Ami yang baru pulang sekolah. Memasukkan motornya ke pekarangan rumah dengan perlahan, di samping mobil Pajero hitam plat B. Wajah semringah karena kakaknya dari Jakarta sudah datang satu jam yang lalu. Usai membuka sepatu di teras, melangkah ringan dan riang dan membuka pintu sambil berucap salam.
"Helow, Aa. Berpelukaaaan." Ami merentangkan kedua tangan dengan sedikit membungkuk saat Rasya berlari menyambutnya. Langsung saja suasana rumah berubah berisik oleh jeritan tawa Rasya yang diayun sambil diputar dua kali.
Membuat Rayyan yang menyaksikan, berjingkrak-jingkrak sambil tepuk tangan dan ikut mentertawakan.
"Sini giliran adek ate gendong." Ami mengangkat tubuh Rayyan tinggi-tinggi karena tubuh Rayyan lebih ringan dan memutarnya dua kali. Adil sudah ia memperlakukan dua keponakannya itu.
Ami melihat kemunculan Puput dari dalam kamar. Segera menghampiri dan cipika cipiki dengan kakak pertamanya itu. Tak ada Ibu dan Papa di rumah. Karena semalam ikut menemani Aul ke rumah sakit. Dan info terbaru, sekarang sudah keluar dari rumah sakit.
"Mi, Teteh mau ke rumah Aul bentar lagi. Mau bareng gak?"
"Bareng, Teh. Tungguin aku mau mandi dulu, makan dulu." Ami bergegas berjalan menuju tangga. Rasya pun berlari mengekori. Hingga ia harus membujuk dulu keponakannya itu agar menunggu di bawah. Karena ke kamar tidak akan lama. Cuma untuk mandi.
Tiba di rumah Panji, keluarga sedang berkumpul di ruang tengah. Jika Puput berada di sana dulu untuk bersalaman kepada Ibu dan Papa serta Bunda Ratih dan Ayah Anjar, Ami dan Rasya langsung menuju kamar untuk melihat bayi. Ada Padma dan juga Enin yang sedang menggendong baby boy di sofa. Sementara Panji menemani Aul di ranjang.
Ami memperhatikan Enin yang bibirnya komat kamit sedang melafalkan doa. Lalu diakhiri dengan meniup kepala bayi yang anteng terpejam itu. Sementara Rasya mendekati ranjang dan mencium tangan Om dan Ate nya itu. Panji menahan Rasya duduk di pangkuannya.
"Ami, beneran udah siap gendong bayi?" Enin menatap Ami yang b…
Biarkan Aku Jatuh Cinta
104. Obrolan Adik Kakak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 136 Episodes
Comments
Triana Oktafiani
Ciussss ga bisa komen apa2, terlalu bagus alur cerita sama tata bahasanya, ga bisa skip pingin lanjut terus baca👍
2025-01-23
1
Aira Azzahra Humaira
hahhhhh adem liat keluarga nya Amii harmonis gemes
2024-11-27
0
Adeee Huang
Lanjut thor aku suka 💕💕💕
2025-01-23
0