Acara pesta pernikahan Elly sangatlah meriah, puncak acara diisi dengan hiburan dari artis-artis ternama.
Pukul 24.00 acara baru usai. Para tamu mulai membubarkan diri.
Zhia dan Nindy tak lupa berpamitan pada yang punya hajat.
Sesampainya di depan gedung, Dony tiba-tiba mengeluh sakit perut.
"Aduh... sakitnya," rintihDony meringis sambil memegangi perutnya.
"Kamu kenapa, Mas Dony?" tanya Zhia khawatir, karena dia berdiri disebelah Dony.
"Aku nggak tahu tiba-tiba perutku sakit, rasanya perih sekali," jawab Dony sambil memejamkan matanya, mukanya sangat terlihat memelas.
Zhia memang orang yang tidak tegaan dan hatinya mudah terentuh jika melihat orang lain menderita.
Beberapa menit kemudian mobil Nindy berhenti di depan Zhia dan Dony.
"Ayo pulang,Zhia!" ucap Nindy dari belakang setir.
"Nindy, sebaiknya kamu mengantar Mas Dony ke rumah sakit saja, kasihan dia kesakitan" kata Zhia sambil membuka pintu depan untuk Dony.
pemuda tamapn itu dengan tertatih-tatih masuk ke mobil Nindya, lalu Zhia segera menutup pintu mobilnya.
"Lalu bagaimana denganmu? Ayo masuk sekalian, nanti setelah ke rumah sakit aku antar kamu pulang ke rumah," kata Nindy cemas.
"Tak usah, aku bisa panggil taxi online saja. Kasihan kamu kalau harus bolak balik lagian ini juga sudah larut malam" jawab Zhia meyakinkan.
"Yasudah hati-hati ya!" pamit Nindy melambaikan tangannya kearah Zhia dan menjalankan mobilnya.
Di depan gedung masih ada beberapa tamu yang mungkin juga sedang menunggu jemputan.
"Mau kuantarkan pulang, Mbak?" tawar seorang pemuda tampan yang memakai jas warna silver.
Zhia ingat jika pemuda di sampingnya adalah seseorang yang tadi saat di pesta mau mengajak kenalan.
"Tidak, terimakasih" tolak Zhia halus.
Zhia tidak ingin menyinggung perasaannya.
Kemudian dia mengambil ponsel dari dalam tasnya.
Ketika baru mau memesan taxi online tiba tiba tangannya ditarik seseorang dan dia dimasukkan ke dalam mobil.
Zhia baru menyadari kalau orang itu adalah Syauqi baru saja melewati depan mobil, kemudian syauqi juga masuk di samping Zhia.
"Mas Syauqi! kenapa selalu seenaknya menyentuhku" protes Zhia dengan nada sedikit tinggi.
Syauqi acuh saja, pemuda itu justru menikmati wajah Zhia yang semakin menarik ketika marah.
"Aku mau pulang sendiri," kata Zhia merasa kesal
Namun saat Zhia mau membuka, pintu mobilnya sudah terkunci secara otomatis.
"Tidakkah kamu lihat diluar mulai gerimis?" kata Syauqi sambil menjalankan mobilnya secara perlahan.
Zhia hanya diam, Dia melirik lewat kaca jika langit mulai menurunkan rintik-rintik hujan.
Bintang-bintang yang bersinar terang meredup dan ditutupi awan berkelabu.
"Di mana kekasihmu, Mas Syauqi?" tanya Zhia yang mulai tenang.
"Sudah kuantarkan pulang dari tadi," jawab Syauqi datar. Pemuda yang memikat itu masih fokus melihat kearah jalan depan.
Setelah sekian lama tidak bertemu, Syauqi merasa jiwanya diselimuti kedamaian walau hanya sekedar melihat wajah Zhia.
"Selamat ya, akhirnya Mas Syauqi sudah memiliki pasangan yang segalanya lebih baik dariku," kata Zhia tulus.
Namun Syauqi diam tak menjawab, hanya menyunggingkan senyum yang justru terlihat menakutkan.
Kemudian mereka sama-sama membisu.
Suasana menjadi hening.Hanya bunyi suara hujan yang semakin deras dan beberapa petir yang menyambar memekakkan telinga.
Zhia merasa heran kenapa sekarang cuaca sulit diprediksi, tidak seperti ketika dia masih kecil, musim hujan ya hujan musim panas ya panas.
Tiba-tiba ponsel Zhia bergetar tanda ada satu pesan yang masuk. Zhia segera membukanya.
Alangkah terkejutnya dia, Dari nomor Iyas mengirimkan foto mesra berduaan dengan seorang cewek cantik.
mereka sedang tidur karena terlihat ada bantal dikepala Iyas sedangkan cewek yang di sebelahnya bersandar pada lengannya.
Zhia tahu jika Iyas tidak mungkin akan mengkhianatinya, dia tahu seberapa besar cinta Iyas yang sama seperti cinta Zhia padanya.
Seandainya memang iya Iyas dekat dengan cewek lain mana mungkin dia akan mengirim foto mesra berduaan lewat nomernya sendiri.
Zhia mencoba berfikir jernih dan akan bertanya langsung jika Iyas sudah pulang.
Namun Zhia juga tidak bisa memungkiri jika dia merasa sakit dan cemburu.
"Kamu kenapa?" tanya Syauqi merasa aneh pada Zhia setelah membuka pesan.
Zhia hanya menggelengkan kepala, dia mencoba menahan air matanya.
Dia tidak ingin menangis di depan Syauqi, dan Zhia juga yakin apa yang ada di dalam foto hanyalah salah paham saja.
"Minumlah!" ucap Syauqi sambil menyodorkan air putih mineral isi 600 ml pada Zhia.
Zhia langsung menerima dan meminumnya supaya pikirannya bisa tenang.
Syauqi hanya tersenyum senang melihat Zhia yang meminum air tersebut.
Beberapa menit kemudian Zhia merasa sangat lemas dan mengantuk, perlahan matanya terpejam.
*******************************
Syauqi melirik Zhia yang sudah tidur terlelap, dia langsung memutar arah menuju villa keluarganya.
Syauqi sudah menyiapkan segalanya. tentang Dony yang pura-pura sakit sampai dua penjaga villa disuruh libur selama dua hari.
Syauqi mengambil ponsel milik Zhia yang tergeletak di pangkuannya.
Dia lalu mengirim pesan kepada Tia.
TO: Mbak Tia
"Mbak jangan menghawatirkanku karena aku menginap di butik bersama Nindy"
Syauqi juga iseng membuka pesan Iyas.
Syauqi merasa terkejut. Namun dia juga berpikiran sama dengan Zhia, dia tau itu hanyalah jebakan untuk memisahkan Iyas dan Zhia.
"Ternyata ada yang berusaha ingin mengincar Iyas juga" batin Syauqi tersenyum sinis.
Hampir dua jam dalam perjalanan, akhirnya Syauqi baru sampai di villa keluarga.
Udaranya sangat dingin karena memang berada di dataran tinggi.
Di samping Vila ada danau buatan lengkap dengan perahu kecilnya.
Halamannya juga sangat luas, dan banyak pepohonan serta bunga-bunga yang indah.
Dulunya ini adalah rumah kedua bagi keluarga Syauqi, setiap hari Minggu mereka liburan di sini.
Namun setelah perceraian kedua orang tuanya Syauqi tak pernah datang kesini lagi.
Vila ini masih seperti dulu, sama persis seperti saat terakhir dia datang kesini.
Syauqi masih berada di mobil, dia belum juga keluar karena dia masih teringat masa lalu dan kedua orang tuanya.
Hujan tidak mengguyur sampai daerah di sini, karena jalanan di daerah ini masih terlihat kering.
Syauqi kemudian melirik Zhia yang masih tertidur pulas.
Melihat kecantikan wanita yang sangat dicintainya Syauqi tak tahan untuk mencium keningnya,nkedua pipinya, dan terakhir bibirnya Zhia.
"Maafkan aku... aku terpaksa menggunakan cara licik ini untuk memilikimu seutuhnya.
Aku sangat mencintaimu dan mulai sekarang aku tak ingin jauh darimu lagi," kata Syauqi perlahan, tapi Zhia masih belum sadar juga.
Syauqi keluar dan membuka pintu mobil, kemudian Syauqi menggendong tubuh Zhia dan membawanya masuk ke dalam Vila.
Saat menaiki tangga ke lantai dua, ponsel milik Zhia yang berada di saku jas nya berbunyi terus.
Syauqi meletakkan tubuh Zhia perlahan di atas ranjang yang sangat luas.
Kemudia Syauqi mengambil ponsel Zhia yan terus berdering, rupanya Iyas yang dari tadi menelpon.
Dengan senyuman penuh kemenangan Syauqi langsung mematikan ponsel Zhia.
Syauqi melepas jasnya juga kancing baju kemejanya.
di tatapnya wajah cantiknya Zhia yang sedang tertidur lelap itu.
Syauqi melepas jilbab Zhia secara perlahan, dan Syauqi merasa takjub melihat rambut Zhia yang lurus panjang sepinggang.
Dengan rambut tergerai seperti ini wajah cantik Zhia semakin terlihat mempesona.
Kemudian dibelainya rambut yang lembut juga harum itu.
"Kamu memang wanita istimewa, disaat gadis lain memamerkan tubuh dan kecantikannya, justru kamu menyimpan dan menutupi keindahan ini untuk suamimu sendiri, alangkah beruntungnya aku," batin Syauqi.
Syauqi mulai mencium kepala Zhia penuh kasih sayang.
"Mulai sekarang kamu adalah milikku, tak akan pernah aku lepaskan lagi," bisik Syauqi ketelinga Zhia dan mengecup leher Zhia yang mulus.
Terimakasih sudah berkenan membaca karya saya. Jangan lupa Like dan Vote ya🙏
Karena dukungan dari kalian sangat berarti bagi Author.
Mohon kritik sarannya juga semoga Novel CINTA YANG TERPAKSA ini bisa berkembang lebih baik lagi🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 285 Episodes
Comments
Aysana Shanim
Hey Heyy mau apa you???
2023-01-17
0
Aisyah Hayati
nah kan, aku sdh curiga sama iyas waktu bilang izin ada tugas kuliah 😡😡
2022-04-25
0
Nacita
caramu salah syauqi 😢
2022-03-17
0