12

Kali ini Senja bangun lebih awal. Ia membuka ponselnya untuk melihat jam dan beberapa pesan masuk.

Salah satunya dari Hengky, yang memeberitahukan suhu airnya kemaren masih kurang panas. dan sepatu Langit harus berada di depan Sofa.

"Emangnya dia bayi apa?? udah tua kaya gitu masih mandi pake air anget. Sekalian aja abis mandi pake minyak telon" Ia menggerutu sambil masuk ke dalam kamar mandi.

Senja tak pernah berlama-lama ketika mandi, ia segera keluar dan berganti pakaian. Mencoba baju barunya. Memadukan blouse lengan pendek warna coklat susu dengan rok pensil selutut warna navy.

Ia memberikan bedak tipis dan lipstik warna peach agar wajahnya terlihat segar. Memberikan sedikit parfum di belakang kedua telinganya.

setelah persiapannya selesai, barulah ia berganti menyiapkan keperluan langit. Kini ia pastikan semuanya sesuai yang diinginkan bos nya itu.

Tepat sebelum Langit bangun, Senja sudah meninggalkan kamar. Berganti Hengky yang ada disana.

Langit mengamati semuanya. mulai mandi, pakaiannya hingga letak sepatunya. sesuai dengan yang biasa dikerjakan Hengky.

Sambil berjalan menuju meja makan, seperti biasa Hengky membacakan jadwal Langit.

"Tunggu" Langit berhenti

"Ya, pak?" tanya Hengky

"Siapa yang menyiapkan tadi?" tanya Langit

"Nona Senja, pak?"

Langit diam sejenak, lalu melanjutkan jalannya.

"ada bagian khusus yang masih saya lakukan" ucap Hengky, mengerti apa yang ada dalam pikiran bosnya. Tetapi bosnya pura-pura tidak menggubrisnya.

Senja masih di meja makan ketika Langit tiba. Langit menyapa Ayahnya. membicarakan proyek baru mereka.

"Ternyata kamu bisa juga ambil hatinya si Ronald, Lang" kata Subagio, "Dia mau nyerahin desain product dia ke kita"

"iya Yah, aku juga lagi usahain biar mereka mau nyerahin iklannya ke kita juga." Langit menimpali

"Kamu yang ngurus bagian Desain Product Aoxtek ya, Nja?" tanya Subagio ke Senja

Senja mengangguk "iya, Yah."

"Ayah harap Tim kalian bisa lancar mengerjakan pesanan Aoxtek"

Senja mengangguk ragu. "maaf, Yah. Apa boleh saya bertanya?"

Subagio mengangguk, "Ya, kenapa?"

"Bagaimana jika pak Ronald tahu bahwa menantu Ayah hanya karyawan biasa?"

"Hahahahahahaha," Subagio tertawa "Memangnya kenapaaa? apa yang salah dengan pekerjaanmu? tak ada yang harus kamu tutup-tutupi dari teman-teman Ayah."

Senja terdiam sejenak, mencoba menata kata. "maksud saya, Saya takut jika pak Ronald menyapa saya di depan teman-teman saya."

"hahahahahahaha" Subagio tertawa lagi "Tak ada masalah, biarkan saja semua tahu kalo kamu menantuku"

"Yah!!"

Langit yang sedari tadi diam langsung angkat bicara, ia memandang Ayahnya mengingatkan perjanjian awal mereka.

Subagio mengangguk-angguk, "ya ya, Ayah tahu. lakukan semau kalian. Tapi jangan sampai membuat pekerjaan kalian berantakan" Subagio mengingatkan Langit dan Senja.

"Lagian mana mungkin Ronald akan bertemu dengan kamu Nja. Pastilah yang ketemu tim kalian ya stafnya." lanjut Subagio

Senja mengangguk-angguk, membenarkan logika Ayah mertuanya.

"Hari ini kamu berangkat dengan mobil ya, Nja. Ayah gak mau kamu kenapa-kenapa di jalan. Ayah takut pesaing bisnis Ayah mengincar kamu" pinta Subagio

Senja lanhsung menggelengkan kepalanya, "Maaf, Yah. Senja tidak bisa pergi ke kantor dengan mobil. Bagaimana jika teman-teman Senja tau?" bantah Senja

"Tapi keselamatan kamu penting, Nak"

"Senja tidak masalah jika ada yang mengawal Senja, tapi kalau bisa dari jauh Yah. kalau untuk sopir, Senja benar-benar harus menolak" Senja mencoba menego Ayah mertuanya

Subagio mengangguk pasrah. Ia tak bisa memaksa Senja jika menyangkut urusan pribadinya.

**********

Hari hari Senja sangat sibuk untuk menyiapkan segala yang berhubungan dengan PT. Aoxtek. hingga hari penandatanganan Kontrak pun semua berjalan lancar.

Senja memastikan segala yang berhubungan dengam Aoxtek berjalan mulus. bahkan dia akan datang ke gedung Aoxtek untuk memastikan segala halnya.

Seluruh keperluan peluncuran produk baru Aoxtek telah di perusahaan Langit.

Hari ini Langit tak sengaja bertemu dengan Ronald si sebuah restoran.

"Hallo, Pak. tidak disangka kita bisa bertemu di tempat ini." sapa Langit, mengulurkan tangannya.

"Hallo pak Langit" Ronald manyambut tangan Langit, "Sedang makan siang berdua ya?" Ronald melirik Alea

"Kami sedang ada janji dengan client" jawab Langit

Ronald tersenyum, "Saya kira anda masih bersenang-senang diluar??" Ronald menggoda Langit

Langit tersenyum, melihat Ronald yang menyinggung hubungannya dengan Alea "kini kami hanya sebatas rekan kerja"

Alea terkejut dengan kata-kata pria tinggi disampingnya itu. ingin marah, namun dia harus profesional.

Langit menyudahi percakapan kecilnya dengan Ronald, dan segera masuk ke ruang makan vvip yang sebelumnya telah di pesan Alea untuk seorang client.

"Lang, kamu apa-apaan sih bilang ke pak Ronald kalo kita udah gak ada hubungan?" protes Alea

"Demi perusahaan dan demi kamu juga aku ngelakuin itu." jawab Langit "apa kamu mau dicap sebagai perusak hubungan orang?"

"Semua orang juga tau siapa yang perusak hubungan orang. Ya istrimu itu!!" teriak Alea

"Diam dan jangan membuatku kesal." bisiknya dengan ancaman. ia melihat jam ditangannya. "Berapa lama lagi mereka akan membuatku menunggu?"

Alea yang kesal juga harus tetap profesional. ia segera mengambil ponselnya.

***********

di gedung Aoxtek

Senja dan Timnya keluar dari ruang pertemuan berasama dengan beberapa staff Aoxtek.

"Terimakasih sudah memberikan hasil sesuai dengan kemauan kami" Yanuar, Manager Aoxtek yang bertanggung jawab mengenai proyek dengan Actmedia.

"Sama-sama pak Yanuar, semoga kedepannya kita diberi kelancaran" Monic menjabat tangan Yanuar. "Kami pamit dulu"

"Baik, hati-hati di jalan"

Tim Senja membalikkan badan. dan betapa terkejutnya Senja ketika melihat Ronald sudah berjalan ke arahnya.

Monic memimpin jalan di depan, sedikit kepinggir untuk memberikan jalan orang yang terlihat penting itu.

Senja benar-benar menundukkan kepalanya agara Ronald tak mengenalinya. dan benar, Ronald Melewatinye begitu saja.

"syukurlah" batin Senja, ia mempercepat jalannya.

"Nona Senja!!"

Senja mendengar seseorang memanggil namanya, membuat beberapa temannya menoleh ke belakang namun segera dicegah Senja.

"Ada yang manggil nama kamu deh, Nja" kata Monic

"Gak ada tuh buk??" Senja menghindar

"Itu tadi manggil Nona Senja" Enna menambahi

"hahahahaha" Senja tertawa kikuk "Nona???"

"Iya juga sih ya? emang kamu bangsawan apa? sampe dipanggil Nona?" Enna malah mengejeknya.

Senja cuma berjalan cepat berharap segera meninggalkan gedung Aoxtek. Sementara Ronald masih penasaran dengan wanita yang wajahnya mirip dengan istri Langit.

"Ada apa ya pak?" tanya Yanuar yang melihat bosnya kebingungan

"Itu tadi, ada perempuan yang mirip dengan istrinya pak Langit"

"Oak Langit Dirut Actmedia yang menikah bulan lalu itu pak?"

Ronald hanya mengangguk saja

"Ah, sepertinya tidak mungkin pak. Karena mereka hanya karyawan biasa. Kepala divisinya pria, dan managernya juga wanita yang sudah berumur."

"Benar juga.." Ronald melanjutkan langkahnya.

-bersambung-

Terpopuler

Comments

Wayan Raningsih

Wayan Raningsih

Langit suka mandi air anget kalau Hiko suka mandi air dingin meskipun malam

2023-09-18

0

Aysana Shanim

Aysana Shanim

Ternyata sora kayak senja 🤣🤣🤣
Tapi entah petakilannya kayak siapa wkwk

2023-09-12

0

Titis Istikomah

Titis Istikomah

🤣🤣🤣🤣

2023-08-21

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 PROMOSI
158 NOVEL KE 3
159 PENGUMUMAN MASUK GRUB
160 PENGUMUMAN
161 Novel Baruku
Episodes

Updated 161 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
PROMOSI
158
NOVEL KE 3
159
PENGUMUMAN MASUK GRUB
160
PENGUMUMAN
161
Novel Baruku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!