9

Senja membuka matanya, sedikit terkejut melihat sekelilingnya. 'ah iya, ini bukan kamarku' batinnya. Ia duduk, menguncir rambutnya. melihat jam dinding, jarum jam berada di angka lima.

Ia meregangkan otot-ototnya, melihat Langit masih tidur dibawah selimut yang terlihat hangat. 'aku akan membawa selimutku sendiri' mengingat semalam ia tidur tanpa selimut.

Senja langsung menuju ke kamar mandi. Mandi, ganti baju dan keluar kamar menuju ke dapur yang entah dimana keberadaannya.

"Mbak, dapurnya dimana ya?"

tanya Senja ke salah seorang ART yang sedang membersihkan ruangan

"Mari saya antar nona."

"Tidak perlu mbak," Senja menghentikan langkah ART tersebut. "Kasih tau saya aja."

ART tersebut menjelaskan pada Senja bagaimana jalan menuju ke dapur tanpa tersesat. hehe. Senja menuju dapur sesuai dengan arahan ART tadi.

"Selamat pagi nona Senja, ada yg bisa saya bantu?" Elly menyapa Senja yg sudah tiba dipintu dapur

Senja mencuri pandang ke dalam dapur. 'sepagi ini sudah riweh' batinnya melihat beberapa juru masak sibuk dengan alat-alat dapur.

"Bu Elly, bisakah saya membuat mie instan. semalam saya tidak makan" pinta Senja

"Jika Nona tidak keberatan menunggu, makan pagi akan selesai dalam satu jam" Elly mencoba menego keinginan Senja.

"Baiklah" kata Senja pasrah

"Anda ingin minum apa nona?" tanya Elly "Kopi, Susu atau teh?"

"Air putih saja."

Elly mengangguk, "silahkan menunggu tuan besar dan tuan muda di meja makan, nona."

Senja mengangguk-angguk. Tapi dia berjalan kembali ke kamar, Ia bingung apa yang harus dia lakukan dirumah ini.

Jika dirumahnya, kini ia sedang sibuk membantu ibunya di dapur mencuci baju dan berbenah rumah.

"Selamat pagi Nona?"

Senja terkejut ketika masuk kamar, Hengky sudah berada di dalam kamar dengan pakaian rapi. Sedangkan Langit sudah tidak ada ditempat tidur.

"Tuan muda sedang mandi" Hengky menjawab pertanyaan yang ada di benak Senja.

Senja hanya tersenyum, duduk di Sofa tempatnya semalam tidur.

"emm, maaf mas."

"panggil saya Hengky, nona" Hengky memotong ucapan Senja.

Senja mengangguk kikuk, karena dia rasa usia Hengky lebih tua darinya. "Apa kamu tahu yang harus ku lakukan setelah ini apa?"

Hengky diam sejenak, mencoba mengingat-ingat. "Anda harus menjaga kekuatan tangan kanan anda, karena mungkin hari ini tangan anda akan bekerja lebih berat dari biasanya."

Senja mengernyitkan dahinya.

cklek.

Suara pintu ruang ganti terbuka. Langit keluar menggunakan handuk kimononya. Wajahnya sudah segar, air masih menetes dari ujung rambutnya.

"Apa jadwal gue hari ini?" tanya langit pada Hengky

Hengky membacakan rincian jadwal Langit mulai dari berangkat kantor hingga petang.

Senja yang cuma mendengar saja merasa capek. Ia mengacuhkan percakapan dua pria itu dan menyibukkan diri dengan ponselnya.

Dia sibuk berbalas chat dengan Bimo dan Enna. Hingga ketukan di pintu membuatnya kembali ke dunia nyata.

"Makan pagi sudah siap tuan, nona." kata Elly ketika masuk ruangan " Tuan besar sudah menunggu di bawah"

Senja menatap langit, berharap dia akan segera melangkahkan kakinya. "Akuuu lapaaaaaar" teriak Senja dalam hati.

"Anda bisa pergi terlebih dahulu, Nona." kata Hengky, menjawab tatapan Senja

Senja merasa malu, tapi ia bergegas keluar mengikuti Elly.

Subagio, Ayah mertuanya sudah duduk disana. "Selamat pagi, nak" sapa Subagio

"Selamat pagi. pak" balas Senja, ia duduk di kursi yg sudah Ella tarik untuknya.

"Kamu ini sudah jadi mantunya Ayah, kog masih panggil Pak Pak terus" potes Subagio

Senja tersipu malu, "Maaf pak, eh Yah"

Ella meletakkan sebuah piring berisikan tiga lapis pancake yang telah di siram madu dan segelas air putih di samping kanannya.

'sarapannya cuma gini doang??' mata Senja celingukan menyusuri Meja makan

"Pagi Yah." sapa Langit yang barusan datang. ia meminum susu yang sudah siap diatas Meja.

"Pagi Nak. bagiamana tidur kalian semalam?"

Uhuk Uhuk

Potongan pancake yang sudah mau masuk ke dalam tenggorakan Senja hampir saja keluar lagi karena kaget dengan pertanyaan Ayah mertuanya.

"Maaf" ucapnya lirih dan segera meminum air putih.

"Ayah jadi menyelesaikan semuanya hari ini?" tanya Langit

"Ya, Irawan sudah menyiapkan berkas-berkasnya. semuanya harus selesai hari ini." jawab Subagio "Nak, kamu nanti ikut Irawan ya. banyak berkas-berkas yang harus kamu tanda tangani" ucapnya pada Senja.

Senja hanya mengangguk, karena mulutnya penuh dengan pancake.

**********

Senja meregangkan jari jari tangan kanannya. terlihat merah di ujung jari tengah Senja karena tekanan pena yang ia buat tanda tangan.

entah sudah berapa ratus halaman sudah ia tanda tangani. Ia merasa sudah menjadi artis yang memberikan tanda tangan.

Ia melihat tumpukan map yang ada di samping Irawan, itu yang belum selesai.

Beberapa notaris menatapnya dan sesekali mengambil foto untuk dokumentasi.

Benar apa yang dikatakan Hengky, tangan kanannya bekerja lebih keras dari biasanya.

'aset orang kaya segini banyak yaaa..' batin Senja. sedangkan ia cuma punya 3 berkas aset penting. rumahnya, bpkb motor nya dan motor Bimo.

Mereka hanya berhenti ketika makan siang, setelah itu Senja lanjut menandatangi berkas berkas lagi.

menjelang magrib, semuanya tuntas. Berulang kali Subagio mengingatkan Senja untuk melanjutkan esok hari saja. Namun Senja menolak, karena ia harus bekerja esok hari.

Senja kembali ke kamar, masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri. Cukup lama ia berendam, membuat dirinya senyaman nyamannya.

Hampir satu jam ia di dalam kamar mandi, akhirnya dia keluar juga. Berbelit handuk di badan dan kepalanya.

cklek.

Senja melihat pintu Ruang ganti terbuka, "jangan masuk" teriak Senja. Ia membalikkan badan membelakangi Langit, memegang erat handuknya.

Langit tak menghiraukan teriakan Senja. "Lo pikir Lo itu siapa sampai berani merintah gue?" ucap Langit santai. melepas jas dan kemejanya kemudian masuk ke kamar Mandi.

Senja masih mematung.

"Siapa sih yang bikin desain kamar ini. ruang ganti dan kamar mandi kenapa jadi satu" Ia memaki-maki siapa saja atas apa yg dia alami dan segera ia memakai baju tidurnya, dan keluar.

Ia mengambil ponselnya yang sedari pagi tak ia sentuh. sudah banyak panggilan tak terjawab dari Ibu dan Bimo.

"hallo" Senja melakukan panggilan ke Ibunya. "ibuk maafin Senja, seharian Senja gak lihat HP"

"iya nak, ibu cuma khawatir. karena dari kemarin kamu gak kasih kabar ke ibuk dan Bimo. bagaimana keadaanmu disana, nak? "

"Alhamdullillah buk, semua orang memperlakukan Senja dengan baik. Ibuk gak perlu khawatir. besok sepulang dari kantor, Senja akan mampir kesana"

"dengan suamimu?" tanya Ibu Senja

Senja diam, ia melihat Langit barusan keluar dari Ruang Ganti.

"Gak mungkin lah buk, mana mau dia" bisik Senja.

"Kamu kan sudah jadi seorang istri nak, tidak baik jika kamu keluar rumah tanpa ijin suamimu nak"

"Buk, ibuk kan tau pernikahan ini seperti apa?" Senja mencoba meluruskan pemikiran ibunya.

"Nak, pernikahan ini memang utk kepentingan beberapa pihak. tapi di mata Allah, pernikahan kamu Sah. Bukan permainan nak. Ini perjanjian antara kalian dan Tuhan. Lakukanlah kewajibanmu sebagai seorang istri nak".

Senja hanya mengangguk-angguk, sebenarnya ia tidak setuju dengan nasehat ibunya.

Langit mematikan lampu kamar, membuat Senja mau tidak mau harus mengakhiri panggilan telponnya.

Senja mencoba mengirim pesan singkat pada Hengky sebelum tidur.

-bersambung-

Terpopuler

Comments

Asep Suratman

Asep Suratman

kyanya langit blum tersentuh cwe
jdi dingin sifatnya

2023-11-10

0

Devi Pramita

Devi Pramita

emang langit GK ada rasa sama sekali sama senja ya 🤭🤭

2023-06-24

0

Diyah W

Diyah W

tengil banget neh sm karakter Langit...dari lahir udah sombong keles

2023-06-16

0

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 3
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 PROMOSI
158 NOVEL KE 3
159 PENGUMUMAN MASUK GRUB
160 PENGUMUMAN
161 Novel Baruku
Episodes

Updated 161 Episodes

1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
PROMOSI
158
NOVEL KE 3
159
PENGUMUMAN MASUK GRUB
160
PENGUMUMAN
161
Novel Baruku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!