Misteri Roro Prameswari

Misteri Roro Prameswari

Keanehan Saat di Sungai

Namanya Widuri. Seorang wanita keturunan Jawa tulen berusia 22 tahun yang tinggal di Pelosok Desa yang dekat dengan Lereng Gunung terbesar di Jawa. Widuri adalah istri pertama dari pria dusun yang bernama Galuh Wiguna yang berusia 27 tahun. Widuri adalah Kembang Desa yang malang yang ditinggal kedua orang tuanya meninggal karena tertimpa wabah penyakit pada saat usianya masih belia. Namun, saat dewasa dia dipersunting oleh Galuh Wiguna karena kecantikan alami dan karakter Widuri yang lemah lembut dan tidak neko-neko.

Galuh Wiguna juga mempunyai istri muda yang cantik dan bekerja sebagai Penari Ronggeng terkenal di desanya. Istri mudanya bernama Roro Prameswari yakni wanita idaman para pemuda di desa tersebut. Kelihaiannya menari ronggeng sudah tercium sampai di Ibu Kota tempat tinggalnya.

Karena ketampanan wajah dan juga pandai mengelola perkebunan cengkeh, Roro Prameswari jatuh hati kepada Galuh Wiguna dan akhirnya kini Roro dipersunting oleh Galuh.

Roro sangat dimanja oleh Galuh dan ibu mertuanya yang seorang janda yakni Marsinah. Sedangkan perlakuan tidak adil dan semena-mena mereka berikan kepada Widuri, istri pertamanya yang seorang wanita lugu yang sudah tidak mempunyai orang tua. Sanak kerabatnya pun jauh di luar kota. Jadi, Widuri sudah tidak mempunyai siapa-siapa selain keluarga dari suaminya.

"Widuri, tolong sekalian cuci pakaian Ibu dan Roro. Kamu 'kan nganggur di rumah, sedangkan Roro itu susah payah bekerja sebagai Penari Ronggeng. Jadi, kamu harus bersedia mencuci pakaian kita semua!"

Ibu mertua dari Widuri yang bernama Marsinah, menyuruh Widuri untuk mencuci pakaian ibu mertua dan madunya yang bernama Roro.

"Baik, Bu. Saya akan ke sungai sekarang juga," jawab Widuri dengan nada sendu.

Mau tidak mau dia harus ke sungai untuk mandi dan mencuci pakaian. Setelah sembahyang subuh, saat suara ayam jago berkokok secara bersahutan, Widuri harus ke sungai untuk mandi dan mencuci pakaian miliknya dan keluarga suaminya termasuk pakaian madunya.

Widuri tidak bisa membantah perintah dari keluarga suaminya karena kondisinya yang masih terpuruk. Widuri sudah berusaha mencari pekerjaan di sekitar desanya tetapi satu pun tidak ada pekerjaan yang dia dapatkan. Malah cacian dan hinaan yang dia dapatkan. Saat itu, hatinya sangat pilu seperti ditikam sembilu.

Di rumah keluarga suaminya, sebenarnya terdapat kanar mandi dan bak penampungan air untuk keperluan MCK namun, Marsinah melarang Widuri untuk menggunakan kamar mandi tersebut dengan alasan pengiritan air. Rata-rata daerah pegunungan di desanya masih sulit untuk mendapatkan sumber air yang memadai.

"Cepat, Widuri. Jangan melamun saja!" bentak Marsinah dengan raut wajah sinis menatap ke arah Widuri yang sedang berdiri di depannya.

Marsinah meminta Widuri untuk segera ke sungai karena dia muak melihat menantu miskinnya tersebut. Dalam benaknya, dengan dia bersikap kasar kepada Widuri, menantunya itu tidak betah tinggal di rumahnya, karena menurut Marsinah, Widuri hanya akan menyusahkan keluarganya.

Dia mengharapkan Roro Prameswari sebagai menantu idaman karena Roro seorang yang bukan pengangguran. Hasil dari bekerja sebagai penari ronggeng tidaklah sedikit. Maka dari itu, Marsinah sangat mengagumi Roro Prameswari.

**** ***

Dengan berjalan cepat sambil membawa bakul berisi pakaian kotor dan pakaian ganti, Widuri mulai melakukan perjalanan ke sungai. Suara burung hutan bersahutan. Udara dingin di pagi buta menusuk persendian Widuri yang tidak memakai jaket saat itu.

Dia sendiri tiada teman untuk menuju ke sungai karena para warga penduduk, lebih memilih mencuci pakaian di rumahnya masing-masing. Ada juga yang pergi ke sungai, tetapi hanya sebatas untuk mengambil air ketika musim kemarau tiba.

Sreg, sreg, sreg!

Saat di tengah perjalanan menuju sungai, Widuri mendengar di belakangnya seperti ada orang yang berjalan dan terngiang-ngiang di telinganya terdengar suara sinden wanita yang sedang menyanyikan tembang jawa diiringi dengan musik gamelan.

'Aneh, di tengah kebun seperti ini siapa yang sedang menyanyi tembang jawa? Jangan-jangan ....'

Widuri menerka-nerka dalam hatinya mengenai tembang jawa tersebut. Sontak, bulu kuduknya mulai berdiri dan saat itu tiba-tiba angin bertiup kencang. Seketika, nafas Widuri mulai ngos-ngosan dan dia mulai membaca ayat kursi dan memohon agar diselamatkan dari kejahatan makhluk halus yang tengah mengerjainya.

Setelah membaca doa-doa dan ayat kursi, sekejap suara tembang tersebut mulai menghilang dan angin yang tadinya kencang, mendadak tenang kembali.

Kini tidak sadar, Widuri sudah sampai di sungai dan dia mulai mandi terlebih dahulu lantas berganti dengan mencuci pakaian.

Helai demi helai dia mulai menyikat pakaian yang kotor sampai bersih. Hingga dua jam kemudian, dia telah selesai mencuci pakaian. Lalu dia meletakkan pakaian tersebut kedalam bakul yang terbuat dari anyaman bambu untuk dibawa pulang.

Byur!

Tiba-tiba Widuri mendengar suara seseorang sedang menceburkan diri ke dalam sungai. Sontak, bulu kuduknya berdiri kembali. Namun, dia tidak boleh takut agar dia bisa fokus untuk perjalanan pulang. Namun, lama-lama, Widuri mendengar semakin jelas suara orang seperti sedang mandi dan terdengar lagi suara alunan tembang jawa yang ditembangkan oleh seorang wanita dengan sangat merdu.

Lantas, Hati Widuri meronta ingin mengetahui siapa yang mengalunkan tembang tersebut. Dengan jalan mengendap-endap dia mendekati sumber suara.

Tidak lama, benar adanya, Widuri melihat seorang wanita sedang mandi dan hanya tertutup oleh pakaian dalamnya saja. Dan di atas batu besar tidak jauh dari tempat wanita itu mandi terdapat jarit, selendang dan sekeranjang bunga mawar yang berbau seperti saat ada orang meninggal.

Namun, wajah wanita itu terlihat samar-samar karena Widuri melihat dari kejauhan. Waktu itu, langit sudah mulai cerah, Widuri semakin mendekati wanita itu mandi. Saat semakin dekat, sontak dia kaget dengan apa yang dia lihat barusan.

"Hihihihi!"

Saat itu, Widuri mendengar wanita itu tertawa dengan kencang dan terdengar suara tawa yang mengerikan sambil menatapa ke arah Widuri dengan tatapan tajam. Wajah wanita tersebut sangat jelek dan penuh dengan jerawat. Rambutnya berwarna putih dan panjangnya sampai ke mata kaki wanita tersebut. Dan di atas kepalanya terdapat patung kayu berbentuk ular dan terlihat semakin mengerikan.

Bulu kuduk Widuri mulai berdiri dan mulutnya seperti terkunci. Wanita itu masih menatapnya dan setelah beberapa detik, dia berjalan untuk mengambil sekeranjang bunga mawar. Dan bunga mawar tersebut sebagian ditabur diseluruh badannya dan sebagian lagi dimakan oleh wanita tersebut.

Saat itu, ada seperti cahaya yang masuk ke dalam tubuh wanita tersebut. Dengan sekejap, wanita tersebut berubah menjadi wanita cantik dan terpancar aura yang sangat indah. Saat terlihat jelas, sontak, Widuri terkejut melihat siapa wanita tersebut.

"Wa-wanita itu ...."

Widuri masih tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Karena mulutnya masih seperti di lem oleh perekat yang teramat kuat. Badan Widuri merasa lemas seperti ditindih sesuatu yang besar. Kaki dan tangannya seperti diikat erat oleh tali yang kuat.

Tetapi, mata Widuri masih memandang wanita tersebut yang terlihat dia sedang menyanyikan lagu tembang jawa sehingga Widuri seperti di alam mimpi dan terbuai oleh tembangan tersebut. Semakin lama suara tembang tersebut semakin lirih dan berganti dengan bunyi orang tertawa cekikikan seorang nenek dengan suara yang mengerikan. Widuri seperti dikendalikan oleh alam lain yang tidak dia mengerti.

Terpopuler

Comments

Tiana

Tiana

hmm.. jadi penasaran pengen baca

2023-11-22

1

Putrii Marfuah

Putrii Marfuah

abis subuh masih ada aja yg cekikikan

2023-11-04

1

Chandra Dollores

Chandra Dollores

biasanya tengah malam bacaan q mafia naik ranjang
eh ini tengah malam nemu hantu sungai ...
masuk ahhhh ...

2023-09-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!