Penyerangan tersembunyi

Malam itu Salwa tidak bisa tidur, ia teringat kembali kejadian mengerikan yang ia alami tadi sore. Tiba-tiba ia merasa tenggorokannya kering, ia ingin mengambil minuman di dapur. Karena kondisi gelap, ia keluar kamar begitu saja. Ia yakin majikannya sudah tertidur.

Salwa mengendap-endap agar tidak menimbulkan suara berisik. Diraihnya gelas yang berada di atas meja, lalu menuangkan air di dalamnya. Ia duduk di lantai dapur, karena orang tuanya berpesan kalau makan dan minum tidak boleh sambil berdiri.

Salwa mulai membasahi tenggorokannya dengan air, tiba-tiba ia melihat bayangan sekelebat dari arah ruang tengah. Ia bergidik takut, tangan dan kakinya gemetar. Salwa sudah membayangkan bahwa orang yang telah meninggal dengan kepala hancur itu arwahnya bergentayangan di dalam rumah, salwa memejamkan matanya , ia memeluk ke dua lututnya sambil membawa gelas yang sudah kosong lalu menyembunyikan wajahnya dibalik lututnya itu.

Suara langkah kaki semakin mendekat, ia tidak berani mengangkat wajahnya, berbagai macam dzikir dan doa-doa ia panjatkan agar diberikan pertolongan dan perlindungan oleh yang Maha Kuasa. Tiba-tiba sebuah tangan yang sangat dingin memegang kepalanya. Salwa terkejut sehingga ia berteriak sangat keras.

"AAAAAGGGGHHHHHH, HANTUUU.... Maafkan aku, bukan aku yang membunuhmu.. huuuuhuu" Salwa menangis ketakutan.

"Hey... bangunlah.. aku bukan hantu.."ucap suara pria yang sudah tidak asing baginya.

KLIKK..... Ruangan dapur seketika menjadi terang, Salwa mengangkat kepalanya, ia melihat ke seluruh penjuru ruangan, hanya ada dirinya dan Sean.

"Tuan, dimana hantunya"ucap Salwa yang masih ketakutan.

"Jika kau takut, kenapa kau tidak menyalakan lampunya"Sean menegur Salwa dengan tatapan dingin.

"Saya takut tuan terganggu,maaf saya sudah membuat kekacauan, saya akan kembali ke kamar" ucap Salwa merasa tidak enak.

"Tunggu..."cegah Sean sehingga Salwa menghentikan langkahnya.

"Buatkan aku kopi, aku tunggu di ruang kerjaku"ucap Sean kemudian.

"Baik tuan"jawab Salwa cepat. Salwa segera membuatkan kopi untuk Sean namun ia tidak tahu Sean menyukai kopi pahit atau ditambah sedikit gula. Salwa berinisiatif memberikan kopi dengan gula secara terpisah agar Sean bisa menuangkannya sendiri sesuai keinginannya. Salwa datang ke ruang kerja Sean yang masih terbuka sambil membawakan segelas kopi dengan gula sachet dan sendok kecil disampingnya.

"Ini kopinya tuan, maaf saya tidak tahu tuan suka manis atau pahit sehingga gulanya saya pisah"ucap Salwa menjelaskan.

"Jadi kau pikir aku mau menuangkan gula itu sendiri"ucap Sean dengan tatapan tajam.

"Bukan itu maksudku... apa tuan mau sedikit manis, akan saya buatkan" ucap Salwa merasa tidak enak karena pekerjaannya tidak memuaskan.

"Tidak perlu" bentak Sean dengan tatapan dinginnya.

TOK-TOK-TOK...

"Maaf tuan ada tamu, apa saya harus membukanya"tanya Salwa kepada Sean karena sudah tengah malam.

"Tunggu aku cek dulu di CCTVku"

Sean melihat seorang wanita cantik memakai gaun sexi sesuai seleranya. Mungkin kedua anak buahnya sudah memesan wanita itu untuk dirinya malam ini sesuai keinginannya.

Sebenarnya Sean merasa sedikit uring-uringan karena ia tidak bisa melepaskan hasratnya yang sudah memuncak malam ini. Ia tidak mungkin melakukannya dengan gadis belia seperti Salwa, dia sama sekali tidak berpengalaman masalah ranjang. Meskipun Salwa malam ini terlihat cantik dengan rambutnya yang terurai indah dengan wajah sedikit sembab karena terbangun dari tidurnya, Sean justru merasa tidak suka. Ia takut tergoda dengan gadis itu dan memaksanya melayaninya malam itu. Untunglah wanita yang ia pesan sudah datang meskipun terlambat.

"Ambil ini"ucap Sean sambil melemparkan kain panjang kepada Salwa agar ia menutup rambutnya.

"ku harap kau tidak memakai pakaian seperti itu jika anak buahku datang, pakai pakaianmu lengkap seperti biasanya, sekarang buka pintunya suruh tamuku langsung ke kamar"ucap Sean sambil berlalu.

Salwa teringat ia hanya memakai baju tidur, meskipun baju tidurnya adalah babydol hellokitty lengan panjang tetapi bahannya lebih tipis dan ia juga tidak memakai kerudungnya. Rambut panjangnya ia biarkan menjuntai tak terikat.

"Maaf tuan, pakaian saya tidak sopan"ucap Salwa sambil memakai kain pemberian Sean lalu mengikatnya menjadi kerudung.

Salwa pergi menuju ruang tamu dan membukakan pintu depan. Ia terkejut melihat tamunya adalah seorang wanita cantik yang sangat seksi. Salwa beristighfar melihat penampilan tamu tuannya itu.

"Silahkan masuk Nyonya"ucap Salwa sopan.

"No... aku belum menikah"ucap wanita itu.

"Maaf nona, anda sudah ditunggu tuan di dalam kamar"Salwa meralat panggilannya. Salwa mengantar wanita cantik itu ke kamar Sean. Lalu ia segera pergi kekamarnya untuk melanjutkan tidurnya.

.......

DORRR...DORRR...DOORRR

Suara tembakan terdengar sangat keras. Salwa terbangun dari tidurnya. Ia keluar menuju sumber suara. Pintu depan sudah terbuka, Salwa dengan hati-hati membuka pintu kamar Sean. Betapa ia terkejut melihat Sean sudah berlumuran darah.

"TUAANNN, ... " Salwa mencoba mengangkat tubuh Sean, ia melihat pistol terjatuh dari kamar Sean. Salwa mengambil pistol itu dan meletakkannya di atas nakas. Pakaian Salwa sudah berlumuran darah, sedangkan Sean belum sadarkan diri. Salwa berlari keluar meminta pertolongan, namun ia terkejut melihat mayat berserakan yang tidak lain adalah para pengawal Sean yang terkena luka tembak.

Salwa mencari ponsel Sean, ia menghubungi ambulan. Ia berharap Sean masih bisa di tolong meskipun ia terkena luka tembak di beberapa bagian tubuhnya.

.........

》maaf terlalu cepat alurnya.. masih belajar...

Please tinggalin jejak buat Author.. 😊😊

Terpopuler

Comments

Sunarty Narty

Sunarty Narty

y Allah,klu aq g kuat mental lihat darah dimana2

2022-10-12

0

Anna Susiana

Anna Susiana

kasihan salwa baru kerja beberapa hari udah dapat kejutan yg bikin shock, lagi pula kenapa sean dan bodyguardnya tdk teliti thp org org atau wanita di sekitarnya
bisa jadi ada musuh dlm selimut yg nyamar buat ngedeketin wilayah musuh

2022-09-28

0

epifania rendo

epifania rendo

kuat juga salwa kalau saya mungkin sdh mati duluan kalau lihat kejadian begini terus😄

2022-08-20

0

lihat semua
Episodes
1 Perpisahan Sekolah
2 Keputusan Salwa
3 Bertolak ke Luar Negeri
4 Tugas Pertama
5 Leon dan Abust
6 Perhatian Sean
7 Penyerangan tersembunyi
8 Perawatan Sean
9 Penyiksaan Salwa
10 Pertengkaran Leon dan Abust
11 Perawatan Salwa
12 Penyelamatan Salwa
13 Sean Bangun
14 Kepiluhan
15 Penyelidikan
16 Michella
17 Pengaruh Yang PouHan
18 Hujan
19 Ketahuan
20 Pengakuan
21 Belajar
22 Kepergian
23 Kerinduan
24 Memasak
25 Sakit Hati
26 Nindy
27 Perselisihan
28 Menikahlah denganku
29 Pelukan Terakhir
30 Sambutan
31 Pertemuan
32 Ketakutan
33 CARI
34 Sadarlah ( Part I)
35 Sadarlah (Part II)
36 Remember me part I
37 Remember me part 2
38 Remember me part 3
39 Remember me part 4
40 Remember me part 5
41 Remember me part 6
42 Remember me Part 7
43 Remember Me part 8
44 Remember Me part 9
45 Remember me part 10
46 Remember me Part 11
47 Remember Me
48 Remember Me (MP part 2)
49 Remember me part 12
50 Remember Me part 13
51 Remember me Part 14
52 Remember me part 15
53 Remember me part 16
54 Remember me part 17
55 Remember me part 18
56 Remember me part 19
57 Remember me part 20
58 Remember me part 21
59 Remember me last part
60 Permintaan Salwa
61 Rumah Keluarga Arthur
62 Bertemu Sean
63 Kencan
64 Susah tidur
65 Club Malam
66 Kekecewaan Yang Pou Han
67 Perampok
68 Undangan
69 Pembelaan untuk Emelie
70 H-1
71 Hari Pernikahan
72 Pernikahan part 2
73 Di Hotel
74 Di Hotel Part 2
75 Tragedi part 1
76 Tragedi part 2
77 Tragedi part 3
78 Rumah Keluarga Bay
79 Rumah Keluarga Bay part 2
80 Rencana Liburan
81 Liburan Seru part 1
82 Liburan Seru part 2
83 Pengakuan Part 1
84 Pengakuan Part 2
85 Pengumuman
86 USG
87 Bertemu Kembali
88 Trauma
89 Mengikhlaskan
90 Kedatangan Nyonya Besar
91 Pria itu...
92 Pertengkaran suami istri
93 Ikut Bekerja
94 Lapar
95 Bangun pagi
96 Bersama lagi...
97 Mandi
98 Hotel
99 Berkunjung
100 Kecelakaan
101 Di Rumah Sakit
102 Berusaha Menerima
103 Kedatangan Nyonya Besar
104 Terjebak
105 Penemuan Abust
106 Menyelamatkan
107 Barang Bukti
108 Tangkap Mereka
109 Selamat tinggal..
110 Pemakaman
111 Masa Lalu
112 Penyesalan
113 Janji
114 Kembali Pulang
115 Datang Bulan..?
116 Cara Lain
117 Tenanglah
118 Saudara ?
119 Saudara ? II
120 Bukan siapa-siapa
121 Rencana Pembebasan
122 Tidak Pulang
123 Nyonya Bay
124 Leon
125 Leon II
126 Persiapan
127 Perjanjian
128 Jamuan
129 Jamuan II
130 Hancur I
131 Jangan Pergi !!
132 Maaf
133 Mengundurkan Diri
134 Pria Mesum
135 Sean I
136 Sean 2
137 Sean 3
138 Sean 4
139 Sean 5
140 Sean 6
141 Sean 7 End
142 Pengumuman
143 Ekstra Chapter 1
144 Ekstra Chapter 2 (gadis unik)
145 Ekstra Chapter 3
146 Ekstra Chapter 4
147 Ekstra Chapter End
148 Penutup
149 New Story
150 Pengumuman
Episodes

Updated 150 Episodes

1
Perpisahan Sekolah
2
Keputusan Salwa
3
Bertolak ke Luar Negeri
4
Tugas Pertama
5
Leon dan Abust
6
Perhatian Sean
7
Penyerangan tersembunyi
8
Perawatan Sean
9
Penyiksaan Salwa
10
Pertengkaran Leon dan Abust
11
Perawatan Salwa
12
Penyelamatan Salwa
13
Sean Bangun
14
Kepiluhan
15
Penyelidikan
16
Michella
17
Pengaruh Yang PouHan
18
Hujan
19
Ketahuan
20
Pengakuan
21
Belajar
22
Kepergian
23
Kerinduan
24
Memasak
25
Sakit Hati
26
Nindy
27
Perselisihan
28
Menikahlah denganku
29
Pelukan Terakhir
30
Sambutan
31
Pertemuan
32
Ketakutan
33
CARI
34
Sadarlah ( Part I)
35
Sadarlah (Part II)
36
Remember me part I
37
Remember me part 2
38
Remember me part 3
39
Remember me part 4
40
Remember me part 5
41
Remember me part 6
42
Remember me Part 7
43
Remember Me part 8
44
Remember Me part 9
45
Remember me part 10
46
Remember me Part 11
47
Remember Me
48
Remember Me (MP part 2)
49
Remember me part 12
50
Remember Me part 13
51
Remember me Part 14
52
Remember me part 15
53
Remember me part 16
54
Remember me part 17
55
Remember me part 18
56
Remember me part 19
57
Remember me part 20
58
Remember me part 21
59
Remember me last part
60
Permintaan Salwa
61
Rumah Keluarga Arthur
62
Bertemu Sean
63
Kencan
64
Susah tidur
65
Club Malam
66
Kekecewaan Yang Pou Han
67
Perampok
68
Undangan
69
Pembelaan untuk Emelie
70
H-1
71
Hari Pernikahan
72
Pernikahan part 2
73
Di Hotel
74
Di Hotel Part 2
75
Tragedi part 1
76
Tragedi part 2
77
Tragedi part 3
78
Rumah Keluarga Bay
79
Rumah Keluarga Bay part 2
80
Rencana Liburan
81
Liburan Seru part 1
82
Liburan Seru part 2
83
Pengakuan Part 1
84
Pengakuan Part 2
85
Pengumuman
86
USG
87
Bertemu Kembali
88
Trauma
89
Mengikhlaskan
90
Kedatangan Nyonya Besar
91
Pria itu...
92
Pertengkaran suami istri
93
Ikut Bekerja
94
Lapar
95
Bangun pagi
96
Bersama lagi...
97
Mandi
98
Hotel
99
Berkunjung
100
Kecelakaan
101
Di Rumah Sakit
102
Berusaha Menerima
103
Kedatangan Nyonya Besar
104
Terjebak
105
Penemuan Abust
106
Menyelamatkan
107
Barang Bukti
108
Tangkap Mereka
109
Selamat tinggal..
110
Pemakaman
111
Masa Lalu
112
Penyesalan
113
Janji
114
Kembali Pulang
115
Datang Bulan..?
116
Cara Lain
117
Tenanglah
118
Saudara ?
119
Saudara ? II
120
Bukan siapa-siapa
121
Rencana Pembebasan
122
Tidak Pulang
123
Nyonya Bay
124
Leon
125
Leon II
126
Persiapan
127
Perjanjian
128
Jamuan
129
Jamuan II
130
Hancur I
131
Jangan Pergi !!
132
Maaf
133
Mengundurkan Diri
134
Pria Mesum
135
Sean I
136
Sean 2
137
Sean 3
138
Sean 4
139
Sean 5
140
Sean 6
141
Sean 7 End
142
Pengumuman
143
Ekstra Chapter 1
144
Ekstra Chapter 2 (gadis unik)
145
Ekstra Chapter 3
146
Ekstra Chapter 4
147
Ekstra Chapter End
148
Penutup
149
New Story
150
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!