HARI PERNIKAHAN (1)

Cladia memandang wajahnya di depan kaca besar di kamarnya, cantik, dia seakan-akan tidak mengenali wajahnya sendiri dalam balutan gaun pengantin putih yang berhiaskan mutiara asli di bagian dadanya.

Tangan kanan Cladia naik ke atas menyentuh kalung berlian yang melingkar di lehernya. Kalung berlian design terbaru, kerjasama antara Sanjaya dan Xanderson Grup, di design khusus untuknya, khusus untuk hari pernikahannya.

Ingatan Cladia kembali ke 5 tahun lalu, mengingat kejadian yang sampai saat ini menjadi mimpi terburuk dalam hidupnya.

Tidak Jeremy, tidak Niela apalagi Ornado yang tahu bagaimana Cladia benar-benar tersiksa dengan ingatan kejadian 5 tahun lalu, berjuang untuk melupakannya, tapi setiap dia melihat laki-laki apalagi laki-laki asing ingatan itu selalu terbersit di pikirannya.

5 tahun lalu dengan jelas Cladia melihat sahabatnya Dina diperkosa oleh teman satu kelasnya sendiri dan dibunuh di depan matanya.

Masih jelas di ingatan Cladia, 5 tahun lalu, saat dia dan Dina sama-sama masih duduk di bangku SMA, mereka berdua berbeda kelas, tapi di luar kelas dimana ada Dina pasti ada Cladia.

Dina gadis yang cantik, baik dan ramah, bahkan seringkali kebaikan dan keramahannya membuat laki-laki salah paham, tapi Cladia tahu dengan pasti Dina tidak pernah menyakiti laki-laki manapun.

Seminggu sebelum kematiannya Dina mengeluh kepada Cladia akhir-akhir ini dia sering merasa dalam perjalanan pulang diikuti oleh seseorang. Kebetulan rumah Dina dan sekolah hanya berjarak 500 meter, jadi dia lebih memilih jalan kaki untuk ke sekolah.

Sebelumnya Cladia juga mendengar keluhan dari Dina tentang Edo, teman sekelasnya yang menyatakan cintanya tapi Dina menolaknya. Bukan karena jelek atau tidak pandai atau alasan apapun Dina menolak Edo.

Teman sekelasnya itu termasuk tampan, rangking 1 di kelasnya, banyak teman-teman satu kelasnya bahkan dari kelas lain yang naksir, tapi Edo tidak pernah menanggapi.

Dari awal Dina tidak pernah merasa tertarik dengan Edo, bukan hanya karena dia terlalu pendiam dan matanya yang tajam terkesan kejam dan mengerikan, tapi karena dengan mata kepalanya sendiri Dina pernah melihat Edo menyiksa seekor kucing liar di kebun sekolah dan akhirnya membunuh kucing itu, bahkan dengan senyum di wajahnya.

Sejak kejadian itu sebenarnya Dina sudah berusaha untuk menghindari Edo, tapi tampaknya Edo terus berusaha menyatakan cintanya pada Dina.

Siang itu Dina merayu Cladia untuk menemaninya tidur di rumahnya, karena sejak dua hari lalu papa mamanya harus pergi keluar pulau untuk menjenguk kakaknya yang tinggal disana, akan kembali 4 hari lagi.

Karena hari itu sudah masuk liburan sekolah, Cladia dengan bersemangat mengiyakan ajakan Dina.

Malam itu Jeremy sendiri yang sengaja mengantar Cladia langsung ke rumah Dina, karena sejak Pagi Jeremy sudah merasa firasat tidak enak selama di kantor, sehingga memaksa Cladia untuk dia sendiri yang mengantar.

Begitu sampai di depan pintu rumah Dina Cladia langsung menelpon Dina tapi tidak ada respon, dengan hati-hati Cladia mencoba membuka pintu rumah Dina yang ternyata tidak terkunci.

Begitu melihat di dalam ruang tamu Cladia berteriak histeris, Dina dengan kondisi hampir telanjang dan berlumuran darah, di samping tubuhnya tampak Edo yang masih memegang belati yang masih meneteskan darah segar.

Melihat itu Cladia langsung berteriak histeris, membuat Edo dengan beringas menoleh ke arah Cladia dan langsung berjalan ke arahnya. Cladia berusaha berlari ke arah pintu keluar, dengan sigap Edo dengan tangan yang berlumuran darah memegang bahu Cladia dan menariknya sehingga Cladia terjengkang jatuh.

Dengan ganas Edo melibaskan pisaunya ke arah jantung Cladia yang langsung menggerakkan badannya ke samping berusaha menghindar. Pisau itu tidak sempat melukai Cladia, tapi mengenai baju Cladia sehingga robek.

Edo langsung menarik tangan kanan Cladia, untuk kedua kalinya Edo megarahkan pisaunya ke arah Cladia. Saat itu Cladia sudah membayangkan dia akan mati sampai dia mendengar suara teriakan yang dia kenal, suara Jeremy, setelah itu Cladia pingsan dan tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Begitu sadar Cladia sudah ada di kamarnya sendiri, dengan baju yang sudah diganti bersih, di sampingnya tampak Jeremy duduk menunggunya.

"Cla, bagaimana kondisimu?" Apa ada yang sakit?" Jeremy mengelus rambut Cladia dengan lembut, walapun terlihat tenang, Cladia bisa melihat Jeremy berusaha menahan airmatanya supaya tidak jatuh.

"Jangan takut, Ada kakak disini, semua akan baik-baik saja" Jeremy mencium punggung tangan Cladia.

"Kak, Dina......" Cladia langsung menangis sejadi-jadinya, tidak dapat meneruskan kata-katanya.

"Maaf, kakak tidak berhasil menyelamatkannya, saat ambulan dan polisi datang, Dina sudah tidak ada, maaf," Akhirnya pertahanan Jeremy jebol, dia ikut menangis bersama Cladia yang perasaannya bercampur aduk, takut, sedih, merasa ikut bersalah, kehilangan sahabatnya yang begitu berharga.

Sejak kejadian itu Cladia lebih banyak berdiam diri, walaupun nilai-nilai pelajarannya tidak terpengaruh, tapi sepulang sekolah dia tidak lagi mengikuti jadwal ekstra, lebih banyak mengurung diri di kamar tanpa melakukan apa-apa, hanya duduk termenung dan kadang pada malam hari mimpi buruk membuat dia berteriak sehingga Jeremy dengan buru-buru pasti datang dan menemaninya.

Selain mimpi buruk hampir setiap malam, Cladia mengalami phobia terhadap laki-laki, apalagi laki-laki asing. Dia tidak akan pernah membiarkan kulitnya bersentuhan dengan laki-laki kecuali kakaknya Jeremy.

2 tahun Cladia harus berjuang melawan traumanya. Walaupun Jeremy memberikan psikiater terbaik, bahkan mendatangnya dari luar negeri, dan dia dinyatakan sudah pulih secara emosional, ada satu hal yang Cladia tetap menyimpan rapat-rapat dari Jeremy bahwa dia menjadi phobia dengan laki-laki sejak kejadian itu.

Begitu dia bersentuhan dengan laki-laki secara langsung dia akan langsung menendang atau menampar laki-laki itu untuk mempertahankan dirinya.

Kalau bukan karena surat wasiat itu, sejak kejadian 5 tahun lalu Cladia sudah memutuskan tidak akan menikah dengan siapapun, bagi dia cukup menjadi tante yang baik seperti ibu kandung bagi anak-anak Jeremy kelak, apalagi calon istri Jeremy adalah Niela, yang sekarang merupakan sahabat terdekatnya.

©©©©©©©

Ah, Cladia menggigit bibir bawahnya, saat ini dia benar-benar takut, rasanya dia ingin melompat dari jendela untuk lari dari pernikahannya hari ini. Tapi itu amat sangat tidak memungkinkan, di bawah jendela kamarnya, di depan pintu kamar, di depan pintu masuk rumahnya, bahkan di semua sisi rumahnya banyak penjaga dan saudara-saudara sedang bersiap menunggunya turun dari kamar untuk berangkat ke gedung pernikahan.

"Cla, apa kamu sudah siap?" Niela menerobos masuk ke kamar Cladia karena lebih dari 15 menit sejak Adel, MUA nomer satu di Indonesia keluar dan menyatakan Cladia sudah siap, Cladia tetap tidak keluar dari kamarnya.

"Wowwwwww, cantik sekali ratu kita hari ini, aku penasaran dengan reaksi Ornado saat dia melihat kecantikanmu hari ini!" Niela menarik tangan kiri Cladia.

Kalau saja ini bukan hari pernikahannya dengan Ornado, dengan senang hari Cladia akan menanggapi omongan Niela, tapi saat ini dia benar-benar dalam situasi yang menakutkan baginya, rasanya tidak ada cara untuk melarikan diri, satu-satunya cara mungkin adalah bertahan.

Tangan kanan Cladia yang menggenggam sesuatu berusaha membuat Niela tidak memperhatikan apa yang dilakukannya.

Terpopuler

Comments

Susanti

Susanti

baru mulai baca lagi...😁...

2022-10-11

0

Nailott

Nailott

cladia ornafo sangat memcintaimu.tinngal mungkin akan menyskiti orang yg samgt dicintainya.yaitu kemu

2022-08-13

0

Juragan Jengqol

Juragan Jengqol

kereeeen thor. siap marathon lagi nih 👍🏻

2022-05-20

0

lihat semua
Episodes
1 BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2 CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3 H - 7
4 HARI PERNIKAHAN (1)
5 HARI PERNIKAHAN (2)
6 PULANG KE RUMAH BARU
7 RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8 JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9 PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10 TRAUMA MASA LALU
11 BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12 GADIS PILIHANKU
13 BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14 KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15 MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16 KUNJUNGAN ALBERTO
17 SEKANTOR
18 MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19 GOSIP
20 MENYUSULMU
21 SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22 MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23 SESEORANG YANG MENGERIKAN
24 TEMANI AKU MALAM INI
25 MULAI MENCARIMU
26 MERINDUKANMU
27 INGIN SELALU BERSAMAMU
28 PERTANDINGAN RENANG
29 YO TE AMO
30 TRUE OR FALSE
31 SESUATU YANG ANEH PADAKU
32 BERTEMU SAHABAT LAMA
33 HAMIL
34 BELAJAR MENCINTAIMU
35 KEBIASAAN BARU (1)
36 KEBIASAAN BARU (2)
37 PERCAYA PENUH
38 PERTEMUAN KEMBALI
39 INGIN MENCOBA
40 LELANG
41 PASAR MALAM
42 MIMPI BURUK
43 AJAKAN KE ITALIA
44 MAKAN SIANG KELUARGA
45 PERTEMUAN DENGAN JAMES
46 RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47 PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48 JAUH DARIMU
49 STUDIO TARI PRIBADI
50 MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51 PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52 MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53 MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54 SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55 INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56 ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57 PESTA BARBEQUE
58 BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59 MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60 POSSO AMARTI AL?
61 MENIKMATI KEBERADAANMU
62 UNDANGAN REUNI SMP
63 AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64 KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65 AJAK AKU KE ITALIA
66 MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67 MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68 MAKAN BERSAMA DI ROMA
69 MANSION KELUARGA XANDERSON
70 FANS BERAT CLADIA
71 PERSIAPAN PESTA
72 YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73 WAWANCARA DENGAN ORNADO
74 BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75 SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76 BERWISATA DENGANMU
77 VENESIA KOTA ROMANTIS
78 JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79 PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80 REUNI
81 JEBAKAN PUTRI
82 CLADIA MENGHILANG
83 ROBI DAN OLA
84 PENGORBANAN ORNADO
85 PERMINTAAN MAAF AMALIA
86 BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87 INGIN SEGERA PULANG
88 MELEPASKAN MAAF
89 TAMU TAK DIUNDANG
90 BALAS DENDAM EDI
91 MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92 INGATAN YANG HILANG
93 BERUSAHA MENGINGATMU
94 BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95 APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96 PRIA DALAM MIMPI
97 UNDANGAN DARI LAUREL
98 SERPIHAN INGATAN
99 INGATAN YANG KEMBALI
100 TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101 PENGUMUMAN
102 INFO NOVEL BARU
103 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2
CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3
H - 7
4
HARI PERNIKAHAN (1)
5
HARI PERNIKAHAN (2)
6
PULANG KE RUMAH BARU
7
RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8
JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9
PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10
TRAUMA MASA LALU
11
BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12
GADIS PILIHANKU
13
BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14
KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15
MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16
KUNJUNGAN ALBERTO
17
SEKANTOR
18
MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19
GOSIP
20
MENYUSULMU
21
SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22
MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23
SESEORANG YANG MENGERIKAN
24
TEMANI AKU MALAM INI
25
MULAI MENCARIMU
26
MERINDUKANMU
27
INGIN SELALU BERSAMAMU
28
PERTANDINGAN RENANG
29
YO TE AMO
30
TRUE OR FALSE
31
SESUATU YANG ANEH PADAKU
32
BERTEMU SAHABAT LAMA
33
HAMIL
34
BELAJAR MENCINTAIMU
35
KEBIASAAN BARU (1)
36
KEBIASAAN BARU (2)
37
PERCAYA PENUH
38
PERTEMUAN KEMBALI
39
INGIN MENCOBA
40
LELANG
41
PASAR MALAM
42
MIMPI BURUK
43
AJAKAN KE ITALIA
44
MAKAN SIANG KELUARGA
45
PERTEMUAN DENGAN JAMES
46
RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47
PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48
JAUH DARIMU
49
STUDIO TARI PRIBADI
50
MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51
PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52
MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53
MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54
SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55
INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56
ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57
PESTA BARBEQUE
58
BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59
MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60
POSSO AMARTI AL?
61
MENIKMATI KEBERADAANMU
62
UNDANGAN REUNI SMP
63
AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64
KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65
AJAK AKU KE ITALIA
66
MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67
MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68
MAKAN BERSAMA DI ROMA
69
MANSION KELUARGA XANDERSON
70
FANS BERAT CLADIA
71
PERSIAPAN PESTA
72
YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73
WAWANCARA DENGAN ORNADO
74
BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75
SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76
BERWISATA DENGANMU
77
VENESIA KOTA ROMANTIS
78
JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79
PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80
REUNI
81
JEBAKAN PUTRI
82
CLADIA MENGHILANG
83
ROBI DAN OLA
84
PENGORBANAN ORNADO
85
PERMINTAAN MAAF AMALIA
86
BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87
INGIN SEGERA PULANG
88
MELEPASKAN MAAF
89
TAMU TAK DIUNDANG
90
BALAS DENDAM EDI
91
MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92
INGATAN YANG HILANG
93
BERUSAHA MENGINGATMU
94
BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95
APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96
PRIA DALAM MIMPI
97
UNDANGAN DARI LAUREL
98
SERPIHAN INGATAN
99
INGATAN YANG KEMBALI
100
TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101
PENGUMUMAN
102
INFO NOVEL BARU
103
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!