLIS - 2 - BAB 77
250
JERAT IBLIS - 2 - BAB 78
251
JERAT IBLIS - 2 - BAB 79
252
JERAT IBLIS - 2 - BAB 80
253
JERAT IBLIS - 2 - BAB 81
254
JERAT IBLIS - 2 - BAB 82
255
JERAT IBLIS - 2 - BAB 83
256
JERAT IBLIS - 2 - BAB 84
257
JERAT IBLIS - 2 - BAB 85
258
JERAT IBLIS - 2 - BAB 86
259
JERAT IBLIS - 2 - BAB 87
260
JERAT IBLIS - 2 - BAB 88
261
JERAT IBLIS - 2 - BAB 89
262
JERAT IBLIS - 2 - BAB 90
263
JERAT IBLIS - 2 - BAB 91
264
JERAT IBLIS - 2 - BAB 92
265
JERAT IBLIS - 2 - BAB 93
266
JERAT IBLIS - 2 - BAB 94
267
JERAT IBLIS - 2 - BAB 95
268
JERAT IBLIS - 2 - BAB 96
269
JERAT IBLIS - 2 - BAB 97
270
JERAT IBLIS - 2 - BAB 98
271
JERAT IBLIS - 2 - BAB 99
272
JERAT IBLIS - 2 - BAB 100
273
JERAT IBLIS - 2 - BAB 101
274
JERAT IBLIS - 2 - BAB 102
275
JERAT IBLIS - 2 - BAB 103
276
JERAT IBLIS - 2 - BAB 104
277
JERAT IBLIS - 2 - BAB 105
278
JERAT IBLIS - 2 - BAB 106
279
JERAT IBLIS - 2 - BAB 107
280
JERAT IBLIS - 2 - BAB 108
281
JERAT IBLIS - 2 - BAB 109
282
JERAT IBLIS - 2 - BAB 110 EPILOG
283
VOTE DAN PENGUMUMAN
284
BONUS SEASON 2
285
Reno & Lisa: Rencana Busuk Devi
286
Reno & Lisa: Devi yang Ambisius
287
Reno & Lisa: Akhir
288
Cuplikan
289
Cuplikan - 2
290
Ningsih dan Keluarga
291
Welcome Home Alex
292
Hari bahagia
293
Melindungi yang Tercinta
294
Persiapan Menuju Hari Bahagia
295
Lamaran Lisa dan Misi Penyelamatan
296
Peduli Dalam Diam
297
Kado Terindah
298
Penyesuaian Diri
299
Gelisah Batin
300
Wahyu dan Pilihan
301
Gladys
302
Cinta Tak Bisa Dipaksa
303
Semua Perlu Waktu yang Tepat
304
Pertimbangan
305
Kesempatan Kedua
306
Selama 100 Hari
307
Pernikahan Wahyu dan Gladys (Ending)
308
Karya-karya Rens09
309
PENGUMUMAN
310
BONUS CHAPTER

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!