••

"Terdeteksi sebuh hawa keberadaan seseorang yang melintasi tempat kita, pak."

"Amati dia dan cari cara untuk bisa mengikutinya."

Dimalam malam hari dengan bulan purnama yang sangat besar, terlihat sebuah tenda di dalam hutan dan terdengar suara seorang pria yang melaporkan ada sesuatu yang melintasi tempat tersebut, ia mengenakan earphone dengan alat sihir pendeteksi.

"Baik."

Setelah menerima perintah dari atasannya, dia mulai mengabari tim penyelidik untuk memata matai nya.

"Gadis sialan itu, beraninya dia mempermalukanku di depan Yang mulia."

Dia adalah pria yang sebelumnya telah mengalahkan klon Luna dan berhasil membawa kepalanya kembali kemarkas.

Pria dengan rambut pirang dengan wajah tampan sedang berdiri di atas lantai dengan memperhatikan alat pendeteksi di hadapannya.

"Dia harus membayar semua yang telah dia perbuat..."

"Lapor! Kita kehilangan kontak dengan tim kelinci 4 dan burung 5! Ada juga penyerangan di garis depan arah selatan!"

"Apa?! Apa yang terjadi di sana."

Pria itu terkejut bukan main setelah mendengar laporan dari anak buahnya, ia segera melihat kearah layar di hadapannya dan mengarahkannya ke area sekitar pertahanan markas sementaranya.

...****************...

...----------------...

Hm, Tidak boleh. Ini tidak boleh terjadi.

Apa yang telah kulakukan dengan menyerang ketempat gubuk ini?

Padahal tadinya aku hanya ingin melihat situasi tempat itu, tapi aku merasa ada yang mengikutiku dari belakang.

Setelah itu aku menghancurkan orang orang itu, dan mulai melepaskan salah satu di antara mereka. Dan tak tahu kenapa, sepertinya aku terjebak dalam perangkapnya dan berakhir dengan.

Aku melihat kearah gubuk kayu yang sedang terbakar beserta mayat mayat penjaga dan.

Hm, apakah dia adalah seorang pemimpinnya?

Terlihat di area yang sedikit agak jauh dari gubuk itu, seseorang sedang merangkak di karenakan kedua kakinya putus.

"Sial!!! Lawan kali ini bukanlah orang biasa!!!"

Aku mendengar ocehannya dan mulai berpikir untuk mengatakan kata kata yang terdengar keren dan menakutkan.

Oke akhirnya aku mendapatkannya.

Aku menghampirinya dan dengan melayang sekitar 10 cm dari tanah.

"Sungguh memalukan."

Pria paruh baya tersebut langsung mengangkat kepalanya dan mencari keberadaan dari suara yang muncul secara tiba tiba.

"Ka-kau..."

Dia terkejut setelah menemukan diriku yang menjadi target buruannya.

Nah, mungkin sekarang

"Penguntit yang lemah tidak akan cocok dengan misi ini."

Aku mengatakan kata itu dengan nada terdingin yang aku bisa tapi, tetap saja. Dengan tubuh kecilku pria di depanku ini hanya memelototi ku dengan tatapan kesal.

Mungkin dia berpikir seperti ini.

Mengapa aku bisa kalah dari anak kecil?

Atau mungkin, aku akan membunuhmu ketika aku berhasil mengalahkanmu!!!

Tatapannya langsung berubah menjadi ketakutan karna aku mengarahkan tentakelku untuk memotong kedua lengannya dengan waktu yang singkat.

Jika melihatnya seperti ini, aku jadi teringat dengan mainan boneka yang bisa di bongkar bongkar pasang secara langsung.

"Tidak, apa yang terjadi..."

"Ku mohon, tolong jangan bunuh aku!!!"

Teriakkan putus asa darinya terdengar di telingaku, sebenarnya aku juga sedikit tidak tega melakukan hal seperti ini. Tapi entah kenapa, Tentakel Pride ku semakin bersemangat melihat pemandangan kejam dihadapan ku ini.

"Kalau begitu, aku akan memberikan rasa belas kasihan ku."

Hm, sepertinya pria paruh baya itu bernafas lega setelah aku berkata demikian.

"Terbaring lah dengan tenang disana, sebagai tanda dari belas kasihan ku. Aku akan membunuhmu tanpa rasa sakit..."

Setelah memenggal kepalanya, tentakel Gluttony ku mulai melahap jasadnya dengan senang dan mengubahnya menjadi energy untuk ku.

"Sepertinya setelah kejadian di Laboratorium itu tentakelku menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Tidak hanya itu itu saja, tapi juga seperti hendak merasuki diriku dan ingin mengubahku."

Aku bergumam sembari meninggalkan tempat tersebut, dan kembali ke tujuan ku pada awalnya.

Aku sudah sedikit curiga saat itu, kenapa aku bisa tertidur padahal klon ku sedang di serang di laboratorium.

Tapi aku tidak mengingat apapun dan tiba tiba saja aku merasakan kalau tentakelku ini mendapat kekuatan tambahan.

Seiring menguatnya kekuatan tentakelku, maka semakin besar juga resiko aku menggunakannya.

Untuk sekarang sih aku bisa mengendalikannya, tetapi aku tidak tahu di masa depan nanti akan seperti apa.

Mengelengkan kepalaku untuk mengusir pikiran tentang semua itu, yang terpenting adalah aku harus tetap fokus kepada tujuanku seperti semula.

"Menghancurkan kerajaan ini dan membangun ulang dengan Raja tirani yang baru... Hm, itu terdengar bagus."

Ayahku mungkin cocok untuk melakukan peran itu, tapi aku kini telah mendapatkan seseorang yang bisa aku percayakan tentang peran tersebut.

Setibanya di tempat tujuanku, aku menemukan sebuah toko obat di kota tanpa hukum yang terlihat agak megah sama seperti di ibu kota.

Yang membedakannya hanyalah area lokasinya yang sangat kotor dengan banyak preman preman pasar keluar masuk kedalam tempat itu.

Aku masuk kedalam dan melihat sekeliling.

"Hm, ini sangat bersih."

Pemandangan yang aku lihat pertama kali setelah aku masuk adalah tempat yang sangat berbeda dari pada di area luarnya, Dan juga para preman premannya yang menjadi pelanggannya mengantri dengan baik.

Aku melihat sekeliling dan menemukan etalase kaca dengan di hiasi oleh emas di setiap sudutnya.

Banyak sekali ramuan ramuan tingkat tinggi, jika itu menurutku tapi. Aku juga tidak tahu itu adalah tingkat tinggi atau bukan.

"Kalau begitu aku ingin memesan ini."

Setelah aku melihat ada ramuan yang berwarna biru seperti yang aku tawarkan ke toko obat di kota yang di kelola oleh ayahku, aku langsung memilihnya dan mulai mengantri di belakang para preman tersebut.

Seperti biasa, para preman itu memandangku dengan tatapan aneh mencoba untuk menyenggol ku dengan tubuh besarnya.

Ya, aku menerapkan harga untuk itu dengan merampas seluruh uang yang di milikinya dengan tentakelku.

Setelah menunggu lama, aku telah sampai di konter tempat penjaga toko berada.

"Apa yang ada butuhkan nona muda?"

Penjaga wanita dewasa, mungkin dia berumur 25 tahun dengan tubuh langsing yang sangat memikat para lelaki yang memandangnya. Tapi ada satu hal yang kurang darinya.

Datar ... Papan cuci kah...

"Ak- Saya ingin ramuan yang seperti itu."

Aku menunjuk kearah ramuan yang ada di dalam etalase sebelumnya.

Penjaga wanita itu tersebut, namun aku bisa mengetahuinya. Senyumnya sungguh palsu dan bahkan tidak sampai ke matanya.

"Berapa yang akan kamu beli, Gadis manis..."

"100 botol. Dan juga aku ingin pihak toko mengemasnya dengan sangat rapih. Tak perlu memakai kuda, karena aku membawa cincin penyimpanan."

Wanita itu terkejut dengan apa yang di katakan oleh ku, tapi aku tidak perduli.

Jika mereka akan bermain adil maka aku tidak akan melakukan kecurangan, tetapi jika mereka yang memulai. Maka aku akan membalasnya sepuluh kali lipat.

"Nona muda, itu terlalu berlebihan. Setidaknya anda harus menyiapkan uang muka terlebih dahulu. Jika anda tidak bisa memberikan uang muka, maka saya akan melaporkan anda kepada pihak keamanan."

"Baiklah."

Aku sempat berpikir apakah di kota tanpa hukum ini ada penjaganya atau tidak, mungkin pemilik kawasan sekitar sini. Yang berarti salah satu keempat Kaisar.

"Baiklah..."

Aku mengeluarkan uang di dalam cincin penyimpanan sekitar 20 koin emas, itu adalah hasil yang ku dapatkan ketika baru saja datang dan berjalan jalan santai di kota ini.

"I-ini..."

"Uang muka."

seluruh preman yang mengantri di belakangku terkejut melihat uang sebanyak ini.

Yah, jika mereka sadar kalau uang ini adalah milik mereka. Mungkin mereka akan memprotes ku, hihihi.

"Kalau begitu, biar saya antar keruang tamu."

Setelah meninggalkan ruangan tersebut, aku mendengar kalau salah satu preman yang mengantri kehilangan uang dan berakhir menjadi bulan bulan bagi para penjaga toko.

"Ya, itu lah akibatnya."

"Eh, kenapa nona muda."

"Ah, tidak. Aku hanya merasa haus."

Ups... Ucapanku sepertinya terdengar oleh wanita paruh baya tersebut, tapi masa bodo lah.

Setibanya di ruang tamu, aku di suruh duduk dan wanita itu menyuguhkan teh hangat kepadaku.

Memang sih, di malam malam seperti ini. Akan lebih enak jika kita ngeteh hangat, tetapi aku bisa tahu.

Teh ini memang terlihat sangat mahal dengan aroma yang sangat harum seperti baru di petik dari pucuknya, tapi ini sepertinya telah di berikan obat perangsang tubuh wanita.

Dan juga aku bisa melihat jelas, kalau ada banyak sekali orang di sebelah tembok ruangan ini.

Apakah mereka mencoba untuk memperk*sa ku? Setelah itu aku akan di jinakkan dengan menyiksa ku sepuas mereka dan setelah itu aku akan di jual?

Sungguh memalukan untuk di perlakukan seperti itu, akhirnya aku menggunakan tentakel Purity untuk memurnikan Teh ini dan juga Lust untuk mengendalikan mereka.

"Tutup toko dan kumpulkan seluruh pekerja di tempat ini?"

"Baik, nona muda."

Nah setelah ini, aku akan lebih mudah untuk menghancurkan salah satu dari sumber penghasilan si Kaisar Marco itu.

Dan juga aku mungkin akan mencari celah di bisnis perbudakan milik Marcus.

...****************...

...----------------...

"Toko ramuan itu memutuskan hubungan kerja? Kenapa bisa seperti itu?"

"Karna mereka sepertinya akan bangkrut tuan."

Di ruangan yang terlihat seperti ruang ruang rapat, terlihat seorang pria muda tampan dengan memakai jas hitam dengan pakaian kemeja biru. Dirinya adalah salah satu dari keempat Kaisar, Marco. Dia memegang bisnis sebagai penyelundup atau ketua dari pasar dunia bawah.

Dia sedang mempertanyakan tentang laporan yang telah di berikan kepada dia oleh anak buahnya, Marco syok setelah mendengar hal tersebut.

"Bukan kah mereka akhir akhir ini, sering berkonstribusi untuk membayar sewa?"

"Itu benar, tapi mereka sepertinya si pemilik toko tersebut telah di khianati oleh anak buahnya yang telah membawa seluruh harta miliknya."

Marco memegangi kepalanya dan mulai berpikir tentang kedepannya, setelah dirinya di tinggalkan oleh toko yang paling banyak berkonstribusi untuknya setahun terakhir.

"Ini memang sudah ku prediksi, tapi ku kira itu akan datang 2 atau 3 tahun nanti... Aku sudah mengawasi toko itu dengan teliti dan tanpa ketahuan sama sekali oleh si tua itu."

Marco sepertinya berpikir dengan menyinggung si pemilik toko ramuan tersebut, dia bahkan telah mengawasinya dengan teliti.

"Percuma aku menyiapkan dana untuk membeli saham perusahaannya. Sekarang pria tua itu bangkrut dan para mata mata itu..."

"Hm, Thor apa yang di lakukan oleh mata mata kita yang telah di kirim ke toko ramuan itu?"

Marco menanyakan kepada mereka tentang mata mata yang dia kirim kepada si pemilik toko ramuan sebelumnya.

"Sepertinya itu masalahnya tuan, Para mata mata itulah yang mengkhianati kita dan si pemilik toko itu."

"Buru mereka! Akan bagus jika mereka masih hidup, jadi kita bisa mengintrogasinya."

"Baik..."

Awal rencana Luna untuk menyerang Marco telah di lancarkan.

Setelah beberapa minggu kemudian.

Seluruh perusahaan yang mendukung Marco pun memutuskan hubungan kerja sama dengannya, dan situasi pasar gelap pun mulai terancam.

Di karenakan pasar gelap tersebut hampir terancam, situs penjualan budak pun menjadi sangat sulit, yang membuat Marcus dalam posisi yang sangat sulit.

...****************...

...----------------...

Scene beralih ketika Luna sedang berjalan jalan di distrik kesenangan, tempat wilayah kekuasaan satu satunya wanita yang menjadi Kaisar di kota tanpa hukum tersebut.

Huh, sekarang aku sedang berada di tempat para PSK. Mau itu tingkat rendah atau tinggi, seluruhnya ada di sini.

Ketika aku sedang berjalan santai dengan memanen uang dari para preman yang aku temui.

Kembali ke saat Luna sedang berjalan jalan santai.

Tiba tiba saja aku di cegat oleh kedua orang wanita, Tentakelnya tidak bereaksi karna mereka tidak memiliki niat jahat. Tetapi bagi Luna, bukanlah pilihan yang bijak untuk mempercayainya begitu saja.

"Siapa kalian."

"Ratu Vampire, anda mendapat ke undangan dari nyonya besar. Saya mohon kepada anda untuk mengikuti kami."

"Hmmpuff..."

Aku hampir tertawa dan dengan sigap menahan serta menutup mulutnya sendiri, setelah mendengar nama julukan yang mereka berdua sebutkan kepadanya.

"Ada apa?"

Kedua wanita yang mencegatnya memandang satu sama lain dan bertanya kepada Luna yang sempat ingin mengatakan sesuatu.

"Ti-tidak, ha-hanya saja... Hemmm huuuhh..."

Luna menarik nafasnya dalam dalam dan menghembuskannya lagi, untuk kembali fokus ketopik pembicaraan.

"Ehum... Apa Kaisar Umbrella yang memanggilku?"

Luna menyuntikan aura membunuh di setiap kata katanya, bahkan kedua wanita sebelumnya menggigil serta gemetar. Tak lama berselang, seorang pria muda berambut hijau turun dari atas dan langsung berlutut di hadapan Luna.

"Seperti yang anda katakan Nyonya Ratu Vampire. Nyonya Umbrella memanggil anda, karna ada satu hal yang ingin dia sampaikan kepada anda."

"Hm, mungkin tentang aku yang telah memojokkan si Kaisar kembar itu, atau mungkin ketika aku melukai Gidaon kala itu. Kalau seperti itu mungkin tidak apa apa jika aku ikut dengan mereka." Pikir Luna saat itu dan kembali ke waktu yang sekarang.

Kini Aku telah sampai di ruangan yang amat besar, di dalam ruangan itu juga banyak sekali laki laki tampan berotot yang berperan seperti pelayan dengan telanjang dada.

Mengingat tempat ini adalah tempat prostitusi, ada kemungkinan mereka adalah Gigolo atau semacamnya.

Karna tamunya adalah aku yang seorang wanita, mereka menyediakan pelayan lelaki untuk menghangatkan suasana kah.

Tidak, ada kemungkinan mereka ingin membuatku gugup keberadaan mereka. Dan dengan mengambil celah dari sana, mereka akan menggunakan siasatnya untuk menjebakku.

"Lumayan dah..."

Aku bergumam sembari membuka mataku tanpa rasa gugup dan tersipu.

Sayangnya aku dulu adalah lelaki tulen, yang berarti jebakan seperti ini tidak akan berpengaruh bagiku.

Hahahaha!!!

"Maaf menunggu..."

Suara tiba tiba saja terdengar dari udara tipis, dan tak lama kemudian.

Sosok seorang manusia mungkin, di hadapanku. Dia adalah wanita yang terlihat sangat tomboy, tidak. Atau lebih tepatnya dia adalah wanita yang ingin terlihat seperti laki laki.

Berbeda dari tomboy yang meniru kepribadian laki laki, dia masih memiliki kepribadian seorang wanita dewasa.

"Senang bertemu dengan anda Ratu Vampire. Namaku adalah Umbrella El Antonios."

Antonios, Antonios...

Rasanya aku pernah mendengarnya nama marga itu... Tapi di mana ya...

Terlebih lagi El... Seseorang yang menggunakan El di tengah namanya, itu bisa di artikan kalau dia adalah Bangsawan dari kerajaan ini.

di dunia ini ada tiga negara besar yang setiap keluarga bangsawan nya memakai kata tambahan.

Seperti Kekaisaran, memakai kata "Von". Ada juga Kejaraan suci di kontinen timur dengan kata "Al". Sedangkan di Kerajaan ini adalah "El".

Yah, siapa yang akan perduli dengan hal semacam itu. Yang terpenting adalah aku sekarang sedang berhadapan dengan keluarga bangsawan kah...

"Terima kasih atas sambutannya Nyonya Umbrella tapi. Aku tidak menyangka anda akan mengundangku masuk kedalam istanamu ini."

Kami berdua tersenyum dengan suasana tegang di sekitar ruangan ini.

Aku bisa tahu, kalau di lantai atas ada sekitar 3 orang, lantai bawah 4, samping kiri dan kakan ada masing masing 3 orang. Ditambah lagi, mereka telah bersiap akan satu hal.

Dan saat itulah, aku membentuk pernjanjian dengan salah satu Kaisar di kota tanpa hukum ini.

...****************...

...----------------...

"Lambat! Kalian terlalu lambat!."

Di tempat lain di dalam hutan terlihat ada beberapa orang yang sedang memanjat tebing tanpa alat pengaman sama sekali dengan di temani oleh gadis kecil berambut putih.

Gadis itu, seperti yang telah kalian tebak. Dia adalah klon Luna yang di perintahkan untuk melatih para calon anak buahnya.

Setelah selesai memanjat, mereka di kirim untuk masuk kesarang monster dan di perintahkan untuk menghancurkannya.

Selepas itu, mereka di perintahkan untuk berduel satu sama lain. Berenang di sungai beracun, di jatuhkan kedalam ravine tanpa dasar, dan sebagainya.

Semua itu di lakukan untuk mereka, agar mereka menjadi kuat.

"Baiklah, kalian akan ku beri waktu 30 menit untuk istirahat."

Setelah semuanya menjalankan pelatihan yang sangat ekstrim, Klon Luna memberi mereka istirahat hingga setengah jam.

"Sungguh latihan yang sangat sulit."

"Menurutku ini adalah metode yang sangat cocok untuk melatih tubuh kita."

Di tengah tengah istirahat terlihat kedua orang yang sedang duduk kelelahan berbicara satu sama lain, topik yang mereka bicarakan adalah tentang metode pelatihan yang amat keras tersebut.

Mereka berdua adalah lelaki dan perempuan yang di perintahkan untuk memimpin anak anak lain untuk membagi dua kelompok.

"Di tempatku, hanya ada 2 orang yang terlihat bersemangat. Aku mengerti kalau mereka kuat tapi dalam hal ini, semangat yang berlebihan bisa membuat mereka kehabisan stamina."

Laki laki tersebut berbicara demikian dan melihat kearah kedua orang di dalam timnya, mereka berdua terlihat saling berdebat satu sama lain hanya untuk membuktikan kekuatan mereka.

"Ditempat ku juga sepertinya ada kedua orang yang seperti itu."

Wanita disebelahnya pun menunjuk kearah dua orang di timnya.

Ke 14 orang itu telah di bagi menjadi 2 kelompok untuk membuat wajah depan dan belakang.

Mereka semua juga telah di beri code name oleh Luna, agar dia bisa membedakan mereka tanpa harus mengingat nama aslinya.

Walaupun Luna terbilang cerdas, dia memiliki kelemahan yang sangat mengganggunya. Yaitu, dia mudah sekali melupakan nama dan wajah seseorang yang sangat penting.

itulah mengapa dia memberi mereka code name untuk bisa mengingat bentuk dan rupa mereka di benaknya.

30 menit berlalu dan mereka kini akan di tes dalam kemampuan berpikir mereka.

Dan begitulah keseharian pelatihan para calon anak buah Luna hingga beberapa tahun kedepan.

Luna masih belum mengirim mereka ke luar dari hutan karna menurutnya, mereka masih belum siap untuk beradaptasi dengan lingkungannya.

Terpopuler

Comments

RATU REINKARNASI

RATU REINKARNASI

aying bisa-bisanya 🤣🤣🤣

2024-04-26

0

RATU REINKARNASI

RATU REINKARNASI

boleh juga tuh

2024-04-26

0

Ndaka

Ndaka

Ngakak

2024-02-25

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!