Dugaan Anin.

Arjun lekas meletakkan ponsel Anin ke tempat semula ketika mendengar suara pintu terbuka. Anin kembali meraih ponselnya tanpa ada rasa curiga sedikitpun jika ternyata Arjun baru saja memeriksa ponselnya.

Tepat pukul setengah delapan pagi, Anin dan Arjun bersiap meninggalkan kamar hotel untuk sarapan bersama dengan anggota keluarga yang lainnya, termasuk Damar dan juga keluarga kecilnya.

"Selamat pagi semua." ucap Anin pada anggota keluarga mereka yang menanti kedatangannya dan juga sang suami untuk sarapan bersama.

Damar yang sesekali melirik ke arah Arjun nampak mengulum senyum. Ia membayangkan bagaimana kakak sepupunya yang memiliki sikap kaku tersebut melewati malam pertamanya, apalagi Arjun dan Anin tak menjalin asmara sebelum melangsungkan pernikahan.

Tanpa di minta Anin mengambilkan sarapan untuk suaminya dan itu berhasil menciptakan senyum bagi semua anggota keluarga yang lain, termasuk Anis yang semalam juga menginap di hotel yang sama bersama suami dan anak-anaknya.

"Terima kasih." ucap Arjun saat Anin mengambilkan sarapan untuknya. Anin merespon ucapan Arjun dengan senyuman manisnya. "Tidak perlu berterima kasih mas, lagi pula itu sudah menjadi kewajiban aku sebagai istri kamu." sahut Anin.

Jawaban Anin berhasil memancing kalimat kalimat menggoda dari anggota keluarga mereka.

"Sepertinya anak mama sangat beruntung nih, punya istri cantik, masih muda, pengertian, sadar akan kewajibannya lagi." komentar ibunya Arjun dengan nada yang terdengar sedikit menggoda, dan itu berhasil membuat Anin jadi malu malu mendengar pujian dari ibu mertuanya itu.

"Anin juga beruntung bisa mendapatkan suami setampan mas Arjun." jawaban polos Anin berhasil membuat Arjun tersedak makanannya hingga membuat pria itu terbatuk. Sementara semua anggota keluarga mereka yang saat itu sarapan bersama hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum kecil ketika mendengar jawaban polos Anin.

"Uhuk ...uhuk....uhuk..."

"Minum dulu, mas." Anin memberikan segelas air putih pada Arjun. tanpa bers…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Nur Adam

Nur Adam

lnjut

2024-02-10

1

@Resh@

@Resh@

lama amat upnya ni

2024-02-10

0

Hanisah Nisa

Hanisah Nisa

lanjut up

2024-02-07

0

lihat semua
Episodes
1 Situasi yang menuntut.
2 Mendapat Tatapan merendahkan dari seseorang.
3 Seakan mendapatkan angin segar.
4 Tudingan pedas Damar.
5 Perjanjian pernikahan.
6 Hari pernikahan.
7 Menolak bulan madu.
8 Mencari rumah kontrakan.
9 Mencoba menghindari.
10 Paramita Anindita.
11 Meminta Izin suami.
12 Di ketahui oleh Ayah mertua.
13 Akhir dari tudingan menyakitkan.
14 Rahasia papa Anggara.
15 Gugatan perceraian.
16 Dugaan ibu.
17 Mengandung.
18 Lamaran dokter Arjun.
19 Menerima lamaran Pria itu.
20 Bocah tampan.
21 Setelah empat tahun.
22 Saya adalah Ayahnya.
23 Dia, darah dagingku.
24 Ikatan batin antara ayah dan anak.
25 Tidak ingin terpengaruh.
26 Hasil pemeriksaan DNA.
27 Keinginan Farrel.
28 Pembuktian, karena kenyataannya dia adalah putraku.
29 Apa dia cemburu???
30 Kartu Ajaib pemberian Damar.
31 Kedatangan ibu mertua.
32 Om Om Aneh.
33 Menantu dari pemilik rumah sakit.
34 Ungkapan perasaan.
35 Ingin kembali bersama.
36 Keputusan Mita.
37 Menguji Damar.
38 Lembaran baru dalam kehidupan rumah tangga.
39 Kepergok berdua di kamar hotel.
40 Kepergok di kamar hotel.
41 Kembalinya wanita di masa lalu.
42 Mempertanyakan Mahar.
43 LAMARAN.
44 Mencari cincin pernikahan
45 Kedatangan Leana.
46 layaknya seekor anak kucing.
47 Pernikahan Arjun dan Anin.
48 Resepsi pernikahan Anin dan Arjun.
49 Resepsi pernikahan.
50 Beribadah bersama.
51 Dugaan Anin.
52 Keberangkatan Arjun ke Surabaya.
53 Jatuh hati.
54 Menetap di kota yang sama.
55 Villa 1.
56 Vila 2.
57 Datang bulan.
58 Bulan madu kilat yang Gatot.
59 Rumah sakit harapan bangsa.
60 Pulang bersama.
61 Hamil lagi.
62 Melakukan kewajiban.
63 Hama.
64 Mewakili pertanyaan.
65 Sikap posesif.
66 Akhirnya ketahuan juga.
67 Menjadi topik hangat.
68 Sedingin Freezer.
Episodes

Updated 68 Episodes

1
Situasi yang menuntut.
2
Mendapat Tatapan merendahkan dari seseorang.
3
Seakan mendapatkan angin segar.
4
Tudingan pedas Damar.
5
Perjanjian pernikahan.
6
Hari pernikahan.
7
Menolak bulan madu.
8
Mencari rumah kontrakan.
9
Mencoba menghindari.
10
Paramita Anindita.
11
Meminta Izin suami.
12
Di ketahui oleh Ayah mertua.
13
Akhir dari tudingan menyakitkan.
14
Rahasia papa Anggara.
15
Gugatan perceraian.
16
Dugaan ibu.
17
Mengandung.
18
Lamaran dokter Arjun.
19
Menerima lamaran Pria itu.
20
Bocah tampan.
21
Setelah empat tahun.
22
Saya adalah Ayahnya.
23
Dia, darah dagingku.
24
Ikatan batin antara ayah dan anak.
25
Tidak ingin terpengaruh.
26
Hasil pemeriksaan DNA.
27
Keinginan Farrel.
28
Pembuktian, karena kenyataannya dia adalah putraku.
29
Apa dia cemburu???
30
Kartu Ajaib pemberian Damar.
31
Kedatangan ibu mertua.
32
Om Om Aneh.
33
Menantu dari pemilik rumah sakit.
34
Ungkapan perasaan.
35
Ingin kembali bersama.
36
Keputusan Mita.
37
Menguji Damar.
38
Lembaran baru dalam kehidupan rumah tangga.
39
Kepergok berdua di kamar hotel.
40
Kepergok di kamar hotel.
41
Kembalinya wanita di masa lalu.
42
Mempertanyakan Mahar.
43
LAMARAN.
44
Mencari cincin pernikahan
45
Kedatangan Leana.
46
layaknya seekor anak kucing.
47
Pernikahan Arjun dan Anin.
48
Resepsi pernikahan Anin dan Arjun.
49
Resepsi pernikahan.
50
Beribadah bersama.
51
Dugaan Anin.
52
Keberangkatan Arjun ke Surabaya.
53
Jatuh hati.
54
Menetap di kota yang sama.
55
Villa 1.
56
Vila 2.
57
Datang bulan.
58
Bulan madu kilat yang Gatot.
59
Rumah sakit harapan bangsa.
60
Pulang bersama.
61
Hamil lagi.
62
Melakukan kewajiban.
63
Hama.
64
Mewakili pertanyaan.
65
Sikap posesif.
66
Akhirnya ketahuan juga.
67
Menjadi topik hangat.
68
Sedingin Freezer.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!