Malam ini Om Bobby tidur dengan lelap. Sehabis mandi bareng, Ariel membantunya mengeringkan rambut. Om Bobby juga gantian membantu Ariel mengeringkan rambut lalu mereka tidur bertiga dengan Galang di kamar Ariel.
Bisa tidur sambil memeluk Ariel dan tak lagi mimpi buruk merupakan suatu kenikmatan bagi Om Bobby apalagi saat terbangun esok hari sudah ada harum masakan yang membuat perutnya langsung keroncongan. Satu lagi yang membuat pagi Om Bobby semakin ceria adalah suara malaikat kecil yang membangunkannya dengan kata-kata comel.
"Om, banun! Jayan-jayan!" Galang menggoyangkan tubuh Om Bobby membuat Om Bobby bangun tidur dengan senyum terukir di wajahnya.
"Pagi, Galang! Hebat ya, Galang, pagi-pagi sudah bangun. Mau jalan-jalan kemana sih?" tanya Om Bobby seraya mencubit pelan pipi Galang yang menggemaskan.
Galang menunjuk ke luar rumah. "Oh ... mau ke luar, sini, cium dulu pipi Om!" Om Bobby menunjuk pipinya yang langsung mendapat bayaran cium dari Galang. "Pintar! Ayo, kita ke depan!"
Dengan menggendong Galang, Om Bobby membawanya keluar kamar. "Pagi, Om!" sapa Ariel sambil menyuguhkan secangkir teh kayu manis di meja makan untuk Om kesayangannya.
"Pagi!" Jika biasanya Om Bobby langsung pergi keluar, kini tidak. Om Bobby menghampiri Ariel dan mengecup pipinya sebagai ucapan selamat pagi. "Aku sama Galang ke depan dulu ya. Biasa, bos besar mau jalan-jalan."
"Bagaimana kalau kita sarapan di depan? Aku bawakan roti bakar dan teh ke depan saja gimana?" usul Ariel.
"Boleh. Ada suasana berbeda di sarapan kita pagi ini."
"Oke. Tunggu aku siapkan dulu ya!" Ariel mengambil nampan dan memindahkan sarapan mereka ke teras depan.
Lagi-lagi Ariel melihat pemandangan indah di depannya. Om Bobby yang nampak bahagia menggendong Galang sambil sesekali melemparnya ke udara dan ditangkap lagi. Galang tertawa riang dan malah ketagihan. "Lagi ... lagi!"
Tanpa sadar senyum di wajah Ariel mengembang. Galang justru bahagia bersama Om Bobby, bukan bersama Papa kandungnya sendiri. M…
Om Puas Aku Lemas
Anak Siapa Itu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
mamae zaedan
jadi.sam bersifat usil gara² dendam dipikir adiknya meninggal karna ulah om bob suaminya🙄😶
2023-11-07
2
anonim
Sam...Sam....cemburu jangan jadi alasan kamu punya mulut benar2 ember muntahin cabai level sepuluh ya....
2023-10-17
3
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Mulutnya Sam
2023-10-11
2