5

Saat pertama kali aku melihat kedua matamu, di detik itu pula aku memutuskan, Aku ingin selalu ada di setiap lembar-lembar cerita hidupmu.

___________________________________________

Angga baru saja selesai memimpin rapat pagi itu, dia berdiri, semua karyawan menatapnya dengan serius.

Umurnya masih 12 tahun, saat dia sudah mewarisi seluruh kekayaan dari orang tuanya yang meninggal secara mendadak karena kecelakaan pesawat yang mengenaskan, sekarang di usianya yang masih 27 tahun, dia adalah CEO paling sukses di negaranya.

Angga itu orang yang sangat dingin, bukan hanya wajahnya yang dingin, namun kelakuannya pun begitu, dia tidak segan-segan untuk memecat seluruh karyawan yang menurutnya tidak sesuai dengan pemikirannya. Para karyawannya menamainya 'The Himalayan Boss' karena jika sedikit saja salah langkah, mereka akan langsung masuk jurang.

Angga keluar dari ruang rapat, para karyawan langsung bernapas lega, seperti dari tadi sedang ada di kandang macan. Angga berjalan terus menuju ke ruangannya, Asisten Jang mengikutinya dengan setia dari belakang. Semua karyawan memberi hormat padanya, namun Angga seolah tak melihat mereka.

Hidup sendiri sejak umur 12 tahun menempahnya menjadi orang yang jarang tersenyum, satu-satunya orang yang bisa membuatnya tersenyum hanya Mika, dan Mika juga sudah meninggalkannya.

Dia membuka pintu ruang kerjanya yang luas, sangat mewah dengan dinding-dinding kaca yang menyuguhkan seluruh pemandangan kota yang sangat indah jika di perhatikan, sayangnya bahkan Angga tak pernah menatapnya lagi.

Angga adalah orang yang *w*ork holic, semenjak kematian Mika, hidupnya tidak lagi punya tujuan, jadi dia hanya melampiaskannya dengan bekerja. Dia duduk di kursi kerjanya. Menatap dengan sangat dingin ke arah laporan-laporan yang di berikan.

"Maaf tuan, saya menganggu," kata Asisten Jang.

"Ya, ada apa?" kata Angga.

"Pihak rumah sakit tadi menghubungi, mereka mengatakan bahwa Nona Mika sudah sadar."

Angga terhenti, dia seperti berpikir.

"Jam berapa jadwalku kosong?" kata Angga lagi.

"Hingga sore ini jadwal Anda penuh," kata Asisten Jang.

"Oh, Baiklah, Jadwalkan aku ke sana setelah dari sini," kata Angga.

" Malam ini, utusan kerajaan mengundang Anda untuk bertemu."

"Batalkan, sudah aku bilang aku tidak akan ingin berurusan dengan keluarga kerajaan, " kata Angga.

"Baik Tuan," kata Asisten Jang dengan cepat undur diri.

Kota itu memang dulunya diperintah oleh seorang raja, namun seiring perkembangan zaman dan waktu, kerajaan tidak lagi mencampuri urusan pemerintahan, namun memiliki hak khusus yang di berikan karena mengingat mereka adalah keluarga yang berkuasa dulu, dan Angga memiliki darah keturunan dari kerajaan, kakeknya dulunya adalah putra mahkota yang dengan suatu alasan meninggalkan tahta dan kerajaan itu. jadi secara tehnis bisa dibilang dia adalah seorang pangeran.

Sore itu Angga baru saja ingin keluar dari ruangannya, dia ingin siap-siap untuk menemui gadis yang ada di rumah sakit itu. Dia baru saja ingin berdiri ketika tiba-tiba seseorang masuk ke dalam ruangannya. Tentu dia tidak suka dengan hal itu.

"Selamat sore Tuan Angga Xavier Huxley," kata Pria itu mendekati Angga.

Angga mengerutkan dahinya, dia tidak pernah menggunakan nama lengkapnya di mana pun? Bagaimana pria ini bisa tahu?.

"Apa kau tidak punya sopan santun? Masuk ke dalam ruangan seseorang tanpa izin?" kata Angga dingin.

"Maafkan hamba, namun keadannya sungguh mendesak," kata pria itu mendesak.

"Siapa kau Ini?" kata Angga lagi.

"Nama saya Phillip, seorang pelayan kerajaan," kata Phillip sopan.

"Apa kau tidak pernah di peringatkan oleh asistenku? Aku tidak ingin ada urusan dengan keluarga kerajaan," kata Angga lebih dingin.

"Tapi Tuan, bagaimana pun kakek bunyut Anda adalah Raja Iverson, Yang mulia ingin bertemu dengan Anda, keadaannya memburuk," kata Phillip menerangkan.

"Itu bukan urusanku, keluargaku sudah keluar dari lingkaran kerajaan, dan aku tidak berminat untuk kembali lagi ke kerajaan, dan maaf, aku harus pergi," kata Angga berdiri lalu berlalu meninggalkan utusan keluarga kerajaan itu.

Angga segera menuju mobil yang sudah menunggunya, dengan cepat mobil itu membawanya ke rumah sakit. Begitu dia sampai, seluruh staff rumah sakit langsung berbaris menyambutnya, memberikan salam untuknya. Namun Angga menganggapnya hanya angin lalu saja.

Asisten Jang lalu membawanya ke kamar rawat Mika, dengan sigap Asisten Jang membukakan pintu untuk Angga, Angga mengeluarkan gestur agar Asisten Jang menunggu di luar. Dia masuk sendiri, pintu di tutup oleh Asisten Jang.

Angga masuk perlahan, melihat kearah ranjang, gadis itu masih tertidur, dia menatapnya.

Bagaimana gadis ini malah tidur saat aku datang?. Pikirnya, dia terbiasa selalu di sambut di mana pun.

Gadis itu tidak terlihat terlalu pucat lagi, bibirnya yang kecil sudah mulai memerah, jika dilihat dari dekat begini, ternyata wanita itu sangat cantik, wajahnya berbentuk hati dengan kulit putih sehalus lapisan salju, alisnya tebal tersusun rapi, bulu matanya sangat lentik, hidungnya yang mancung terpahat indah dan bibirnya bagai kelopak mawar. Angga cukup terkesima melihat kecantikannya.

Mungkin karena merasa ada yang memperhatikan, gadis itu membuka matanya perlahan-lahan, Angga terdiam, dia tertegun melihat kedua bola mata wanita itu. Dia baru melihat bola mata yang seperti itu, gadis ini punya 2 bola mata yang berbeda, mata sebelah kanannya berwarna coklat terang, sedangkan mata kirinya berwarna biru safir.

Gadis itu menatap dengan sangat nanar, seolah dua bola matanya bercerita kesedihan di dalamnya. Angga terus menatapnya.

"Siapa namamu?" Kata Angga dengan suara beratnya dan masih dengan nada dinginnya.

Gadis itu hanya manatap, seolah tak punya keinginan menjawab Angga. Angga mengerutkan dahinya, sedikit tidak sabar karena gadis itu seolah mengabaikannya.

"Kau ini memang tidak ingin menjawab atau bisu?" Kata Angga lagi.

Tapi gadis itu tak bergeming, dia malah membuang pandangannya ke arah lain, tak ada yang pernah melakukan itu pada Angga, terutama seorang gadis, dia tampan, sangat tampan, dan biasanya gadis-gadis akan terpesona melihatnya, tak terhitung berapa wanita yang sudah mencoba mengodanya selama 2 tahun ini, tapi tidak gadis ini, dia malah menganggap Angga angin lalu.

Angga yang merasa diabaikan, langsung merasa kesal, dia lalu berbalik dan keluar, saat dia keluar dengan wajah kesal, seluruh staf yang ada di sana menegang. Asisten Jang saja sampai takut.

"Panggilkan dokter yang menanganinya ke ruangan ku," kata Angga, lalu meninggalkan tempat itu menuju ke arah ruangannya. Salah satu dokter di sana langsung pucat pasi.

Angga segera duduk di ruangan pribadinya di rumah sakit itu, tak lama dokter itu datang.

"Selamat sore Tuan Angga," kata dokter itu.

"Jelaskan padaku keadaannya?" Kata Angga, bahkan tak melihat dokter yang susah bercucuran keringat itu.

"Keadaan Nona Mika stabil, dia sembuh dengan sangat baik, bahkan menurut saya dia bisa sampai begini adalah keajaiban, keadaanya benar-benar di ambang kematian, namun hanya beberapa hari, dia pulih seolah tak pernah dalam masa kritis," kata Dokter itu lagi.

"Keajaiban?" Kata Angga menatap dokter itu, Angga tak pernah percaya akan ke ajaiban, kalau ke ajaiban itu ada, dia ingin orang tuanya selamat dalam kecelakaan itu, kalau keajaiban ada, dia ingin keajaiban itu menuntunnya pada Mika.

"Ya, seolah dia lah yang menyembukan dirinya sendiri, pertolongan kami hanya berusaha membuatnya tetap hidup, tak di sangka bahkan dia sekarang bisa duduk dan berdiri tanpa hambatan apapun".

"Bagaimana dengan matanya?"

"Dia mempunyai kelainan langka bernama Heterochromia Iridum, itu bisa terjadi karena kelainan genetik dan keturunan, itu tidak ada hubungannya dengan kecelakaan ini, dia sudah memilikinya sejak lahir, tapi ... " Kata dokter itu terpotong.

"Tapi apa?" Kata Angga memperhatikan dokter itu seksama.

"Aku rasa dia mengalami depresi berat, dia tidak mau bicara, dia juga sering termenung, aku rasa memang dia tidak ingin di selamatkan," kata dokter itu lagi.

"Maksudmu?," kata Angga.

"Nona Mika memang bermaksud bunuh diri, dia ada di laut karena dia ingin mengakhiri hidupnya sendiri, karena itu saat dia sadar, dia malah menangis," kata dokter itu lagi.

Mendengar itu Angga nama Mika tersebut oleh dokter itu dia merasa tidak senang, apa lagi dokter itu bilang Mika tidak ingin di selamatkan?. Pikirannya terbang ke Mikanya, apa jika dia ditemukan, dia juga tidak ingin di selamatkan?.

"Seseorang yang depresi dan sudah melakukan percobaan bunuh diri, kemungkinan untuk melakukannya lagi akan ada," kata Dokter itu lagi.

Angga menatap dokter itu dengan dingin, menatapnya lama, membuat dokter itu gugup.

"Keluarlah, dan jaga dia agar tidak melakukan hal bodoh lainnya," kata Angga

"Baik Tuan, " kata Dokter itu berlalu, dia bisa bernapas lebih lega sekarang.

Angga masih duduk, pikirannya melayang, dia ingat tatapan kedua bola mata gadis itu, begitu indah namun juga memberikan rasa yang menyakitkan. Entah kenapa tatapan itu terasa menusuk dirinya, rasanya gadis itu berbagi kesedihan hanya dengan tatapannya.

Terpopuler

Comments

Mimilngemil

Mimilngemil

kok kaya mata kucing ya?
Apakah Mika mulai tersingkir ?

2023-12-10

0

Mimilngemil

Mimilngemil

Xavier Huxley , sodara Rain Huxley

2023-12-10

0

Mimilngemil

Mimilngemil

Masih misteri kenapa Angga ditakdirkan sendiri. Hemm...

2023-12-10

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15.
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 Request Visual! Update!
44 43
45 44
46 45
47 46
48 47
49 48
50 49
51 50
52 51
53 52
54 53
55 54
56 55
57 56
58 57
59 58
60 59
61 60
62 61
63 62
64 63
65 64
66 65
67 66
68 67
69 68
70 69
71 70
72 71
73 72
74 73
75 74
76 75
77 76
78 77
79 78
80 79
81 80
82 81
83 82
84 83
85 84
86 85
87 86
88 87
89 88
90 89
91 90
92 91
93 92
94 93
95 94
96 95
97 96
98 97
99 98
100 99
101 100
102 101
103 102
104 103
105 104
106 105
107 106
108 107
109 108
110 109
111 110
112 111
113 112
114 113
115 114
116 115
117 116
118 PENGUMUMAN!!
119 117
120 118
121 119
122 120
123 121
124 122
125 123
126 124
127 125
128 126
129 127
130 128
131 129
132 130
133 131
134 132
135 133
136 134
137 135
138 136
139 137
140 138
141 139
142 140
143 141
144 142
145 143
146 144
147 145
148 146
149 147
150 148
151 149
152 150
153 151
154 152
155 153
156 154
157 155
158 156
159 157
160 158
161 159
162 160
163 161
164 162
165 163
166 164
167 165
168 166
169 167
170 168
171 169
172 170
173 171
174 172
175 173
176 174
177 175
178 176
179 177
180 178
181 179
182 180
183 181
184 182
185 183
186 184
187 185
188 186
189 187
190 188
191 189
192 190
193 191
194 192
195 193
196 194
197 195
198 196
199 197
200 198
201 199
202 200
203 201
204 202
205 203
206 204
207 205
208 206
209 207
210 208
211 209
212 210
213 211
214 212
215 213
216 214
217 215
218 216
219 217
220 218
221 219
222 220
223 221
224 222
225 223
226 224
227 225
228 226
229 227
230 228
231 229
232 230
233 231
234 Meminta saran kakak2 neh!
235 232
236 233
237 234
238 235
239 236
240 237
241 238
242 239
243 240
244 241
245 242
246 243
247 244
248 245
249 246
250 247
251 248
252 249
253 250
254 251
255 252
256 253
257 254
258 255
259 256
260 Terima kasih.
261 pengumuman novel baru
Episodes

Updated 261 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15.
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
Request Visual! Update!
44
43
45
44
46
45
47
46
48
47
49
48
50
49
51
50
52
51
53
52
54
53
55
54
56
55
57
56
58
57
59
58
60
59
61
60
62
61
63
62
64
63
65
64
66
65
67
66
68
67
69
68
70
69
71
70
72
71
73
72
74
73
75
74
76
75
77
76
78
77
79
78
80
79
81
80
82
81
83
82
84
83
85
84
86
85
87
86
88
87
89
88
90
89
91
90
92
91
93
92
94
93
95
94
96
95
97
96
98
97
99
98
100
99
101
100
102
101
103
102
104
103
105
104
106
105
107
106
108
107
109
108
110
109
111
110
112
111
113
112
114
113
115
114
116
115
117
116
118
PENGUMUMAN!!
119
117
120
118
121
119
122
120
123
121
124
122
125
123
126
124
127
125
128
126
129
127
130
128
131
129
132
130
133
131
134
132
135
133
136
134
137
135
138
136
139
137
140
138
141
139
142
140
143
141
144
142
145
143
146
144
147
145
148
146
149
147
150
148
151
149
152
150
153
151
154
152
155
153
156
154
157
155
158
156
159
157
160
158
161
159
162
160
163
161
164
162
165
163
166
164
167
165
168
166
169
167
170
168
171
169
172
170
173
171
174
172
175
173
176
174
177
175
178
176
179
177
180
178
181
179
182
180
183
181
184
182
185
183
186
184
187
185
188
186
189
187
190
188
191
189
192
190
193
191
194
192
195
193
196
194
197
195
198
196
199
197
200
198
201
199
202
200
203
201
204
202
205
203
206
204
207
205
208
206
209
207
210
208
211
209
212
210
213
211
214
212
215
213
216
214
217
215
218
216
219
217
220
218
221
219
222
220
223
221
224
222
225
223
226
224
227
225
228
226
229
227
230
228
231
229
232
230
233
231
234
Meminta saran kakak2 neh!
235
232
236
233
237
234
238
235
239
236
240
237
241
238
242
239
243
240
244
241
245
242
246
243
247
244
248
245
249
246
250
247
251
248
252
249
253
250
254
251
255
252
256
253
257
254
258
255
259
256
260
Terima kasih.
261
pengumuman novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!