TUMBAL PANTI JOMPO

TUMBAL PANTI JOMPO

BAB 1 TIBA-TIBA DATANG.

Kisah enam orang mahasiswa yang terjebak di sebuah Panti Jompo yang diselimuti berbagai kejadian mistis. Banyak kejadian gaib yang diluar nalar terjadi selama mereka berada disana. Tujuan mereka membantu pengelola Panti untuk mengurus para lansia yang ada disana, membuat mereka terjebak dengan berbagai ritual sesat yang dilakukan oleh pemimpin Panti itu sendiri. Akankah ke enam mahasiswa itu selamat dari ritual sesat yang menjadikan mereka calon tumbal?

Tepat jam dua belas siang, di Kampus Merdeka didatangi seorang perempuan misterius yang mengenakan gaun serba hitam dengan kerudung hitam yang menutupi wajahnya. Ia datang ke kantor rektor dan meminta beberapa mahasiswa dan mahasiswi di kampus itu untuk menjadi sukarelawan di panti jompo yang ia kelola.

“Perkenalkan nama saya Mariyati, pengelola Yayasan Panti Jompo Muara Hati. Saya membutuhkan bantuan dari beberapa mahasiswa yang ada di Universitas ini. Saya sudah bawakan daftar nama-nama mahasiswa yang harus membantu saya di Panti.” Ucap Mariyati seraya menyerahkan amplop merah yang berisikan data beserta foto-foto beberapa mahasiswa di Universitas Merdeka.

Nampak sang rektor beserta para dekan tercengang, mereka semua bingung sekaligus heran. Kenapa tiba-tiba ada seseorang yang mendatangi mereka dan meminta beberapa mahasiswanya untuk melakukan kerja lapangan di sebuah Panti Jompo.

“Apa maksud anda? Kami tidak tau siapa dan kenapa anda tiba-tiba datang kesini, dan ingin meminta bantuan para mahasiswa. Sebenarnya apa tujuan anda?” Tanya Pak Asmi dengan mengangkat tinggi amplop merah yang ada di tangannya.

Tak ada jawabannya dari Mariyati, ia hanya tersenyum datar seraya memandang ke segala arah. Kemudian ia meminta sang rektor dan dekan menatapnya dengan lebih dekat lagi.

“Silahkan duduk dengan tenang, dan dengarkan penjelasan saya. Kalian semua silahkan tatap mata saya baik-baik.” Mariyati membulatkan kedua mata menatap ke semua orang yang ada di hadapan nya, terlihat suar cahaya merah keluar dari kedua bola matanya. Tak lama semua orang yang ada disana langsung patuh dengan ucapan Mariyati.

Beberapa orang ditugaskan oleh Pak Asmi, seorang dekan di Fakultas Ekonomi untuk memanggil beberapa mahasiswa yang daftarnya ada di dalam amplop merah. Terlihat dari daftarnya, ada tiga orang perempuan dan tiga lainnya laki-laki. Singkat cerita ketiganya datang ke ruang rektor, dan disana mereka mendapat penjelasan dari sang dekan, jika mereka ingin nilainya bagus tanpa mengikuti ujian mereka diharuskan membantu di sebuah Panti Jompo.

“Kalian tak perlu memikirkan bagaimana pembelajaran di kampus, pergi dan lakukan tugas lapangan kalian dengan baik. Saya akan memastikan nilai kalian semua bagus di atas rata-rata, untuk lebih detailnya akan dijelaskan langsung oleh pengelola Panti Jompo itu.” Kata Pak Asmi dengan tatapan mata yang kosong.

Ceklek.

Terdengar derit suara pintu yang ditarik paksa oleh seseorang dari luar sana.

Tap tap tap. Seorang perempuan paruh baya berjalan dengan wibawanya, sorot matanya tajam dan mengeluarkan aura negatif yang sangat besar. Di dalam sana hanya ada empat orang mahasiswa, dan Mariyati membulatkan matanya penuh amarah.

“Dimana yang dua orang lagi Pak? Saya minta enam orang yang harus ikut saya, tapi dimana mereka?” Mariyati melotot membuat ke empat mahasiswa yang ada di dalam ruangan itu sedikit merasa ngeri.

“Dih perempuan itu serem banget sih Don!” Celetuk Widia seraya menyenggol Doni yang duduk di sebelahnya, dan dibalas anggukkan kepala oleh Doni.

“Hussd jangan berisik kalian, mau tawaran Pak Asmi dibatalkan?” Sahut Beni dengan mengaitkan kedua alis mata.

“Diam kalian jangan ribut disini!” Kata Pak Asmi dengan nada suara tinggi.

Pak Asmi memerintahkan Riko salah satu dari mahasiswa yang ada di ruangan nya, untuk memanggil kedua mahasiswi yang belum datang ke ruangan nya. Setelah itu Riko pergi mencari Sintia dan Dina, keduanya ternyata sedang berdebat di kantin. Dan keributan itu pun mengakibatkan kerumunan. Riko datang melerai mereka, lalu meminta keduanya untuk cepat pergi ke ruang dekan.

“Gak ada gunanya kalian ribut disini, ada hal yang lebih penting. Kita sudah ditunggu Pak Asmi di ruangan nya!” Riko menatap kedua perempuan yang masih saling pandang dengan sorot mata kesal satu sama lain.

“Riko... Tolong bantu gue jalan sampe ruang dekan ya. Kaki gue sakit tadi habis didorong sama perempuan gak tau diri ini!” Perkataan Dina sangat menyakiti harga diri Sintia, apalagi Dina berlagak mesra di depan nya.

Riko dan Sintia dulunya adalah sepasang kekasih, karena ada sedikit perselisihan di antara keduanya, akhirnya hubungan mereka berakhir. Dan tentu saja semua itu karena masalah yang sengaja dibuat oleh Dina, karena dari dulu Dina sangat menyukai Riko. Tapi perasaan nya bertepuk sebelah tangan. Riko hanya mencintai Sintia, dan membuat kedua perempuan itu saling bermusuhan sampai sekarang.

“Dasar gatel!” Celetuk Sintia seraya melangkahkan kakinya pergi.

“Heh apa lu bilang hah!” Bentak Dina yang hendak menjambak rambut Sintia dari belakang.

“Udah deh Din, gak usah ribut lagi. Kali ini lu punya kesempatan buat dapetin nilai bagus, makanya kita sekarang harus ke ruang dekan!”

“Sorry deh Ko, gue kesel banget sama Sintia. Ya udah yuk kita bareng aja kesananya!”

Sesampainya di ruang dekan, mereka semua duduk di hadapan Pak Asmi dan juga perempuan pengelola Panti Jompo.

“Nama saya Mariyati, saya yang akan membimbing kalian dalam mengurus semua lansia yang ada disana.”

“Apa lansia? Jadi kita harus mengurus semua orang tua yang ada disana. Ih gue gak mau lah, gak bisa Pak lebih baik nilai saya jelek daripada harus menghabiskan waktu bersama para lansia itu!” Dina protes seraya bangkit berdiri.

Nampak Mariyati kesal, ia membulatkan matanya seraya komat-kamit membaca sesuatu. Semacam mantra yang ia gunakan sebelumnya untuk menghipnotis rektor dan dekan.

“Berhenti Dina! Cepat lihat mata saya, dan kalian semua juga! Mulai sekarang kalian akan membantu saya mengurus Panti Jompo Muara Hati. Tak ada yang bisa pergi setelah kalian ikut bersama saya, apa kalian mengerti?” Ucap Mariyati dengan sorot mata mengeluarkan suar cahaya berwarna merah.

Hanya anggukan kepala yang terlihat dari ke enam mahasiswa itu. Mereka tak diberikan waktu untuk pulang mengambil perlengkapan ataupun ijin pada keluarganya masing-masing. Mereka langsung dibawa menggunakan mobil kijang tua. Tak ada satupun dari mereka yang berbicara, semuanya hanya duduk diam di sepanjang perjalanan.

“Kalian semua boleh tidur, kalau sudah sampai akan saya beritahu!” Pungkas Mariyati seraya tertawa penuh kemenangan.

Ia masih mengemudikan mobil meninggalkan kota kembang, ke daerah Jawa Tengah. Entah nasib apa yang akan di alami ke enam mahasiswa dari Universitas Merdeka itu. Dan untuk apa Mariyati membawa mereka ke Panti Jompo yang ia kelola?.

Terpopuler

Comments

Bunda Silvia

Bunda Silvia

ko aq pe4nah nonton film filmnya ya

2024-03-24

0

Isnaaja

Isnaaja

kena hipnotis tuh

2023-09-17

0

ɑׁׅqׁׅꪱׁׁׁׅׅׅᥣׁׅ֪ɑׁׅhׁׅ֮_❤

ɑׁׅqׁׅꪱׁׁׁׅׅׅᥣׁׅ֪ɑׁׅhׁׅ֮_❤

sᴇʀᴜ

2023-09-15

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 TIBA-TIBA DATANG.
2 BAB 2 ATURAN DI PANTI JOMPO.
3 BAB 3 KATA MISTERI?
4 BAB 4 INSTING SINTIA.
5 BAB 5 CERITA PAK KIRUN.
6 BAB 6 KECURIGAAN SINTIA BERTAMBAH.
7 BAB 7 CERMIN TERSEMBUNYI?
8 BAB 8 ADA MISTERI DIBALIK CERMIN?
9 BAB 9 SESAJEN DI BAWAH POHON.
10 BAB 10 PULANG?
11 BAB 11 MIMPI ATAU NYATA?
12 BAB 12 PENAMPAKAN TENGAH MALAM.
13 BAB 13 WIDIA PINDAH ALAM?
14 BAB 14 WIDIA KEMBALI KE PANTI.
15 BAB 15 TEROR BERGILIR.
16 BAB 16 PERGOLAKAN BATIN.
17 BAB 17 RITUAL PENGIKAT JIWA.
18 BAB 18 GANGGUAN DATANG LAGI.
19 BAB 19 TERJEBAK DI TANAH HISAP.
20 BAB 20 DUGAAN ITU BENAR.
21 BAB 21 SIAPA DIA?
22 BAB 22 SOSOK YANG MENYERUPAI.
23 BAB 23 WUJUD PEREMPUAN TUA DI CERMIN.
24 BAB 24 MENGUBUR BUGHUUL.
25 BAB 25 MENJELANG HARI H.
26 BAB 26 BERADU MELALUI BATIN?
27 BAB 27 MENCARI INFORMASI.
28 BAB 28 DIBIARKAN PULANG?
29 BAB 29 KEMANA KELUARGA YANG HILANG?
30 BAB 30 GANGGUAN SIANG HARI.
31 BAB 31 MENJELANG RITUAL KAKEK DODIT.
32 BAB 32 AKHIR HIDUP DONI.
33 BAB 33 TUMBAL KEDUA.
34 BAB 34 FLASHBACK SEPENGGAL KISAH.
35 BAB 35 HASIL AKHIR PERSEMBAHAN.
36 BAB 36 JEBAKAN MBAH GITO.
37 BAB 37 SINTIA MULAI MENGINGAT TUHAN.
38 BAB 38 MISTERI ISI KOTAK KARDUS?
39 BAB 39 KALUNG PENINGGALAN LELUHUR.
40 BAB 40 JEBAKAN BERHASIL?
41 BAB 41 FAKTA BARU TERKUAK?
42 BAB 42 BERUBAH WUJUD?
43 BAB 43 BERNIAT PERGI?
44 BAB 44 MENEROBOS MASUK!
45 BAB 45 TIPUAN?
46 BAB 46 RENCANA DINA.
47 BAB 47 BERTEMU SILUMAN.
48 BAB 48 PERKELAHIAN DUA SOSOK GAIB.
49 BAB 49 MEMINTA PERTOLONGAN.
50 BAB 50 USAHA PENYELAMATAN.
51 BAB 51 UPAYA PEMBEBASAN.
52 BAB 52 MELARIKAN DIRI?
53 BAB 53 SEBUAH RENCANA?
54 BAB 54 TANPA BAYANGAN?
55 BAB 55 MENEMBUS TEMBOK, PINDAH ALAM?
56 BAB 56 JIWA YANG TERIKAT.
57 BAB 57 RAHASIA MASA LALU DIJAH.
58 BAB 58 SENJATA MAKAN TUAN!
59 BAB 59 MASIH MENJADI MISTERI?
60 BAB 60 PERGOLAKAN BATIN.
61 BAB 61 HAL TAK TERDUGA TERUS TERJADI.
62 BAB 62 PERTOLONGAN DATANG.
63 BAB 63 DIIKUTI SOSOK HITAM?
64 BAB 64 UTUSAN YANG MENGHANTUI.
65 BAB 65 PENERAWANGAN SOSOK HITAM.
66 BAB 66 SESUATU YANG TERLUPAKAN?
67 BAB 67 PENJELASAN PEDAGANG PASAR.
68 BAB 68 KECURIGAAN BERTAMBAH?
69 BAB 69 KEADAAN PANTI KACAU!
70 BAB 70 AKIBAT WATAK SERAKAH!
71 BAB 71 MENATA RENCANA.
72 BAB 72 WANITA MISTERIUS?
73 BAB 73 DIBERI PENGLIHATAN BATIN.
74 BAB 74 TEROR TENGAH MALAM.
75 BAB 75 ENERGI BESAR DI SEBUAH TEMPAT?
76 BAB 76 SIAPA KEDUA JIWA ITU?
77 BAB 77 ENERGI BESAR TERPANCAR.
78 BAB 78 AURA KESEDIHAN.
79 BAB 79 KABUR ATAU TERTANGKAP?
80 BAB 80 HILANG?
81 BAB 81 DI TEMPAT AMAN?
82 BAB 82 TANPA INGATAN?
83 BAB 83 PINDAH ALAM.
84 BAB 84 HAL TAK TERDUGA TERJADI!
85 BAB 85 SELAMAT DATANG KEMBALI.
86 BAB 86 PENGLIHATAN PAK JARWO.
87 BAB 87 SESEORANG TERJEBAK.
88 BAB 88 RENCANA PENYELAMATAN.
89 BAB 89 RANIA DILEMA.
90 BAB 90 INVESTIGASI TERTUNDA?
91 BAB 91 RENCANA BERTAPA.
92 BAB 92 TAWARAN MARIYATI?
93 BAB 93 TERBONGKAR DENGAN SENDIRINYA.
94 BAB 94 MENYATUKAN BUGHUL BARU.
95 BAB 95 DINA TERTIPU BERAKHIR PILU.
96 BAB 96 SUDAH TERBONGKAR?
97 BAB 97 MALAM PENUH TEROR.
98 BAB 98 TERJADI PERGULATAN.
99 BAB 99 PERLAWANAN SENGIT!
100 BAB 100 ANCAMAN.
101 BAB 101 DINA HILANG TANPA JEJAK?
102 BAB 102 MENGGALI INFORMASI?
103 BAB 103 PERKUMPULAN KELUARGA BESAR.
104 BAB 104 DIJAH SI KEMBANG DESA.
105 BAB 105 MENYEMBUNYIKAN SEBUAH RENCANA.
106 BAB 106 PENYATUAN MELALUI MIMPI?
107 BAB 107 MERACUNI PIKIRAN.
108 BAB 108 HASRAT SOSOK GAIB?
109 BAB 109 RENCANA RAHASIA?
110 BAB 110 FIRASAT YANG SULIT DIJABARKAN.
Episodes

Updated 110 Episodes

1
BAB 1 TIBA-TIBA DATANG.
2
BAB 2 ATURAN DI PANTI JOMPO.
3
BAB 3 KATA MISTERI?
4
BAB 4 INSTING SINTIA.
5
BAB 5 CERITA PAK KIRUN.
6
BAB 6 KECURIGAAN SINTIA BERTAMBAH.
7
BAB 7 CERMIN TERSEMBUNYI?
8
BAB 8 ADA MISTERI DIBALIK CERMIN?
9
BAB 9 SESAJEN DI BAWAH POHON.
10
BAB 10 PULANG?
11
BAB 11 MIMPI ATAU NYATA?
12
BAB 12 PENAMPAKAN TENGAH MALAM.
13
BAB 13 WIDIA PINDAH ALAM?
14
BAB 14 WIDIA KEMBALI KE PANTI.
15
BAB 15 TEROR BERGILIR.
16
BAB 16 PERGOLAKAN BATIN.
17
BAB 17 RITUAL PENGIKAT JIWA.
18
BAB 18 GANGGUAN DATANG LAGI.
19
BAB 19 TERJEBAK DI TANAH HISAP.
20
BAB 20 DUGAAN ITU BENAR.
21
BAB 21 SIAPA DIA?
22
BAB 22 SOSOK YANG MENYERUPAI.
23
BAB 23 WUJUD PEREMPUAN TUA DI CERMIN.
24
BAB 24 MENGUBUR BUGHUUL.
25
BAB 25 MENJELANG HARI H.
26
BAB 26 BERADU MELALUI BATIN?
27
BAB 27 MENCARI INFORMASI.
28
BAB 28 DIBIARKAN PULANG?
29
BAB 29 KEMANA KELUARGA YANG HILANG?
30
BAB 30 GANGGUAN SIANG HARI.
31
BAB 31 MENJELANG RITUAL KAKEK DODIT.
32
BAB 32 AKHIR HIDUP DONI.
33
BAB 33 TUMBAL KEDUA.
34
BAB 34 FLASHBACK SEPENGGAL KISAH.
35
BAB 35 HASIL AKHIR PERSEMBAHAN.
36
BAB 36 JEBAKAN MBAH GITO.
37
BAB 37 SINTIA MULAI MENGINGAT TUHAN.
38
BAB 38 MISTERI ISI KOTAK KARDUS?
39
BAB 39 KALUNG PENINGGALAN LELUHUR.
40
BAB 40 JEBAKAN BERHASIL?
41
BAB 41 FAKTA BARU TERKUAK?
42
BAB 42 BERUBAH WUJUD?
43
BAB 43 BERNIAT PERGI?
44
BAB 44 MENEROBOS MASUK!
45
BAB 45 TIPUAN?
46
BAB 46 RENCANA DINA.
47
BAB 47 BERTEMU SILUMAN.
48
BAB 48 PERKELAHIAN DUA SOSOK GAIB.
49
BAB 49 MEMINTA PERTOLONGAN.
50
BAB 50 USAHA PENYELAMATAN.
51
BAB 51 UPAYA PEMBEBASAN.
52
BAB 52 MELARIKAN DIRI?
53
BAB 53 SEBUAH RENCANA?
54
BAB 54 TANPA BAYANGAN?
55
BAB 55 MENEMBUS TEMBOK, PINDAH ALAM?
56
BAB 56 JIWA YANG TERIKAT.
57
BAB 57 RAHASIA MASA LALU DIJAH.
58
BAB 58 SENJATA MAKAN TUAN!
59
BAB 59 MASIH MENJADI MISTERI?
60
BAB 60 PERGOLAKAN BATIN.
61
BAB 61 HAL TAK TERDUGA TERUS TERJADI.
62
BAB 62 PERTOLONGAN DATANG.
63
BAB 63 DIIKUTI SOSOK HITAM?
64
BAB 64 UTUSAN YANG MENGHANTUI.
65
BAB 65 PENERAWANGAN SOSOK HITAM.
66
BAB 66 SESUATU YANG TERLUPAKAN?
67
BAB 67 PENJELASAN PEDAGANG PASAR.
68
BAB 68 KECURIGAAN BERTAMBAH?
69
BAB 69 KEADAAN PANTI KACAU!
70
BAB 70 AKIBAT WATAK SERAKAH!
71
BAB 71 MENATA RENCANA.
72
BAB 72 WANITA MISTERIUS?
73
BAB 73 DIBERI PENGLIHATAN BATIN.
74
BAB 74 TEROR TENGAH MALAM.
75
BAB 75 ENERGI BESAR DI SEBUAH TEMPAT?
76
BAB 76 SIAPA KEDUA JIWA ITU?
77
BAB 77 ENERGI BESAR TERPANCAR.
78
BAB 78 AURA KESEDIHAN.
79
BAB 79 KABUR ATAU TERTANGKAP?
80
BAB 80 HILANG?
81
BAB 81 DI TEMPAT AMAN?
82
BAB 82 TANPA INGATAN?
83
BAB 83 PINDAH ALAM.
84
BAB 84 HAL TAK TERDUGA TERJADI!
85
BAB 85 SELAMAT DATANG KEMBALI.
86
BAB 86 PENGLIHATAN PAK JARWO.
87
BAB 87 SESEORANG TERJEBAK.
88
BAB 88 RENCANA PENYELAMATAN.
89
BAB 89 RANIA DILEMA.
90
BAB 90 INVESTIGASI TERTUNDA?
91
BAB 91 RENCANA BERTAPA.
92
BAB 92 TAWARAN MARIYATI?
93
BAB 93 TERBONGKAR DENGAN SENDIRINYA.
94
BAB 94 MENYATUKAN BUGHUL BARU.
95
BAB 95 DINA TERTIPU BERAKHIR PILU.
96
BAB 96 SUDAH TERBONGKAR?
97
BAB 97 MALAM PENUH TEROR.
98
BAB 98 TERJADI PERGULATAN.
99
BAB 99 PERLAWANAN SENGIT!
100
BAB 100 ANCAMAN.
101
BAB 101 DINA HILANG TANPA JEJAK?
102
BAB 102 MENGGALI INFORMASI?
103
BAB 103 PERKUMPULAN KELUARGA BESAR.
104
BAB 104 DIJAH SI KEMBANG DESA.
105
BAB 105 MENYEMBUNYIKAN SEBUAH RENCANA.
106
BAB 106 PENYATUAN MELALUI MIMPI?
107
BAB 107 MERACUNI PIKIRAN.
108
BAB 108 HASRAT SOSOK GAIB?
109
BAB 109 RENCANA RAHASIA?
110
BAB 110 FIRASAT YANG SULIT DIJABARKAN.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!