Pengaruh Yang PouHan

Setelah menikmati makan siangnya, Salwa pergi ke kamarnya. Yang Pou Han yang berada di belakangnya menarik tangannya dan memaksanya segera masuk ke kamarnya. Pria itu meletakkan sebuah kartu di dinding kamar untuk mengunci kamar Salwa.

Setiap kamar memang dilengkapi dengan akses kunci berupa id card yang akan di-scan otomatis untuk membuka dan mengunci kamar tersebut. Sayangnya hanya Yang Pou Han yang mempunyai card tersebut, sehingga para wanita yang berada di rumahnya tidak bisa mengunci kamar mereka.

"Lepaskan!"ucap Salwa sambil menarik tangannya.

"Tenang aku tidak akan berbuat macam-macam padamu pencuri kecil." Yang Pou Han menekankan kata pencuri kepada Salwa, sehingga membuat Salwa terdiam.

"Baju siapa yang kau pakai?" tanya Yang PouHan kepada Salwa. Ucapan Yang Pou Han seketika membuat wajah Salwa memerah karena malu, ia kedapatan mengenakan pakaian seseorang tanpa permisi.

"Maafkan aku, Tuan Yang. Aku sudah lancang mengambil bajumu. Aku tidak bisa memakai pakaian yang ada di lemari pakaianku. Aku merasa tidak nyaman harus menggunakan pakaian seketat dan terbuka seperti itu." Salwa memohon sambil berjongkok mengiba di kaki Yang Pou Han demi mendapat permintamaafan dari lelaki itu.

Yang Pou Han tersenyum melihat Salwa yang tengah merasa bersalah sedang memohon kepadanya.

"Kau merasa tidak nyaman? Itu aneh sekali. Kau dulu selalu memakainya. Aku bisa memaklumi saat ini kau sudah menolakku dua kali, meskipun kita sudah melakukan hal itu berkali-kali. Aku tidak masalah karena kau tidak mengingat apa-apa, tetapi mencuri pakaianku lalu mengenakannya. Apa kau tidak merasa malu?" Yang Pou Han malah memberikan pernyataan aneh yang membuat Salwa terkejut.

"Apa? Aku sudah melakukan hal seperti itu denganmu?" tanya Salwa merasa tidak percaya dengan ucapan Yang pouHan.

"Tentu saja, semua wanita di sini menginginkan aku untuk tidur dengan mereka. Termasuk kau." Yang Pou Han sekali lagi mencoba menyudutkan Salwa.

Salwa duduk di lantai dan terdiam. Air matanya mengalir. Dia tidak menyangka dirinya yang dulu adalah perempuan kotor yang mau dijadikan pemuas nafsu laki-laki tanpa adanya ikatan pernikahan.

"Apakah aku wanita murahan?" ucapnya lirih.

Yang Pou Han meraih tangan Salwa dan mengajaknya duduk di atas ranjang.

"Baiklah, ayo duduk di sini!" Salwa mengusap air matanya, sejenak ia ragu namun terlihat Yang Pou Han sepertinya tidak akan berbuat mesum kepadanya sehingga ia mau menuruti perkataannya.

"Kau bukan wanita murahan. Kau hanya wanitaku yang bertugas melayaniku saat aku menginginkanmu," ucap Yang Pou Han dengan senyuman khasnya.

Salwa merasa jijik dengan dirinya sendiri. Ia tidak menyangka hal itu pernah ia lakukan dengan laki-laki di depannya ini. Hati kecilnya memberontak , tidak menerima kenyataan pahit yang harus ia terima bahwa ia hanya wanita simpanan sama seperti wanita-wanita lain yang tinggal di rumah ini.

Dalam keadaan yang penuh dengan kebencian dengan dirinya sendiri, Yang Pou Han memberikan sebuah map kepada gadis itu. Salwa menerimanya dan membolak-balikkan map tersebut. Keningnya mengernyit, menyaratkan kebingungan dalam benaknya.

"Apa ini?" tanya Salwa heran.

"Bukalah!" Yang Pou Han meminta Salwa segera membuka map berwarna kuning tua itu. Sebuah kartu identitas dan beberapa foto dan potongan surat kabar.

Salwa memejamkan matanya karena tidak ingin melihat foto-foto mengerikan itu. Foto mayat seseorang yang dibunuh secara kejam beserta foto wanita meninggal dalam keadaan tubuh tak mengenakan pakaian juga bebrapa foto-foto lain yang tidak kalah sadisnya.

"Kenapa kau memberikan foto-foto ini kepadaku?" tanya Salwa kepada Yang dengan melemparkan foto-foto itu ke atas ranjangnya.

"Kau boleh meneriakiku, itu adalah kenyataan. Itu foto keluargamu yang telah dibunuh oleh seseorang. Kau tahu, kau datang kepadaku sebenarnya dengan satu alasan." Yang PouHan mulai mempengaruhi Salwa.

Salwa hanya mendengarkan karena saat ini hati dan pikirannya masih sangat kacau setelah melihat foto-foto tersebut.

"Kau ingin membalas dendam atas kematian keluargamu yang mengenaskan. Lihatlah di sana! Ayah dan ibumu dihabisi dengan begitu kejam, kepalanya hancur bahkan semua orang jijik jika harus mengurus jenazahnya. Dan foto mayat wanita telanjang ini, ini adalah adikmu yang diperkosa oleh seseorang lalu membunuhnya dengan begitu sadis."

"Cukup! Aku tidak mau mendengar lagi." Salwa berteriak seraya menutup telinganya dengan kedua tangannya. Salwa menangis sejadi-jadinya, ia menangisi nasibnya yang begitu menyakitkan sehingga tidak mempunyai keluarga dan harus hidup dalam dunia kelam seperti ini.

Yang Pou han tersenyum melihat usahanya berhasil.

"Apa kau ingin membalaskan dendam keluargamu itu?" Yang memberikan sebuah foto seorang laki-laki bertato kepada Salwa.

"Dia yang telah melakukan semua pembunuhan keji itu. Kau datang kepadaku untuk meminta bantuanku agar bisa membalaskan dendam keluargamu, dan sebagai gantinya kau menjadi wanitaku, melayaniku sepanjang yang aku inginkan," ucap Yang sambil membelai rambut hitam Salwa.

Salwa hanya terdiam dan berusaha mencerna perkataan Yang Pou Han kepadanya. Meskipun terasa sakit tetapi ia harus bisa menerima kenyataan yang sebenarnya.

Salwa menatap foto laki-laki yang diberikan Yang kepadanya. Sorot matanya penuh kebencian dengan sosok berparas tampan yang sedang dipandanginya.

"Siapa nama laki-laki ini?" tanya Salwa dengan mata yang sudah sembap. Yang Pou Han tersenyum dengan wajah yang seolah puas karena hasutannya telah berhasil. Tangannya mengelus pucuk kepala Salwa dan membelai rambut panjang perempuan itu yang terikat kuat oleh pita rambutnya.

"Sean Arthur"

○○○○○▪▪▪▪▪▪▪○○○○

visual Sean Arthur 🤗🤗

Terpopuler

Comments

Juan Sastra

Juan Sastra

versinya beda ya thorr sama di lapak sebelah..

2023-04-24

0

Pipin Davian

Pipin Davian

Aq sk visualnya 😍😍😍

2023-04-13

0

Sunarty Narty

Sunarty Narty

wow wow

2022-10-12

0

lihat semua
Episodes
1 Perpisahan Sekolah
2 Keputusan Salwa
3 Bertolak ke Luar Negeri
4 Tugas Pertama
5 Leon dan Abust
6 Perhatian Sean
7 Penyerangan tersembunyi
8 Perawatan Sean
9 Penyiksaan Salwa
10 Pertengkaran Leon dan Abust
11 Perawatan Salwa
12 Penyelamatan Salwa
13 Sean Bangun
14 Kepiluhan
15 Penyelidikan
16 Michella
17 Pengaruh Yang PouHan
18 Hujan
19 Ketahuan
20 Pengakuan
21 Belajar
22 Kepergian
23 Kerinduan
24 Memasak
25 Sakit Hati
26 Nindy
27 Perselisihan
28 Menikahlah denganku
29 Pelukan Terakhir
30 Sambutan
31 Pertemuan
32 Ketakutan
33 CARI
34 Sadarlah ( Part I)
35 Sadarlah (Part II)
36 Remember me part I
37 Remember me part 2
38 Remember me part 3
39 Remember me part 4
40 Remember me part 5
41 Remember me part 6
42 Remember me Part 7
43 Remember Me part 8
44 Remember Me part 9
45 Remember me part 10
46 Remember me Part 11
47 Remember Me
48 Remember Me (MP part 2)
49 Remember me part 12
50 Remember Me part 13
51 Remember me Part 14
52 Remember me part 15
53 Remember me part 16
54 Remember me part 17
55 Remember me part 18
56 Remember me part 19
57 Remember me part 20
58 Remember me part 21
59 Remember me last part
60 Permintaan Salwa
61 Rumah Keluarga Arthur
62 Bertemu Sean
63 Kencan
64 Susah tidur
65 Club Malam
66 Kekecewaan Yang Pou Han
67 Perampok
68 Undangan
69 Pembelaan untuk Emelie
70 H-1
71 Hari Pernikahan
72 Pernikahan part 2
73 Di Hotel
74 Di Hotel Part 2
75 Tragedi part 1
76 Tragedi part 2
77 Tragedi part 3
78 Rumah Keluarga Bay
79 Rumah Keluarga Bay part 2
80 Rencana Liburan
81 Liburan Seru part 1
82 Liburan Seru part 2
83 Pengakuan Part 1
84 Pengakuan Part 2
85 Pengumuman
86 USG
87 Bertemu Kembali
88 Trauma
89 Mengikhlaskan
90 Kedatangan Nyonya Besar
91 Pria itu...
92 Pertengkaran suami istri
93 Ikut Bekerja
94 Lapar
95 Bangun pagi
96 Bersama lagi...
97 Mandi
98 Hotel
99 Berkunjung
100 Kecelakaan
101 Di Rumah Sakit
102 Berusaha Menerima
103 Kedatangan Nyonya Besar
104 Terjebak
105 Penemuan Abust
106 Menyelamatkan
107 Barang Bukti
108 Tangkap Mereka
109 Selamat tinggal..
110 Pemakaman
111 Masa Lalu
112 Penyesalan
113 Janji
114 Kembali Pulang
115 Datang Bulan..?
116 Cara Lain
117 Tenanglah
118 Saudara ?
119 Saudara ? II
120 Bukan siapa-siapa
121 Rencana Pembebasan
122 Tidak Pulang
123 Nyonya Bay
124 Leon
125 Leon II
126 Persiapan
127 Perjanjian
128 Jamuan
129 Jamuan II
130 Hancur I
131 Jangan Pergi !!
132 Maaf
133 Mengundurkan Diri
134 Pria Mesum
135 Sean I
136 Sean 2
137 Sean 3
138 Sean 4
139 Sean 5
140 Sean 6
141 Sean 7 End
142 Pengumuman
143 Ekstra Chapter 1
144 Ekstra Chapter 2 (gadis unik)
145 Ekstra Chapter 3
146 Ekstra Chapter 4
147 Ekstra Chapter End
148 Penutup
149 New Story
150 Pengumuman
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Perpisahan Sekolah
2
Keputusan Salwa
3
Bertolak ke Luar Negeri
4
Tugas Pertama
5
Leon dan Abust
6
Perhatian Sean
7
Penyerangan tersembunyi
8
Perawatan Sean
9
Penyiksaan Salwa
10
Pertengkaran Leon dan Abust
11
Perawatan Salwa
12
Penyelamatan Salwa
13
Sean Bangun
14
Kepiluhan
15
Penyelidikan
16
Michella
17
Pengaruh Yang PouHan
18
Hujan
19
Ketahuan
20
Pengakuan
21
Belajar
22
Kepergian
23
Kerinduan
24
Memasak
25
Sakit Hati
26
Nindy
27
Perselisihan
28
Menikahlah denganku
29
Pelukan Terakhir
30
Sambutan
31
Pertemuan
32
Ketakutan
33
CARI
34
Sadarlah ( Part I)
35
Sadarlah (Part II)
36
Remember me part I
37
Remember me part 2
38
Remember me part 3
39
Remember me part 4
40
Remember me part 5
41
Remember me part 6
42
Remember me Part 7
43
Remember Me part 8
44
Remember Me part 9
45
Remember me part 10
46
Remember me Part 11
47
Remember Me
48
Remember Me (MP part 2)
49
Remember me part 12
50
Remember Me part 13
51
Remember me Part 14
52
Remember me part 15
53
Remember me part 16
54
Remember me part 17
55
Remember me part 18
56
Remember me part 19
57
Remember me part 20
58
Remember me part 21
59
Remember me last part
60
Permintaan Salwa
61
Rumah Keluarga Arthur
62
Bertemu Sean
63
Kencan
64
Susah tidur
65
Club Malam
66
Kekecewaan Yang Pou Han
67
Perampok
68
Undangan
69
Pembelaan untuk Emelie
70
H-1
71
Hari Pernikahan
72
Pernikahan part 2
73
Di Hotel
74
Di Hotel Part 2
75
Tragedi part 1
76
Tragedi part 2
77
Tragedi part 3
78
Rumah Keluarga Bay
79
Rumah Keluarga Bay part 2
80
Rencana Liburan
81
Liburan Seru part 1
82
Liburan Seru part 2
83
Pengakuan Part 1
84
Pengakuan Part 2
85
Pengumuman
86
USG
87
Bertemu Kembali
88
Trauma
89
Mengikhlaskan
90
Kedatangan Nyonya Besar
91
Pria itu...
92
Pertengkaran suami istri
93
Ikut Bekerja
94
Lapar
95
Bangun pagi
96
Bersama lagi...
97
Mandi
98
Hotel
99
Berkunjung
100
Kecelakaan
101
Di Rumah Sakit
102
Berusaha Menerima
103
Kedatangan Nyonya Besar
104
Terjebak
105
Penemuan Abust
106
Menyelamatkan
107
Barang Bukti
108
Tangkap Mereka
109
Selamat tinggal..
110
Pemakaman
111
Masa Lalu
112
Penyesalan
113
Janji
114
Kembali Pulang
115
Datang Bulan..?
116
Cara Lain
117
Tenanglah
118
Saudara ?
119
Saudara ? II
120
Bukan siapa-siapa
121
Rencana Pembebasan
122
Tidak Pulang
123
Nyonya Bay
124
Leon
125
Leon II
126
Persiapan
127
Perjanjian
128
Jamuan
129
Jamuan II
130
Hancur I
131
Jangan Pergi !!
132
Maaf
133
Mengundurkan Diri
134
Pria Mesum
135
Sean I
136
Sean 2
137
Sean 3
138
Sean 4
139
Sean 5
140
Sean 6
141
Sean 7 End
142
Pengumuman
143
Ekstra Chapter 1
144
Ekstra Chapter 2 (gadis unik)
145
Ekstra Chapter 3
146
Ekstra Chapter 4
147
Ekstra Chapter End
148
Penutup
149
New Story
150
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!