BAB 8

🍀 BAYU MEMANG GEMBLUNG - Part 1 🍀

Setelah dua minggu tak pulang, Ningsih akhirnya kembali ke rumahnya.

"Wahyu sayang, Mama pulang. Ini Mama bawa mainan baru buat Wahyu. Mak Sri, tolong bawa belanjaan ini ke dalam. Reno, Santi, Tante bawakan hadiah buat kalian." seru Ningsih yang membawa banyak bingkisan. Dia merasa sangat senang bisa bertemu Wahyu, anaknya. Diciumnya pipi dan kening Wahyu.

"Tante, terima kasih banyak!" ucap Reno dan Santi serentak saat melihat bingkisan yang Ningsih bawa.

"Sama-sama, sayang-sayangku. Kalian penyemangat hidupku." kata Ningsih sambil memeluk erat Wahyu, Reno dan Santi.

Setelah mandi dan makan malam, Ningsih masuk ke kamarnya.

"NINGSIH, BESOK AKAN ADA SEORANG YANG MENDATANGIMU. KAMU HARUS BERHATI-HATI MENJAWABNYA. SELEBIHNYA, BIAR AKU YANG BERTINDAK."

Bima datang dan memperingati Ningsih. Ningsih pun mengangguk. Hari ini, Bima tidak menyentuh Ningsih. Bima membiarkan Ningsih tertidur lelap dalam balutan mimpi indah.

***

Keesokan paginya, Ningsih dikagetkan dengan suara gedoran pintu. Entah siapa yang menggedor pintu rumahnya.

Mak Sri bergegas menengok dan orang yang tak di kenal itu terus berteriak. "Buka pintu! Dasar wanita iblis! Buka pintu!"

Mak Sri bingung dan tidak berani membuka pintu rumah. Ningsih pun menghampiri Mak Sri dan mengisyaratkan Mak Sri untuk menemani Wahyu saja.

Ningsih membuka pintu, dengan tenang Ningsih menyapa orang asing itu. "Maaf, Pak. Bapak siapa, ya? Kenapa membuat keributan di rumahku?"

Lelaki tua itu menatap Ningsih dengan penuh amarah. "Pura-pura tak tahu! Aku, Ayahnya Rudi! Kau apakan anakku?" seru lelaki tua yang agak kurang waras itu.

Ningsih mencoba menyembunyikan rasa terkejutnya. 'Kenapa Bapak ini bisa tahu? Sial!'

Ningsih lantas menjawab dengan tenang. "Siapa Rudi? Maaf, Bapak salah orang. Aku tidak mengenal Bapak dan orang yang Bapak sebutkan." ujar Ningsih yang sudah malas membahas soal Rudi.

Lelaki itu pun semakin geram dan berusaha menyerang Ningsih. Namun, aksinya digagalkan oleh teriakan seseorang.

"Berhenti! Bapak kami bawa ke pos satpam. Bapak telah mengganggu kenyamanan penghuni perumahan."

Tiga satpam perumahan yang Ningsih hubungi datang tepat pada waktunya. Lelaki tua itu segera dibawa pergi dengan paksa.

Lelaki itu masih saja memaki Ningsih.

"Awas kamu, ya, wanita iblis!"

Ningsih pun menghela napas melihat satpam membawa lelaki itu. Tak habis pikir, kenapa bisa lelaki tua itu ke rumah Ningsih.

"TAK USAH KAU PIKIRKAN DIA! ITU URUSAN YANG SANGAT MUDAH UNTUKKU. LELAKI TUA ITU MENCARI ANAKNYA LEWAT DUKUN KELAS TERI. DUKUN ITU MENUNJUKKAN RUMAHMU SERTA APA YANG RUDI ALAMI." kata Bima menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

'Sialan dukun itu! Hampir saja bisa heboh sekomplek perumahan!'

Ningsih berkomunikasi dengan Bima melalui batin. Menghindari ada orang lain yang mendengar percakapan mereka.

"TENANG, NINGSIH. DUKUN ITU SUDAH KUHABISI TADI MALAM. NANTI, LELAKI TUA ITU PUN AKAN MENDAPAT GANJARANNYA."

Bima pun pergi setelah meyakinkan Ningsih. Ningsih lega mendengar Bima akan menyelesaikan hal itu. Semua demi rahasia Ningsih.

Ningsih menjaga rahasia itu hampir tiga tahun. Jadi hal tadi jelas membuat Ningsih was-was jika ada orang yang tahu. Ningsih sudah berfikir panjang tentang berpindah tempat untuk mengatasi kecurigaan orang tentang statusnya yang menjanda beberapa kali.

'Untungnya aku dan Rudi sampah itu hanya menikah siri. Aman! Tidak ada yang tahu pernikahan ini. Anak buahku semua bisa menjaga rahasia.'

Ningsih pun tersenyum. Dia merasa tak bersalah mengorbankan Rudi. Meskipun hidup Rudi jauh dari kata baik, tetapi pantaskah Ningsih mengambil nyawa Rudi demi harta?

Saat dibawa ke pos oleh tiga satpam, bapaknya Rudi melarikan diri. Tentu para satpam mengejarnya sampai jalan utama. Tak disangka, sebuah Bis melaju kencang dan menabrak lelaki tua itu. Lelaki tua itu tewas mengenaskan seketika.

Bis yang menabrak pun melarikan diri. Sungguh tragis nasib lelaki tua itu. Warga perumahan langsung gempar dengan kejadian tabrak lari. Seorang lelaki tua yang di kejar tiga satpam, tewas seketika tertabrak bis. Polisi dan ambulance pun datang setelah seorang satpam melaporkan kejadian itu.

Jelas, Ningsih pun ikut diinterogasi oleh pihak kepolisian. Ningsih menjawab dengan tenang.

"Aku tidak mengenalnya, Pak. Bahkan, aku menelepon satpam perumahan karena takut akan lelaki tua itu."

Ningsih menjawab dengan jawaban yang sama setiap kali diberi pertanyaan. Bersikukuh tidak mengenal lelaki tua itu.

"Baik, kami akan selidiki kasus ini lebih lanjut. Terima kasih waktunya, Bu Ningsih."

'Fiuuh. Akhirnya polisi sialan itu pergi juga. Dasar Rudi udah mati aja nyusahin. Bapakmu juga sama aja!' batin Ningsih yang akhirnya bisa bernapas dengan tenang.

***

Dua hari kemudian ....

Ningsih berangkat ke kota untuk mengecek cabang usahanya. Ningsih memang merencanakan untuk pindah kota. Namun, entah kapan hal itu bisa terwujud. Ningsih harus mengumpulkan uang yang lebih banyak lagi.

Saat di perjalanan, mobil Ningsih sedikit oleng karena ban mobilnya terasa kempes. Ningsih menepikan mobil Avanza Veloz kesayangannya. Lalu, dia segera mengecek keadaan ban mobil tersebut.

"Ah, sial! Benar kempes. Jam segini mana ada bengkel buka?" gerutu Ningsih sambil melirik jam tangan mewahnya yang menunjukkan pukul 08.00 tentu bengkel belum buka.

Seorang lelaki mendekati dari pangkalan ojek dekat mobil Ningsih berhenti. "Permisi, Mbak. ada yang bisa kubantu?" Lelaki berbadan besar dan tambun menyapa Ningsih dengan sopan dan ramah.

"Ah, iya Mas. Ini mobilku kebanan. Kira-kira dekat sini adakah bengkel?" jawab Ningsih yang merasa terbantu ada orang yang menanyainya.

"Kalau jam segini bengkel belum buka, Mbak. Punya ban cadangan, tidak? Aku bisa bantu ganti ban mobil, Mbak." kata lelaki itu.

Kebetulan sekali, Ningsih mempunyai ban cadangan. Lalu, peralatan mengganti ban ada komplit di sana. Dahulu, Pak Ridwan (mantan sopir Mas Tomi) selalu mengeceknya.

"Ini, Mas? Benar, tidak?" tanya Ningsih sambil menunjukkan peralatan dan ban cadangan.

"Ya, Mbak. Bener. Sebentar, aku ganti bannya. Mbak duduk saja di tempat yang teduh."

Benar saja, lelaki berbadan besar nan tambun itu bersusah payah mengganti ban mobil sendirian. Keringat sebesar biji jagung menetes dari tubuhnya yang kelelahan. Sesekali, lelaki itu melirik ke arah Ningsih duduk dan tersenyum.

"Nah, sudah selesai, Mbak." ucap lelaki itu sampil mengatur nafas.

"Ah, terima kasih banyak, Mas. Mas jadi keringatan gitu. Gimana kalau kutraktir minum sambil sarapan? Kebetulan aku belum sarapan Mas." ucap lembut Ningsih sangat menggoda dan tidak bisa ditolak.

Lelaki itu pun mau. Namun, sebelum pergi, lelaki itu menitipkan motornya di warung kopi sebelah pangkalan ojek.

"Bentar, ya, Mbak. Aku nitip motor dulu."

Lelaki itu berjalan dan menitipkan motornya. Pemilik warung pun mau asal dapat komisi. Lelaki itu mengiyakan dan segera dia berlari kecil ke arah Ningsih.

"Ayo, Mbak. Tapi biar aku yang menyetir, ya. Tidak enak kalau wanita yang menyetir." kata lelaki itu pada Ningsih.

Mereka pun masuk ke dalam mobil. Ningsih sedikit kagum dengan lelaki itu. Aroma bau keringat menyengat di dalam mobil, tetapi tak membuat Ningsih risih.

"Mas, terima kasih, ya. Mas, namanya siapa?"

"Namaku Bayu, Mbak. Kalau Mbak namanya siapa?"

"Namaku Ningsih, Mas. Ini belok kiri, ya, Mas. Kita sarapan di situ aja."

Ningsih mengusap lengan Bayu. Bayu pun tersenyum.

'Wah, wanita ini sungguh mempesona. Pantas saja Rudi tidak pulang berminggu-minggu. Pasti lagi asyik indehoy dengan wanita mulus nan bahenol ini.' batin Bayu.

Bayu melirik ke arah Ningsih. Merasa iri dengan Rudi. Sedangkan Ningsih tidak mengetahui bahwa Bayu adalah teman Rudi.

Seusai mereka sarapan, mereka pun berbincang-bincang hangat. Sesekali Bayu memuji Ningsih dan mencuri pandang ke gundukan yang menyebul dari pakaian Ningsih.

Ningsih pun tau Bayu curi pandang padanya. Ningsih merencanakan sesuatu.

"Mas, sibuk tidak hari ini? Mau tidak menemaniku?" tanya Ningsih, sedikit merayu.

"Waduh, Ningsih. Mas memang tidak sibuk, tapi malu, ah, nemani wanita cantik begini. Mas seperti gembel saja," kata Bayu sambil menertawai dirinya sendiri.

"Aduh, Mas Bayu jangan bilang begitu donk. Kalau Ningsih ajak ke toko pakaian dulu, mau?" bujuk Ningsih seraya mengusap lengan kelar Bayu dan menyenderkan kepalanya sebentar.

Bayu merasa aliran darahnya mendidih. Tanpa basa basi, Bayu mengiyakan tawaran Ningsih.

"Ya, Ningsih. Mas m-mau."

Terpopuler

Comments

Heny🥀

Heny🥀

dpt mangsa lagi nih Ningsih ...

2023-08-12

0

Evans

Evans

nda la sbb nyawah baitu bkn mainan suka'' seja kau ambil

2022-08-03

0

eMakPetiR

eMakPetiR

menunggu tumbal ke 4
😅

2022-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1
2 BAB 2
3 BAB 3
4 BAB 4
5 BAB 5
6 BAB 6
7 BAB 7
8 BAB 8
9 BAB 9
10 BAB 10
11 BAB 11
12 BAB 12
13 BAB 13
14 BAB 14
15 BAB 15
16 BAB 16
17 BAB 17
18 BAB 18
19 BAB 19
20 BAB 20
21 BAB 21
22 BAB 22
23 BAB 23
24 BAB 24
25 BAB 25
26 BAB 26
27 BAB 27
28 BAB 28
29 BAB 29
30 BAB 30
31 BAB 31
32 BAB 32
33 BAB 33
34 BAB 34
35 BAB 35
36 BAB 36
37 BAB 37
38 BAB 38
39 BAB 39
40 BAB 40 SPECIAL LOST PART (RATIH)
41 BAB 41
42 BAB 42
43 BAB 43
44 BAB 44
45 BAB 45
46 BAB 46 SPECIAL EDITION BIMA
47 BAB 47 SPECIAL EDITION BIMA - 2 -
48 BAB 48 SPECIAL EDITION BIMA -3-
49 BAB 49 SPECIAL EDITION BIMA -4-
50 BAB 50 SPECIAL EDITION BIMA - 5 -
51 BAB 51
52 BAB 52
53 BAB 53
54 BAB 54
55 BAB 55
56 BAB 56
57 BAB 57
58 BAB 58
59 BAB 59
60 BAB 60
61 BAB 61 (Bonus Ilustrasi)
62 BAB 62
63 BAB 63
64 BAB 64
65 Bab 65
66 BAB 66
67 BAB 67
68 BAB 68
69 BAB 69
70 BAB 70
71 BAB 71
72 BAB 72
73 BAB 73
74 BAB 74
75 BAB 75
76 BAB 76
77 BAB 77
78 BAB 78
79 BAB 79
80 BAB 80
81 BAB 81
82 BAB 82
83 BAB 83
84 BAB 84
85 BAB 85
86 BAB 86
87 BAB 87
88 BAB 88
89 BAB 89
90 BAB 90
91 BAB 91
92 BAB 92
93 BAB 93
94 BAB 94
95 BAB 95
96 BAB 96
97 BAB 97
98 BAB 98
99 BAB 99
100 BAB 100
101 BAB 101
102 BAB 102
103 BAB 103
104 BAB 104
105 BAB 105
106 BAB 106
107 BAB 107
108 BAB 108
109 BAB 109
110 BAB 110
111 BAB 111
112 BAB 112
113 BAB 113
114 BAB 114
115 BAB 115
116 BAB 116
117 BAB 117
118 BAB 118
119 BAB 119
120 BAB 120
121 BAB 121
122 BAB 122
123 BAB 123
124 BAB 124
125 BAB 125
126 BAB 126
127 BAB 127
128 BAB 128
129 BAB 129
130 BAB 130
131 BAB 131
132 BAB 132
133 BAB 133
134 BAB 134
135 BAB 135
136 BAB 136
137 BAB 137
138 BAB 138
139 BAB 139
140 BAB 140
141 BAB 141
142 BAB 142
143 BAB 143
144 BAB 144
145 BAB 145
146 BAB 146
147 BAB 147
148 BAB 148
149 BAB 149
150 BAB 150
151 Bab 151
152 BAB 152
153 BAB 153
154 BAB 154
155 BAB 155
156 BAB 156
157 BAB 157
158 BAB 158
159 BAB 159
160 BAB 160
161 BAB 161
162 BAB 162
163 BAB 163
164 BAB 164
165 BAB 165
166 BAB 166
167 BAB 167
168 BAB 168
169 BAB 169
170 BAB 170 EPILOG JERAT IBLIS - 1
171 PROLOG JERAT IBLIS - 2
172 JERAT IBLIS - 2 - BAB 1
173 JERAT IBLIS - 2 - BAB 2
174 JERAT IBLIS - 2 - BAB 3
175 JERAT IBLIS - 2 - BAB 4
176 JERAT IBLIS - 2 - BAB 5
177 JERAT IBLIS - 2 - BAB 6
178 JERAT IBLIS - 2 - BAB 7
179 JERAT IBLIS - 2 - BAB 8
180 JERAT IBLIS - 2 - BAB 9
181 JERAT IBLIS - 2 - BAB 10
182 BONUS
183 JERAT IBLIS - 2 - BAB 11
184 JERAT IBLIS - 2 - BAB 12
185 JERAT IBLIS - 2 - BAB 13
186 JERAT IBLIS - 2 - BAB 14
187 JERAT IBLIS - 2 - BAB 15
188 JERAT IBLIS - 2 -BAB 16
189 JERAT IBLIS - 2 - BAB 17
190 JERAT IBLIS - 2 - BAB 18
191 JERAT IBLIS - 2 - BAB 19
192 JERAT IBLIS - 2 - BAB 20
193 JERAT IBLIS - 2 - BAB 21
194 JERAT IBLIS - 2 - BAB 22
195 JERAT IBLIS - 2 - BAB 23
196 JERAT IBLIS - 2 - BAB 24
197 JERAT IBLIS - 2 - BAB 25
198 JERAT IBLIS - 2 - BAB 26
199 JERAT IBLIS - 2 - BAB 27
200 JERAT IBLIS - 2 - BAB 28
201 JERAT IBLIS - 2 - BAB 29
202 JERAT IBLIS - 2 - BAB 30
203 JERAT IBLIS - 2 - BAB 31
204 JERAT IBLIS - 2 - BAB 32
205 JERAT IBLIS - 2 - BAB 33
206 JERAT IBLIS - 2 - BAB 34
207 JERAT IBLIS - 2 - BAB 35
208 JERAT IBLIS - 2 - BAB 36
209 JERAT IBLIS - 2 - BAB 37
210 JERAT IBLIS - 2 - BAB 38
211 JERAT IBLIS - 2 - BAB 39
212 JERAT IBLIS - 2 - BAB 40
213 JERAT IBLIS - 2 - BAB 41
214 JERAT IBLIS - 2 - BAB 42
215 JERAT IBLIS - 2 - BAB 43
216 JERAT IBLIS - 2 - BAB 44
217 JERAT IBLIS - 2 - BAB 45
218 JERAT IBLIS - 2 - BAB 46
219 JERAT IBLIS - 2 - BAB 47
220 JERAT IBLIS - 2 - BAB 48
221 JERAT IBLIS - 2 -BAB 49
222 JERAT IBLIS - 2 - BAB 50
223 JERAT IBLIS - 2 - BAB 51
224 JERAT IBLIS - 2 - BAB 52
225 JERAT IBLIS - 2 - BAB 53
226 JERAT IBLIS - 2 - BAB 54
227 JERAT IBLIS - 2 - BAB 55
228 JERAT IBLIS - 2 - BAB 56
229 JERAT IBLIS - 2 - BAB 57
230 JERAT IBLIS - 2 - BAB 58
231 JERAT IBLIS - 2 - BAB 59
232 JERAT IBLIS - 2 - BAB 60
233 JERAT IBLIS - 2 - BAB 61
234 JERAT IBLIS - 2 - BAB 62
235 JERAT IBLIS - 2 - BAB 63
236 JERAT IBLIS - 2 - BAB 64
237 JERAT IBLIS - 2 - BAB 65
238 JERAT IBLIS - 2 - BAB 66
239 JERAT IBLIS - 2 - BAB 67
240 JERAT IBLIS - 2 - BAB 68
241 JERAT IBLIS - 2 - BAB 69
242 JERAT IBLIS - 2 - BAB 70
243 JERAT IBLIS - 2 - BAB 71
244 JERAT IBLIS - 2 - BAB 72
245 JERAT IBLIS - 2 - BAB 73
246 JERAT IBLIS - 2 - BAB 74
247 JERAT IBLIS - 2 - BAB 75
248 JERAT IBLIS - 2 - BAB 76
249 JERAT IBLIS - 2 - BAB 77
250 JERAT IBLIS - 2 - BAB 78
251 JERAT IBLIS - 2 - BAB 79
252 JERAT IBLIS - 2 - BAB 80
253 JERAT IBLIS - 2 - BAB 81
254 JERAT IBLIS - 2 - BAB 82
255 JERAT IBLIS - 2 - BAB 83
256 JERAT IBLIS - 2 - BAB 84
257 JERAT IBLIS - 2 - BAB 85
258 JERAT IBLIS - 2 - BAB 86
259 JERAT IBLIS - 2 - BAB 87
260 JERAT IBLIS - 2 - BAB 88
261 JERAT IBLIS - 2 - BAB 89
262 JERAT IBLIS - 2 - BAB 90
263 JERAT IBLIS - 2 - BAB 91
264 JERAT IBLIS - 2 - BAB 92
265 JERAT IBLIS - 2 - BAB 93
266 JERAT IBLIS - 2 - BAB 94
267 JERAT IBLIS - 2 - BAB 95
268 JERAT IBLIS - 2 - BAB 96
269 JERAT IBLIS - 2 - BAB 97
270 JERAT IBLIS - 2 - BAB 98
271 JERAT IBLIS - 2 - BAB 99
272 JERAT IBLIS - 2 - BAB 100
273 JERAT IBLIS - 2 - BAB 101
274 JERAT IBLIS - 2 - BAB 102
275 JERAT IBLIS - 2 - BAB 103
276 JERAT IBLIS - 2 - BAB 104
277 JERAT IBLIS - 2 - BAB 105
278 JERAT IBLIS - 2 - BAB 106
279 JERAT IBLIS - 2 - BAB 107
280 JERAT IBLIS - 2 - BAB 108
281 JERAT IBLIS - 2 - BAB 109
282 JERAT IBLIS - 2 - BAB 110 EPILOG
283 VOTE DAN PENGUMUMAN
284 BONUS SEASON 2
285 Reno & Lisa: Rencana Busuk Devi
286 Reno & Lisa: Devi yang Ambisius
287 Reno & Lisa: Akhir
288 Cuplikan
289 Cuplikan - 2
290 Ningsih dan Keluarga
291 Welcome Home Alex
292 Hari bahagia
293 Melindungi yang Tercinta
294 Persiapan Menuju Hari Bahagia
295 Lamaran Lisa dan Misi Penyelamatan
296 Peduli Dalam Diam
297 Kado Terindah
298 Penyesuaian Diri
299 Gelisah Batin
300 Wahyu dan Pilihan
301 Gladys
302 Cinta Tak Bisa Dipaksa
303 Semua Perlu Waktu yang Tepat
304 Pertimbangan
305 Kesempatan Kedua
306 Selama 100 Hari
307 Pernikahan Wahyu dan Gladys (Ending)
308 Karya-karya Rens09
309 PENGUMUMAN
310 BONUS CHAPTER
Episodes

Updated 310 Episodes

1
BAB 1
2
BAB 2
3
BAB 3
4
BAB 4
5
BAB 5
6
BAB 6
7
BAB 7
8
BAB 8
9
BAB 9
10
BAB 10
11
BAB 11
12
BAB 12
13
BAB 13
14
BAB 14
15
BAB 15
16
BAB 16
17
BAB 17
18
BAB 18
19
BAB 19
20
BAB 20
21
BAB 21
22
BAB 22
23
BAB 23
24
BAB 24
25
BAB 25
26
BAB 26
27
BAB 27
28
BAB 28
29
BAB 29
30
BAB 30
31
BAB 31
32
BAB 32
33
BAB 33
34
BAB 34
35
BAB 35
36
BAB 36
37
BAB 37
38
BAB 38
39
BAB 39
40
BAB 40 SPECIAL LOST PART (RATIH)
41
BAB 41
42
BAB 42
43
BAB 43
44
BAB 44
45
BAB 45
46
BAB 46 SPECIAL EDITION BIMA
47
BAB 47 SPECIAL EDITION BIMA - 2 -
48
BAB 48 SPECIAL EDITION BIMA -3-
49
BAB 49 SPECIAL EDITION BIMA -4-
50
BAB 50 SPECIAL EDITION BIMA - 5 -
51
BAB 51
52
BAB 52
53
BAB 53
54
BAB 54
55
BAB 55
56
BAB 56
57
BAB 57
58
BAB 58
59
BAB 59
60
BAB 60
61
BAB 61 (Bonus Ilustrasi)
62
BAB 62
63
BAB 63
64
BAB 64
65
Bab 65
66
BAB 66
67
BAB 67
68
BAB 68
69
BAB 69
70
BAB 70
71
BAB 71
72
BAB 72
73
BAB 73
74
BAB 74
75
BAB 75
76
BAB 76
77
BAB 77
78
BAB 78
79
BAB 79
80
BAB 80
81
BAB 81
82
BAB 82
83
BAB 83
84
BAB 84
85
BAB 85
86
BAB 86
87
BAB 87
88
BAB 88
89
BAB 89
90
BAB 90
91
BAB 91
92
BAB 92
93
BAB 93
94
BAB 94
95
BAB 95
96
BAB 96
97
BAB 97
98
BAB 98
99
BAB 99
100
BAB 100
101
BAB 101
102
BAB 102
103
BAB 103
104
BAB 104
105
BAB 105
106
BAB 106
107
BAB 107
108
BAB 108
109
BAB 109
110
BAB 110
111
BAB 111
112
BAB 112
113
BAB 113
114
BAB 114
115
BAB 115
116
BAB 116
117
BAB 117
118
BAB 118
119
BAB 119
120
BAB 120
121
BAB 121
122
BAB 122
123
BAB 123
124
BAB 124
125
BAB 125
126
BAB 126
127
BAB 127
128
BAB 128
129
BAB 129
130
BAB 130
131
BAB 131
132
BAB 132
133
BAB 133
134
BAB 134
135
BAB 135
136
BAB 136
137
BAB 137
138
BAB 138
139
BAB 139
140
BAB 140
141
BAB 141
142
BAB 142
143
BAB 143
144
BAB 144
145
BAB 145
146
BAB 146
147
BAB 147
148
BAB 148
149
BAB 149
150
BAB 150
151
Bab 151
152
BAB 152
153
BAB 153
154
BAB 154
155
BAB 155
156
BAB 156
157
BAB 157
158
BAB 158
159
BAB 159
160
BAB 160
161
BAB 161
162
BAB 162
163
BAB 163
164
BAB 164
165
BAB 165
166
BAB 166
167
BAB 167
168
BAB 168
169
BAB 169
170
BAB 170 EPILOG JERAT IBLIS - 1
171
PROLOG JERAT IBLIS - 2
172
JERAT IBLIS - 2 - BAB 1
173
JERAT IBLIS - 2 - BAB 2
174
JERAT IBLIS - 2 - BAB 3
175
JERAT IBLIS - 2 - BAB 4
176
JERAT IBLIS - 2 - BAB 5
177
JERAT IBLIS - 2 - BAB 6
178
JERAT IBLIS - 2 - BAB 7
179
JERAT IBLIS - 2 - BAB 8
180
JERAT IBLIS - 2 - BAB 9
181
JERAT IBLIS - 2 - BAB 10
182
BONUS
183
JERAT IBLIS - 2 - BAB 11
184
JERAT IBLIS - 2 - BAB 12
185
JERAT IBLIS - 2 - BAB 13
186
JERAT IBLIS - 2 - BAB 14
187
JERAT IBLIS - 2 - BAB 15
188
JERAT IBLIS - 2 -BAB 16
189
JERAT IBLIS - 2 - BAB 17
190
JERAT IBLIS - 2 - BAB 18
191
JERAT IBLIS - 2 - BAB 19
192
JERAT IBLIS - 2 - BAB 20
193
JERAT IBLIS - 2 - BAB 21
194
JERAT IBLIS - 2 - BAB 22
195
JERAT IBLIS - 2 - BAB 23
196
JERAT IBLIS - 2 - BAB 24
197
JERAT IBLIS - 2 - BAB 25
198
JERAT IBLIS - 2 - BAB 26
199
JERAT IBLIS - 2 - BAB 27
200
JERAT IBLIS - 2 - BAB 28
201
JERAT IBLIS - 2 - BAB 29
202
JERAT IBLIS - 2 - BAB 30
203
JERAT IBLIS - 2 - BAB 31
204
JERAT IBLIS - 2 - BAB 32
205
JERAT IBLIS - 2 - BAB 33
206
JERAT IBLIS - 2 - BAB 34
207
JERAT IBLIS - 2 - BAB 35
208
JERAT IBLIS - 2 - BAB 36
209
JERAT IBLIS - 2 - BAB 37
210
JERAT IBLIS - 2 - BAB 38
211
JERAT IBLIS - 2 - BAB 39
212
JERAT IBLIS - 2 - BAB 40
213
JERAT IBLIS - 2 - BAB 41
214
JERAT IBLIS - 2 - BAB 42
215
JERAT IBLIS - 2 - BAB 43
216
JERAT IBLIS - 2 - BAB 44
217
JERAT IBLIS - 2 - BAB 45
218
JERAT IBLIS - 2 - BAB 46
219
JERAT IBLIS - 2 - BAB 47
220
JERAT IBLIS - 2 - BAB 48
221
JERAT IBLIS - 2 -BAB 49
222
JERAT IBLIS - 2 - BAB 50
223
JERAT IBLIS - 2 - BAB 51
224
JERAT IBLIS - 2 - BAB 52
225
JERAT IBLIS - 2 - BAB 53
226
JERAT IBLIS - 2 - BAB 54
227
JERAT IBLIS - 2 - BAB 55
228
JERAT IBLIS - 2 - BAB 56
229
JERAT IBLIS - 2 - BAB 57
230
JERAT IBLIS - 2 - BAB 58
231
JERAT IBLIS - 2 - BAB 59
232
JERAT IBLIS - 2 - BAB 60
233
JERAT IBLIS - 2 - BAB 61
234
JERAT IBLIS - 2 - BAB 62
235
JERAT IBLIS - 2 - BAB 63
236
JERAT IBLIS - 2 - BAB 64
237
JERAT IBLIS - 2 - BAB 65
238
JERAT IBLIS - 2 - BAB 66
239
JERAT IBLIS - 2 - BAB 67
240
JERAT IBLIS - 2 - BAB 68
241
JERAT IBLIS - 2 - BAB 69
242
JERAT IBLIS - 2 - BAB 70
243
JERAT IBLIS - 2 - BAB 71
244
JERAT IBLIS - 2 - BAB 72
245
JERAT IBLIS - 2 - BAB 73
246
JERAT IBLIS - 2 - BAB 74
247
JERAT IBLIS - 2 - BAB 75
248
JERAT IBLIS - 2 - BAB 76
249
JERAT IBLIS - 2 - BAB 77
250
JERAT IBLIS - 2 - BAB 78
251
JERAT IBLIS - 2 - BAB 79
252
JERAT IBLIS - 2 - BAB 80
253
JERAT IBLIS - 2 - BAB 81
254
JERAT IBLIS - 2 - BAB 82
255
JERAT IBLIS - 2 - BAB 83
256
JERAT IBLIS - 2 - BAB 84
257
JERAT IBLIS - 2 - BAB 85
258
JERAT IBLIS - 2 - BAB 86
259
JERAT IBLIS - 2 - BAB 87
260
JERAT IBLIS - 2 - BAB 88
261
JERAT IBLIS - 2 - BAB 89
262
JERAT IBLIS - 2 - BAB 90
263
JERAT IBLIS - 2 - BAB 91
264
JERAT IBLIS - 2 - BAB 92
265
JERAT IBLIS - 2 - BAB 93
266
JERAT IBLIS - 2 - BAB 94
267
JERAT IBLIS - 2 - BAB 95
268
JERAT IBLIS - 2 - BAB 96
269
JERAT IBLIS - 2 - BAB 97
270
JERAT IBLIS - 2 - BAB 98
271
JERAT IBLIS - 2 - BAB 99
272
JERAT IBLIS - 2 - BAB 100
273
JERAT IBLIS - 2 - BAB 101
274
JERAT IBLIS - 2 - BAB 102
275
JERAT IBLIS - 2 - BAB 103
276
JERAT IBLIS - 2 - BAB 104
277
JERAT IBLIS - 2 - BAB 105
278
JERAT IBLIS - 2 - BAB 106
279
JERAT IBLIS - 2 - BAB 107
280
JERAT IBLIS - 2 - BAB 108
281
JERAT IBLIS - 2 - BAB 109
282
JERAT IBLIS - 2 - BAB 110 EPILOG
283
VOTE DAN PENGUMUMAN
284
BONUS SEASON 2
285
Reno & Lisa: Rencana Busuk Devi
286
Reno & Lisa: Devi yang Ambisius
287
Reno & Lisa: Akhir
288
Cuplikan
289
Cuplikan - 2
290
Ningsih dan Keluarga
291
Welcome Home Alex
292
Hari bahagia
293
Melindungi yang Tercinta
294
Persiapan Menuju Hari Bahagia
295
Lamaran Lisa dan Misi Penyelamatan
296
Peduli Dalam Diam
297
Kado Terindah
298
Penyesuaian Diri
299
Gelisah Batin
300
Wahyu dan Pilihan
301
Gladys
302
Cinta Tak Bisa Dipaksa
303
Semua Perlu Waktu yang Tepat
304
Pertimbangan
305
Kesempatan Kedua
306
Selama 100 Hari
307
Pernikahan Wahyu dan Gladys (Ending)
308
Karya-karya Rens09
309
PENGUMUMAN
310
BONUS CHAPTER

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!