HARI PERNIKAHAN (2)

Musik mengalun lembut, dengan membawa buket bunga berisi berbagai warna bunga mawar Cladia berjalan memasuki pintu hall acara pernikahannya dengan tangan kanannya digandeng oleh Jeremy sebagai perwakilan dari orangtuanya yang sudah meninggal.

Di depannya, dua gadis kecil sambil membawa keranjang di tangan kirinya menari dengan sesekali  melemparkan bunga mawar. Di belakang Cladia dua orang gadis, Niela dan Rena salah satu sepupu Cladia berjalan mengiringi Cladia. Di depan, dengan setelan jas bewarna hitam, Ornado yang hari itu nampak begitu tampan berdiri didampingi James Xanderson dan Afro Xanderson, adik laki-laki James.

Ornado berdiri menghadap ke arah pintu masuk menunggu kedatangan Cladia, dengan senyum yang selalu tersungging di bibir tipisnya.

Tanpa sadar beberapa kali Ornado menahan nafas untuk menutupi kegugupannya. Bagaimanapun, hari ini adalah hari yang sudah lama ditunggunya, hari dimana Cladia akan benar-benar menjadi miliknya, dan hanya miliknya.

Cladia menarik nafas dalam-dalam, dadanya terasa sedikit sesak membayangkan apa yang harus dijalaninya hari ini.

Dari jauh Cladia dapat melihat wajah tampan Ornado yang dihiasi senyuman, dengan mata birunya yang terus memandang ke arahnya tanpa berkedip.

Entah apakah tatapan mata itu merupakan tatapan mata rindu, bangga, cinta atau apa, Cladia tidak dapat mengartikannya, tapi bukan, bukan tidak dapat mengartikannya, tapi Cladia tidak berani mengartikannya.

Jeremy yang menggandeng Cladia dengan wajah bahagia memandang dan memberikan senyumnya pada para tamu yang berdiri di samping kanan kiri dimana mereka berjalan menuju Ornado. Begitu sampai di depan Ornado, Jeremy meraih tangan Ornado, dan menyatukannya dengan tangan Cladia.

Tanpa disadari Jeremy, tubuh Cladia sedikit tersentak dan menahan nafasnya, detik itu dia benar-benar menahan diri untuk tidak bereaksi saat tangan Ornado meraih tangannya.

Beruntung dengan banyaknya tamu undangan yang ada karena perayaaan besar pernikahan dari pewaris Grup Sanjaya dan Xanderson, mereka sudah sepakat untuk tidak mengadakan acara jabat tangan antara mempelai dan para tamu.

Setelah Ornado dan Cladia mengucapkan janji pernikahan, dengan lembut Ornado memasangkan cincin berlian di jari manis tangan kanan Cladia. Cincin yang benar-benar indah, lagi-lagi perhiasan yang di design spesial untuknya, bahkan dibuat hanya satu-satunya oleh Jeremy, dan sebagai owner Grup Sanjaya, Jeremy sudah mengeluarkan ketetapan agar design cincin itu hanya boleh dipergunakan untuk 1 cincin itu saja. Cladia menarik nafas panjang dengan hati-hati, berusaha agar orang lain tidak melihat ada yang aneh dari dirinya.

Paling tidak Cladia bersyukur di hari pernikahannya dia memakai sarung tangan, paling tidak tangan Ornado yang memasangkan cincin ke jarinya tidak bersentuhan langsung dengan kulitnya.

Penyiksaan terberat bagi Cladia justru setelah cincin berhasil disematkan di jari manisnya oleh Ornado, setelah seseorang berkata dengan semangat......

"Kalian dinyatakan sah sebagai suami istri, pengantin pria dipersilahkan mencium pengantin wanita," Jantung Cladia spontan berdetak dengan tidak teratur, tangan kirinya menggenggam dengan erat. Cladia berusaha mengendalikan nafasnya yang tiba-tiba terasa memburu, dan tanpa disadari Cladia menutup matanya rapat-rapat, berusaha mengendalikan ketakutannya, berharap kejadian berikutnya tidak membuatnya pingsan atau lebih buruk dia akan menendang atau memukul Ornado.

Sebentar Ornado menyadari ada perubahan pada Cladia, tapi dia tetap tersenyum dengan tenang, dengan lembut Ornado membuka cadar yang menutupi wajah Cladia, dan mencium kening Cladia sekilas, begitu lembut tapi cepat. Cladia benar-benar bersyukur Ornado tidak mencium bibirnya dan ciuman itu berlangsung sekilas saja, dia tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya jika Ornado tadi memutuskan untuk mencium bibirnya.

Setelah mencium kening Cladia sekilas, Ornado menundukkan wajahnya, mendekatkan bibirnya ke arah telinga Cladia.

"Mia moglie, ti amo," (Istriku, aku mencintaimu). Ornado berkata dengan lembut, dan tanpa sadar tangan kiri Cladia yang tadinya mengenggam dengan erat untuk menahan ketakutannya perlahan sedikit melonggar.

Melihat kejadian itu, Alberto Xanderson yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari Ornado berjalan mendekat, dan menepuk bahu anaknya.

"Tidakkah kamu berpikir ciuman pernikahanmu hari ini belum sempurna?" Sambil tersenyum Alberto memandang kedua pengantin itu. Ini pertama kalinya Alberto bertemu dengan Cladia setelah 15 tahun berpisah.

Tiga hari lalu dia sudah tiba di Indonesia, tapi dia memilih untuk menghabiskan waktunya dahulu untuk mengunjungi keluarga almarhum istrinya sebelum menghadiri acara besar pernikahan Ornado.

Melihat sosok menantunya, Alberto mengerti benar kenapa Ornado begitu mencintai gadis itu, toh, pada kenyataannya dia juga jatuh cinta dengan almarhum mama Ornado yang berdarah Indonesia juga, dan sampai detik ini tidak ada yang bisa menggantikan posisi wanita itu di hati Alberto.

Ornado tertawa kecil mendengar pertanyaan papanya.

"Papa, Bagian terbaik hanya milikku, tidak perlu kupamerkan kapada para tamu," Ornado berkata sambil tersenyum, setelah itu dia memeluk papanya dengan hangat, Alberto membalas pelukan Ornado sembari menepuk-nepuk punggung Ornado, seolah tindakan itu merupakan tindakan bersiap melepas anaknya untuk memulai kehidupan baru bersama menantunya.

Dan bagi Ornado, pelukan itu mewakili ucapan terima kasih Ornado yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata untuk papanya yang selama ini sudah merawatnya dengan baik.

"Selamat untuk penikahanmu Ad, semoga bahagia, dan jangan terlalu lama untuk memberiku cucu, aku sudah tidak sabar menunggu kabar baik dari kalian berdua,"  Alberto kembali menepuk pundak Ornado.

Dan jelas perkataan dari Alberto membuat Cladia merasa tidak nyaman, tapi dengan terpaksa dia tetap berusaha untuk tersenyum.

Setelah menyapa beberapa tamu penting yang merupakan teman-teman bisnis dan para anggota keluarga dekat, dengan senyumnya yang mengembang akrena bahagia, Jeremy mendekati Ornado dan Cladia.

"Sejak detik ini aku menyerahkan Cladia dalam penjagaanmu Ad, jangan pernah membuatnya tidak bahagia. Kalau tidak, aku akan mengambilnya kembali," Jeremy berkata sambil memeluk Ornado, mendengar perkataan Jeremy, Ornado kembali tertawa kecil.

"Terimakasih sudah menjaga harta paling berhargaku selama aku tidak disampingnya 15 tahun ini," Mendengar perkataan Ornado, Niela yang baru saja meyusul mendekati kedua mempelai ikut tertawa, tangannya langsung meraih tubuh Cladia, memeluknya dengan erat untuk waktu yang tidak sebentar.

"Cla, jadilah wanita paling bahagia bersama Ad," Dan tanpa terasa air mata Niela menitik, mengingat bagaimana Cladia berjuang untuk pulih dari masa-masa sulitnya sejak kejadian 5 tahun lalu. Mengingat juga perjuangan Jeremy untuk adik satu-satunya itu, dimana karena kejadian itu Niela belajar banyak tentang arti ikatan darah yang sebenarnya dalam persaudaraan mereka berdua.

Banyak kejadian walaupun saudara kandung karena harta, cinta, ataupun dendam melupakan ikatan persaudaraan itu, rela saling menyakiti, bahkan mampu menghilangkan nyawa orang yang harusnya dicintai, padahal mereka seharusnya saling mendukung, saling menguatkan, saling berbagi, bukan saling menjatuhkan.

Niela menyeka airmatanya, dengan tersenyum dia mencium kedua pipi Cladia, dalam hati berdoa untuk yang terbaik dan kebahagiaan untuk Cladia.

Terpopuler

Comments

Ibelmizzel

Ibelmizzel

aku suka❤️❤️❤️❤️💪💪💪

2022-11-27

0

Susanti

Susanti

seneng baca karya" kakak Author...
👍👍, cerita nya selalu bikin penasaran... 😁😁

2022-10-11

0

Nailott

Nailott

cladia,selamat ya srmogq lqnggeng hinggq kjannah.srmoga bahagia srperti putri deanda dn pangeran alvero.

2022-08-14

0

lihat semua
Episodes
1 BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2 CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3 H - 7
4 HARI PERNIKAHAN (1)
5 HARI PERNIKAHAN (2)
6 PULANG KE RUMAH BARU
7 RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8 JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9 PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10 TRAUMA MASA LALU
11 BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12 GADIS PILIHANKU
13 BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14 KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15 MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16 KUNJUNGAN ALBERTO
17 SEKANTOR
18 MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19 GOSIP
20 MENYUSULMU
21 SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22 MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23 SESEORANG YANG MENGERIKAN
24 TEMANI AKU MALAM INI
25 MULAI MENCARIMU
26 MERINDUKANMU
27 INGIN SELALU BERSAMAMU
28 PERTANDINGAN RENANG
29 YO TE AMO
30 TRUE OR FALSE
31 SESUATU YANG ANEH PADAKU
32 BERTEMU SAHABAT LAMA
33 HAMIL
34 BELAJAR MENCINTAIMU
35 KEBIASAAN BARU (1)
36 KEBIASAAN BARU (2)
37 PERCAYA PENUH
38 PERTEMUAN KEMBALI
39 INGIN MENCOBA
40 LELANG
41 PASAR MALAM
42 MIMPI BURUK
43 AJAKAN KE ITALIA
44 MAKAN SIANG KELUARGA
45 PERTEMUAN DENGAN JAMES
46 RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47 PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48 JAUH DARIMU
49 STUDIO TARI PRIBADI
50 MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51 PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52 MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53 MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54 SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55 INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56 ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57 PESTA BARBEQUE
58 BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59 MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60 POSSO AMARTI AL?
61 MENIKMATI KEBERADAANMU
62 UNDANGAN REUNI SMP
63 AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64 KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65 AJAK AKU KE ITALIA
66 MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67 MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68 MAKAN BERSAMA DI ROMA
69 MANSION KELUARGA XANDERSON
70 FANS BERAT CLADIA
71 PERSIAPAN PESTA
72 YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73 WAWANCARA DENGAN ORNADO
74 BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75 SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76 BERWISATA DENGANMU
77 VENESIA KOTA ROMANTIS
78 JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79 PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80 REUNI
81 JEBAKAN PUTRI
82 CLADIA MENGHILANG
83 ROBI DAN OLA
84 PENGORBANAN ORNADO
85 PERMINTAAN MAAF AMALIA
86 BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87 INGIN SEGERA PULANG
88 MELEPASKAN MAAF
89 TAMU TAK DIUNDANG
90 BALAS DENDAM EDI
91 MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92 INGATAN YANG HILANG
93 BERUSAHA MENGINGATMU
94 BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95 APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96 PRIA DALAM MIMPI
97 UNDANGAN DARI LAUREL
98 SERPIHAN INGATAN
99 INGATAN YANG KEMBALI
100 TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101 PENGUMUMAN
102 INFO NOVEL BARU
103 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2
CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3
H - 7
4
HARI PERNIKAHAN (1)
5
HARI PERNIKAHAN (2)
6
PULANG KE RUMAH BARU
7
RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8
JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9
PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10
TRAUMA MASA LALU
11
BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12
GADIS PILIHANKU
13
BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14
KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15
MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16
KUNJUNGAN ALBERTO
17
SEKANTOR
18
MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19
GOSIP
20
MENYUSULMU
21
SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22
MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23
SESEORANG YANG MENGERIKAN
24
TEMANI AKU MALAM INI
25
MULAI MENCARIMU
26
MERINDUKANMU
27
INGIN SELALU BERSAMAMU
28
PERTANDINGAN RENANG
29
YO TE AMO
30
TRUE OR FALSE
31
SESUATU YANG ANEH PADAKU
32
BERTEMU SAHABAT LAMA
33
HAMIL
34
BELAJAR MENCINTAIMU
35
KEBIASAAN BARU (1)
36
KEBIASAAN BARU (2)
37
PERCAYA PENUH
38
PERTEMUAN KEMBALI
39
INGIN MENCOBA
40
LELANG
41
PASAR MALAM
42
MIMPI BURUK
43
AJAKAN KE ITALIA
44
MAKAN SIANG KELUARGA
45
PERTEMUAN DENGAN JAMES
46
RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47
PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48
JAUH DARIMU
49
STUDIO TARI PRIBADI
50
MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51
PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52
MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53
MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54
SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55
INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56
ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57
PESTA BARBEQUE
58
BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59
MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60
POSSO AMARTI AL?
61
MENIKMATI KEBERADAANMU
62
UNDANGAN REUNI SMP
63
AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64
KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65
AJAK AKU KE ITALIA
66
MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67
MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68
MAKAN BERSAMA DI ROMA
69
MANSION KELUARGA XANDERSON
70
FANS BERAT CLADIA
71
PERSIAPAN PESTA
72
YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73
WAWANCARA DENGAN ORNADO
74
BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75
SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76
BERWISATA DENGANMU
77
VENESIA KOTA ROMANTIS
78
JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79
PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80
REUNI
81
JEBAKAN PUTRI
82
CLADIA MENGHILANG
83
ROBI DAN OLA
84
PENGORBANAN ORNADO
85
PERMINTAAN MAAF AMALIA
86
BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87
INGIN SEGERA PULANG
88
MELEPASKAN MAAF
89
TAMU TAK DIUNDANG
90
BALAS DENDAM EDI
91
MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92
INGATAN YANG HILANG
93
BERUSAHA MENGINGATMU
94
BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95
APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96
PRIA DALAM MIMPI
97
UNDANGAN DARI LAUREL
98
SERPIHAN INGATAN
99
INGATAN YANG KEMBALI
100
TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101
PENGUMUMAN
102
INFO NOVEL BARU
103
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!