La Señorita 6 : Niña Pequeña

Vote sebelum membaca😘😘

.

.

Madrid, Spanyol.

“Oh my god, Andrean. Kenapa harus aku?” Mata Lucia tidak bisa menyembunyikan kekhawatiran. Dari semua orang di mansion, hanya Andrean yang membuat Lucia berani memperlihatkan raut wajah aslinya.

Berbanding terbalik dari kata tenang, kini dia panik akan kembali ke kamar Louis untuk membawakan makan malam.

Pria tua itu mendekati Naomi yang memasak.

Pemilik mata biru itu mengikuti, dia diam menatap Naomi yang menyajikannya di atas piring, kemudian dia susun di ats nampan putih tulang dan memberikannya pada Andrean. Sambil berkata, “Ini makan malam Señor Louis.”

“Gracias,” ucap Andrean menerimanya. Kemudian dia membalikan badan, melangkah menuju Lucia dan berkata, “Ini perintah Tuan Louis, antarkan ini ke kamarnya.”

“Andrean, please.”

“Lucia, ini tugasmu.”

“Sí,” ucapnya lemah. Lucia menaiki tangga, sesekali dia menalan ludahnya kasar, merasakan sakit dilehernya yang tertutupi scraft. Luka yang diberikan Louis cukup dalam, pria itu tidak berhenti mengintimidasi, mencari jawaban yang memuaskan.

“Makan malam anda, Señor.” Menatap seorang pria yanh sedang menelpon membelakangi.

Lucia berdiri di dekat sofa saat pria itu duduk, bertanya saat mendapati tangan Louis bergetar. Efek tadi pagi. Tidak ingin mendapat masalah, Lucia hendak keluar, tapi Louis menahannya.

“Campurkan nasi dan supnya.”

Membalikan tubuh, “Sí, Señor,” ucapnya duduk bersimpuh di atas karpet.

Tubuh Lucia menegang ketika tangan Louis menelusup masuk ke dalam scraft, menekan luka yang dibuatnya. Perempuan itu mencoba tetap tenang. “Ada yang lainnya, Señor?”

“Sí.” Dia menunduk. “Jangan pernah bermain-main di belakangku.”

“Mengerti, Tuan.”

“Kau tahu cara menghentikannya?”

Lucia menatap tangan Louis yang masih gementaran. Perlahan perempuan itu mengangguk. “Kau bisa merendamnya dengan air hangat. Atau handuk hangat.”

“Kenapa kau tidak bawakan itu?”

“Sí, Señor.”

Dengan gerakan cepat dia menuju kamar mandi, air mata Lucia menetes begitu saja. Mengingat bagaimana kejamnya Louis pada dirinya. Malangnya nasib Louisa, dia memiliki ayah berbanding terbalik dengan imajinasinya.

Segera dia membasahi handuk kecil dengan air hangat setelah menghilangkan jejak kesedihannya.

Lucia yang duduk di atas karpet, mengusap pelan tangan majikannya. Siapapun akan menyadari jika hubungan mereka adalah tuan dan budak. Lucia menunduk di bawah kaki Louis yang gagah.

“Louis, My Dear!” Teriak seseorang yang baru saja datang, dia berlari dan menangkap pria yang dianggapnya sebagai kekasih sedang bersama wanita lain.

Seketika, Amelia menjambak rambut Lucia, menamparnya kuat dan mendorongnya ke tembok. Lucia mendesah kesakitan, dia melihat jelas wanita bergaun merah itu menginjak tangannya, menggunakan heels lancipnya. “Beraninya tangan itu menyentuh kekasihku.”

“Aaaaa!”

“Hentikan, Amelia,” ucap Louis dengan datar, dia melanjutkan pekerjaan Lucia oleh dirinya sendiri.

Bukannya berhenti, Amelia menendang punggung Lucia. “Aaaa! Ampun, Señorita, saya tidak bersalah,” ucapnya disertai air mata. Lucia merangkak mencoba keluar. Sayang, Amelia kembali menjambak dan menariknya untuk berdiri.

“Louis adalah kekasihku! Kau dengar?!”

“Sí, Señorita, sí. Aaaaa!” Lucia kembali menjerit saat dia dibanting, ulu hatinya tepat mengenai gagang pintu. Begitu menyakitkan hingga dia tidak bersuara, dan itu membuat Amelia tertawa puas.

Di saat pemilik gaun merah itu hendak kembali menjambak, Louis menahan tangannya. “Pergi,” ucapnya pada Lucia yang sudah tidak berdaya.

Pemilik mata biru itu merangkak, menggapai pintu dengan air matanya yang menetes. Meninggalkan wanita yang menyiksanya, yang tertawa melihat ketidakberdayaannya.

“Kenapa kau lakukan itu?” Tanya Louis dengan tajam.

Amelia tersenyum manis. “Bukankah itu yang kau suka? Aku dengar, Penelope Mentinel menganiaya kru dan pembantunya hingga hampir meninggal. Tahu apa yang dikatakan orang-orang? Mereka bilang kanker adalah buah dari kekerasannya.”

“Tutup mulutmu.”

“Atau apa? Kau akan membunuhku? Aku tahu kau membutuhkan jalan untuk penjualanmu Louis. Tanpa aku, ayahku akan menangkapmu, FBI sudah mengincarmu sejak lama.”

“Tidak lama lagi aku akan menguasai kementrian,” ucapnya menahan tangan Amelia yang hendak mengelus pipinya.

Wanita itu tertawa, menatap pria yang menjauh darinya. Louis hendak mengganti bajunya yang terkena handuk basah. “Kalau begitu, kita menikah, dan kau bisa melakukan apapun padakku, aku akan menurut. Bagaimana?”

Louis tersenyum miring. “Dalam mimpimu, aku takkan menikah dengan wanita sepertimu.”

“Maka aku akan selalu berada di sisimu. Atau jika aku agak marah, aku akan membuka topengmu pada ayahku.”

“Beranilah, Amelia,” ucap Louis. Bajunya ditanggalkan, menyisakan tubuh yang dipenuhi tatto. “Kau akan dimakan oleh jaguar hitamku.”

Wanita itu menelan ludah kasar. “Maka kau harus siap melihatku setiap hari. Aku takkan berhenti sampai kau menikahiku, kau adalah satu-satunya pria yang aku puja, Louis.”

***

“Saya tidak tahu apa-apa, Tuan, saya mohon ampuni saya,” ucap seorang wanita ras korea di balik jeruji besi. Air matanya berderai, menahan ketakutan yang amat mendalam dari sepasang mata hitam.

Hyo-in memeluk jeruji, berharap dikeluarkan dan dijauhkan dari dua hewan mengerikan. Terdapat dua black panter di balik jeruji, menyelimuti Hyo-in dengan kematian. “Saya mohon, Señor, saya tidak tahu apapun.”

Norman berjongkok, menyamakan tinggi badan dengan Hyo-in. “Siapa yang menyuruhmu memasukan bumbu itu ke dalam makanan?”

Wanita itu menggeleng, bersama tangisan. Kakinya dirantai, membatasi gerak. Penjara yang ada di bawah tanah begitu gelap, hanya ada satu lampu yang berada di luar penjara. Bukan hanya satu, melainkan 20 tempat kurungan yang berjajar, dengan macan hitam berada di dalamnya, menunggu manusia yang berani bermain dengan Louis, hingga hewan itu dapat memakan mereka.

“Jika kau menjawab, Tuan mungkin akan mengampunimu.”

“Itu….” Dia menyeka air mata. “Seorang pria memberitahuku bahwa ada pekerjaan bagus, aku tidak tahu akan dijadikan pelayan di sini.”

Louis terdiam, menatap dengan mata elangnya, mengintrupsi Norman agar melanjutkan.

“Bagaimana ciri-cirinya?”

“Dia seorang kakek yang membantu mengurus kewarganegaraan saya. Lalu saat saya bilang akan bekerja padanya, pria lainnya menjemput keesokan paginya dan membawa saya kemari.”

“Bagaimana ciri-ciri pria yang membawamu?”

“Dia memakai masker, matanya hitam, dan memiliki bekas luka di mata kirinya. Hanya itu yang saya tahu, ampun,” ucapnya memohon.

“Lalu dari mana kau dapatkan merica?”

“Itu, pria itu yang memberikannya, dia bilang Tuan Louis menyukai rempah,” jawaban yang membuat Louis mengetatkan rahang.

Norman kembali bertanya. “Apa Andrean tidak memberitahumu jika tidak boleh ada rempah itu di sini?”

Hyo-in terdiam, membuat Norman berdiri dengan kesimpulan dalam benaknya. Hal itu membuat si wanita menangis semakin keras. “Ampun, Tuan. Saya melakukan ini demi uang, anak saya sakit, saya hanya ingin dia sembuh. Ampun, Tuan.”

Norman menatap Louis, mencari emosi yang bisa diterjemahkan. Sayang, pria itu hanya diam.

“Ampun, Tuan, jangan bunuh saya. Kasihan anak saya.”

“Kau tahu setiap perbuatan ada konsekuensinya.” Louis menyeringai, membuat macan yang berada di ruangan sama dengan Hyo-in mengaum keras. “Kau akan mendapatkannya.”

“Ampun, Tuan!” jeritnya ketakutan saat hewan itu mendekat.

“Señor?” Tanya Norman dengan tenang.

“Kau mematuhi perintah orang yang salah.” Lalu mata hitamnya menatap dua hewan hitam itu. “Beri dia pelajaran.”

“Aaaaaaa!” Seketika penjara bawah tanah itu dipenuhi jeritan.

Louis menyeringai ketika dirinya melangkah menjauh, dia berkata pada Norman yang ada di belakangnya. “Periksa anaknya, pastikan dia dapat kehidupan yang layak.”

“Sí, Señor.”

***

Palma, Kepulauan Balreas, Spanyol.

Pagi itu burung berkicau, menambah keceriaan seorang anak yang hendak pergi ke perkemahan musim panas. Diantar oleh bibinya, senyuman di bibirnya tidak luntur, membuat lesung pipinya nampak jelas.

Ketika langkahnya terhenti, dia menatap banyak anak yang sedang bermain di bawah pohon-pohon rindang, suara aliran sungai menambah kemerduan harmoni alam. Panasnya musim dikalahkan oleh rindangnya pohon, begitu lebat hingga hanya beberapa sinar matahari yang bisa menerobos. Sungguh cocok untuk berkemah.

“Bolehkan aku bermain dengan mereka, Bibi Rani?”

“Kita harus menemui gurumu dulu, Sayang,” ucapnya membujuk anak yang memajukan bibir.

Wajah menggemaskan Louisa tidak bisa ditolak, Rani akhirnya mengangguk.

“Asyik!” serunya dengan riang.

“Jangan terlalu jauh, jangan bermain di dekat sungai. Bibi akan menemui Mr.Allert dulu, oke?”

Louisa mengangguk mengerti.

“Jika mencariku, masuk ke sana, oke?” Menunjuk bangunan pengawas yang tidak jauh dari pekemahan.

“Oke.”

“Ingat, bermain dengan hati-hati.”

Louisa mengangguk sebelum berlari menemui temannya yang lain. Tas di punggungnya bergerak naik turun akibat larinya yang kencang, topinya hampir terjatuh jika tidak dia pegang. Gadis cantik yang dikepang dua itu menemui sekumpulan anak perempuan di dekat tumpukan kayu.

“Hallo…,” sapanya pada teman dengan wajah gembira. “Apa kalian sudah menemui Mr.Allert?”

Kyle, Amina dan Sora nama ketiga anak perempuan itu. “Ya,” ucap Sora menjawab mewakili.

“Bagaimana denganmu?” Tanya Amina.

Louisa menggeleng, menahan senyuman di wajah cantiknya. Dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. “

Tangan kecil Sora menerimanya. “Really?”

“Ya,” ucap Louisa dengan bersemangat.

Bersamaan dengan itu, ibu Kyle dari ras kulit hitam mendekat. “Hei, girls, whats going on?”

“Dia bilang ini ayahnya,” ucap Kyle memberikan pada ibunya.

Wanita berambut gimbal itu mengerutkan keningnya. “Bukankah ini gambar dari majalah?”

Ibu dari Sora mendekat juga. “Ada apa, Helen?”

“Dia bilang ini ayahnya,” bisiknya yang cukup keras.

“Ayahnya? Ini foto dari sobekan majalah. Apa ibunya mengajari dia bohong?”

Louisa menunduk sesaat, tidak ada kata yang keluar dari mulutnya, membuat wanita itu berjongkok menyamai tinggi Louisa. “Sayang, kau tidak boleh berbohong.”

“Aku tidak bohong,” ucapnya dengan mata berair. “Mum sendiri yang bilang.”

“Astaga, ibumu pasti berkhayal,” gumam Ibu Sora menggelengkan kepala. “Kau tidak boleh bohong, mengerti?”

“Lee tidak bohong.” Bibir kecilnya menahan tangis.

“Tapi ini bukan ayahmu.”

“Tidak! Itu papa Lee!” Merebut kembali robekan foto majalah, Louisa berlari menjauh sambil menangis. Dia berlari kencang hingga kakinya tersandung akar pohon. Gadis kecil itu terjatuh, keningnya menyentuh tanah yang membuatnya kotor.

Louisa kecil kengusap air matanya kasar, masih menahan isak tangisnya. Hingga anak berusia empat tahun itu tidak dapat menanggungnya lagi, dia menangis keras sambil berucap, “Daddy, Louisa have a daddy.”

---

Love,

ig : @Alzena2108

Terpopuler

Comments

Bunga Istiqomah

Bunga Istiqomah

❤❤❤❤❤

2024-06-12

0

^⁠__⁠daena__⁠^

^⁠__⁠daena__⁠^

sabar Lee😭

2023-10-25

1

Diana diana

Diana diana

sabar , baby
daddy mu sedang tersesat . .

2023-05-19

0

lihat semua
Episodes
1 Prologue : Holla, Señorita.
2 La Señorita 1 : El Embarazo
3 La Señorita 2 : Año de llanto
4 La Señorita 3 : Amenaza de muerte
5 La Señorita 4 : Acantilados
6 La Señorita 5 : Fin de la Muerte
7 La Señorita 6 : Niña Pequeña
8 La Señorita 7 : Plan Malvado
9 La Señorita 8 : Arrepentimiento profundo
10 La Señorita 9 : Fue atrapado
11 La Señorita 10 : Otro peligro
12 La Señorita 11 : Jaguares negros
13 La Señorita 12 : Acercándose
14 La Señorita 13 : Ser pisado con dureza
15 La Señorita 14 : Alejarse de Louis
16 La Señorita 15 : Con Louis de vuelta
17 La Señorita 16 : Derrota de Lucía
18 La Señorita 17 : Primer encuentro
19 La Señorita 18 : Plan oculto
20 La Señorita 19 : Sorpresa de Louis
21 La Señorita 20 : Mi familia
22 La Señorita 21 : Hipócrita
23 La Señorita 22 : Viejo enemigo
24 La Señorita 23 : Elección difícil
25 La Señorita 24 : Abrazo Papi
26 La Señorita 25 : El ultimo diamante
27 La Señorita 26 : Quedate conmigo
28 La Señorita 27 : Realidad dolorosa
29 La Señorita 28 : Los sentimientos de Louis
30 La Señorita 29 : Sentimiento Abierto
31 About Little-Zee
32 La Señorita 30 : Segundo embarazo
33 La Señorita 31 : Terminar juntos
34 La Señorita 32 : Venganza que Surge
35 La Señorita 33 : La Promesa del Jaguar
36 La Señorita 34 : Un viaje
37 La Señorita 35 : Mar y Amor
38 La Señorita 36 : El corazon
39 La Señorita 37 : Les Jaguares
40 La Señorita 38 : Presentador
41 La Señorita 39 : Susurros
42 La Señorita 40 : Empezando a debilitarse
43 La Señorita 41 : Ojos despiertos
44 La Señorita 42 : Lágrimas felices
45 La Señorita 43 : Una carta de padre
46 La Señorita 44 : Papa es igual
47 La Señorita 45 : Ese es nuestro papa
48 La Señorita 46 : Decepcionado por la situación
49 La Señorita 47 : Deseos en promesas
50 La Señorita 48 : Decisión en lágrimas
51 About my self
52 La Señorita 49 : Algo escondido
53 La Señorita 50 : El matrimonio
54 La Señorita 51 : I am Louis
55 I am Louis
56 After Marriage 1
57 After Marriage 2
58 After Marriage 3
59 After Marriage 4
60 After Marriage 5
61 After Marriage 6
62 After Marriage 7
63 After Marriage 8
64 After Marriage 9
65 After Marriage 10
66 After Marriage 11
67 After Marriage 12
68 After Marriage 13
69 After Marriage 14
70 After Marriage 15
71 After Marriage 16
72 After Marriage 17
73 After Marriage 18
74 After Marriage 19
75 After Marriage 20
76 After Marriage 21
77 After Marriage 22
78 After Marriage 23
79 After Marriage 24
80 After Marriage 25
81 After Marriage 26
82 After Marriage 27
83 After Marriage 28
84 After Marriage 29
85 After Marriage 30
86 After Marriage 31
87 After Marriage 32
88 After Marriage 33
89 After Marriage 34
90 Ekstra Part 1
91 Ekstra Part 2
92 Ekstra Part 3
93 Buku Cetak
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Prologue : Holla, Señorita.
2
La Señorita 1 : El Embarazo
3
La Señorita 2 : Año de llanto
4
La Señorita 3 : Amenaza de muerte
5
La Señorita 4 : Acantilados
6
La Señorita 5 : Fin de la Muerte
7
La Señorita 6 : Niña Pequeña
8
La Señorita 7 : Plan Malvado
9
La Señorita 8 : Arrepentimiento profundo
10
La Señorita 9 : Fue atrapado
11
La Señorita 10 : Otro peligro
12
La Señorita 11 : Jaguares negros
13
La Señorita 12 : Acercándose
14
La Señorita 13 : Ser pisado con dureza
15
La Señorita 14 : Alejarse de Louis
16
La Señorita 15 : Con Louis de vuelta
17
La Señorita 16 : Derrota de Lucía
18
La Señorita 17 : Primer encuentro
19
La Señorita 18 : Plan oculto
20
La Señorita 19 : Sorpresa de Louis
21
La Señorita 20 : Mi familia
22
La Señorita 21 : Hipócrita
23
La Señorita 22 : Viejo enemigo
24
La Señorita 23 : Elección difícil
25
La Señorita 24 : Abrazo Papi
26
La Señorita 25 : El ultimo diamante
27
La Señorita 26 : Quedate conmigo
28
La Señorita 27 : Realidad dolorosa
29
La Señorita 28 : Los sentimientos de Louis
30
La Señorita 29 : Sentimiento Abierto
31
About Little-Zee
32
La Señorita 30 : Segundo embarazo
33
La Señorita 31 : Terminar juntos
34
La Señorita 32 : Venganza que Surge
35
La Señorita 33 : La Promesa del Jaguar
36
La Señorita 34 : Un viaje
37
La Señorita 35 : Mar y Amor
38
La Señorita 36 : El corazon
39
La Señorita 37 : Les Jaguares
40
La Señorita 38 : Presentador
41
La Señorita 39 : Susurros
42
La Señorita 40 : Empezando a debilitarse
43
La Señorita 41 : Ojos despiertos
44
La Señorita 42 : Lágrimas felices
45
La Señorita 43 : Una carta de padre
46
La Señorita 44 : Papa es igual
47
La Señorita 45 : Ese es nuestro papa
48
La Señorita 46 : Decepcionado por la situación
49
La Señorita 47 : Deseos en promesas
50
La Señorita 48 : Decisión en lágrimas
51
About my self
52
La Señorita 49 : Algo escondido
53
La Señorita 50 : El matrimonio
54
La Señorita 51 : I am Louis
55
I am Louis
56
After Marriage 1
57
After Marriage 2
58
After Marriage 3
59
After Marriage 4
60
After Marriage 5
61
After Marriage 6
62
After Marriage 7
63
After Marriage 8
64
After Marriage 9
65
After Marriage 10
66
After Marriage 11
67
After Marriage 12
68
After Marriage 13
69
After Marriage 14
70
After Marriage 15
71
After Marriage 16
72
After Marriage 17
73
After Marriage 18
74
After Marriage 19
75
After Marriage 20
76
After Marriage 21
77
After Marriage 22
78
After Marriage 23
79
After Marriage 24
80
After Marriage 25
81
After Marriage 26
82
After Marriage 27
83
After Marriage 28
84
After Marriage 29
85
After Marriage 30
86
After Marriage 31
87
After Marriage 32
88
After Marriage 33
89
After Marriage 34
90
Ekstra Part 1
91
Ekstra Part 2
92
Ekstra Part 3
93
Buku Cetak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!