Zhia merasa kepalanya sakit. Tubuhnya juga terasa lemas tak berdaya.
Dia tercengang ketika ada tangan kekar yang memeluk erat tubuhnya dari belakangnya.
Zhia langsung membalikan badan dan pada saat itu...
Dengan senyuman menggoda Syauqi menyapa Zhia.
"Sudah bangun istriku?"
Zhia merasa kepalanya semakin berat, dia berharap semoga semua ini hanyalah mimpi buruk.
Namun Zhia mulai tersadar ketika Syauqi mencium bibirnya.
"Pergi kau iblis... jangan sentuh aku!"
Teriak Zhia histeris, karena dia juga sadar kalau dirinya sudah tak memakai sehelai benang pun.
Zhia segera menarik selimut tebalnya untuk menutupi tubuh bugilnya.
Zhia berlari kearah pintu, tapi langkahnya terhenti karena Syauqi menarik selimutnya dari belakang.
Zhia mencoba memegang selimutnya erat sekali karena takut terlepas.
"Mas Syauqi, kenapa kamu lakukan ini padaku?" tanya Zhia dengan suara yang keras.
Dia masih membelakangi Syauqi yang sedang memegang selimutnya.
"Karena aku mencintaimu" jawab Syauqi tenang penuh perasaan.
"Kamu mencintaiku? kamu bilang kamu mencintaiku? Jika memang kamu mencintaiku kamu takkan pernah menghina aku seperti ini, dan juga jika kamu memang mencintaiku kamu akan menjaga kehormatan ku."
kini Zhia sudah kehilangan kesabarannya, baru pertama kali ini Zhia marah sampai berteriak.
Zhia langsung menangis tersedu-sedu.
Syauqi merasa seperti tertusuk paku pada bagian jantungnya. Dadanya terasa lebih sakit karena telah membuat seseorang yang paling dicintai menangis.
Syauqi melepaskan selimut yang dipegangnya, kemudian dia tersungkur di bawah kaki Zhia, dia ikut menangis tak kuasa menahan luka dihati.
"Lalu aku harus bagaimana lagi? Aku sangat mencintaimu, jarak dan waktu tak bisa menghapus perasaanku. Bahkan ketika aku menemukan seseorang yang lebih segalanya darimu aku masih tak mampu menahan gejolak rindu padamu. Katakanlah... aku harus bagaimana agar kamu bisa mengerti perasaanku," Syauqi meratap sambil bersujud di kaki Zhia.
"Sudah pernah kukatakan sebelumnya, aku sudah mempunyai seseorang dihati bahkan sebelum aku mengenalmu. Dan.... meskipun Mas Iyas sudah mengenalku selama 14 tahun tapi dia tak pernah menyentuhku sama sekali, itulah yang namanya cinta karena dia menjagaku, melindungi kehormatanku sebagai wanita muslimah. Lalu apa yang telah kamu lakukan padaku? kamu seenaknya menyentuhku tanpa rasa takut dosa, bahkan kamu menghinaku hanya demi mementingkan nafsumu saja. Apa yang kamu rasakan itu bukanlah cinta!" bentak Zhia penuh amarah.
Zhia menarik paksa selimutnya kemudian meninggalkan Syauqi yang masih bersujud.
Akan tetapi pintunya tak bisa dibuka dan kuncinya juga tak ada, Zhia menggedor-gedor pintu tersebut sambil berteriak minta tolong.
Mendengar Zhia menyebut nama Iyas, jiwa predator Syauqi muncul lagi. Syauqi berdiri dan menatap Zhia dingin.
"Aku sudah cukup mengalah padamu selama ini, itu semua karena aku terlalu mencintaimu.Tapi sekarang kamu akan tahu siapa aku yang sesungguhnya, apapun yang aku mau pasti akan aku dapatkan, tak terkecuali dirimu."
Syauqi tersenyum sinis dan melepaskan celana panjangnya. pemuda tampan itu sekarang hanya menggunakan celana pendek di atas lutut.
Tubuh Syauqi sangat bagus dan berotot.
Namun Zhia merasa tak Sudi melihatnya kemudian dia memejamkan matanya.
Syauqi mendekati Zhia dan menarik selimutnya, dalam hitungan detik terlihat seutuhnya tubuh mulus Zhia.
Seketika wajah Zhia memerah karena malu bercampur amarah.
Zhia langsung menampar pipi Syauqi sampai terdengar keras. Namun Syauqi tertawa dan langsung membalas dengan ciuman dahsyat sampai Zhia sulit bernapas.
Zhia mencoba mendorong tubuh Syauqi, akan tetapi kekuatannya tak sebanding dengan tenaga Syauqi.
Syauqi menarik tubuh Zhia dalam pelukannya dan menjatuhkannya di atas ranjang.
Zhia menangis histeris.
" bunuh saja aku! dari pada kamu siksa aku seperti ini" rintih Zhia memohon karena dia sudah tidak bisa berkutik.
Syauqi memegang kedua tangan Zhia dan menindih tubuhnya. Zhia sudah tak bisa bergerak lagi.
"Aku sangat mencintaimu, aku akan dapatkan ragamu dahulu. Aku yakin suatu saat bisa mendapatkan hati tulusmu. Aku berjanji setelah menikah nanti apapun yang kamu inginkan, apapun yang kamu katakan akan aku turuti. Asalkan jangan pernah meminta untuk pergi meninggalkanku. Kamu tau... aku hampir gila jika aku membayangkan kamu bersanding dengan orang lain," bisik Syauqi lembut di telinga Zhia.
Zhia sampai merinding, seluruh bulu kuduknya berdiri.
"Lalu bagaimana dengan Mas Iyas? Lalu bagaimana dengan kekasihmu? Kemudian bagaimana dengan hatiku sendiri? Apa kamu puas bahagia di atas penderitaan orang lain?Kamu egois, kamu manusia biadab yang tidak tahu malu."
Zhia melotot tajam, seumur hidupnya pun Zhia tak pernah berpikir untuk memaki orang lain. Namun kini Zhia sudah tak menganggap Syauqi seperti manusia.
"Aku sudah memutuskan ishika setelah mengantarkan dia pulang, dan bukankah Iyas juga dekat dengan gadis lain kan? Jika tentang dirimu kamu jangan khawatir. Aku pasti akan membahagiakanmu, aku akan menjadi seperti apapun yang kamu mau... untukmu aku bisa melakukan apa saja," jawab Syauqi santai tanpa merasa bersalah.
"Kumohonn..... lepaskan aku jika kamu mencintaiku, kumohon.... "kata Zhia terisak menangis, dia sudah merasa putus asa.
"Aku lebih suka kamu marah padaku dari pada kamu menangis seperti ini. Jangan pernah bilang jika cintaku ini hanyalah nafsu. Aku tulus mencintaimu... jika aku lelaki ******** mungkin semalam aku sudah memperkosamu saat kamu tak sadar dan setelah itu aku akan membuangmu. Aku benar-benar tulus mencintaimu Zhia, aku terpaksa melakukan ini supaya kamu mau menikah denganku," kata Syauqi mulai habis kesabarannya.
Zhia sangat dilema,dalam keresahannya dia pasrah.
"Baiklah jika itu maumu. Tapi jangan sentuh aku sebelum kamu menghalalkan ku," jawab Zhia lemah.
Syauqi tersenyum puas dan bahagia akhirnya Zhia setuju untuk menikah dengannya. Dengan tatapan sayu dan suhu badan mulai memanas, Syauqi meniup pelan tepat di telinga Zhia.Syauqi merasakan dada Zhia yang kenyal dan padat.
"Maafkan aku Zhia....tapi aku sudah tidak bisa menahan diriku sendiri, jangan takut. Aaku akan memperlakukanmu dengan lembut," lirih Syauqi.
Belum sempat Zhia berteriak namun mulutnya sudah dikunci bibir Syauqi, tangan nakal Syauqi menjelajahi seluruh tubuh Zhia.
Zhia merasakan sesuatu benda keras yang memaksa menjebol masuk miliknya. Meskipun Syauqi melakukannya dengan pelan tapi Zhia tetap merasa kesakitan.
Zhia menangis putus asa.
maafkan aku Mas Iyas.... maafkan aku...
***********************
Cahaya matahari mulai terlihat dari balik dinding kaca.
Zhia yang dari jam tiga pagi masih tak henti- hentinya menangis.
Ingin rasanya dia bunuh diri saat ini juga.
Namun bagaimana mungkin dia berani melakukan dosa besar untuk kedua kalinya.
Andai saja dulu Zhia mendengarkan kata Iyas agar tidak berhenti kuliah, mungkin hal ini takkan pernah terjadi.
Nasi sudah menjadi bubur, beribu-ribu penyesalan tidak akan bisa mengembalikan masa lalu.
Zhia kini merasa bagaikan setumpuk sampah yang tak pantas untuk Iyas, bahkan dia teramat malu dan membenci tubuhnya sendiri.
Syauqi masih tertidur nyenyak dengan seulas senyuman dibibirnya.
Zhia sangat membencinya.
Seseorang yang telah merusak masa depannya.
Seseorang yang telah memisahkan dia dengan Iyas kekasihnya.
Zhia ingin bangun dan segera membersihkan tubuhnya dari bekas sentuhan Syauqi. Namun ketika Zhia ingin berdiri dia merasakan perih di selangkangannya, tubuhnya juga terasa pegal-pegal.
ketika Zhia menarik selimut dia merasa semakin sakit melihat noda bercik selaput daranya yang telah sobek.
Zhia marah... akhirnya Zhia mendekap wajah Syauqi dengan bantal.
Terimakasih sudah berkenan membaca karya saya. Jangan lupa Like dan Vote ya🙏
Karena dukungan dari kalian sangat berarti bagi Author.
Mohon kritik dan sarannya semoga novel CINTA YANG TERPAKSA bisa berkembang lebih baik lagi🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Aysana Shanim
Parah ikh syauqi. Gile aja lu yaa.. Tak sambit lama lama 😭
Gk kebayang jadi zhia gimana shocknya
2023-01-17
0
mur ciyu...ah
kasian sekali zia wanita solehah mendapatkan perbuatan yg tak manusiawi....emang takdir nggak ad yg pernah tau...hidup kita mau dibawa kemana ...kita hanya bisa ngejalaninnya aza...
2022-08-23
0
yuyuyuyu
]u
2022-04-25
0