Terkadang aku melihatmu seperti lautan di malam yang tenang, terlalu gelap dan mengundang tanya, dan aku bagai nelayan kecil yang hanya bisa menerka, apa saja yang kau sembunyikan di dalam sana.
____________________________________________
Bella masuk ke kamarnya, meletakkan kantung belanjaan itu di atas ranjang, lalu menuju kamar mandi, dia mengisi bath upnya dengan air hangat, lalu melihat ke arah alat-alat perlengkapan mandinya, sangat lengkap, bahkan bubble bathnya saja begitu banyak wewangiannya. Bella mengambil wangi wild rose, lalu menuangkannya, memang terlalu pagi untuk berendam, tapi Bella ingin menenangkan dirinya.
Bella masuk kedalam bath upnya, lalu menikmati air hangat yang membalut semua tubuhnya, busa-busa yang ada di sana membuatnya senang, wangi bun Mikaga mawar semerbak memenuhi kamar mandi itu.
Bella menutup matanya sejenak, dia menikmati waktunya sebagai Bella, setelah dari sini, dia akan berubah menjadi Mika, Gadis yang ceria, gadis yang penuh energi, gadis yang menyenangkan, mulai hari ini dia akan meninggalkan Bella, gadis yang rapuh penuh dengan kisah menyedihkan dalam hidupnya.
Dia membuka matanya, busa-busa di bath up sangat banyak, dia tersenyum, lalu tertawa tanpa sebab, karena dia ingin berlatih, dia harus selalu ceria bukan setelah ini.
Tak lama dia berendam disana, dia ingat Angga makan pukul 7, sebelum pukul 7 dia harus sudah siap, dia menghidupkan shower, membilas dirinya sebentar, lalu mengeringakan dirinya, dia keluar hanya mengunakan jas mandinya.
Dia melihat ke arah kantung belanjaan yang tadi dia letakkan di atas ranjang, dia penasaran, kenapa harus sampai menyiapkan baju?. Bella mengambil baju yang ada di dalam tas belanjaan itu, baju blouse putih dengan garis hitam panjang di bangian lengannya, dan sebuah wide-legged pants berwarna navy dengan garis putih dengan motif kotak besar. Bella mematapnya, pakaian ini lucu juga pikirnya.
Bella lalu memakai baju yang sudah di siapkan itu, rambut yang panjang dia ikat ke atas lalu di lilitkannya atau gaya cepol, dia ingat di foto yang ada di ruang tengah, gaya rambut Mika seperti itu dan dia terlihat imut . Anak-anak rambut Bella tampak sedikit berkeluaran malah membuat penampilan Bella tambah menarik, dia mengunakan riasan tipis, membuatnya makin cerah.
Pintu kamar di ketuk. Bella menyudahi dandanannya, lalu berjalan keluar. Judy berdiri disana.
"Tuan Angga sudah ada di ruang makan, Nona," kata Judy mengingatkan.
"Baiklah, aku akan ke sana," kata Bella.
Bella kembali melihat dirinya di cermin, walaupun belum terbiasa memakai celana, ternyata cukup nyaman, dia jadi senang, hingga tersenyum-senyum sendiri.
Bella keluar dari kamarnya, segera dia menuju ke ruang makan, dia dapat melihat Angga sudah duduk di sana, dia mengunakan jas semi formal, tampak rapi dan tentu saja tampan. Dia sudah mulai sarapan.
Bella masuk perlahan-lahan, Angga awalnya tidak sadar akan kedatangan Bella, saat Bella sudah lebih dekat, Angga baru memperhatikannya, dia sedikit tertegun melihat penampilan Bella yang tampak lebih kasual, wajahnya dengan riasan tipis itu membuat dirinya lebih segar, gaya rambutnya malah membuat Angga teringat dengan Mika, sejenak dia melihat Bella sebagai Mika, Dia kaget, namun hanya sesaat, gadis itu berubah lagi menjadi Bella, Karena itu di membuang pandangannya, tatapan matanya menyuram. betapa dia merindukan gadis itu.
"Selamat pagi," kata Bella dengan nada ceria dan senyuman yang manis. Angga menekuk alisnya melihat perubahan dari Bella.
"Selamat pagi," Balas Angga namun tetap wajah datarnya.
Bella menatap Angga dengan wajah penasarannya, apakah gayanya belum mirip Mika? Padahal dia sudah berusaha seceria mungkin, dia ingin setidaknya Angga mengomentari bagaimana gayanya, tapi yang ada malah Angga diam saja.
"Sarapan lah, setelah ini kita akan pergi ke dokter itu," kata Angga lagi.
"Baiklah," kata Bella duduk di kursi yang sudah di sediakan, di depannya pelayan menuangkan 3 jenis minuman, susu, teh, dan jus buah, Bella mengernyitkan dahinya, kenapa tidak menanyakan saja dia ingin minum apa?.
"Nona, Rotinya ingin di bakar? Telurnya ingin setengah matang atau matang?" kata Pelayan lagi
"Tidak perlu, aku makan roti dengan selai saja, " kata Bella lagi tersenyum.
"Selai apa Nona, disini ada coklat, kacang, nanas,dan strawberry?" kata Pelayan lagi.
"Ehm …" kata Bella berpikir.
"Mika alergi kacang, jadi mulai sekarang kau tidak boleh makan makanan yang mengandung kacang," kata Angga tiba-tiba menimpali, Bella baru saja ingin mengatakan dia ingin selai kacang, jadinya dia mengurungkan niatnya, padahal dia sangat suka kacang.
"Baiklah, aku minta coklat saja," kata Bella.
"Mika tidak suka coklat, dia suka strawberry," kata Angga lagi. Bella menatap Angga dengan sedikit kesal, seolah dia di biarkan memilih namun setelahnya dibantah, kenapa dia tidak saja langsung mengatakannya bahwa rasa kesukaan Mika adalah Strawberry dan lagi dia tidak suka stawberry, strawberry baginya terasa asam.
"Baiklah, aku makan dengan selai strawberry," kata Bella tersenyum pada pelayannya.
“Baiklah, Nona," kata Pelayan itu dengan sigap membuatkan roti untuk Bella.
Suasana hening, tidak ada dari mereka yang berbicara, Angga hanya fokus dengan makanannya, bahkan melirik Bella pun tidak, Bella pun hanya diam saja, tidak ingin salah bicara pada Angga untuk saat ini, lagi pula dia harus menghabiskan roti yang dia tidak suka itu. Setelah makan Angga masih duduk di meja makan itu, menatap ke arah handphonenya dengan serius, sambil sesekali menyerumput minumannya, Bella yang tidak tahu harus apa hanya duduk bagai anak kecil menunggu orang tuanya, dia menunggu perintah berikutnya.
Tiba-tiba Angga berdiri dan berjalan ke arah luar, Bella yang bingung hanya mengikutinya, mengikutinya bagaikan anak kucing yang mengikuti induknya. Angga berhenti sebentar ketika dia melihat Judy.
"Berikan perlengkapan yang lain kepada Nona Mika," kata Angga.
"Baik,Tuan," kata Judy dengan hormat.
Bella mengerutkan dahinya, melihat Judy yang langsung masuk, lalu bergegas setelah mengambil barang yang juga ada di dalam kantong belanjaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
Mimilngemil
😂😅😆😃
kebayang jadi Bella
2023-12-11
0
Mimilngemil
Sabar Bella, ingat tujuan mu 😉
2023-12-11
0
Mimilngemil
suka dengan Bella yang optimis dan mau belajar, semangat Bella ✊
2023-12-11
0