BERUSAHA MENYEMBUHKANMU

"Hai, apa kabarmu John, ayo masuklah," Ornado langsung memberikan salam dan pelukan hangat pada John yang baru saja datang bersama James ke rumahnya.

"Terimakasih sudah menyempatkan waktumu untuk menjengukku," Ornado menepuk bahu James.

"Bagaimana aku bisa menolak permintaanmu sedangkan pernikahanmu aku terpaksa tidak bisa datang karena istriku melahirkan," Ornado tertawa.

"Bisa aku bertemu Nyonya Xanderson? Aku ingin tahu wanita seperti apa yang bisa mencuri hati Ornado Xanderson," Ornado memberi tanda kepada James melalui kerlingan matanya untuk memanggil Cladia mendengar permintaan dari John.

Kebetulan Cladia baru saja keluar dari kamar dan berjalan menuruni tangga ketika James berencana mencari Tante Ema untuk membantu memanggil Cladia.

"Siang Cla, Ornado memanggilmu, ada temannya John, dari Amerika mau mengucapkan selamat atas pernikahan kalian," Cladia sedikit menahan langkahnya sebentar, kemudian melangkah mengikuti James berjalan ke ruang kerja Ornado. Disana tampak Ornado dan John yang berdiri menunggunya.

"Selamat siang, aku harus memangilnya Nyonya Xanderson atau Nyonya Cladia?" John berkata sambil melirik ke arah Ornado meminta persetujuannya.

"Cladia, panggil saja Cladia," Cladia langsung menjawab pertanyaan John.

"Cladia, senang bertemu denganmu" John membungkukkan badannya dengan satu tangan di depan perutnya untuk menyapa Cladia, Cladia merasa lega karena tidak perlu bersalaman dengan tamu asingnya itu.

"Selamat atas pernikahanmu dengan Ornado, semoga bahagia, dan bisa menundukkan dia dalam genggaman tanganmu," Ornado tertawa mendengar perkataan John.

"Tampaknya tanpa harus melakukan apapun, dia sudah lama membuat Ornado takluk dalam genggaman tangannya," James berkata sambil matanya mengerling ke arah Ornado, yang langsung disambut tawa oleh John, sedang Cladia memilih untuk tersenyum sekilas, sekedar untuk menunjukkan rasa hormat kepada tamunya.

"Terimakasih. Maaf, kalian bisa melanjutkan pembicaraan kalian, aku pergi dulu," Ornado mengangguk mendengar Cladia meminta ijin untuk keluar dari ruangan.

"Ad, aku harus cek dulu kondisi di Bumi Asia, aku akan tinggalkan John disini, sore nanti aku akan jemput dia, biar aku yang antar dia ke hotel," Ornado kembali mengangguk, James langsung membalikkan badan keluar dari ruangan. Begitu keluar James sempat berpapasan dengan Ola, namun dia hanya tersenyum sekilas dan langsung pergi, tidak mau berurusan dengan Ola mengingat cerita-cerita Ornado tentang Ola dan Tante Yati, lebih baik dia menghindar.

"Wanita yang cantik dan menarik, benar-benar beruntung kamu mendapatkannya," Ornado tersenyum mendengar penilaian John terhadap Cladia.

"Aku sudah mencoba menganalisa apa yang sudah kamu ceritakan tentang Cladia, traumanya terhadap kejadian 5 tahun lalu sepertinya masih membuat dia sulit untuk bisa berdekatan dengan laki-laki. Masalah ini timbul juga karena Cladia berusaha menutup rapat tentang phobianya terhadap laki-laki, kalau saat itu dia mau berterus terang kepada orang lain, mungkin saat ini dia sudah dapat disembuhkan." Ornado yang duduk dengan menyilangkan kakinya, memandang ke arah John sambil mengerutkan keningnya.

"Dia wanita tangguh yang tidak ingin menyusahkan orang lain, apalagi kakaknya. Dalam kurun waktu 5 tahun ini dia membiarkan dirinya sendiri yang menderita, secara otomatis Jeremy yang tidak tahu kondisi adiknya tidak berbuat banyak karena merasa semuanya baik-baik saja, mengira Cladia sudah pulih dari traumanya," Ornado menjelaskan kondisi Cladia selama ini.

"Trauma yang dialami seseorang, jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan akan membuat trauma itu semakin kuat, dan semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih seperti semula. Untuk kasus trauma Cladia ini kamu harus dapat menciptakan kondisi dimana dia merasa aman dan tenang bersamamu, supaya dia bisa menerima kehadiranmu tanpa rasa takut, membuatnya percaya bahwa kamu tidak akan pernah melakukan hal yang dapat menyakitinya. Satu-satunya cara menyembuhkannya adalah membuatmu menjadi orang yang dapat dia percaya, dapat dia andalkan, dan orang yang layak untuk mendapatkan cintanya, dengan begitu dia akan menyerahkan dirinya tanpa ragu kepadamu," Ornado tersenyum, itu adalah hal yang paling diinginkannya saat ini, mendapatkan kepercayaan dan cinta dari Cladia.

Seperti dugaaanku, ada yang tidak beres dengan Cladia.

Ola yang sedari tadi berusaha menguping berkata dalam hati, bibirnya tersenyum sinis, akhirnya dia tau bagaimana menghancurkan Cladia dan merebut Ornado dari tangan Cladia.

"Yang pasti kamu harus benar-benar bisa mengendalikan dirimu Ad, lakukan dengan perlahan-lahan untuk mendapatkan hatinya. Aku akan selalu siap jika kamu butuh bantuanku untuk menyusun rencana pengobatan Cladia."

©©©©©©©

"Malam Ad, kamu baru pulang?" Ornado melemparkan dirinya di sofa ruang tamu, Tante Ema melirik jam di dinding, sudah jam 11 malam. Hari ini Ornado kembali ke masuk kerja, begitu juga Cladia, setelah mengambil 8 hari libur karena acara pernikahan mereka, hari ini mereka kembali bekerja normal, Ornado di Bumi Asia, dan Cladia di Perusahaan Sanjaya.

"Hari pertama masuk kerja, ada banyak yang harus aku selesaikan Tante, sepanjang hari ini banyak kontrak kerjasama yang harus aku evaluasi, James juga hanya bisa membantuku selama seminggu ini saja," Ornado melepas jas dan dasinya, meletakkan di sampingnya.

"Tante kenapa belum tidur?" Tante Ema tersenyum sambil matanya masih konsen melihat majalah di tangannya.

"Aku tahu arah pertanyaanmu, Cladia sudah tidur kalau itu yang mau kamu tanyakan," Ornado tertawa kecil, ternyata Tante nya dengan cepat dapat membaca pikirannya. Bagaimana Tante Ema tidak tahu apa yang dipikiran Ornado, sedangkan hari-hari biasanya dia selalu tidur di atas jam 12, sedangkan Ornado, sejak dia menikah setiap malam akan memastikan Cladia sudah tidur baru dia tidur. Ornado melirik ke arah kamarnya yang bergandengan dengan kamar yang sekarang ditempati Cladia.

"Tante barusan lewat kesana, dia sudah tidur, dari sela-sela pintu lampu kamarnya sudah redup, artinya dia sudah tidur, tadi jam 6 sore dia sudah pulang ke rumah," Ornado tersenyum dan tiba-langsung bangkit berdiri, tangan Tante Ema langsung menyambar tangan Ornado.

"Ad, apa yang mau kamu lakukan?" Ornado tersenyum, dia membungkukkan badannya, kepalanya mendekati wajah Tante Ema.

"Biarkan hari ini aku melihat sekilas saja wajah mawarku dalam tidurnya, supaya tidurku nyenyak malam ini."

"Ad, jangan, bagaimana kalau dia terbangun, akan jadi masalah,"

"Tenang tante, aku hanya sebentar, akan kulakukan dengan hati-hati, tidak akan membuatnya terbangun," Tante Ema menarik nafas panjang, sepertinya percuma juga menghalangi niat Ornado, Tante Ema melepaskan tangannya, menyerah dengan keinginan Ornado.

©©©©©©©

Dengan hati-hati Ornado membuka pintu penghubung kamar mereka dan berusaha berjalan tanpa mengeluarkan suara mendekati tempat tidur Cladia. Ornado berdiri di samping tempat tidur itu sambil melipat tangannya, diamatinya wajah Cladia sambil tersenyum.

Ti adoro, Stammi piu vicino (Aku memujamu, jangan pergi, tetaplah di sini didekatku), Ornado berkata dalam hati dengan matanya tetap memandangi wajah Cladia dengan lembut. Sebentar kemudian Ornado sedikit membungkukkan badannya ke arah Cladia, tangannya dengan lembut meraih selimut untuk menutupi tubuh Cladia.

"Prang!!!" Tangan Ornado masih memegang selimut ketika terdengar suara keras piring dipecahkan, dan spontan Cladia membuka matanya dan menjerit histeris.

"Pergi! Jangan mendekat!" Cladia berteriak histeris.

"Cla, tenang Cla, aku tidak akan menyakitimu," Cladia Langsung mengambil posisi duduk, menarik selimutnya dan ditutupkan ke tubuhnya yang menggigil.

"Cla..." Tangan Ornado terulur untuk berusaha menenangkan Cladia.

"Jangan! Jangan mendekat! Jangan menyentuhku!" Cladia berteriak sambil menangis sejadi-jadinya.

Tiba-tiba Tante Yati dan Ola masuk kemar itu sambil tertawa senang, Ola berjalan mendekati Ornado.

"Hei! Akhirnya kamu akan lihat Ornado akan meninggalkanmu! Dia akan menyesal karena menikahimu!" Ola berkata dengan sinis.

"Aku tidak pernah memintanya untuk menikahiku!" Cladia berteriak, badannya semakin mengigil karena ketakutan, Ornado terdiam membisu, ingin sekali dia berlari ke arah Cladia dan memeluknya dengan erat untuk memberinya perlindungan, tapi itu tidak mungkin dilakukannya saat ini.

"Kamu benar-benar menyedihkan! Kamu tidak pantas menjadi Nyonya Xanderson," Ola berjalan mendekati Cladia, tangan kanan Ornado mengepal, berusaha mengendalikan dirinya agar tidak kehilangan kendali dan memukul Ola.

"Ola! Yati! Keluar kalian!" Tante Ema dan dua orang pengawal datang ke kamar, tanpa menunggu aba-aba selanjutnya kedua pengawal tersebut segera menyeret Tante Yati dan Ola keluar, Ola yang berusaha meronta akhirnya menyerah karena tidak dapat melawan kedua pengawal tersebut.

"Cla, jangan takut..." Ornado memanggil nama Cladia dengan lembut.

"Pergi! Pergi kamu! Aku tidak percaya padamu! Kalian semua laki-laki adalah penipu! Kalian kejam! Apa salahku padamu Al! Jangan mendekatiku!" Cladia berteriak sambil menutup wajahnya yang penuh dengan airmata dengan kedua tangannya.

Ah, Ornado menarik nafas panjang, tidak mampu lagi mengeluarkan kata-kata, rasanya seluruh otot-otot di badannya menjadi kaku, dadanya terasa sakit melihat Cladia dalam kondisi seperti itu.

Terpopuler

Comments

Susanti

Susanti

yaaakkk amyuuuun.. segitu trauma nya Cladia.. kasihan bingiiit...
sabar ya Ornado.. pasti kakak Author cantik akan merayu Cladia.. 😁😁😊😊😊

2022-10-12

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Cicak gede lg nguping tuuhh...Smg Caldia tdk terprovokasi atas tingkah Ola krn mengetahui rahasia Cladia yg phobia thdp laki2

2022-10-10

0

Alexandra Juliana

Alexandra Juliana

Jgn² Jhon ini seorang dokter atau psikiater yaa?

2022-10-10

0

lihat semua
Episodes
1 BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2 CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3 H - 7
4 HARI PERNIKAHAN (1)
5 HARI PERNIKAHAN (2)
6 PULANG KE RUMAH BARU
7 RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8 JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9 PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10 TRAUMA MASA LALU
11 BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12 GADIS PILIHANKU
13 BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14 KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15 MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16 KUNJUNGAN ALBERTO
17 SEKANTOR
18 MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19 GOSIP
20 MENYUSULMU
21 SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22 MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23 SESEORANG YANG MENGERIKAN
24 TEMANI AKU MALAM INI
25 MULAI MENCARIMU
26 MERINDUKANMU
27 INGIN SELALU BERSAMAMU
28 PERTANDINGAN RENANG
29 YO TE AMO
30 TRUE OR FALSE
31 SESUATU YANG ANEH PADAKU
32 BERTEMU SAHABAT LAMA
33 HAMIL
34 BELAJAR MENCINTAIMU
35 KEBIASAAN BARU (1)
36 KEBIASAAN BARU (2)
37 PERCAYA PENUH
38 PERTEMUAN KEMBALI
39 INGIN MENCOBA
40 LELANG
41 PASAR MALAM
42 MIMPI BURUK
43 AJAKAN KE ITALIA
44 MAKAN SIANG KELUARGA
45 PERTEMUAN DENGAN JAMES
46 RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47 PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48 JAUH DARIMU
49 STUDIO TARI PRIBADI
50 MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51 PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52 MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53 MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54 SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55 INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56 ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57 PESTA BARBEQUE
58 BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59 MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60 POSSO AMARTI AL?
61 MENIKMATI KEBERADAANMU
62 UNDANGAN REUNI SMP
63 AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64 KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65 AJAK AKU KE ITALIA
66 MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67 MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68 MAKAN BERSAMA DI ROMA
69 MANSION KELUARGA XANDERSON
70 FANS BERAT CLADIA
71 PERSIAPAN PESTA
72 YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73 WAWANCARA DENGAN ORNADO
74 BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75 SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76 BERWISATA DENGANMU
77 VENESIA KOTA ROMANTIS
78 JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79 PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80 REUNI
81 JEBAKAN PUTRI
82 CLADIA MENGHILANG
83 ROBI DAN OLA
84 PENGORBANAN ORNADO
85 PERMINTAAN MAAF AMALIA
86 BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87 INGIN SEGERA PULANG
88 MELEPASKAN MAAF
89 TAMU TAK DIUNDANG
90 BALAS DENDAM EDI
91 MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92 INGATAN YANG HILANG
93 BERUSAHA MENGINGATMU
94 BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95 APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96 PRIA DALAM MIMPI
97 UNDANGAN DARI LAUREL
98 SERPIHAN INGATAN
99 INGATAN YANG KEMBALI
100 TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101 PENGUMUMAN
102 INFO NOVEL BARU
103 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2
CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3
H - 7
4
HARI PERNIKAHAN (1)
5
HARI PERNIKAHAN (2)
6
PULANG KE RUMAH BARU
7
RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8
JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9
PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10
TRAUMA MASA LALU
11
BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12
GADIS PILIHANKU
13
BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14
KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15
MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16
KUNJUNGAN ALBERTO
17
SEKANTOR
18
MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19
GOSIP
20
MENYUSULMU
21
SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22
MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23
SESEORANG YANG MENGERIKAN
24
TEMANI AKU MALAM INI
25
MULAI MENCARIMU
26
MERINDUKANMU
27
INGIN SELALU BERSAMAMU
28
PERTANDINGAN RENANG
29
YO TE AMO
30
TRUE OR FALSE
31
SESUATU YANG ANEH PADAKU
32
BERTEMU SAHABAT LAMA
33
HAMIL
34
BELAJAR MENCINTAIMU
35
KEBIASAAN BARU (1)
36
KEBIASAAN BARU (2)
37
PERCAYA PENUH
38
PERTEMUAN KEMBALI
39
INGIN MENCOBA
40
LELANG
41
PASAR MALAM
42
MIMPI BURUK
43
AJAKAN KE ITALIA
44
MAKAN SIANG KELUARGA
45
PERTEMUAN DENGAN JAMES
46
RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47
PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48
JAUH DARIMU
49
STUDIO TARI PRIBADI
50
MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51
PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52
MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53
MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54
SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55
INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56
ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57
PESTA BARBEQUE
58
BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59
MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60
POSSO AMARTI AL?
61
MENIKMATI KEBERADAANMU
62
UNDANGAN REUNI SMP
63
AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64
KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65
AJAK AKU KE ITALIA
66
MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67
MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68
MAKAN BERSAMA DI ROMA
69
MANSION KELUARGA XANDERSON
70
FANS BERAT CLADIA
71
PERSIAPAN PESTA
72
YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73
WAWANCARA DENGAN ORNADO
74
BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75
SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76
BERWISATA DENGANMU
77
VENESIA KOTA ROMANTIS
78
JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79
PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80
REUNI
81
JEBAKAN PUTRI
82
CLADIA MENGHILANG
83
ROBI DAN OLA
84
PENGORBANAN ORNADO
85
PERMINTAAN MAAF AMALIA
86
BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87
INGIN SEGERA PULANG
88
MELEPASKAN MAAF
89
TAMU TAK DIUNDANG
90
BALAS DENDAM EDI
91
MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92
INGATAN YANG HILANG
93
BERUSAHA MENGINGATMU
94
BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95
APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96
PRIA DALAM MIMPI
97
UNDANGAN DARI LAUREL
98
SERPIHAN INGATAN
99
INGATAN YANG KEMBALI
100
TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101
PENGUMUMAN
102
INFO NOVEL BARU
103
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!