La Señorita 8 : Arrepentimiento profundo

Vote sebelum membaca😘😘

.

.

Suara heels runcing yang menggema di seluruh mansion bukan lagi hal yang aneh, apalagi sepagi ini dia datang dengan senyum mengembang dan bibir merahnya. Rambut jingganya dia ikat layaknya kuda, dengan poni rapi dan bulu mata lentik, dia membentangkan tangan dan dengan senangnya berkata, “Hallo, Louis, good morning.”

Pria itu hanya menatap datar, duduk untuk sarapan tanpa menghiraukan keberadaan Amelia.

Wanita yang memakai hottpants dan kaos hitam itu mendekat, duduk di samping Louis. “Aku dengar kau memesan hotel, apa kita akan di sana semalaman?”

Satu detik Louis berhenti mengunyah, dia kembali melanjutkan dan menganggap Amelia hanya angin lewat. Membuat wanita itu menyentuh rahang Louis secara sensual, hingga pria yang sedang minum jengah dan mencekalnya.

“Ingat di mana posisimu, Amelia.”

“Kau tahu banyaknya pengorbananku untukmu, Louis.”

“Aku tidak peduli,” ucap Louis mencekal tangan Amelia yang lain saat ingin menyentuhnya. Pria itu berdiri, yang segera disusul oleh Amelia yang tidak ingin ditinggalkan.

“Tidak bisakah kau melihatku sedikit saja? Apa yang kurang dariku?” Amelia mendesakkan tubuh pada Louis, memberikan rangsangan yang sama sekali tidak dihiraukan oleh pemilik manik hitam itu.

Louis menundukan kepala, bibirnya tepat di sebelah telinga Amelia. “Hubungan kita hanya sebatas rekan kerja, jangan lampaui ini atau kau akan berakhir.”

Kekewaaan yang biasa Amelia dapatkan, wanita itu membanting gelas saat mendengar deru mobil Louis berangkat. Monica yang melihat hal itu segera mendekat. “Señorita, kakimu bisa terluka,” ucapnya sambil memunguti pecahan kaca di bawah kaki Amelia.

Wanita itu tidak menghiraukannya, matanya dipenuhi amarah, apalagi saat melihat Lucia yang sedang menuruni tangga, amarahnya tidak dapat ditahan. Dia melangkah mendekat dan menjambak Lucia kuat.

“Aaaaaaa!”

Andreas yang melihat itu segera menenangkan, Amelia begitu kuat hingga rambut Lucia menjadi tidak karuan.

“Señorita, hentikan ini.”

“Dia menghancurkan malamku bersama Louis, dasar jalang!”

“Aaaaa!”

“Señorita!” Dengan sekuat tenaga akhirnya Andreas dapat menjauhkannya dari Lucia, dia memberi tatapan pada pemilik mata biru itu agar pergi. Meninggalkan Amelia yang menatap marah padanya.

Dia berbalik menatap pria tua yang menahannya. “Beraninya kau melakukan itu padakku! Aku majikanmu.”

“Satu-satunya orang yang aku layani adalah Señor Louis, Señorita.”

“Oooohhh.” Amelia menyilangkan tangan. “Kau berani denganku? Apa kau ingin masuk ke dalam penjara bawah tanah di sana? Aku akan memberikanmu sebagai makan malam jaguar.”

“Bisakah anda melakukannya?”

“Aku akan melakukannya, Andreas, kau tidak menuruti majikanmu.”

Tanpa rasa takut, ancaman itu tidak membuat Andreas bergeming. Dia menjawab dengan tenang, “Cobalah, dan beri alasan yang masuk akal untuk Señor Louis, Señorita,” ucap Andreas sebelum melangkah pergi.

Salma mendekat segera, dia mengipas wajah Amelia. “Duduklah dulu, Señorita,” ucapnya membawa wanita itu untuk menenangkan amarah.

“Monica! Ambilkan aku air!” Teriak Amelia yang langsung dituruti oleh pelayan.

Tergesa-gesa, Monica berlari kecil membawa segelas air. “Ini, Señorita.”

“Apa saja yang kalian lakukan selama ini? Tidak ada kemajuan hubunganku dan Louis, apa selama ini kalian bekerja?” Menggerutu setelah mengahabiskan segelas air.

“Tidak ada yang mencurigaan pada Señor Louis, Señorita,” ucap Salma.

Monica mengangguk setuju. “Tidak ada wanita yang kemari selain dirimu.”

“Lalu bagaimana bisa dia memesan hotel? Tanpa mengajakku? Dengan siapa dia akan berduaan, huh?”

“Señorita, aku punya sesuatu untukmu,” bisik Salma. Membuat Amelia mengerutka kening meminta penjelasan. “Aku punya serbuk perangsang yang kuat, berikan anggur berisikan itu untuk Señor Louis.”

Amelia tersenyum miring, sedetik setelahnya dia menatap kesal. “Kenapa kau tidak memberitahuku sejak dulu?! Dasar sialan!”

***

“Anastasya menari dengan gemulai, dunia berada dalam genggaman, suara itu memuja-muja dirinya bagaikan dewa…..” bibir kecilnya bergumam membaca deretan kata yang membuat matanya berbinar takjub, setiap kalimat membawanya berkeliaran pada dunia yang berbeda. Membuat pandangannya berbeda selama beberapa saat.

Hingga Lucia yang sedang duduk diantara para buku itu tersentak kaget mendengar seseorang membuka pintu. Dengan tergesa-gesa dia merapikan buku yang berserakan di sekitar, memasukannya kembali ke dalam rak seharusnya.

Hingga matanya memandang sepatu hitam mengkilap saat menyimpan buku terakhir pada rak bawah. Tatapannya terangkat hingga pandangan mereka bertabrakan, manik hitam itu membuatnya menunduk seketika. “Señor.”

Lucia mundur begitu Louis melangkah mendekat, hingga punggungnya menabrak dinding, tangan kiri Louis mengurungnya. Lucia masih menunduk, memberikan ekspresi tenangnya.

“Aku ingat kau berkata bahwa kau istimewa, bagaimana kalau kita buktikan itu?”

“Tidak ada apapun, Señor.”

Tangan kanannya ikut mengurung saat Lucia hendak melarikan diri. Dengan keberanian, tatapannya terangkat memberi balasan. “Ada yang perlu aku bantu, Señor?”

“Ya, mari kita cari keistimewaanmu,” ucapnya tepat di depan bibir Lucia. Napasnya yang beraroma mint berhembus ke dalam lubang hidung, bercampur dengan aroma parfum maskulin. “Bagaimana?”

Tubuh Lucia menegang ketika tangan kiri Louis menyentuh pinggangnya. “Apa yang kau lakukan, Señor?”

“Entahlah, mari kita simpulkan di akhir.”

Lucia menempelkan telapak tangannya di dada Louis, menahan pria itu untuk menghimpit tubuhnya. “Yang kau lakukan ini tidak benar, Señor.”

“Aku akan membayarmu.”

“Aku bukan budakmu,” ucap Lucia penuh penekanan, dia mencoba mendorong dada Louis, tapi pria itu tidak bergeming sama sekali.

Dia malah tersenyum miring. “Tentu saja, hidupmu adalah milikku,” bisiknya dengan tangan *** bokong Lucia.

Perempuan itu memalingkan wajah saat Louis hendak menciumnya, mengakibatkan leher putihnya terlihat jelas pada pandangan Louis. Hanya tinggal beberapa senti untuk mencium leher Lucia, terdengar teriakan, “Louis!”

“Shit,” umpat pria itu menahan kesal. Dia memberikan kecupan singkat pada leher Lucia sebelum keluar dari perpustakaan. Meninggalkan perempuan yang hampir pingsan, Lucia tertunduk di lantai merasa lemas dan tidak berdaya. Ketakutan itu mengingatkannya pada kejadian kelam yang pernah dialaminya.

Berbeda dengan Louis, pria itu nampak terlihat baik-baik saja. Dia menatap Amelia yang ada di sofa, wanita itu membuka pintu penghubung balkon. “Kemarilah, kita lihat matahari terbenam sambil minum anggur.”

“Pergi, Amelia, urus hidupmu.”

“Aku membawa anggur mahal ini untukmu, khusus untuk diberikan padamu.”

Tangannya menahan Louis yang hendak pergi. “Aku akan pergi setelah kau meminum anggur yang aku bawa.”

Beberapa saat, Louis menatap manik Amelia hingga akhirnha dia memutuskan untuk duduk. Wanita itu tidak bisa menahan rasa gembiranya, dia menuangkan anggur pada dua gelas yang tersedia, memberikan salah satunya pada Louis.

“Tidakkah kau ingin bersulang?”

Bukannya melakukannya, Louis malah merebut gelas milik Amelia. “Bukankah ini untukku? Berarti milikku.”

Amelia tertawa hambar. “Ya, maksudku, aku juga ikut minum.”

Tangannya mengangkat gelas saat Amelia hendak merebut. “Hei, kemarilah.” Louis memanggil pada Lucia yang hendak menuruni tangga.

Dengan berat hati, perempuan itu berjalan pada arah Louis dengan tatapan turun dan wajah mencoba tenang. “Ya, Señor?”

“Minum ini.”

“Louis!”

“Ya, Señor?”

Louis mengangkat gelas. “Minum ini,” ucapnya dengan wajah datar.

“Apa yang kau lakukan, Louis? Itu milik kita!”

“Minumlah.”

Lucia tidak memiliki pilihan, Louis adalah majikannya. Dia menerima gelas itu dan meneguk anggur yang ada di dalam gelas. Begitu Lucia menghabiskannya, Louis terus menuangkan, memaksaya untuk menghabiskan cairan ungu itu.

Dan apa yang dilakukan Louis membuat Amelia marah, pasalnya di dalam sana ada zat perangsang yang dikhususkan untuk dirnya dan Louis.

Saat gelas terakhir, Louis yang meminumnya. Dia menatap Amelia. “Aku menikmati hadiahmu, kau boleh pulang.”

***

Lucia terus mengguyur tubuhnya di bawah shower, menggaruk lehernya berulang kali. Ada yang salah dengan tubuhnya, dia demam, terasa sakit dan pusing yang berlebihan. Tubuhnya terasa panas, Lucia benar-benar dibuat kewalahan.

Dinginnya malam tidak membuatnya beranjak pergi dari kamar mandi, hingga dia menyadari bahwa dirinya harus pergi ke perpustakaan dan mengerjakan buku terakhir malam ini.

Lucia melilitkan handuk pada tubuhnya, mencoba mengabaikan perasaan aneh pada dirinya. Rasa tidak nyaman yang menggerogoti, sesuatu yang perlu pelepasan.

Ketika Lucia menutup pintu kamar mandi, seseorang masuk ke dalam kamarnya.

“Señor,” gumam perempuan itu tidak bisa menahan keterkejutannya.

Louis datang sambil membuka dasi, melemparkan jas dan mendekat sembari membuka kancing kemeja.

“Apa yang kau lakukan?” Lucia mundur ketakutan. “Menyingkir.”

Bukannya berhenti, Louis semakin mendekat hingga punggung Lucia menabrak tembok.

“Aaa!” Lucia menjerit tatkala pria itu menggendongnya di bahu Louis, dan membantingnya ke atas ranjang. “Señor!” Lucia mencoba menyingkirkan Louis yang menindihnya.

Ada dua sisi dalam diri Lucia, yang satu mendamba, dan satunya lebih baik. Tubuhnya gementar saat Louis mencium bahu.

“Señor…”

“Aku tahu kau tersiksa.”

Sesuatu yang diberikan Louis membuat Lucia menyerah, sensasi yang seperti…. mendamba.

“Kenapa… kenapa kau lakukan ini padaku?” Di sela-sela Louis yang menciumi lehernya. "Lepas."

Louis berbisik tepat di telinganya. “Aku tidak bercinta dengan sembarang wanita.”

Dan ketika tangan Louis mengelus perut datar Lucia, dia mengerutkan kening, dan melepaskan ciuman mereka. “Kenapa ada bekas luka di perutmu?”

---

Love,

ig : @Alzena2108

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

Loeis tau niat buruk Amelia, makanya dia sengaja meminta Lucia yg meminumnya... sama² licik

2024-11-01

0

Bunga Istiqomah

Bunga Istiqomah

💗💗💗💗

2024-06-12

0

Diana diana

Diana diana

ayo donk selidiki , bang . .

2023-05-19

0

lihat semua
Episodes
1 Prologue : Holla, Señorita.
2 La Señorita 1 : El Embarazo
3 La Señorita 2 : Año de llanto
4 La Señorita 3 : Amenaza de muerte
5 La Señorita 4 : Acantilados
6 La Señorita 5 : Fin de la Muerte
7 La Señorita 6 : Niña Pequeña
8 La Señorita 7 : Plan Malvado
9 La Señorita 8 : Arrepentimiento profundo
10 La Señorita 9 : Fue atrapado
11 La Señorita 10 : Otro peligro
12 La Señorita 11 : Jaguares negros
13 La Señorita 12 : Acercándose
14 La Señorita 13 : Ser pisado con dureza
15 La Señorita 14 : Alejarse de Louis
16 La Señorita 15 : Con Louis de vuelta
17 La Señorita 16 : Derrota de Lucía
18 La Señorita 17 : Primer encuentro
19 La Señorita 18 : Plan oculto
20 La Señorita 19 : Sorpresa de Louis
21 La Señorita 20 : Mi familia
22 La Señorita 21 : Hipócrita
23 La Señorita 22 : Viejo enemigo
24 La Señorita 23 : Elección difícil
25 La Señorita 24 : Abrazo Papi
26 La Señorita 25 : El ultimo diamante
27 La Señorita 26 : Quedate conmigo
28 La Señorita 27 : Realidad dolorosa
29 La Señorita 28 : Los sentimientos de Louis
30 La Señorita 29 : Sentimiento Abierto
31 About Little-Zee
32 La Señorita 30 : Segundo embarazo
33 La Señorita 31 : Terminar juntos
34 La Señorita 32 : Venganza que Surge
35 La Señorita 33 : La Promesa del Jaguar
36 La Señorita 34 : Un viaje
37 La Señorita 35 : Mar y Amor
38 La Señorita 36 : El corazon
39 La Señorita 37 : Les Jaguares
40 La Señorita 38 : Presentador
41 La Señorita 39 : Susurros
42 La Señorita 40 : Empezando a debilitarse
43 La Señorita 41 : Ojos despiertos
44 La Señorita 42 : Lágrimas felices
45 La Señorita 43 : Una carta de padre
46 La Señorita 44 : Papa es igual
47 La Señorita 45 : Ese es nuestro papa
48 La Señorita 46 : Decepcionado por la situación
49 La Señorita 47 : Deseos en promesas
50 La Señorita 48 : Decisión en lágrimas
51 About my self
52 La Señorita 49 : Algo escondido
53 La Señorita 50 : El matrimonio
54 La Señorita 51 : I am Louis
55 I am Louis
56 After Marriage 1
57 After Marriage 2
58 After Marriage 3
59 After Marriage 4
60 After Marriage 5
61 After Marriage 6
62 After Marriage 7
63 After Marriage 8
64 After Marriage 9
65 After Marriage 10
66 After Marriage 11
67 After Marriage 12
68 After Marriage 13
69 After Marriage 14
70 After Marriage 15
71 After Marriage 16
72 After Marriage 17
73 After Marriage 18
74 After Marriage 19
75 After Marriage 20
76 After Marriage 21
77 After Marriage 22
78 After Marriage 23
79 After Marriage 24
80 After Marriage 25
81 After Marriage 26
82 After Marriage 27
83 After Marriage 28
84 After Marriage 29
85 After Marriage 30
86 After Marriage 31
87 After Marriage 32
88 After Marriage 33
89 After Marriage 34
90 Ekstra Part 1
91 Ekstra Part 2
92 Ekstra Part 3
93 Buku Cetak
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Prologue : Holla, Señorita.
2
La Señorita 1 : El Embarazo
3
La Señorita 2 : Año de llanto
4
La Señorita 3 : Amenaza de muerte
5
La Señorita 4 : Acantilados
6
La Señorita 5 : Fin de la Muerte
7
La Señorita 6 : Niña Pequeña
8
La Señorita 7 : Plan Malvado
9
La Señorita 8 : Arrepentimiento profundo
10
La Señorita 9 : Fue atrapado
11
La Señorita 10 : Otro peligro
12
La Señorita 11 : Jaguares negros
13
La Señorita 12 : Acercándose
14
La Señorita 13 : Ser pisado con dureza
15
La Señorita 14 : Alejarse de Louis
16
La Señorita 15 : Con Louis de vuelta
17
La Señorita 16 : Derrota de Lucía
18
La Señorita 17 : Primer encuentro
19
La Señorita 18 : Plan oculto
20
La Señorita 19 : Sorpresa de Louis
21
La Señorita 20 : Mi familia
22
La Señorita 21 : Hipócrita
23
La Señorita 22 : Viejo enemigo
24
La Señorita 23 : Elección difícil
25
La Señorita 24 : Abrazo Papi
26
La Señorita 25 : El ultimo diamante
27
La Señorita 26 : Quedate conmigo
28
La Señorita 27 : Realidad dolorosa
29
La Señorita 28 : Los sentimientos de Louis
30
La Señorita 29 : Sentimiento Abierto
31
About Little-Zee
32
La Señorita 30 : Segundo embarazo
33
La Señorita 31 : Terminar juntos
34
La Señorita 32 : Venganza que Surge
35
La Señorita 33 : La Promesa del Jaguar
36
La Señorita 34 : Un viaje
37
La Señorita 35 : Mar y Amor
38
La Señorita 36 : El corazon
39
La Señorita 37 : Les Jaguares
40
La Señorita 38 : Presentador
41
La Señorita 39 : Susurros
42
La Señorita 40 : Empezando a debilitarse
43
La Señorita 41 : Ojos despiertos
44
La Señorita 42 : Lágrimas felices
45
La Señorita 43 : Una carta de padre
46
La Señorita 44 : Papa es igual
47
La Señorita 45 : Ese es nuestro papa
48
La Señorita 46 : Decepcionado por la situación
49
La Señorita 47 : Deseos en promesas
50
La Señorita 48 : Decisión en lágrimas
51
About my self
52
La Señorita 49 : Algo escondido
53
La Señorita 50 : El matrimonio
54
La Señorita 51 : I am Louis
55
I am Louis
56
After Marriage 1
57
After Marriage 2
58
After Marriage 3
59
After Marriage 4
60
After Marriage 5
61
After Marriage 6
62
After Marriage 7
63
After Marriage 8
64
After Marriage 9
65
After Marriage 10
66
After Marriage 11
67
After Marriage 12
68
After Marriage 13
69
After Marriage 14
70
After Marriage 15
71
After Marriage 16
72
After Marriage 17
73
After Marriage 18
74
After Marriage 19
75
After Marriage 20
76
After Marriage 21
77
After Marriage 22
78
After Marriage 23
79
After Marriage 24
80
After Marriage 25
81
After Marriage 26
82
After Marriage 27
83
After Marriage 28
84
After Marriage 29
85
After Marriage 30
86
After Marriage 31
87
After Marriage 32
88
After Marriage 33
89
After Marriage 34
90
Ekstra Part 1
91
Ekstra Part 2
92
Ekstra Part 3
93
Buku Cetak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!