Hari ini saat ku buka mata, saat itu ku coba menerka, karna seiring kita bersama, aku tetap tak bisa menebaknya, kapan hatimu penuh dengan cinta, dan kapan kau bersikap seolah ku tak pernah ada.
____________________________________________
Bella baru bangun pukul 6 pagi, cahaya matahari masih remang-remang, dia lalu turun dari ranjangnya, sama seperti yang selalu dilakukannya, dia lalu melihat ke luar jendela, entah sejak kapan hal itu menjadi kebiasaanya. Mungkin karena dulu dia hanya bisa melihat pemandangan dari jendela kamarnya, makanya dia selalu melakukan hal itu setiap kali bangun tidur.
Bella tidak tahu dunia bagaimana, bagaimana keadaannya, bagaimana perkembangannya? Bahkan dia tidak diperbolehkan menonton televisi, juga tidak boleh mengunakan seluruh alat komunikasi, hal ini dilakukan agar dia tidak kabur nantinya, mereka tidak akan mengambil resiko, gadis yang mereka didik dari kecil saat sudah dewasa akan berontam dan kabur hanya karena hal-hal itu, karena itu semua kebutuhannya sudah tersedia di kastil itu, makanan, minuman, bahkan bajunya pun sudah di siapkan, dia tidak pernah punya pilihan.
Bella menyibakkan gorden jendela kamarnya, melihat kearah pemandangan taman belakang yang indah, Dia masih belum terbiasa melihat pemandangan itu, namun dia menyukainya, lalu dia melihat Angga yang sedang berolah raga, pria itu bangun pagi sekali, dia melihat Angga yang sedang berlari mengitari kolam renangnya. Wajahnya serius sekali walaupun sedang berolah raga, entah kenapa itu menjadi pemandangan yang indah bagi Bella.
Bella tersenyum, namun tiba-tiba Angga berpaling menatapnya, melihat Angga yang melihat dirinya, Bella gugup dan langsung menutup gordennya lagi. Bella binggung, kenapa dia bisa segugup itu hanya karena Angga melirik kearahnya, untuk apa dia menutup gordennya lagi? Toh kalau Bella menatapnya, Angga juga tidak akan marah bukan?.
Bella memutuskan untuk tidak memikirkannya, dia melangkah ke kamar mandi, mencuci mukanya, mengosok gigi lalu keluar dari kamar mandi, terlalu pagi baginya untuk mandi. Dia segera keluar dari kamarnya, berjalan menuju ke dapur, di sana koki sedang sibuk memasak untuk sarapan Angga.
"Selamat pagi," kata Bella tersenyum pada mereka.
"Selamat pagi Nona Mika," kata mereka memberi salam, Bella mengerutkan dahinya, ya, dia harus terbiasa dengan sebutan itu.
"Ada yang bisa saya bantu? " kata Bella lagi.
"Tidak perlu Nona, sarapan akan selesai sebentar lagi," Kata Koki.
"Oh, baiklah," kata Bella melihat kesekeliling, dia melihat seorang pelayan membawa baki dengan beberapa botol air mineral dan gulungan handuk putih.
"Ini untuk siapa?" kata Bella.
"Saya akan mengantarkannya untuk Tuan Angga, Nona," kata Pelayan itu.
"Bolehkah aku saja yang mengantarkannya?" kata Bella.
"Silahkan Nona," kata pelayan itu lagi.
Bella tersenyum manis, lalu mengambil baki yang semula ada di tangan pelayan itu, Bella dengan senyumannya lalu membawanya menuju ke taman belakang.
Di sana dia lihat Angga sedang melakukan Sit Up, dia tampak sudah basah dengan keringat, kaos putih fit body yang di kenakannya terlihat basah, namun hal itu membuat dia terlihat sangat seksi, Angga melihat kearah Bella yang mendekatinya, lalu menghentikan apa yang sedang di lakukannya.
"Letakkan saja di sana," kata Angga.
"Oh, baiklah," kata Bella. Dia segera meletakkan baki itu di meja taman yang ada di pinggir kolam berenang.
Angga mendekatinya, mengambil 1 botol air mineral lalu meminumnya, Bella memperhatikan sosok Angga yang begitu menarik, Pria ini punya pesonanya sendiri. Angga melirik Bella dengan tatapannya yang tajam, membuat Bella segera membuang wajahnya, dia gugup.
"Kau tidak perlu melakukan hal-hal seperti ini, ini pekerjaan para pelayan, mereka di bayar untuk melakukannya," kata Angga dingin.
"Oh, baiklah," kata Bella, dia sedikit merasa tidak enak, sebenarnya dia hanya ingin melayani Angga sebagai balas budinya, karena Angga sudah begitu baik padanya, namun sepetinya Angga tidak menyukainya.
Angga hanya diam, dia duduk di kursi taman, sedikit beristirahat, Bella jadi tak tahu harus melakukan apa, Angga sepertinya orang yang tidak suka berbicara, karena itu Bella memutuskan untuk kembali masuk ke rumah. tapi belum beberapa langkah, Bella kembali berhenti karena Angga mengatakan sesuatu.
"Hari ini, kita akan bertemu dengan dokter mata, dia akan membuatkanmu kontak lens agar kedua matamu memiliki warna yang bersama, jika kau keluar dengan keadaan seperti itu, kau pasti akan menarik perhatian," kata Angga dengan nada dinginnya, menatap Bella dengan mata tajamnya itu.
"Baiklah, kalau begitu aku akan bersiap-siap," kata Bella tersenyum.
"Mmm ...." Kata Angga sekenanya saja menjawab tanpa melihat kearah Bella.
Bella kembali menatap Angga, dia sedang memejamkan matanya sambil bersandar di kursi itu, kepalanya di dongakkannya, seakan merasa sangat lelah, Angga itu pria yang susah di tebak, terkadang terlihat perhatian, tapi terkadang dia sangat dingin, Bella jadi bingung harus bagaimana dengan Angga.
Bella kembali ke kamarnya, saat itu Judy sudah berdiri dengan setia di depan kamarnya, melihat Bella mendekat, dia tersenyum, di tangannya tampak kantong belanjaan.
"Selamat pagi Nona, hari ini saya membawakan pesanan Tuan Angga, dia memerintahkan Anda untuk memakainya," kata Judy sangat sopan.
"Apa itu?" Kata Bella penasaran.
"Baju yang akan anda gunakan hari ini."
"Oh, baiklah, terima kasih, aku akan memakainya."
"Sama-sama, saya akan menunggu Anda di ruang makan, Tuan Angga biasa makan pukul 7," kata Judy.
"Judy? Apakah Tuan Angga memang selalu dingin seperti itu?" Kata Bella penasaran.
"Tuan memang tidak terlalu banyak bicara, tapi percayalah Nona, Tuan Angga orang yang baik," kata Judy tersenyum.
Bella tidak menjawab, dia tahu Angga orang yang baik, kalau dia tidak baik, mana mungkin dia mau membantu Bella, tapi sifatnya yang susah di tebak itu, membuat Bella benar-benar penasaran sekaligus bingung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 261 Episodes
Comments
HNF G
knp pake ke dr mata segala sih. kan tinggal beli softlens warna biru dan coklat. nanti yg coklat dipake dimata biru, yg biru dipake dimata coklat, beres deh, sama warnanya 🤭
2023-07-29
0
Bu herdin
baca ulang
2023-02-14
0
Andien
peran mika dimulai
2022-06-20
0