Warning dulu ya : Bab ini mengandung kekerasan, penyiksaan, dan penganiayaan. Jika tidak kuat jangan memaksakan diri untuk melihat. Jangan laporin juga ya...
Ting...
"Apa...?!"
Luna menangkis pedang murid laki laki itu, dan menjauhkan murid itu darinya. Setelah berhasil menjauhkannya Luna lalu mengarahkan pulpen tersebut ke kanan dan memutar pulpen itu dengan jarinya.
Tring... Ting... ting....
Terdengar suara pulpen yang berdentingan dengan batu yang melesat dari arah kanannya, dia lalu memasukan buku yang di pengan di lengan kirinya kedalam saku baju seragamnya dan menatap kearah kiri.
Tiba tiba muncul seseorang yang hendak menebas kepala Luna, dan juga muncul lagi seseorang belakangnya yang siap untuk menusuk jantungnya.
Luna sedikit terkejut karena dia telah di kepung oleh keempat peserta di dalam kurungan batu itu.
"Hm, menyusahkan..."
Luna lalu berpikir cepat untuk menghindari seluruh serangan musuh musuhnya, namun dia mulai mengabaikan tebasan, tusukan dan bebatuan yang melesat kearahnya.
Sesaat tubuh Luna tertebas oleh pedang, jantungnya lalu tertusuk oleh belati. Seluruh tubuh bagian kanannya juga terkena batu batu kerikil yang melesat dengan sangat cepat. Namun.
"""Apa...!!!""" Semua orang di sana tersentak dan tidak mempercayai apa yang mereka lihat dihadapannya.
Serangan mereka memang mengenai tubuh Luna, namun itu melewatinya begitu saja.
Tidak ada bercak darah, luka dan semacamnya di tubuh Luna.
"Apa yang kau lakukan... Kenapa... Apa yang..." Murid yang melihat kejadian tersebut dari arah depan mulai bingung dan tidak tahu harus berbuat apa lagi.
Dia menyaksikan sesuatu yang sangat mustahil di lakukan oleh seseorang.
"Itu hanya teik kosong lho, jangan terkejut seperti itu..." Balas Luna dan mulai berjalan dengan santai kearah murid di depannya dan mengabaikan ketiga murid lainnya.
"Kenapa anak cacat Se...per...ti...mu..."
Setelah sampai di hadapan murid itu, Luna lalu menusuk mata murid tersebut dengan pulpen.
crak...
Aaarrrggg ...
"Itu untuk di ujian p…
Reinkarnasi Menjadi Wanita
Anggota The Darkness
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments