[ Not Edited ]
“Huft...... Kenapa kalian tidak bosan-bosannya selalu mengandaskan semua rencanaku!” Ucap laki-laki misterius tersebut.
“Siapakah kau!?”
“Dasar manusia yang tak punya sopan! Kalian malah tak dapat mengenali siapakah aku. Bukankah sudah jelas-jelas kalian wajib mengetahui dan mengenaliku.”
“Jangan banyak bicara! Siapa kau sebenarnya!? Atau kami akan menyerangmu.” Bentak Adellia seraya mengancungkan tombaknya.
“—Khh!! Dasar sampah yang tak berguna....” Pekiknya.
"Pasukan! Serang!" Perintah Adellia.
Dengan cepat aku melesat ke arahnya yang tak jauh jariku, begitu pula dengan Adellia yang malah sudah melancarkan serangan pertama ke orang misterius tersebut.
Namun dia hanya menghindarinya.
Tanpa banyak bicara dia kemudian menjentikan jarinya dan beberapa pasukan yang berada di dekatnya terlempar karena sebatan bayangan hitam yang muncul dari badannya, bahkan para rakshasa juga ikut hanyut dalam serangan kejutan tersebut. Begitu pula denganku dan Adellia.
(Dengan satu jentikan saja dia dapat menghancurkan hampir setengah pasukan!? Kekuatan macam apa itu....!?)
Aku mati langkah melihat hal tersebut, lidah seakan keluh dan tak dapat berbica sepatah katapun. Tangan gemetaran karena tensi peperangan kembali meningkat, ini bahkan lebih menegangkan daripada melawan Zardock.
Seluruh pasukan juga tercengang menyaksikannya.
“Huft, kalian tenanglah.... Aku tak akan membunuh kalian sekarang, sebab tubuh ini terlalu lemah. Jika aku menggunakan seluruh kekuatanku pasti tubuh ini akan hancur berkeping-keping dan tak ada gunanya aku kemari....” Sabdanya seraya memainkan secuil bayangan hitam yang muncul dari telapak tangannya.
Dia menghela napas ringan lalu memandangi sekujur tubuhnya sembari membuka tutup kepalan tangan tanpa memperdulikan kami.
Kendati demikian kami hanya terdiam dan membisu, tetapi tetap dalam posisi masing-masing. Tak ada yang kabur ataupun menyerang, semua terpaku dalam keheningan yang mencekam.
Dia angkat bicara, “Kalau diam saja aku akan lebih mudah untuk mengalahkan kalian, mana semangat kalian saat mengalahkannya tadi? Apa perkenalanku terlalu berlebihan sehingga membuat kalian ketakutan.”
Dia memandangi kami satu persatu dengan tatapan menghina. Sedangkan kami membalas tatapan itu dengan kegelisahan, seakan kami merasakan sebuah perbedaan kekuatan dan energi sihur yang teramat jauh.
“Sampai kapan kalian akan diam membisu, tak baik jika kalian membuat seseorang menunggu lebih lama. Apa kalian siap jika aku yang akan memulai ronde selanjutnya? Waktuku tidak banyak di sini.” Katanya.
Walaupun tubuhnya kurus tak berotot, tanpa bersenjatakan apapun tapi energi sihir yang kami rasakan sangatlah mengerikan. Dia memakai kemeja hitam dengan lengan baju yang disingsingkan setinggi bahu dan mengenakan celana panjang ketat berwarnakan hitam pucat, tak lupa dengan sepatu hitam mengkilap sehingga membuatnya tampak elegan dan berkelas.
Tak ada gunanya bagiku untuk terdiam seperti ini, kami harus buru-buru menyerangnya. Dalam ucapanya tadi menandakan bahwa dia tidak dalam kondisi terbaik, itu juga bukan raganya, dan terlebih lagi dia sendirian.
Adellia yang ada di depanku tampak cemas dan keringat dingin merias wajahnya yang seputih salju.
(Apa dia juga ketakutan.....? Padahal kekuatannya jauh meningkat dari sebelumnya, kenapa dia seakan tak dapat berbuat apa-apa?)
“A-Apa kau tak ingin menyerangnya, Adellia?” Ucapku lirih memecah keheningan yang mencekam
“Kau jangan gegabah, apa kau yakin dapat menyerangnya sekarang?” Jawabnya, pupil matanya bergerak ke kiri ke kanan guna memperhatikan keadaan sekitar pula.
“Jangan bilang kalau kau takut denganya.”
“Bukan begitu, tapi tubuhku tak dapat bergerak sedikitpun. Apa kau tak merasakannya?” Tanyanya.
(Tu-tunggu.... Tubuhku juga tak dapat bergerak!)
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hallo sobatt pembaca sekalian!! yang sudah membaca novel ini maupun sekadar mampir, saya sebagai author mengucapkan banyak terimakasih jika kalian memberikan dukungan dengan cara di bawah ini:
* Dukung penulis dengan memberikan tips / vote seadanya
* Follow akun penulis
* Berkomentar yang baik dan bijak
* Always like and share in your social media
* Bintang limanya ya gaes
* Favorit (Ini yang paling penting wkwkwkwk)
Bantuan kalian sangatlah berarti untuk Author, karena setiap support yang kalian berikan dapat menambah semangat author dalam melanjutkan cerita ini!! Dukung terus ya gaesss.... :D
# Terimakasih banyak gaes, see you on the next chapter.... ^_^
WA : 08973952193
IG : bayusastra20
email : bayu_sastra20@yahoo.co.id
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 133 Episodes
Comments
Honey
Woah, kekuatan macam apa itu? Zardock tenggelam, timbullah pria misterius kemudian.
2020-07-03
0
Calvien Arby
wow
2020-05-25
1
ssssasssstria
baru mulai baca lagi deh
2020-05-12
3