H - 7

Hari ini Cladia harus buru-buru mandi sebelum jam menunjukkan pukul 4 pagi dini hari, bersiap untuk berdandan sebelum menghadiri wisudanya di kampus. Mendengar suara alarm, Niela, sahabat Cladia yang hari itu menginap ikut terbangun.

"Hei, tidak perlu buru-buru Cla, lagipula si Adel dan teamnya akan datang kesini kan, bukan kamu yang ke salon mereka" Dengan wajah masih mengantuk Niela menyingkirkan selimut yang menutupi badannya.

"Ah, kamu seperti tidak mengerti kondisi jalanan ke tempat wisuda, aku tidak mau terlambat. Paling tidak aku harus melakukan yang terbaik di saat-saat terakhir sebelum meninggalkan kampusku," Cladia berkata sambil sibuk mengikat rambutnya yang panjang sebahu ke atas agar tidak basah terkena air.

"Melihatmu semangat hari ini aku jadi tidak sabar melihat semangatmu di hari pernikahanmu minggu depan," Mendengar gurauan Niela spontan Cladia melemparkan bantal yang ada di ujung tempat tidurnya ke muka Niela.

"Ayolah Cla, apa yang kurang dari Ornado, tampan, kaya, baik hati, dimana lagi kamu bisa dapat laki-laki sempurna seperti dia? Kalo boleh dibilang laki-laki seperti dia belum tentu ada 1 banding 1 juta, atau bahkan 1 banding 1 milyar ya?" Niela tertawa kecil, apalagi melihat Cladia yang melotot ke arahnya.

"Kalo kamu tertarik, ambil saja dia buat kamu!" Cladia mendengus kesal, Niela langsung bangkit dari tempat tidur.

"Eui, mana bisa? Bagaimana dengan Jeremy? Bisa-bisa dia memutuskan jadi perjaka tua selamanya kalau aku menikah dengan orang lain." Niela yang memang sahabat sekaligus calon istri Jeremy berkata sambil mencubit pipi Cladia.

"Lagian, apapun kata orang, bagiku laki-laki terbaik bagiku hanya Jeremy," Niela berkata sambil mendorong tubuh Cladia ke arah kamar mandi karena dilihatnya sejak dia menyebut nama Ornado Cladia langsung bermuka masam.

"Kamu selalu mempromosikan Al di depanku, seolah-olah tidak ada laki-laki yang lebih baik dari Al." Cladia masuk ke kamar mandi dengan tetap menggerutu

Di dalam kamar mandi, Cladia kembali teringat saat pertama kalinya Ornado datang bersama James ke rumahnya.

Ingatannya akan masa kecilnya bersama Ornado tidak terlalu bagus, banyak hal yang dia telah lupa, entah karena saat itu dia masih terlalu kecil atau kejadian buruk 5 tahun lalu membuat semua kenangan indah tentang Ornado pelan-pelan memudar.

Hanya satu yang masih dia ingat dengan jelas, dia tidak pernah memanggil Ornado dengan panggilan "Ad", tapi "Al", entah kenapa dia memanggil laki-laki itu Al dia juga sudah tidak bisa mengingatnya lagi.

Ah, aku harus buru-buru sebelum terlambat.

Cladia berkata dalam hati sambil berusaha untuk tidak lagi mengingat-ingat tentang Ornado di masa lalu.

©©©©©©©

Baru saja keluar dari mobil mata Cladia sudah menangkap sosok Ornado berdiri di samping mobilnya dengan membawa seikat mawar merah, bunga kesukaan Cladia, tapi menjadi menakutkan saat dia melihat siapa yang membawanya.

Begitu melihat Cladia dengan balutan baju kebaya dengan dilapisi toga Ornado langsung berjalan mendekat, disusul James di belakangnya.

"Selamat Cla, semoga apapun yang kamu impikan tercapai." Ornado menyodorkan buket bunga mawar yang dipegangnya, Niela yang berdiri di samping Cladia melirik Cladia.

Begitu dia melihat tidak ada tanggapan dari Cladia, Niela buru-buru mengambil buket mawar itu dari tangan Ornado.

"Sini, biar aku yang bawakan, supaya Cladia tidak repot, sebentar lagi dia harus masuk ke main hall, apalagi nanti dia harus menerima penghargaan karena lulus dengan nilai Cumlaude." Ornado tersenyum dan menyerahkan buket bunga yang dibawanya ke tangan Niela.

Jeremy yang baru saja keluar dari mobil langsung menepuk bahu Ornado.

"Bagaimana Ad? karena undangan pendamping buat Cladia hanya berlaku untuk 2 orang, rasanya kamu dan aku orang yang paling tepat untuk mendampingi Cladia di acara besarnya kali ini." Ornado langsung menggangguk sambil tersenyum, sekilas diliriknya Cladia yang sedari tadi lebih memilih untuk diam.

Cladia memasuki main hall hotel tempat wisudanya akan diadakan dengan diapit Jeremy dan Ornado, yang otomatis membuat banyak mata terutama wanita yang terkagum-kagum, atau bahkan merasa iri.

Ornado dengan wajah tampannya, yang disempurnajan oleh mata birunya dan Jeremy yang memiliki ketampanan khas asia yang walaupun dengan tipe wajah berbeda mereka sama-sama termasuk kategori laki-laki tampan bagi siapapun yang melihatnya.

Kalau para wanita itu tidak melihat adanya seorang gadis cantik yang sedang diapit mereka, niscaya akan banyak gadis yang akan mencari-cari alasan untuk sekedar berkenalan dan para orang tua yang akan mencari kesempatan melamar mereka untuk dijadikan menantunya.

"Cladia, Kak Jeremy, apa kabar?" Seorang laki-laki mendekati mereka bertiga, yang langsung disambut senyuman oleh Cladia dan Jeremy.

"Lho, bukannya kamu sudah wisuda 2 tahun lalu Rob?" Laki-laki yang dipanggil Robi yang merupakan kakak tingkat dari Cladia tertawa kecil mendengar pertanyaan Jeremy.

"Aku mengantar sepupuku Kak, kebetulan orang tuanya sakit, tidak bisa hadir di acara wisuda ini, cuma mamanya saja, jadi aku menemani mereka," Robi berkata sambil melirik Cladia yang hari ini tampil begitu cantik.

"Hai Kak Rob, lama tidak ketemu, sekarang kerja dimana?" Cladia berusaha menyapa Robi untuk menunjukkan rasa hormat sebagai seorang yunior kepada seniornya.

"Sekarang aku kerja di Bumi Asia, salah satu dari anak perusahaan Xanderson grup yang jadi perwakilan mereka di Indonesia, perusahaan besar dari Italia," Dengan bangga Robi menjawab pertanyaan Cladia, karena bagaimanapun tiap harinya ratusan lamaran masuk ke perusahaan itu, yang berhasil lolos tes dan interview benar-benar orang-orang berbakat.

Ornado memilih diam dengan matanya tetap memperhatikan wajah Cladia.

"Dengan bakatmu, kamu tidak tertarik bekerja disana? Kalau iya, aku akan mencoba membantumu, aku kenal baik dengan team HRD disana." Jeremy tersenyum kecil.

Memang dibandingkan dengan perusahaan Xanderson, Grup Sanjaya tidak ada apa-apanya, tapi di Indonesia sendiri Grup Sanjaya diakui sebagai salah satu perusahaan perhiasan terbesar di Indonesia, Cladia tentu saja tidak perlu bekerja di perusahaan lain, atau kalaupun Cladia tertarik bekerja disana, ada orang yang akan lebih berkuasa di atas HRD perusahaan itu untuk menarik Cladia dalam teamnya, bahkan tanpa harus bekerja disana sebentar lagi Cladia juga akan menjadi bagian dari Grup Xanderson.

Dan Ornado dalam diamnya masih memperhatikan pembicaraan mereka.

"Ah, tidak Kak Robi, aku tidak tertarik, setelah wisuda aku akan lebih banyak membantu Kak Jeremy," Cladia dengan cepat langsung menjawab pertanyaan Robi, Ornado mengalihkan pandangannya ke samping sambil berdehem kecil.

Alhasil suara deheman Ornado membuat Robi sadar ada laki-laki lain yang saat ini berdiri di samping Cladia.

"Eh, Cla, siapa? Saudaramu? Atau klien bisnis Kak Jeremy? Dari luar negeri ya?" Robi mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Ornado, dengan sigap dan senyuman di bibir titpisnya Ornado menyambut uluran tangan Robi.

"Hello, my name is Robi."

"Aku Ornado, bukan saudara Cladia, calon suami Cladia, orang sini menyebutnya tunangan, benar tidak?" Wajah Robi tampak kaget, bukan hanya karena laki-laki berwajah bule di depannya bisa begitu lancar bahasa Indonesia, tapi karena dia memperkenalkan diri sebagai calon suami Cladia, gadis yang selama ini diam-diam sebenarnya sudah mencuri hatinya sejak pertama kali mereka bertemu di kelas statistik 3,5 tahun yang lalu.

"Maaf, kami duluan," Jeremy segera menggandeng tangan Cladia mengajak memasuki main hall untuk dapat mengendalikan suasana kaku akibat keterkejutan Robi.

©©©©©©©

Cladia duduk tersenyum di depan kamera sambil di kelilingi belasan buket bunga yang dia terima dari teman-teman, saudara-saudara, termasuk Jeremy, Niela, dan tentu saja Ornado sebagai ungkapan selamat atas wisudanya.

"Cla, waktunya kita foto sama-sama," Niela berkata sambil menarik tangan  Jeremy dengan tangan kirinya, dan tangan kanannya memberi kode pada Ornado untuk ikut berfoto.

"Eh, ayo," Niela yang berdiri di samping kiri Cladia menarik tangan Ornado dan membuat laki-laki itu berdiri di samping kanan Cladia, sedang Jeremy berdiri di samping kiri Niela.

"Ok, sudah, kita harus makan siang sebelum aku jatuh pingsan karena kelaparan. Selamat ya Cla, papa mama pasti bangga padamu." Jeremy mencium kedua pipi adiknya, disusul Niela.

"Selamat Cla, kejar kebahagiaanmu ya," Niela memeluk Cladia selama beberapa detik dan mengelus pundaknya, setelah itu dia berlari-lari kecil mengikuti Jeremy yang sudah duluan berjalan keluar studio foto.

Ornado yang masih berdiri di samping kanan Cladia menundukkan kepalanya di samping telinga Cladia, tangan kanannya menyerahkan sepasang boneka beruang sambil berbisik lembut.

"Sei la mia vita.....la mia futura moglie" Cladia membelalakkan matanya terkejut mendengar ucapan lembut Ornado.

(Kau adalah hidupku.....calon istriku)

Terpopuler

Comments

Uni Alif Mahmud

Uni Alif Mahmud

semakin menarik 👍👍👍 maaf Author mampir juga yah di karya tamatku. Single Parent rebutan para CEO Tampan dan Masihkah harus memilihmu sayangku .Author Munira 🙏🙏

2023-04-17

0

Nailott

Nailott

mesranya ornado ,tapi cladia. cuek aja.

2022-08-13

0

norliani2R

norliani2R

menarik ceritanya

2022-04-24

0

lihat semua
Episodes
1 BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2 CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3 H - 7
4 HARI PERNIKAHAN (1)
5 HARI PERNIKAHAN (2)
6 PULANG KE RUMAH BARU
7 RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8 JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9 PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10 TRAUMA MASA LALU
11 BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12 GADIS PILIHANKU
13 BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14 KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15 MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16 KUNJUNGAN ALBERTO
17 SEKANTOR
18 MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19 GOSIP
20 MENYUSULMU
21 SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22 MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23 SESEORANG YANG MENGERIKAN
24 TEMANI AKU MALAM INI
25 MULAI MENCARIMU
26 MERINDUKANMU
27 INGIN SELALU BERSAMAMU
28 PERTANDINGAN RENANG
29 YO TE AMO
30 TRUE OR FALSE
31 SESUATU YANG ANEH PADAKU
32 BERTEMU SAHABAT LAMA
33 HAMIL
34 BELAJAR MENCINTAIMU
35 KEBIASAAN BARU (1)
36 KEBIASAAN BARU (2)
37 PERCAYA PENUH
38 PERTEMUAN KEMBALI
39 INGIN MENCOBA
40 LELANG
41 PASAR MALAM
42 MIMPI BURUK
43 AJAKAN KE ITALIA
44 MAKAN SIANG KELUARGA
45 PERTEMUAN DENGAN JAMES
46 RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47 PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48 JAUH DARIMU
49 STUDIO TARI PRIBADI
50 MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51 PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52 MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53 MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54 SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55 INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56 ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57 PESTA BARBEQUE
58 BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59 MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60 POSSO AMARTI AL?
61 MENIKMATI KEBERADAANMU
62 UNDANGAN REUNI SMP
63 AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64 KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65 AJAK AKU KE ITALIA
66 MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67 MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68 MAKAN BERSAMA DI ROMA
69 MANSION KELUARGA XANDERSON
70 FANS BERAT CLADIA
71 PERSIAPAN PESTA
72 YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73 WAWANCARA DENGAN ORNADO
74 BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75 SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76 BERWISATA DENGANMU
77 VENESIA KOTA ROMANTIS
78 JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79 PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80 REUNI
81 JEBAKAN PUTRI
82 CLADIA MENGHILANG
83 ROBI DAN OLA
84 PENGORBANAN ORNADO
85 PERMINTAAN MAAF AMALIA
86 BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87 INGIN SEGERA PULANG
88 MELEPASKAN MAAF
89 TAMU TAK DIUNDANG
90 BALAS DENDAM EDI
91 MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92 INGATAN YANG HILANG
93 BERUSAHA MENGINGATMU
94 BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95 APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96 PRIA DALAM MIMPI
97 UNDANGAN DARI LAUREL
98 SERPIHAN INGATAN
99 INGATAN YANG KEMBALI
100 TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101 PENGUMUMAN
102 INFO NOVEL BARU
103 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BERUSAHA MELARIKAN DIRI
2
CALON SUAMI YANG TELAH DITETAPKAN
3
H - 7
4
HARI PERNIKAHAN (1)
5
HARI PERNIKAHAN (2)
6
PULANG KE RUMAH BARU
7
RENCANA CLADIA YANG GAGAL
8
JADILAH MILIKKU SEUTUHNYA
9
PAGI PERTAMA DI RUMAH BARU
10
TRAUMA MASA LALU
11
BERUSAHA MENYEMBUHKANMU
12
GADIS PILIHANKU
13
BERUSAHA MENGHANCURKANMU
14
KERJASAMA BUMI ASIA DAN SANJAYA
15
MENJADI PERWAKILAN SANJAYA
16
KUNJUNGAN ALBERTO
17
SEKANTOR
18
MENGHARAPKAN KESEMPATAN
19
GOSIP
20
MENYUSULMU
21
SELALU INGIN DEKAT DENGANMU
22
MENGHADIRI PESTA DENGANMU
23
SESEORANG YANG MENGERIKAN
24
TEMANI AKU MALAM INI
25
MULAI MENCARIMU
26
MERINDUKANMU
27
INGIN SELALU BERSAMAMU
28
PERTANDINGAN RENANG
29
YO TE AMO
30
TRUE OR FALSE
31
SESUATU YANG ANEH PADAKU
32
BERTEMU SAHABAT LAMA
33
HAMIL
34
BELAJAR MENCINTAIMU
35
KEBIASAAN BARU (1)
36
KEBIASAAN BARU (2)
37
PERCAYA PENUH
38
PERTEMUAN KEMBALI
39
INGIN MENCOBA
40
LELANG
41
PASAR MALAM
42
MIMPI BURUK
43
AJAKAN KE ITALIA
44
MAKAN SIANG KELUARGA
45
PERTEMUAN DENGAN JAMES
46
RENCANA UNTUK ULANG TAHUN ORNADO
47
PERTEMUAN DENGAN LAUTAN GEMILANG
48
JAUH DARIMU
49
STUDIO TARI PRIBADI
50
MENCOBA BERDANSA DENGANMU
51
PESTA KEJUTAN UNTUK ORNADO
52
MENGAKUI IKATAN YANG ADA
53
MULAI NYAMAN DALAM PELUKANMU
54
SEBUAH CIUMAN UNTUK ORNADO
55
INGATAN YANG MENGUSIK HATI
56
ISTI (IKATAN SUAMI TERGILA-GILA ISTRI)
57
PESTA BARBEQUE
58
BERHARAP KECURIGAAN ITU BENAR
59
MENGUNJUNGI RUMAH SAKIT LAUREL
60
POSSO AMARTI AL?
61
MENIKMATI KEBERADAANMU
62
UNDANGAN REUNI SMP
63
AJAKAN ROBI UNTUK BERTEMU
64
KEMBALI KE KANTOR BUMI ASIA
65
AJAK AKU KE ITALIA
66
MENIKMATI WAKTU BERSAMA SAHABAT
67
MENIKMATI LANGIT ITALIA BERSAMAMU
68
MAKAN BERSAMA DI ROMA
69
MANSION KELUARGA XANDERSON
70
FANS BERAT CLADIA
71
PERSIAPAN PESTA
72
YOU LOOK SO BEAUTIFUL IN WHITE
73
WAWANCARA DENGAN ORNADO
74
BISAKAH KITA MENCOBANYA MALAM INI?
75
SATU SATUNYA PRIA YANG AKU INGINKAN
76
BERWISATA DENGANMU
77
VENESIA KOTA ROMANTIS
78
JEMBATAN BRIDE OF SIGHS
79
PERUBAHAN TEMPAT REUNI
80
REUNI
81
JEBAKAN PUTRI
82
CLADIA MENGHILANG
83
ROBI DAN OLA
84
PENGORBANAN ORNADO
85
PERMINTAAN MAAF AMALIA
86
BIARKAN WAKTU BERHENTI SESAAT
87
INGIN SEGERA PULANG
88
MELEPASKAN MAAF
89
TAMU TAK DIUNDANG
90
BALAS DENDAM EDI
91
MENANTIMU BANGUN KEMBALI
92
INGATAN YANG HILANG
93
BERUSAHA MENGINGATMU
94
BERUSAHA MEMBUATMU TERINGAT KEMBALI
95
APAPUN, ASAL KAMU BAHAGIA
96
PRIA DALAM MIMPI
97
UNDANGAN DARI LAUREL
98
SERPIHAN INGATAN
99
INGATAN YANG KEMBALI
100
TAKDIRMU ADALAH DI SISIKU
101
PENGUMUMAN
102
INFO NOVEL BARU
103
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!