BAB 13 WIDIA PINDAH ALAM?

"Sin lu kenapa diem aja sih? Jangan bikin gue makin takut deh!" Ucap Widia dengan menoleh ke semua arah.

"Gak ada apa-apa kok Wid, gue cuman keinget kejadian tadi pas gue pingsan. Gue ngerasa itu bukan mimpi deh, masak iya gue tidur sambil jalan sampai luar kamar?" Sintia mengaitkan kedua alis mata mencerna keadaan.

"Emang lu yakin itu bukan mimpi Sin? Apa sih yang lu lihat, ceritain ke gue dong. Kali aja lu juga lihat apa yang gue lihat tadi!"

Tiba-tiba Dina menyela pembicaraan, lalu meminta Sintia dan Widia supaya cepat tidur.

"Lu gak lihat udah jam berapa hah! Sekarang waktunya tidur, jangan sampai kita bangun kesiangan. Yang ada perempuan peyot itu bisa marah, dan dia bakal ngaduin kita ke dekan. Lu mau nilai kita semua turun gara-gara di aduin ke Pak Asmi?" Cetus Dina yang kesal karena tak bisa memejamkan mata.

"Lu gak tau aja apa yang barusan gue lihat. Kalau lihat juga pasti gak akan bisa tidur tau gak!" Sahut Widia dengan mengerucutkan bibirnya.

"Halah gak usah ikut-ikutan Sintia deh. Halu lu pada, udah sono ganti lampu tidur biar hemat listrik!" Dina membetulkan posisi tidurnya menghadap tembok.

Sintia hanya menggelengkan kepala, melihat tingkah Dina yang persis seperti Nek Dijah. Ia bangun dari ranjang, dan menekan saklar lampu dengan cahaya yang lebih redup.

"Besok aja kita bahas lagi, lebih baik sekarang tidur dulu Wid."

"Tapi gue masih takut Sin!"

"Lu kan tidur di samping gue Wid, kenapa harus takut. Kalau ada apa-apa kan lu bisa teriak."

Widia terpaksa menuruti ucapan Sintia, ia berusaha memejamkan kedua mata. Sudah hampir satu jam, ia berusaha memejamkan mata. Tapi usahanya tak membuahkan hasil, justru ia merasa ingin membuang air kecil. Meski ada kamar mandi dalam di kamarnya, Widia merasa takut untuk beranjak dari ranjangnya. Karena rasa takut yang luar biasa, ia terpaksa membangunkan Sintia.

"Sin bangun dong, gue pengen pipis nih!"

"Aduh Wid, baru juga tidur udah kebelet aja sih lu!"

"Please temenin gue dong, gue masih takut nih. Gimana kalau hantu yang tadi datang lagi!"

"Ya udah sono gue lihatin dari sini aja." Sahut Sintia dengan menahan kantuk.

Dengan semangat Widia bergegas berjalan ke kamar mandi. Ia hanya menutup pintu setengah terbuka. Selesai membuang air kecil, Widia masih menunggu air keran yang ada di ember penuh. Tiba-tiba ia merasakan hawa dingin di belakang tubuhnya. Widia mengusap belakang lehernya, karena bulu halusnya meremang. Sampai akhirnya ia merasa ada sesuatu yang menyentuh pundak. Perasaan Widia makin tak karuan, tapi ia memberanikan diri untuk membalikkan tubuhnya. Nampak sesosok hantu dengan leher tergorok berada tepat di depan mata, Widia membuka mulut lebar tapi suaranya tak dapat keluar. Lidahnya kelu, dan tubuhnya membeku tak bisa digerakkan. Keringat mengalir deras dari kening, Widia mencoba melangkahkan kakinya. Tapi suara seseorang yang ia kenal membuatnya semakin terkejut.

"Tolooong... Toloong aku Widiaaa." Terdengar suara Beni yang membuat Widia tercekat.

"Aaargghh! Lepasin, lepasin tangan gue!" Ucap Widia menangis sesegukan seraya berusaha melepaskan tangannya yang ditahan sosok hantu itu.

Widia berlari keluar terburu-buru, ia menutup pintu kamar mandi dan mengunci dari luar. Ia masih berdiri mengatur nafas, lalu menceritakan apa yang ia lihat di dalam kamar mandi pada Sintia. Tapi saat ia melihat ke ranjang, nampak sesosok kuntilanak sedang mengusap rambut Sintia. Ternyata Sintia terlelap ketika menunggu Widia di kamar mandi. Kuntilanak itu menolehkan kepala nya, nampak sorot mata yang mengeluarkan cahaya kemerahan. Kuntilanak itu mengeluarkan air mata darah, membuat Widia benar-benar tak bisa menahan rasa takut. Hingga akhirnya Widia pingsan di lantai.

Widia terbangun dalam keadaan kamar yang sunyi. Matanya menatap ke segala arah, ia tak melihat Dina ataupun Sintia. Widia duduk di atas ranjang, ia teringat dengan apa yang baru saja dilihatnya. Kepalanya terasa ngilu, dengan leher yang seolah kaku. Tiba-tiba dari luar terdengar suara ketukan pintu, dengan semangat Widia bergerak cepat menuju pintu. Begitu ia menarik gagang pintu, ia nampak tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

"Apa ini, kenapa otakku seakan mempermainkan visual yang ku lihat. Kenapa pintu kamar ini menjadi terhubung ke lorong gelap." Gumam Widia dengan menelan ludahnya kasar.

Nampak pemandangan mengerikan di sisi kiri lorong gelap. Ada beberapa nisan tanpa nama yang terlihat sudah lama, tapi ada satu nisan yang terlihat masih baru. Untuk meyakinkan apa yang ia lihat, Widia memberanikan diri mendekati kuburan-kuburan itu. Widia semakin ketakutan seorang diri disana, keringat mengalir ke pipi tiada henti. Ada aroma busuk dan anyir darah yang mengganggu pernafasan nya. Widia berusaha pergi dari sana. Tapi ada sesuatu yang memegangi kaki nya, sehingga Widia jatuh terjungkal ke tanah. Seluruh bajunya kotor terkena tanah liat, terlihat tangan hitam dengan kuku panjang yang mencengkeram pergelangan kakinya.

"Tolooong!" Jerit Widia berusaha melepaskan cengkeraman sosok yang ada di dalam gundukan tanah kuburan.

Tanpa sadar Widia mengucapkan kalimat syahadat dan istighfar. Barulah ia mendapat kekuatan untuk membaca ayat-ayat suci.

"Astaghfirullahalazim." Berulang kali ia mengucapkannya dengan mata terpejam.

Widia tak berani membuka mata dan melihat ke depan. Ia tak tau apa yang akan terjadi, jika ia membuka mata. Hanya satu doa nya, berharap semua yang terjadi hanyalah mimpi. Mendadak angin dingin menyelimuti, tubuh Widia menggigil, gigi gemletuk tak dapat terkatup. Ia masih mempertahankan mata supaya tertutup, dan tak berniat membuka mata karena ia takut jika para hantu itu ada di hadapannya. Membayangkan sosok hantu yang menyerupai Beni sudah membuat nyali Widia menciut. Apalagi jika ia harus bertemu dengan sosok itu lagi. Hening, tapi suasana masih begitu dingin. Dan samar-samar ia mendengar suara adzan subuh dari masjid. Disitulah baru Widia berani membuka kedua matanya. Ia memandang ke segala arah, ternyata ia sudah tak berada di dalam kamar. Ia berteriak minta tolong, tapi tak ada siapapun di sekitar sana. Dan setelah adzan selesai, Widia baru melihat seseorang dari kejauhan.

"Tolong... Tolong saya!" Seru Widia menghadang delman yang lewat di jalan sepi, di sisi kiri dan kanannya hanya ada sawah dan pepohonan lebat.

"Adek ini siapa? Kenapa pagi-pagi ada disini?" Tanya Pak Kirun menghentikan laju delmannya.

"Tolong saya Pak, saya gak tau kenapa bisa ada disini. Saya mau pulang Pak, tapi saya gak tau jalan." Jawab Widia berderai air mata.

"Saya mahasiswa yang tinggal di Panti jompo Muara Hati. Bisa antarkan saya kesana Pak?"

Pak Kirun hanya menganggukkan kepala, ia mempersilahkan Widia untuk naik ke atas delman. Selama di perjalanan menuju Panti, Widia menjelaskan asal mula ia bisa sampai di tempat tadi. Namun Pak Kirun hanya menyunggingkan senyum, menurutnya hal-hal gaib bisa saja terjadi di daerah terpencil. Tapi Pak Kirun meyakinkan Widia, jika ada kemungkinan ia berjalan sambil tidur. Mendengar penjelasan Pak Kirun, Widia semakin bingung dan tak bisa membedakan mimpi atau kenyataan. Sama halnya seperti yang di alami oleh Sintia. Barulah Widia paham, jika apa yang di alami oleh Sintia bisa jadi memang kenyataan sama seperti dirinya.

Terpopuler

Comments

Else Widiawati

Else Widiawati

pak kirun ini siaoa sebenarnya

2023-09-07

1

Liani Purnapasary

Liani Purnapasary

jngn 2 gundukn baru itu kuburan beni lg 😢😢😢aq yakin pak kirun itu bukan manusia. 😨

2023-06-09

0

@✹⃝⃝⃝s̊Sᵇʸf⃟akeoff🖤 k⃟K⃠

@✹⃝⃝⃝s̊Sᵇʸf⃟akeoff🖤 k⃟K⃠

apa pak kirun nanti yang bakal bantuin mereka..

2023-06-09

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 TIBA-TIBA DATANG.
2 BAB 2 ATURAN DI PANTI JOMPO.
3 BAB 3 KATA MISTERI?
4 BAB 4 INSTING SINTIA.
5 BAB 5 CERITA PAK KIRUN.
6 BAB 6 KECURIGAAN SINTIA BERTAMBAH.
7 BAB 7 CERMIN TERSEMBUNYI?
8 BAB 8 ADA MISTERI DIBALIK CERMIN?
9 BAB 9 SESAJEN DI BAWAH POHON.
10 BAB 10 PULANG?
11 BAB 11 MIMPI ATAU NYATA?
12 BAB 12 PENAMPAKAN TENGAH MALAM.
13 BAB 13 WIDIA PINDAH ALAM?
14 BAB 14 WIDIA KEMBALI KE PANTI.
15 BAB 15 TEROR BERGILIR.
16 BAB 16 PERGOLAKAN BATIN.
17 BAB 17 RITUAL PENGIKAT JIWA.
18 BAB 18 GANGGUAN DATANG LAGI.
19 BAB 19 TERJEBAK DI TANAH HISAP.
20 BAB 20 DUGAAN ITU BENAR.
21 BAB 21 SIAPA DIA?
22 BAB 22 SOSOK YANG MENYERUPAI.
23 BAB 23 WUJUD PEREMPUAN TUA DI CERMIN.
24 BAB 24 MENGUBUR BUGHUUL.
25 BAB 25 MENJELANG HARI H.
26 BAB 26 BERADU MELALUI BATIN?
27 BAB 27 MENCARI INFORMASI.
28 BAB 28 DIBIARKAN PULANG?
29 BAB 29 KEMANA KELUARGA YANG HILANG?
30 BAB 30 GANGGUAN SIANG HARI.
31 BAB 31 MENJELANG RITUAL KAKEK DODIT.
32 BAB 32 AKHIR HIDUP DONI.
33 BAB 33 TUMBAL KEDUA.
34 BAB 34 FLASHBACK SEPENGGAL KISAH.
35 BAB 35 HASIL AKHIR PERSEMBAHAN.
36 BAB 36 JEBAKAN MBAH GITO.
37 BAB 37 SINTIA MULAI MENGINGAT TUHAN.
38 BAB 38 MISTERI ISI KOTAK KARDUS?
39 BAB 39 KALUNG PENINGGALAN LELUHUR.
40 BAB 40 JEBAKAN BERHASIL?
41 BAB 41 FAKTA BARU TERKUAK?
42 BAB 42 BERUBAH WUJUD?
43 BAB 43 BERNIAT PERGI?
44 BAB 44 MENEROBOS MASUK!
45 BAB 45 TIPUAN?
46 BAB 46 RENCANA DINA.
47 BAB 47 BERTEMU SILUMAN.
48 BAB 48 PERKELAHIAN DUA SOSOK GAIB.
49 BAB 49 MEMINTA PERTOLONGAN.
50 BAB 50 USAHA PENYELAMATAN.
51 BAB 51 UPAYA PEMBEBASAN.
52 BAB 52 MELARIKAN DIRI?
53 BAB 53 SEBUAH RENCANA?
54 BAB 54 TANPA BAYANGAN?
55 BAB 55 MENEMBUS TEMBOK, PINDAH ALAM?
56 BAB 56 JIWA YANG TERIKAT.
57 BAB 57 RAHASIA MASA LALU DIJAH.
58 BAB 58 SENJATA MAKAN TUAN!
59 BAB 59 MASIH MENJADI MISTERI?
60 BAB 60 PERGOLAKAN BATIN.
61 BAB 61 HAL TAK TERDUGA TERUS TERJADI.
62 BAB 62 PERTOLONGAN DATANG.
63 BAB 63 DIIKUTI SOSOK HITAM?
64 BAB 64 UTUSAN YANG MENGHANTUI.
65 BAB 65 PENERAWANGAN SOSOK HITAM.
66 BAB 66 SESUATU YANG TERLUPAKAN?
67 BAB 67 PENJELASAN PEDAGANG PASAR.
68 BAB 68 KECURIGAAN BERTAMBAH?
69 BAB 69 KEADAAN PANTI KACAU!
70 BAB 70 AKIBAT WATAK SERAKAH!
71 BAB 71 MENATA RENCANA.
72 BAB 72 WANITA MISTERIUS?
73 BAB 73 DIBERI PENGLIHATAN BATIN.
74 BAB 74 TEROR TENGAH MALAM.
75 BAB 75 ENERGI BESAR DI SEBUAH TEMPAT?
76 BAB 76 SIAPA KEDUA JIWA ITU?
77 BAB 77 ENERGI BESAR TERPANCAR.
78 BAB 78 AURA KESEDIHAN.
79 BAB 79 KABUR ATAU TERTANGKAP?
80 BAB 80 HILANG?
81 BAB 81 DI TEMPAT AMAN?
82 BAB 82 TANPA INGATAN?
83 BAB 83 PINDAH ALAM.
84 BAB 84 HAL TAK TERDUGA TERJADI!
85 BAB 85 SELAMAT DATANG KEMBALI.
86 BAB 86 PENGLIHATAN PAK JARWO.
87 BAB 87 SESEORANG TERJEBAK.
88 BAB 88 RENCANA PENYELAMATAN.
89 BAB 89 RANIA DILEMA.
90 BAB 90 INVESTIGASI TERTUNDA?
91 BAB 91 RENCANA BERTAPA.
92 BAB 92 TAWARAN MARIYATI?
93 BAB 93 TERBONGKAR DENGAN SENDIRINYA.
94 BAB 94 MENYATUKAN BUGHUL BARU.
95 BAB 95 DINA TERTIPU BERAKHIR PILU.
96 BAB 96 SUDAH TERBONGKAR?
97 BAB 97 MALAM PENUH TEROR.
98 BAB 98 TERJADI PERGULATAN.
99 BAB 99 PERLAWANAN SENGIT!
100 BAB 100 ANCAMAN.
101 BAB 101 DINA HILANG TANPA JEJAK?
102 BAB 102 MENGGALI INFORMASI?
103 BAB 103 PERKUMPULAN KELUARGA BESAR.
104 BAB 104 DIJAH SI KEMBANG DESA.
105 BAB 105 MENYEMBUNYIKAN SEBUAH RENCANA.
106 BAB 106 PENYATUAN MELALUI MIMPI?
107 BAB 107 MERACUNI PIKIRAN.
108 BAB 108 HASRAT SOSOK GAIB?
109 BAB 109 RENCANA RAHASIA?
110 BAB 110 FIRASAT YANG SULIT DIJABARKAN.
Episodes

Updated 110 Episodes

1
BAB 1 TIBA-TIBA DATANG.
2
BAB 2 ATURAN DI PANTI JOMPO.
3
BAB 3 KATA MISTERI?
4
BAB 4 INSTING SINTIA.
5
BAB 5 CERITA PAK KIRUN.
6
BAB 6 KECURIGAAN SINTIA BERTAMBAH.
7
BAB 7 CERMIN TERSEMBUNYI?
8
BAB 8 ADA MISTERI DIBALIK CERMIN?
9
BAB 9 SESAJEN DI BAWAH POHON.
10
BAB 10 PULANG?
11
BAB 11 MIMPI ATAU NYATA?
12
BAB 12 PENAMPAKAN TENGAH MALAM.
13
BAB 13 WIDIA PINDAH ALAM?
14
BAB 14 WIDIA KEMBALI KE PANTI.
15
BAB 15 TEROR BERGILIR.
16
BAB 16 PERGOLAKAN BATIN.
17
BAB 17 RITUAL PENGIKAT JIWA.
18
BAB 18 GANGGUAN DATANG LAGI.
19
BAB 19 TERJEBAK DI TANAH HISAP.
20
BAB 20 DUGAAN ITU BENAR.
21
BAB 21 SIAPA DIA?
22
BAB 22 SOSOK YANG MENYERUPAI.
23
BAB 23 WUJUD PEREMPUAN TUA DI CERMIN.
24
BAB 24 MENGUBUR BUGHUUL.
25
BAB 25 MENJELANG HARI H.
26
BAB 26 BERADU MELALUI BATIN?
27
BAB 27 MENCARI INFORMASI.
28
BAB 28 DIBIARKAN PULANG?
29
BAB 29 KEMANA KELUARGA YANG HILANG?
30
BAB 30 GANGGUAN SIANG HARI.
31
BAB 31 MENJELANG RITUAL KAKEK DODIT.
32
BAB 32 AKHIR HIDUP DONI.
33
BAB 33 TUMBAL KEDUA.
34
BAB 34 FLASHBACK SEPENGGAL KISAH.
35
BAB 35 HASIL AKHIR PERSEMBAHAN.
36
BAB 36 JEBAKAN MBAH GITO.
37
BAB 37 SINTIA MULAI MENGINGAT TUHAN.
38
BAB 38 MISTERI ISI KOTAK KARDUS?
39
BAB 39 KALUNG PENINGGALAN LELUHUR.
40
BAB 40 JEBAKAN BERHASIL?
41
BAB 41 FAKTA BARU TERKUAK?
42
BAB 42 BERUBAH WUJUD?
43
BAB 43 BERNIAT PERGI?
44
BAB 44 MENEROBOS MASUK!
45
BAB 45 TIPUAN?
46
BAB 46 RENCANA DINA.
47
BAB 47 BERTEMU SILUMAN.
48
BAB 48 PERKELAHIAN DUA SOSOK GAIB.
49
BAB 49 MEMINTA PERTOLONGAN.
50
BAB 50 USAHA PENYELAMATAN.
51
BAB 51 UPAYA PEMBEBASAN.
52
BAB 52 MELARIKAN DIRI?
53
BAB 53 SEBUAH RENCANA?
54
BAB 54 TANPA BAYANGAN?
55
BAB 55 MENEMBUS TEMBOK, PINDAH ALAM?
56
BAB 56 JIWA YANG TERIKAT.
57
BAB 57 RAHASIA MASA LALU DIJAH.
58
BAB 58 SENJATA MAKAN TUAN!
59
BAB 59 MASIH MENJADI MISTERI?
60
BAB 60 PERGOLAKAN BATIN.
61
BAB 61 HAL TAK TERDUGA TERUS TERJADI.
62
BAB 62 PERTOLONGAN DATANG.
63
BAB 63 DIIKUTI SOSOK HITAM?
64
BAB 64 UTUSAN YANG MENGHANTUI.
65
BAB 65 PENERAWANGAN SOSOK HITAM.
66
BAB 66 SESUATU YANG TERLUPAKAN?
67
BAB 67 PENJELASAN PEDAGANG PASAR.
68
BAB 68 KECURIGAAN BERTAMBAH?
69
BAB 69 KEADAAN PANTI KACAU!
70
BAB 70 AKIBAT WATAK SERAKAH!
71
BAB 71 MENATA RENCANA.
72
BAB 72 WANITA MISTERIUS?
73
BAB 73 DIBERI PENGLIHATAN BATIN.
74
BAB 74 TEROR TENGAH MALAM.
75
BAB 75 ENERGI BESAR DI SEBUAH TEMPAT?
76
BAB 76 SIAPA KEDUA JIWA ITU?
77
BAB 77 ENERGI BESAR TERPANCAR.
78
BAB 78 AURA KESEDIHAN.
79
BAB 79 KABUR ATAU TERTANGKAP?
80
BAB 80 HILANG?
81
BAB 81 DI TEMPAT AMAN?
82
BAB 82 TANPA INGATAN?
83
BAB 83 PINDAH ALAM.
84
BAB 84 HAL TAK TERDUGA TERJADI!
85
BAB 85 SELAMAT DATANG KEMBALI.
86
BAB 86 PENGLIHATAN PAK JARWO.
87
BAB 87 SESEORANG TERJEBAK.
88
BAB 88 RENCANA PENYELAMATAN.
89
BAB 89 RANIA DILEMA.
90
BAB 90 INVESTIGASI TERTUNDA?
91
BAB 91 RENCANA BERTAPA.
92
BAB 92 TAWARAN MARIYATI?
93
BAB 93 TERBONGKAR DENGAN SENDIRINYA.
94
BAB 94 MENYATUKAN BUGHUL BARU.
95
BAB 95 DINA TERTIPU BERAKHIR PILU.
96
BAB 96 SUDAH TERBONGKAR?
97
BAB 97 MALAM PENUH TEROR.
98
BAB 98 TERJADI PERGULATAN.
99
BAB 99 PERLAWANAN SENGIT!
100
BAB 100 ANCAMAN.
101
BAB 101 DINA HILANG TANPA JEJAK?
102
BAB 102 MENGGALI INFORMASI?
103
BAB 103 PERKUMPULAN KELUARGA BESAR.
104
BAB 104 DIJAH SI KEMBANG DESA.
105
BAB 105 MENYEMBUNYIKAN SEBUAH RENCANA.
106
BAB 106 PENYATUAN MELALUI MIMPI?
107
BAB 107 MERACUNI PIKIRAN.
108
BAB 108 HASRAT SOSOK GAIB?
109
BAB 109 RENCANA RAHASIA?
110
BAB 110 FIRASAT YANG SULIT DIJABARKAN.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!