Oh Begini ...

"Pliis, sekali aja." Yang Bapak maksud sekali itu apa yah? Sekali di beri kesempatan lantas bablas? Atau sekali dikasih hati minta jantung?

"Cari tempat yang pantas pak, masa di tempat seperti ini sih!"

"Yaudah sepulang dari sini, kita cari tempat yah?" Bujuk rayunya.

"Bukannya bapak janji yah? Mau memenuhi kebutuhan ibu Serly?"

Heem, baru beberapa jam saja sudah amnesia bos satu ini. Apa lagi aku berikan semuanya, bisa-bisa aku di tinggal di tengah jalan.

"Maksud saya setelah belanja kebutuhan ibu kamu, kita mampir cari tempat."

"Atur aja sama bapak yah? Serly masih belum tau yang begini-begini."

"Yaudah kamu tinggal ikut aja yah yaank?"

"Ii...iya pak," aku risih dengan bibirnya yang mirip seokor bebek yang mau mencatok jika ada yang mengganggu. Main nyosor aja, tidak mengerti cara mencari titik romantisnya wanita.

Lain kali perlu banyak baca, dengar dan cari referensi bagaimana teknik yang bagus menaklukan anak itik. Jangan main nyosor aja pak!

Selang beberapa menit, film pun sudah berakhir tayangnya. Namun, ia masih saja duduk dan terdiam. Ada sesuatu yang masih mengganjal mungkin, hingga sungkan untuk berdiri lebih awal.

Gw pun ikuti apa yang ia lakukan, sambil menunggu pengunjung yang lain sudah meninggalkan studio.

"Nanti aja! Masih banyak orang.Habis ini, kita cari makan dulu yah? Aku lapar."

"Saya ikut bapak aja, namanya di ajak."

Dan akhirnya kita pun pergi mencari restouran makanan siap saji.

"Aku itu bener-bener mau kamu jadi pacar aku, dan aku cinta kamu." Kali ini ia bicara serius tanpa ada adegan jemari piknik lagi.

"Tapi pak, apa iya kalau cinta itu harus begitu-begitu."

"Maksud kamu?"

"Yah, apa cinta itu harus ada adegan seperti apa yang bapak lakukan, dari pagi sampai tadi di dalam bioskop? Atau memang seperti itu yang disebut pacaran orang dewasa?"

Gw pura-pura polos, telinga ini sudah sering mendengaran obrolan wanita dewasa.

"Kadang cinta itu butuh pembuktian juga Ser."

"Pembuktian seperti apa pak? Apa tidak cukup dengan menjaga hati untuk tidak mendua? Dan hanya modal cinta yang tulus?"

"Sekarang bukanlah hal yang tabu lagi, kalau untuk sebatas hubungan biologis yang dalam tarap wajar."

Wajar?! Wajar yang hanya sebatas merayu, membual, meraba, menikmati lalu meninggalkan? Pantas saja, keperawan sudah menjadi barang langkah.

Terus loh cuma baru beliin gw pakaian, ngajak nonton dan makan, segampang itu loh mau minta keperawanan gw?

Weits, tunggu dulu! Wahai lelaki yang ada di depan gw. Gw ini dibesarkan dari seorang janda yang hanya ditinggalkan segunung hutang dan rumah dua petak, itu pun masih sengketa, berdiri di atas tanah pemda yang entah kapan kami akan digusur.

"Hubungan yang wajar itu seperti apa sih pak? Serly masih belum paham batasan wajar itu."

"Yah, layaknya orang dewasa."

Whats?! berhubungan seperti layaknya orang dewasa di bilang wajar? Dan itu disuguhkan kepada anak perempuan yang baru beranjak gede, apa terbilang wajar? Lelaki begitu enaknya, setelah berada di atas langit, melepas hasrat yang memuncah. Lelaki akan seenaknya pergi, setidaknya hanya meninggalkan sedikit luka batin.

Sedangkan perempuan bukan saja menyisakan luka batin, tapi ada yang tak akan pernah bisa kembali. Yah, hymen yang sedari kecil tak pernah berbenturan dengan benda tumpul dan menjadi barang berharga bagi seorang wanita. Jika sudah terkoyak oleh orang yang tidak tepat, maka akan tertulis sejarah hitam dalam hidupnya.

Kalau hanya sebatas koyak saja sih mungkin hanya perempuan, lelaki itu dan Tuhan saja yang tahu. Dikhawatirkan 'kecelakaan' yang membawa dampak bukan saja lecet bagian luar tetapi perut yang terus membesar alias hamil.

Demi menuntaskan keinginan surga dunia, yang nikmatnya paling lama lima sampai sepuluh menit saja.Namun, penderitaannya akan di alami perempuan sampai berbulan-bulan dan bukan lagi urusan perut semata, tetapi sudah menjadi urusan muka yang nggak tahu harus di taruh dimana.

Memang sih, proses pengerjaanya tidak ada yang tahu, tetapi aibnya bisa seantero kampung dan sekitarnya akan terus mencibir. Pasti semua itu harus diperhitungkan, pra dan pasca insiden 'merem-melek enak' itu pun yang mesti diperhitungkan dan pertanggung jawabkan. Kalau kata Haji Rhoma Irama, 'dihadapan tuhan dan manusia."

Bukan karena sudah membelanjakan pakaian, mengajak nonton, atau sekedar hangout terus aku harus menanggung malu yang bisa jadi seumur hidup akan aku tanggung. Dan batin tidak menerima, walau di luar sana Mifegyn,Mifeprex, Cyctotec, Arthrotec, Oxaprost, Cyprostol, Mibetec, Prostokos dan Misotrol, obat menggugurkan kandungan banyak beredar dengan harga terjangkau sesuai kocek pelajar, tanpa ada pengawasan ketat dari petugas yang berwenang seolah-olah tutup mata.

Mungkin karena banyaknya bidan dan dokter 'kaleng-kaleng' yang menerima jasa menggugurkan kandungan menjadi alasan guru muda itu menganggap k**issing, meluk dan hubungan layaknya orang dewasa ia anggap wajar.

"Oh menurut bapak itu wajar yah? Tapi dampaknya nggak bapak pikirkan?" aku mencoba mencari tahu sejauh mana ia bertanggung jawab. Sebelum aku menyesal memberikan hymen kepada orang yang salah.

"Kan pake pengaman itu dijamin tidak berdampak buruk dalam hidup perempuan, dan aman kok!"

Jidad loh aman! Ha-ha

Hey Mas Irawan yang terhormat, jangan mau enaknya saja dan dengan entengnya bilang,"Aman kok!" kalau dari kaca mata loh sebagai orang dewasa sih aman, ( Sorry!Saking keselnya jadi ngomongnya gw-elo aja.) Lagi enteng banget bicaranya. Tapi dari sudut pandang agama? dan jika Tuhan berkata lain mau apa? Banyak yang ikut program KB, menekan angka kelahiran kalau Tuhan katakan hamil, hamil itu perut. Terlalu praktis kau bicara guru muda.

Ok, interview singkat aku sudah memahami sedikitnya karakter guru muda itu. Tipe cowok seperti ini yang hanya mau enaknya saja, sudah dapat apa yang didapatkan ia terserang penyakit belgo, Belaga Bego. Dan seolah tak terjadi apa-apa.

Kita tes lagi guru muda itu, "Bukannya banyak yah pak yang hubungan mencari aman, tetep aja keseleo?"

"Oh itu! Cowoknya aja yang kurang pinter dan nggak tau cara amannya."

Apa gw bilang, pasti ini orang sudah memiliki jam terbang yang patut diperhitungkan, dan sudah banyak korban-korban berjatuhan. Modus operasinya, sama yang ia lakukan kepada ku hari ini. Ajak belanja si korban, lalu nonton bioskop, dikenyangkan perutnya, dan menghembuskan angin syurga serta seribu satu janji, si perempuan pun tak sadar seolah-olah ia dijanjikan kenyamanan.

Dari caranya merayu, berucap dan bersikap sudah dapat disimpulkan dia lelaki kelinci, alias playboy atau kalau Nita bilang, pemain.

"Oh memang cara yang aman itu seperti apa pak?" Kok aku jadi kepo begini.

"Susah kalau tidak diperaktekkan, perlu ada ritual khusus."

"Ritual seperti apa?"

"Nanti kamu tahu setelah kita habiskan makanan ini, dan kita belanja kebutuhan ibu mu yah?"

"Oh atur aja pak, gw memang belum paham untuk berhubungan layaknya orang dewasa yang bapak maksud."

Next >>>

Jangan lupa dukung terus Sherly yah? Dengan meninggalkan komentar, Like 👍, dan Votenya. Biar Serly terus semangat menceritakan semua kejadian yang Serly alami, demi menyekat air mata.

Terpopuler

Comments

aria

aria

suka thor lanjut up terus

2020-10-04

0

Elda Zahrotu Syifa

Elda Zahrotu Syifa

byk kejadian sprti ni didunia nyata jg..pinter authorxa..

2020-08-24

0

Dhy_Ayu

Dhy_Ayu

Next thor
Semangat....!!!

2020-07-09

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!