•••

"Bagaimana keadaan tempat yang telah di serang kemari?"

"Alat komunikasi, dan seluruh barang yang ada disana hancur atau hilang pak."

Pria tampan dengan rambut pirang bertanya kepada salah satu bawahannya tentang kondisi dari lokasi di tempat yang telah di serang oleh Luna.

Pria itu membuat wajah biasa saja setelah mendengar laporan tersebut, dan mulai bertanya kembali kepada pengintai yang telah di kirim kesana.

"Bagaimana dengan keadaan kapten Ransya yang telah kuperintahkan untuk menjaga lokasi tersebut?"

"Kami melihat kondisi langsung di TKP. Ada sekitar 20 jasad dan yang sudah terpenggal, terlebih lagi mereka hanyalah tinggal kepalanya saja pak."

"Kepala? Tubuhnya?"

"Entah kenapa seluruh anggota tubuh korban hilang dan hanya menyisakan kepala. Di antara jasad itu juga ada kapten Ransya dalam keadaan yang sama."

Pria tersebut langsung mengalihkan pandangannya dari pengintai tersebut dan mulai memperhatikan layar deteksinya sembari memegang dagu.

"Jika musuh telah membunuh Kapten Ransya, itu berarti lawan kita kali ini sangat lah. Kapten Ransya adalah orang gila yang telah menanamkan artifak di dalam tubuhnya, dia juga mendapat julukan Knight tanpa luka."

Pria itu berpikir panjang dengan asumsi kalau gadis yang dia lawan saat itu adalah gadis yang sangat kuat.

"Terlebih lagi dia membunuhnya dengan waktu 10 menit, tidak. 10 menit adalah waktu untuk menghancurkan base itu, yang berarti dia telah mengalahkan Kapten Ransya kurang dari 10 menit. Akan lebih masuk akal jika musuh mengunakan serangan sihir yang besar tapi." Gumam nya secara tidak sengaja terdengar oleh orang orang di tempat itu.

"Mereka di bantai dengan menggunakan senjata tajam pak, dan lagi banyak sekali tebasan tebasan yang di pepohonan sekitar TKP."

"Hm..."

Pria tersebut tidak merespon para bawahannya dan dengan santai meminum teh di dalam cangkirnya.

Selang tak berapa lama, pria tersebut melihat ada sesuatu yang terdeteksi dan mulai bergerak kearahnya.

Setelah melacak orang tersebut, pria itu menghela nafasnya perlahan dan mulai menaruh cangkir teh nya di atas piring tatak.

"Siapkan jamuan untuk tamu yang akan datang, tak perlu di berperang dengan mereka namun aku ingin mengetahui apa urusan mereka datang ketempat ini."

"Baik...!!!"

Pria itu langsung menyiapkan jamuan kepada tamu yang akan datang kelokasi tempatnya membuat markas sementara, setelah itu dia menekan keningnya dengan ibu jari dan jari tengah.

"Kenapa bisa jadi seperti ini? Padahal jika saja aku saat itu langsung membawa kedua bahan tersebut, mungkin aku telah mendapatkan pujian dan prestasi yang bagus dari Yang mulia. Tapi kenapa sekarang aku jadi seperti ini?"

Dengan membuat wajah pahit, pria tersebut mulai mengeluh tentang apa yang telah terjadi di kehidupannya sekarang ini.

Setelah berpikir panjang, dia mendapatkan jawaban atas seluruh kegagalannya saat ini.

"Ini karna Gadis tengik itu... Aku harus menemukannya hidup hidup dan menyiksanya terlebih dahulu sebelum di serahkan kepada Yang mulai. Nah itu benar dah, buat agar dia sendiri yang meminta untuk di di bunuh."

Pria itu mulai tersebut dengan wajah dan mata yang mengerikan, namun senyuman itu pudar dan wajahnya kembali seperti biasa setelah dia merasakan ada seseorang yang akan masuk kedalam rumah kayunya.

"Lapor...! Kita telah menangkap target itu tuan, sekarang gadis kecil berambut putih tersebut di sedang di kirim ketempat tim monyet dan akan di serahkan kepada tim jaguar!"

Tertangkap? Tidak. Jika dia bisa mengalahkan Kapten Ransya kurang dari waktu 10 menit, seharusnya gadis itu bisa menghindari penangkapan...

"Menangkap?!"

Pria itu mengulangi kata "Menangkap" di bagian pertanyaannya.

"Benar, sepertinya tim monyet berhasil mengelabui target dengan trik licik mereka."

"Baiklah kalau begitu, jangan sampai lalai dan ceroboh. Musuh kita kali ini sangatlah kuat jika di bandingkan dengan musuh lainnya, berhati hatilah."

"Baik tuan."

Setelah pria tersebut memberi peringatan kepada anak buahnya yang melapor tersebut, dia mulai bergegas untuk berangkat ke lokasi tim jaguar dengan cara berteleportasi dengan alat sihir.

Wusp...

Pria itu tiba tiba saja menghilang dari ruangannya.

...****************...

...----------------...

Huaaayy...

Jam 4 pagi aku di lepaskan oleh Kak Umbrella, entah kenapa aku jadi mengubah pendapatku tentangnya kali ini.

Dia adalah tipe wanita yang seperti Kakak perempuan dari pada Tomboy.

Kalau istilah anime nya mungkin dia masuk ke tipe One-sama, idaman para adik kelasnya. Dan entah mengapa aku merasa kan hal seperti itu.

Mungkin karna jiwa laki laki ku sebelumnya atau memang apapun itu, tapi tetap saja aku yang sekarang adalah gadis tulen.

Jadi mungkin aku akan tertarik kepada laki laki, tapi aku juga sedikit membayangkan hal aneh.

Bagaimana jika aku berhubungan tubuh dengan laki laki yang aku sukai nanti?

Apakah aku akan menikmatinya?

Atau malah membencinya?

Aku merasa pikiranku sudah mulai kacau sekarang karna aku bertemu dengan Kak Umbrella.

Ehem... baiklah, kita akan mengusir seluruh pemikiran tentang itu semua.

Sekarang aku harus pulang terlebih dahulu sebelum keluargaku mengetahui kalau aku tidak ada di dalam kamar.

Oh, iya aku sepertinya melupakan sesuatu.

Benar itu adalah gubuk yang aku hancurkan seminggu yang lalu, jika di ingat ingat gubuk itu sepertinya adalah markas sementara atau sesuatu yang mirip dengan itu kan

Aku mulai sedikit heran mengapa mereka belum mencari si pelaku, atau mereka akan menerima dengan lapang dada saja.

Aku tidak habis pikir dengan mereka.

Kalau begitu aku harus cepat cepat kembali kerumah dulu lah.

Aku memasuki gang yang gelap, dan hendak naik keatas gedung kumuh di yang mengapit gang itu. Tapi sepertinya aku harus mengurungkan niatku itu, aku mencium ada sekantong koin emas di area sekitar sini.

Hm, kira kira dimana ya?

Ketika aku mencari kantong yang berisikan koin emas tersebut, aku menemukannya di tergeletak di samping tubuh seseorang yang sedang tertidur di sana.

Tertidur? Tidak... Orang itu sepertinya sudah meninggal karna aku tidak bisa merasakan hawa kehidupan di dalam tubuhnya.

Yang berarti ini adalah kasus pembunuhan. Tapi di kota tanpa hukum ini, hal tersebut adalah hal yang lumrah.

Tidak akan ada yang menyelidiki identitas korban, apalagi identitas si pelaku. Tapi dari pada memikirkan tentang itu.

Hehehe, koin emas yang di milikinya telah menjadi sang penemu jasad bukan.

Hore ... Lucky...

Ketika aku hendak mengambilnya kantongnya, tiba tiba aku merasakan ada seseorang di muncul di belakangku.

Tujuannya ... Dia sepertinya tidak ada niat untuk membunuhku, dan juga tidak memegang senjata tajam.

Segera setelah itu, aku dimasukan kedalam karung goni dan di bawa oleh orang tersebut.

Sial, aku terlalu banyak berpikir.

Apa yang harus ku lakukan.

"Tolong... tolong..."

"Diamlah dan berperilaku lah dengan baik, atau kau akan mendapatkan rasa sakit yang lebih parah dari ini loh."

"Tidak... Tidak... Aku... Ingin..."

Tunggu dulu! kenapa aku panik dan berteriak meminta tolong?

Padahal untuk lepas dari para penculik ini sangatlah mudah.

Hm, apa ini adalah insting sang gadis yang tiba tiba saja di culik?

Atau mungkin jiwa Luna El Laxion sebelumnya yang membuatku panik seperti ini?

Yang terlebih jelas adalah aku harus keluar dari tempat ini, tapi tunggu dulu!

Sepertinya akan lebih bagus jika aku bisa merasakan bagaimana keadaan seorang gadis lemah yang tiba tiba di culik oleh para bandit ini.

Huh, rasa penasaranku semakin memuncak setelah memikirkan hal ini.

Oh iya, topik pembicaraanku dengan Kak Umbrella juga terkait dengan penculikan seperti ini ya kalau tidak salah.

Mungkin saja mereka juga adalah komplotan dari orang orang itu.

Sekarang aku mengerti kenapa Kak Umbrella dan si kembar Marco dan Marcus berperang satu sama lain.

Sepertinya si Marco ini membayar beberapa orang laki laki untuk menyewa PSK dari gedung putih prostitusi Kak Umbrella.

Setelah itu mereka membawa PSK tersebut ke salah satu hotel cinta yang sedikit agak jauh dari gedung, ketika di perjalanan si penyewa itu di rampok orang preman preman dan merekapun menculik PSK tersebut.

Metode klasik yang sering di dalangi oleh orang orang jahat pada umumnya.

Dari laporan salah satu PSK yang telah di selamatkan, mereka di kirim ke tempat Marcus dan di jadikan budak s*x tanpa di bayar sama sekali.

Setelah itu para PSK yang di culik juga di buat kecanduan dengan obat obatan terlarang dan di tiduri secara terus menerus oleh para preman yang telah menyewa jasa budaknya.

Seluruh pedangan di Kota tanpa hukum ini sering sekali mematok harga tinggi, bahkan untuk menyewa budak saja para preman harus patungan untuk bisa mendapatkan budak wanita kelas rendah.

Karenanya budak wanita yang di berikan kepada mereka, rata rata adalah wanita yang sudah kehilangan akal dan wanita yang sudah tidak memiliki semangat untuk hidup lagi.

Jika ini adalah Anime H, mungkin itu akan menjadi tontonan yang menarik bagi para pria dengan Fetish tertentu.

Aku yang dulu mungkin akan secara acuh tak acuh mendengarkan cerita itu, tapi entah mengapa aku yang sekarang sangat merasa kasihan kepada para wanita itu.

Apa karna insting sang gadis lagi ya?

Aku benar benar tidak mengerti dengan hal ini, tidak.

Mungkin jika aku yang dulu pun, akan merasakan hal yang sama seperti sekarang.

Luna lalu teringat kembali dengan adegan yang sangat membekas di hatinya, ingatan itu bukan dari Luna yang sekarang, melainkan di kehidupannya sebelumnya ketika dia masih menjadi laki laki. Setelah dia selesai mengingat masa lalunya, Luna sedikit meneteskan air matanya.

"Kenapa aku yang dulu terlalu banyak berpikir, jika saja waktu itu bisa kem- ."

Dia menghentikan gumaman nya sembari mengusap kembali air mata sendiri, dan mencoba untuk tetap konsisten dengan apa yang akan dia lakukan ketika dia di keluarkan dari karung goni tersebut.

...****************...

...----------------...

Hari hari pelatihan.

"Maju."

Klon Luna merentangkan lengannya kedepan, dan memerintahkan kedua orang dihadapannya untuk menyerang dirinya.

Wanita yang pakaian jubah Slime sedang menyalurkan sihir perubahan slime untuk membalut padang kayunya.

Sedangkan Pria di sampingnya mengangkat lengan kirinya keudara dan lengan kanannya memegang pedang yang terbuat dari kabut pekat.

Segera setelah itu si pria membuat perubahan udara menjadi jarum jarum tipis dan melontarkannya kepada Klon Luna.

Dengan mudah jarum jarum udara itu di tangkis slime yang dibuatnya, dia juga mulai mengantisipasi si wanita yang telah muncul di belakang secara tiba tiba.

Tringg...

Bentrokan pedang Klon Luna dengan wanita itu terdengar keras dan nyaring.

Tidak hanya itu, si pria yang melemparkan jarum tersebut juga maju dengan kecepatan tinggi dengan niat menebas leher Luna.

Dia menghindar tepat waktu dengan melompat ke udara, tapi setelah itu jarum jarum udara mulai mengejarnya.

Luna hendak menangkisnya dengan pedang, tapi mengurungkannya karna sifat dari jarum udara tersebut.

Jarum udara yang di ciptakan oleh pria itu memiliki kelebihannya tersendiri.

Seperti sifat udaranya, jarum tersebut bisa langsung melukai tubuh seseorang jika orang itu hanya mengandalkan perlengkapannya. Jarum udara tersebut juga bisa nembus zirah baja atau zirah sihir tanpa menghancurkannya.

Luna lalu mengunakan sihir slime nya dan melompat jauh kebelakang, namun tanpa di sadari wanita dengan pedang slime telah menunggunya.

Tring...

Pedang Slime wanita itu tertahan oleh benang yang telah di siapkan sebelumnya oleh Luna.

Wanita dengan pedang slime itu mundur dan Luna langsung di hujami oleh jarum udara oleh pria tersebut dan terjebak serta tidak bisa bergerak.

"Rafael...!!!"

Pria itu memanggil nama dari wanita dengan pedang slime untuk melakukan isyarat.

Wanita yang memiliki nama Rafael itu langsung mengulurkan lengannya ke depan dan mulai menciptakan energy sihir besar berwarna hitam ke unguan.

Bush...

Duar...

Tanah di sekitar Luna meledak dan menciptakan kepulan debu yang amat banyak, sehingga mereka tidak bisa melihat apa yang terjadi.

"Berhasil kah?"

"Aku kurang yakin Ball. nona Darkness bukanlah orang yang mudah untuk di kalahkan."

Rafael yang sangat mengenal kekuatan Luna, telah memprediksi kalau nona nya akan di kalahkan dengan mudah.

Laki laki bernama Ball tersebut memperhatikan sekitar dan tiba tiba saja.

"Itu benar loh, kau harus memastikan kondisi lawanmu terlebih dahulu sebelum menyimpulkan hal seperti itu."

Luna dengan panggilan Darkness tersebut mungkin di belakangnya, dan memperingati Ball untuk selalu waspada.

Luna lalu membungkuk dan membalikan badannya setelah itu menendang tepat di wajah Ball hingga terpental kearah Rafael yang sama terkejut.

Rafael yang tertabrak oleh tubuh Ball mulai ikut terhempas hingga menabrak pohon besar.

Namun serangan Luna masih belum selesai dengan menembakan peluru udara dari jari telunjuknya yang membentuk pistol.

Luka yang diterima oleh mereka berdua hanya memar memar ringan saja, namun rasa sakitnya masih tetap terasa oleh mereka.

"Sebagai pemimpin, kalian harus lebih kuat dan lebih teliti. Kelengahan seperti apapun tidak bisa diterima."

"Ba-baik Nona Darkness."

"Dan juga, Kalian semua...!!!

Luna melihat kearah para 12 orang yang sedang menonton pertarungan mereka bertiga.

Kesebelas orang yang menonton tersebut langsung fokus untuk memperhatikan kata kata Luna.

"Aku akan menyiapkan lawan untuk kalian! Dragon."

setelah Luna berbicara dengan ke sebelas orang itu, seekor naga muncul di belakangnya menanggapi panggilan Luna.

"Baiklah, dialah yang akan kalian lawan!!!"

Luna dengan senyum keji dan meninggalkan kesebelas orang yang bertarung dengan naga.

Luna menghampiri seorang gadis yang terbaring di kasur yang di buat oleh sihir benangnya.

"Hm, ini sangat rumit. Artifak yang di tanamkan ke jantung nya ini, telah menjadi satu dan mendarah daging di jantungnya."

Luna mengulurkan lengannya dan berusaha untuk menghilangkan efek samping dari penanaman paksa artifak tersebut. Gadis tersebut menjerit kesakitan dengan sangat keras, sedangkan kakaknya sedang pertarung dengan Naga.

Terpopuler

Comments

RATU REINKARNASI

RATU REINKARNASI

🗿

2024-04-26

0

RATU REINKARNASI

RATU REINKARNASI

hey hey kumohon jangan

2024-04-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!