TUKAR PASANGAN

TUKAR PASANGAN

BAB 1. TAK BERSYUKUR

Reina sedang sibuk didapur menyiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarganya. Setelah selesai menghidangkan makanan di meja makan dia bergegas menuju kamarnya. Saat itu dia berpapasan dengan Varen abang iparnya yang hendak mengambil air minum. Reina menundukkan kepalanya, dia tidak pernah berbicara dengan suami dari kakaknya itu.

 

Dan sepertinya Varen pun sama, dia tidak pernah bertegur sapa dengan Reina. Padahal mereka tinggal di rumah yang sama. Rumah berlantai dua itu dihuni oleh enam orang. Yaitu sepasang suami istri paruh baya beserta kedua putrinya yang sudah menikah. Elora Aleysia putri sulung mereka bersuamikan Varen Saskara Kenzie.

 

Pria berambut gondrong dan berpenampilan serampangan dengan pekerjaan yang tak jelas. Pria itu selalu pergi keluar rumah di pagi hari dan kembali sebelum malam.

Elora menikah dengan Varen akibat perjanjian yang dibuat oleh keluarga mereka dulu dengan kakek Varen. Sedangkan Putri kedua mereka bernama Reina Kayona menikahi Bobby.

 

Reina dan Bobby sudah menikah selama tiga tahun. Mereka adalah pasangan kekasih dan memulai kehidupan mereka dengan tidak mempunyai apa-apa. Saat itu Bobby hanyalah seorang pegawai magang dengan gaji pas-pasan. Sedangkan Reina hanyalah seorang ibu rumah tangga. Perlakuan kedua orang tuanya sangat berbeda pada Elora dan Reina.

 

Chandra Hasena dan istrinya Indira lebih menyayangi putri sulung mereka Elora. Mereka memberikan pendidikan terbaik untuk Elora tapi tidak untuk Reina. Mereka melarang Reina melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan alasan tidak mampu membiayai.

 

Dan saat Reina dilamar oleh Bobby, wanita itu merasakan bahwa kehidupan barunya akan dimulai. Tapi, setelah menikah kedua orang tuanya tidak mengizinkan kedua putrinya tinggal diluar. Akhirnya kedua putri dan menantu mereka pun tinggal bersama-sama dirumah itu.

 

Reina adalah wanita yang sangat baik dan penurut. Meskipun suaminya memberinya uang pas-pasan setiap bulannya dia tidak pernah mengeluh. Sangat berbeda dengan Elora yang selalu bertengkar dan menghina suaminya yang bekerja serabutan.

Elora selalu menghina Reina dan Bobby karena saat itu Bobby hanyalah seorang pegawai biasa. Meskipun Varen tidak jelas pekerjaannya tetapi pria itu memiliki wajah yang sangat tampan dan tubuh kekar berotot. Tapi seiring berjalannya waktu karir Bobby meningkat hingga dia mendapatkan promosi naik jabatan menjadi manajer cabang.

 

Dengan gaji yang besar, Reina berpikir bahwa suaminya akan memberinya uang lebih. Tapi itu hanya mimpi. Perlahan-lahan Bobby mulai berubah. Di setiap acara-acara kantor dia tidak pernah mengajak Reina karena malu mempunyai istri yang hanya ibu rumah tangga.

 

Tak ada seorangpun yang mengetahui rupa dari istri Bobby. Dia sengaja menyembunyikan identitasnya karena merasa tidak pantas seorang manajer sepertinya memiliki istri yang bukan wanita karir.

“Reina! Mana pakaianku? Sudah jam segini tapi kamu belum menyiapkan pakaianku.” ucap Bobby dengan ketus.

 

“Maaf. Tadi aku masih sibuk didapur. Tunggu sebentar ya, aku ambilkan pakaianmu dulu.”

“Makin hari kamu ini makin tidak beres ya mengurus suami!” omel Bobby memandang istrinya. “Rei! Kamu itu harusnya sadar kalau aku sekarang sudah jadi manajer. Coba lihat penampilanmu! Kamu itu membuatku malu, tahu!”

 

“Maaf….maaf….maaf terus yang kamu ucapkan! Aku tidak butuh maafmu! Bisa tidak, kamu itu dandan dan berpakaian bagus? Bagaimana aku bisa betah kalau setiap pulang kerja aku melihat istriku yang kusut dengan pakaian lusuh seperti ini, hah?”

Reina hanya diam saja sambil mengambilkan pakaian untuk suaminya lalu meletakkan diatas tempat tidur. “Ini bajunya.”

 

“Reina! Kamu dengar tidak?”

“Iya, aku dengar. Tapi, bagaimana aku mau beli pakaian? Aku tidak punya uang, uang bulanan yang kamu berikan hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau bisa, aku minta uang ya supaya aku bisa membeli pakaian baru dan pergi ke salon untuk perawatan.”

 

“Alaaa…..alasan saja kamu! Diluar sana banyak istri-istri yang diberi uang pas-pasan sama suami mereka. Tapi mereka masih bisa merawat diri! Tapi kamu? Semakin hari semakin lusuh dan tidak ada enak-enaknya untuk dipandang.” Bobby meraih dompetnya lalu memberikan dua lembar uang seratus ribuan pada Reina.

“Ini untuk apa?” tanya Reina dengan suara lirih.

“Beli pakaian bagus dan pergi kesalon. Perawatan wajah kek, apa saja terserah! Yang penting aku mau lihat kamu tidak selusuh ini. Sebaiknya kamu juga cari kerja biar punya uang sendiri. Contoh tuh kakakmu! Dia punya karir bagus, meskipun suaminya tidak jelas pekerjaannya tapi dia bisa membiayai dirinya sendiri!”

 

“Kamu ini kenapa sekarang banyak berubah? Semenjak kamu naik jabatan sikapmu semakin kasar! Aku juga ingin bekerja tapi lihatlah! Saat aku bekerja tak ada seorang pun dirumah ini yang peduli untuk membersihkan rumah dan memasak! Semuanya aku yang kerjakan! Aku lelah bekerja dan sampai dirumah aku masih harus mengerjakan semuanya!”

 

“Reina! Kamu saja yang tidak bisa mengatur waktumu.”

“Bagaimana dengan Elora? Kenapa tidak ada orang dirumah ini yang memintanya membantuku mengerjakan pekerjaan rumah? Aku juga lelah. Aku harus mengurusi semua orang dirumah ini. Aku bahkan tidak punya waktu untuk mengurus diriku sendiri.”

 

“Ah….sudahlah! Memang susah kalau bicara denganmu! Selalu saja ada alasan, eh ingat ya pergi beli pakaian bagus dan rawat wajahmu supaya tidak berminyak! Setidaknya saat aku pulang kerja, mataku segar melihatmu.” ucap Bobby tanpa sadar bahwa ucapannya benar-benar menyakiti hati Reina.

 

“Ini hanya dua ratus ribu rupiah! Baju bagus seperti apa yang bisa kubeli pake uang segini? Paling juga bisa beli daster atau kaus oblong.” jawab Reina sekenanya karena dia merasa kesal.

“Terserah! Aku tidak mau tahu, pokoknya aku tidak mau melihatmu selusuh ini saat aku pulang!” Bobby yang sudah selesai berpakaian langsung keluar dari kamar tanpa mempedulikan Reina.

 

Reina menyusul suaminya ke ruang makan. Disana sudah ada kedua orang tuanya dan kakak serta abang iparnya. Reina melayani suaminya seperti biasa, meletakkan makanan dipiring Bobby. Suasana di ruang makan hening, semua orang sibuk dengan pikirannya masing-masing. Tak berapa lama Varen menyudahi sarapannya lalu berdiri.

 

Dia tak mengucapkan sepatah katapun dan langsung pergi keluar rumah. Tak lama terdengar suara sepeda motornya yang bising. “Dasar menantu tidak berguna! Tak tahu sopan santun!” teriak Chandra marah. “Elora! Suruh suamimu itu mencari pekerjaan yang jelas! Dia tidak bisa seenaknya disini.”

“Ayah, aku sudah capek memberitahunya! Biarin sajalah! Toh aku punya jabatan bagus dan gajiku banyak! Meskipun dia tidak berguna setidaknya wajahnya tampan dan tidak malu-maluin!” ujar Elora melirik kearah adiknya. “Tidak ada manusia yang sempurna kan?”

 

Kalimatnya sangat sarkas, sebenarnya kata-katanya itu ditujukan kepada Reina. Wanita itu hanya diam menundukkan kepala sambil menyantap makanannya. Dia sudah terbiasa diperlakukan seperti itu, dihina, di caci maki sehingga hatinya sudah membatu. Sering kali Reina bertanya-tanya kesalahan apa yang sudah dia perbuat sehingga keluarganya memperlakukannya sangat buruk.

 

‘Apakah aku ini memang anak kandung mereka? Kenapa perlakuan mereka padaku sangat berbeda? Elora mendapatkan semua yang di inginkannya! Sedangkan aku?’ bisik hati Reina dengan perasaan sedih. Kini dia merasa dia hanya seorang diri, bahkan suaminya pun mulai tak peduli padanya.

 

Terpopuler

Comments

Soraya

Soraya

mampir thor

2024-03-07

1

Kusii Yaati

Kusii Yaati

aq mampir ya kak...😊

2024-02-14

3

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. TAK BERSYUKUR
2 BAB 2. BERCERAI
3 BAB 3. MENUKAR ISTRI
4 BAB 4. PERNIKAHAN
5 BAB 5. PERTUKARAN
6 BAB 6. MERAMPAS CINCIN REINA
7 BAB 7. RESEPSI
8 BAB 8. TEKAD REINA
9 BAB 9. AKU AKAN SETIA
10 BAB 10. RUMAH TUA
11 BAB 11. MENCARI KERJA
12 BAB 12. MAMPU BERTAHAN
13 BAB 13. PERHATIAN VAREN
14 BAB 14. DIPERMALUKAN
15 BAB 15. KENA BATUNYA
16 BAB 16. DI BLACKLIST
17 BAB 17. BAHAGIA
18 BAB 18. SIKAP MANIS VAREN
19 BAB 19. BOS MENYEBALKAN
20 BAB 20. MENJENGKELKAN
21 BAB 21. KEDATANGAN PENGKHIANAT
22 BAB 22. TAWARAN PULANG
23 BAB 23. TIDUR BERSAMA
24 BAB 24. PERMINTAAN MAAF
25 BAB 25. PESONA REINA
26 BAB 26. KHAWATIR
27 BAB 27. MERASA LEGA
28 BAB 28. CEMBURU
29 BAB 29. PRASANGKA BURUK-1
30 BAB 30. PRASANGKA BURUK-2
31 BAB 31. MENYELIDIKI
32 BAB 32. POSISIMU LEBIH TINGGI
33 BAB 33. MENOLAK TAWARAN
34 BAB 34. TAMPARAN NENEK
35 BAB 35. MEMBUJUK NENEK
36 BAB 36. PENGHINAAN
37 BAB 37. SINDIRAN PEDAS
38 BAB 38. PENJELASAN REINA
39 BAB 39. MENGUNTIT
40 BAB 40. PERTEMUAN PERTAMA
41 BAB 41. JAGA DAN LINDUNGI DIA
42 BAB 42. MENUNGGU
43 BAB 43. URING-URINGAN
44 BAB 44. PERKARA BUNGA DAN COKLAT
45 BAB 45. SAMARA VS REINA
46 BAB 46. INGAT HAL BAGUS SAJA
47 BAB 47. ALASAN PENOLAKAN
48 BAB 48. DENDAM DAN BENCI
49 BAB 49. KEBENCIAN
50 BAB 50. MENYAKINKAN NENEK
51 BAB 51. SALING MENGHINDAR
52 BAB 52. BERTAHAN DARI GODAAN
53 BAB 53. KEGAGALAN
54 BAB 54. KERAGUAN
55 BAB 55. BERPEGANG PADA JANJI
56 BAB 56. KETAKUTAN
57 BAB 57. KESALAHPAHAMAN
58 BAB 58. RENCANA ELORA GAGAL
59 BAB 59. SIKAP YANG BERBEDA
60 BAB 60. KEPALSUAN
61 BAB 61. CERITA MASA KECIL
62 BAB 62. DIKIRA HAMIL
63 BAB 63. TERPAKSA MENJENGUK
64 BAB 64. KEDATANGAN MANTAN
65 BAB 65. SALAH PAHAM
66 BAB 66. MENGHAJAR KAIFAN
67 BAB 67. JALAN-JALAN
68 BAB 68. TAMU TAK TERDUGA
69 BAB 69. PERKELAHIAN
70 BAB 70. PEMBALASAN
71 BAB 71. KEDATANGAN
72 BAB 72. PERHATIAN REINA
73 BAB 73. PESONA SANG MANTAN
74 BAB 74. MERASA BINGUNG
75 BAB 75. LUKA HATI
76 BAB 76. RASA CINTA DAN BENCI
77 BAB 77. BERITA HOAKS
78 BAB 78. DUA ANAK SAJA
79 BAB 79. MENYUSUN RENCANA
80 BAB 80. HANYA WANITAKU YANG BERHAK
81 BAB 81. PERTENGKARAN DUA SAUDARA
82 BAB 82. USAHA MELULUHKAN HATI
83 BAB 83. MASIH PURA-PURA MARAH
84 BAB 84. MENCARI MASALAH
85 BAB KERAGUAN
86 BAB 86. KEBENARAN
87 BAB 87. JANGAN MENUDUH
88 BAB 88. APA YANG KAMU INGINKAN
89 BAB 89. JANGAN MENGGODAKU
90 BAB 90. KEINGINAN
91 BAB 91. IRI DAN CEMBURU
92 BAB 92. MAU KAWIN LARI
93 BAB 93. MENEMUI NENEK SAMARA
94 BAB 94. KAMU WANITA GILA
95 BAB 95. PERASAAN IRI
96 BAB 96. TERGODA
97 BAB 97. MEMENDAM HASRAT
98 BAB 98. NAIK MOBIL MEWAH
99 BAB 99. PERMAINAN
100 100. OBAT BIUS
101 BAB 101. MELAMAR REINA
102 BAB 102. LEPAS KENDALI
103 BAB 103. MEMINTA MAAF
104 BAB 104. WANITA GILA
105 BAB 105. MELEPASKAN TELUR EMAS
106 BAB 106. MELAKUKAN SESUATU
107 107. BERLATIH BELA DIRI
108 BAB 108. SIAPA WANITA ITU
109 BAB 109.RENCANA GILA ELORA
110 BAB 110. AKU TIDAK MENCINTAIMU
111 BAB 111. ANCAMAN
112 BAB 112. AKU PERGI DENGANMU
113 BAB 113. MENGHADIRI PESTA
114 BAB 114. AKU MEMBENCIMU
115 BAB 115. FITTING BAJU PENGANTIN
116 BAB 116. SARAPAN TERENAK
117 BAB 117. RAHASIA BESAR
118 BAB 118. MEMINTA RESTU
119 BAB 119. MENDAPAT RESTU
120 BAB 120. CUTI
121 BAB 121. RENCANA JAHAT ELORA
122 BAB 122. PERTIKAIAN
123 BAB 123. ANCAMAN REINA
124 BAB 124. MENCURI DENGAR
125 BAB 125. RENCANA ELORA
126 BAB 126. PASANGAN JAHAT
127 BAB 127. TIDAK PANTAS
128 BAB 128. FITTING BAJU
129 BAB 129. KEDATANGAN BOBBY
130 BAB 130. MEMPESONA
131 BAB 131. TAK MEMAAFKAN
132 BAB 132. JAUHI ISTRIKU
133 BAB 133. VERDI DAN VAREN BERBEDA
134 BAB 134. AKHIR SEGALANYA
135 BAB 135. PENYESALAN BOBBY
136 BAB 136. UNDANGAN PERNIKAHAN
137 BAB 137. ELORA PANIK
138 BAB 138. SUAMI ISTRI TIDAK BERGUNA
139 BAB 139. KEPUTUSAN BOBBY
140 BAB 140. ACARA PERNIKAHAN
141 BAB 141. ELORA YANG EGOIS
142 BAB 142. PERGI BULAN MADU
143 BAB 143. KAMAR PENGANTIN
144 BAB 144. MALAM PERTAMA
145 BAB 145. MANDI BERDUA
146 BAB 146. KEKEJIAN ELORA
147 BAB 147. RASA KHAWATIR BERLEBIHAN
148 BAB 148. PENGUNTIT
149 BAB 149. MIMPI BURUK
150 BAB 150. SERANGAN FAJAR
151 BAB 151. AMBISI ELORA
152 BAB 152. MENAHAN ELORA
153 BAB 153. TENAGA KUDA
154 BAB 154. AIR MINERAL
155 BAB 155.SELIDIKI PRIA MISTERIUS
156 BAB 156. MEMBUJUK BOBBY
157 BAB 157. SEMAKIN MESRA
158 BAB 158. HADIAH SEBUAH HOTEL
159 BAB 159. HADIRNYA DUA MUSUH
160 BAB 160. BERPURA-PURA
161 BAB 161. ELORA TENGGELAM
162 BAB 162. CEMBURU
163 BAB 163. JEBAKAN ELORA DAN BOBBY
164 BAB 164. ELORA DIPECAT
165 BAB 165. KEGILAAN ELORA
166 BAB 166. ELORA MELARIKAN DIRI
167 BAB 167. MENGHINDARI KERAMAIAN
168 BAB 168. ELORA DAN KAIFAN
169 BAB 169. PERMINTAAN NENEK
170 BAB 170. RASA PENASARAN
171 BAB 171. SEKRETARIS LAMBAN
172 BAB 172. MENIKMATI MALAM
173 BAB 173. PENGAWAL WANITA
174 BAB 174. SEMAKIN MENGINGINKAN
175 BAB 175. PERANGKAP VAREN
176 BAB 176. GAGAL
177 BAB 177. AMARAH VAREN
178 BAB 178. SERET SAJA DIA!!
179 BAB 179. KAPAL PESIAR
180 BAB 180. BERCERAI
181 BAB 181. DASAR BODOH!
182 BAB 182. HAMIL?
183 BAB 183. BERITA BAHAGIA
184 BAB 184. HADIAH UNTUK NENEK
185 BAB 185. PULANG
186 BAB 186. PESAWAT PRIBADI
187 BAB 187. JAMINAN
188 BAB 188. AKRAB
189 BAB 189. PELUKAN ELORA
190 BAB 190. TAMPARAN UNTUK ELORA
191 BAB 191. KECELAKAAN
Episodes

Updated 191 Episodes

1
BAB 1. TAK BERSYUKUR
2
BAB 2. BERCERAI
3
BAB 3. MENUKAR ISTRI
4
BAB 4. PERNIKAHAN
5
BAB 5. PERTUKARAN
6
BAB 6. MERAMPAS CINCIN REINA
7
BAB 7. RESEPSI
8
BAB 8. TEKAD REINA
9
BAB 9. AKU AKAN SETIA
10
BAB 10. RUMAH TUA
11
BAB 11. MENCARI KERJA
12
BAB 12. MAMPU BERTAHAN
13
BAB 13. PERHATIAN VAREN
14
BAB 14. DIPERMALUKAN
15
BAB 15. KENA BATUNYA
16
BAB 16. DI BLACKLIST
17
BAB 17. BAHAGIA
18
BAB 18. SIKAP MANIS VAREN
19
BAB 19. BOS MENYEBALKAN
20
BAB 20. MENJENGKELKAN
21
BAB 21. KEDATANGAN PENGKHIANAT
22
BAB 22. TAWARAN PULANG
23
BAB 23. TIDUR BERSAMA
24
BAB 24. PERMINTAAN MAAF
25
BAB 25. PESONA REINA
26
BAB 26. KHAWATIR
27
BAB 27. MERASA LEGA
28
BAB 28. CEMBURU
29
BAB 29. PRASANGKA BURUK-1
30
BAB 30. PRASANGKA BURUK-2
31
BAB 31. MENYELIDIKI
32
BAB 32. POSISIMU LEBIH TINGGI
33
BAB 33. MENOLAK TAWARAN
34
BAB 34. TAMPARAN NENEK
35
BAB 35. MEMBUJUK NENEK
36
BAB 36. PENGHINAAN
37
BAB 37. SINDIRAN PEDAS
38
BAB 38. PENJELASAN REINA
39
BAB 39. MENGUNTIT
40
BAB 40. PERTEMUAN PERTAMA
41
BAB 41. JAGA DAN LINDUNGI DIA
42
BAB 42. MENUNGGU
43
BAB 43. URING-URINGAN
44
BAB 44. PERKARA BUNGA DAN COKLAT
45
BAB 45. SAMARA VS REINA
46
BAB 46. INGAT HAL BAGUS SAJA
47
BAB 47. ALASAN PENOLAKAN
48
BAB 48. DENDAM DAN BENCI
49
BAB 49. KEBENCIAN
50
BAB 50. MENYAKINKAN NENEK
51
BAB 51. SALING MENGHINDAR
52
BAB 52. BERTAHAN DARI GODAAN
53
BAB 53. KEGAGALAN
54
BAB 54. KERAGUAN
55
BAB 55. BERPEGANG PADA JANJI
56
BAB 56. KETAKUTAN
57
BAB 57. KESALAHPAHAMAN
58
BAB 58. RENCANA ELORA GAGAL
59
BAB 59. SIKAP YANG BERBEDA
60
BAB 60. KEPALSUAN
61
BAB 61. CERITA MASA KECIL
62
BAB 62. DIKIRA HAMIL
63
BAB 63. TERPAKSA MENJENGUK
64
BAB 64. KEDATANGAN MANTAN
65
BAB 65. SALAH PAHAM
66
BAB 66. MENGHAJAR KAIFAN
67
BAB 67. JALAN-JALAN
68
BAB 68. TAMU TAK TERDUGA
69
BAB 69. PERKELAHIAN
70
BAB 70. PEMBALASAN
71
BAB 71. KEDATANGAN
72
BAB 72. PERHATIAN REINA
73
BAB 73. PESONA SANG MANTAN
74
BAB 74. MERASA BINGUNG
75
BAB 75. LUKA HATI
76
BAB 76. RASA CINTA DAN BENCI
77
BAB 77. BERITA HOAKS
78
BAB 78. DUA ANAK SAJA
79
BAB 79. MENYUSUN RENCANA
80
BAB 80. HANYA WANITAKU YANG BERHAK
81
BAB 81. PERTENGKARAN DUA SAUDARA
82
BAB 82. USAHA MELULUHKAN HATI
83
BAB 83. MASIH PURA-PURA MARAH
84
BAB 84. MENCARI MASALAH
85
BAB KERAGUAN
86
BAB 86. KEBENARAN
87
BAB 87. JANGAN MENUDUH
88
BAB 88. APA YANG KAMU INGINKAN
89
BAB 89. JANGAN MENGGODAKU
90
BAB 90. KEINGINAN
91
BAB 91. IRI DAN CEMBURU
92
BAB 92. MAU KAWIN LARI
93
BAB 93. MENEMUI NENEK SAMARA
94
BAB 94. KAMU WANITA GILA
95
BAB 95. PERASAAN IRI
96
BAB 96. TERGODA
97
BAB 97. MEMENDAM HASRAT
98
BAB 98. NAIK MOBIL MEWAH
99
BAB 99. PERMAINAN
100
100. OBAT BIUS
101
BAB 101. MELAMAR REINA
102
BAB 102. LEPAS KENDALI
103
BAB 103. MEMINTA MAAF
104
BAB 104. WANITA GILA
105
BAB 105. MELEPASKAN TELUR EMAS
106
BAB 106. MELAKUKAN SESUATU
107
107. BERLATIH BELA DIRI
108
BAB 108. SIAPA WANITA ITU
109
BAB 109.RENCANA GILA ELORA
110
BAB 110. AKU TIDAK MENCINTAIMU
111
BAB 111. ANCAMAN
112
BAB 112. AKU PERGI DENGANMU
113
BAB 113. MENGHADIRI PESTA
114
BAB 114. AKU MEMBENCIMU
115
BAB 115. FITTING BAJU PENGANTIN
116
BAB 116. SARAPAN TERENAK
117
BAB 117. RAHASIA BESAR
118
BAB 118. MEMINTA RESTU
119
BAB 119. MENDAPAT RESTU
120
BAB 120. CUTI
121
BAB 121. RENCANA JAHAT ELORA
122
BAB 122. PERTIKAIAN
123
BAB 123. ANCAMAN REINA
124
BAB 124. MENCURI DENGAR
125
BAB 125. RENCANA ELORA
126
BAB 126. PASANGAN JAHAT
127
BAB 127. TIDAK PANTAS
128
BAB 128. FITTING BAJU
129
BAB 129. KEDATANGAN BOBBY
130
BAB 130. MEMPESONA
131
BAB 131. TAK MEMAAFKAN
132
BAB 132. JAUHI ISTRIKU
133
BAB 133. VERDI DAN VAREN BERBEDA
134
BAB 134. AKHIR SEGALANYA
135
BAB 135. PENYESALAN BOBBY
136
BAB 136. UNDANGAN PERNIKAHAN
137
BAB 137. ELORA PANIK
138
BAB 138. SUAMI ISTRI TIDAK BERGUNA
139
BAB 139. KEPUTUSAN BOBBY
140
BAB 140. ACARA PERNIKAHAN
141
BAB 141. ELORA YANG EGOIS
142
BAB 142. PERGI BULAN MADU
143
BAB 143. KAMAR PENGANTIN
144
BAB 144. MALAM PERTAMA
145
BAB 145. MANDI BERDUA
146
BAB 146. KEKEJIAN ELORA
147
BAB 147. RASA KHAWATIR BERLEBIHAN
148
BAB 148. PENGUNTIT
149
BAB 149. MIMPI BURUK
150
BAB 150. SERANGAN FAJAR
151
BAB 151. AMBISI ELORA
152
BAB 152. MENAHAN ELORA
153
BAB 153. TENAGA KUDA
154
BAB 154. AIR MINERAL
155
BAB 155.SELIDIKI PRIA MISTERIUS
156
BAB 156. MEMBUJUK BOBBY
157
BAB 157. SEMAKIN MESRA
158
BAB 158. HADIAH SEBUAH HOTEL
159
BAB 159. HADIRNYA DUA MUSUH
160
BAB 160. BERPURA-PURA
161
BAB 161. ELORA TENGGELAM
162
BAB 162. CEMBURU
163
BAB 163. JEBAKAN ELORA DAN BOBBY
164
BAB 164. ELORA DIPECAT
165
BAB 165. KEGILAAN ELORA
166
BAB 166. ELORA MELARIKAN DIRI
167
BAB 167. MENGHINDARI KERAMAIAN
168
BAB 168. ELORA DAN KAIFAN
169
BAB 169. PERMINTAAN NENEK
170
BAB 170. RASA PENASARAN
171
BAB 171. SEKRETARIS LAMBAN
172
BAB 172. MENIKMATI MALAM
173
BAB 173. PENGAWAL WANITA
174
BAB 174. SEMAKIN MENGINGINKAN
175
BAB 175. PERANGKAP VAREN
176
BAB 176. GAGAL
177
BAB 177. AMARAH VAREN
178
BAB 178. SERET SAJA DIA!!
179
BAB 179. KAPAL PESIAR
180
BAB 180. BERCERAI
181
BAB 181. DASAR BODOH!
182
BAB 182. HAMIL?
183
BAB 183. BERITA BAHAGIA
184
BAB 184. HADIAH UNTUK NENEK
185
BAB 185. PULANG
186
BAB 186. PESAWAT PRIBADI
187
BAB 187. JAMINAN
188
BAB 188. AKRAB
189
BAB 189. PELUKAN ELORA
190
BAB 190. TAMPARAN UNTUK ELORA
191
BAB 191. KECELAKAAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!