Rianti akhirnya tiba juga di sebuah alamat yang tadi di kirimkan oleh Nanda melalui pesan.
Dilihatnya Nanda yg tengah duduk lalu segera berdiri begitu melihat taksi berhenti.
Wanita itumenghampiri Rianti memeluk dan membantunya membawakan tas besar yg di bawa Rianti.
"Kamu harus cerita padaku besok, sekarang kamu istirahat dulu." kata Nanda sambil mengantar Rianti ke kamarnya.
Rianti mengangguk tersenyum, dia jg merasa sangat lelah setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, Jakarta Bandung cukup membuat pinggangnya terasa panas.
"Ini kamar kamu, kamu istirahatlah." Nanda membuka pintu kamar mengajak Rianti masuk.
"Terimakasih ya Nan." ucap Rianti tulus.
"Iya sama-sama, ya sudah kamu istirahat kamu pasti capek, aku jg mau tidur." kata Nanda seraya menguap karena ngantuk dan berjalan ke kamarnya.
Rianti tersenyum dan mengangguk, sepeninggal Nanda Rianti masih duduk di tepi ranjang, mengelus perutnya dan air matanya kembali menetes.
"Ya allah kuatkan lah aku." ucap Rianti lirih.
Hari sudah beranjak siang, Aditya baru bangun melihat jam di atas meja yg sudah menunjukkan jam 8 lewat.
Lelaki itu terduduk di ranjang menyenderkan kepalanya di sandaran ranjang melihat sekeliling kamar yg terlihat rapi, barang-barang yg semalam berserakan sudah kembali pada posisinya semula sebab Johan telah melakukan perintah yg dia suruh semalam.
Aditya menggeser selimut yg menutupi badannya, berangsur turun kali ini duduk di tepi ranjang memegang kepalanya yg terasa berat, lalu bangun dengan langkah sempoyongan.
"Aaarrrgggghhh." geramnya sepertinya aku terlalu banyak minum semalam.
Dia melangkah keluar kamar mendatangi kamar yang di tempati Rianti, pintu sudah si perbaiki, kepalanya lalu melongok ke dalam kamar, di lihatnya ranjang telah rapi, keadaannya juga sudah tidak seperti semalam.
Dia menengok ke bawah tangga saat terdengar suara berisik di dapur.
"Dia pasti sedang memasak." kata Aditya pelan, seraya melangkah menuruni tangga dan berjalan ke dapur.
Langkahnya terhenti saat melihat Siti pelayannya yang berada di dapur, matanya membelalak kaget karena bukan Rianti yg di lihatnya.
"Sudah bangun Pak? Bapak mau sarapan sekarang?" tanya Siti saat melihat Aditya berdiri di belakangnya masih memakan baju kemaren.
"Dimana Rianti?" Aditya tidak menjawab pertanyaan Siti, malah balik bertanya.
"Saya belum melihat Ibu sejak datang Pak."
jawab Siti sambil menunduk.
Tanpa bicara Aditya langsung menaiki tangga
setengah berlari menghampiri kamar yg di tempati wanita yang semalam menjadi sasaran kemarahannya, lelaki itu memperhatikan bagian dalam kamar serta membuka pintu kamar mandi namun yang dia cari tetap belum dia temukan.
Aditya berdiam sejenak lalu berjalan ke kamarnya lalu dengan cepat membuka pintu lemari rahangnya mengeras saat melihat pakaian Rianti tidak ada di lemarinya.
"Dia pergi." ucap Aditya pelan.
"Ya, sudah pasti dia pergi menemui laki-laki yang menghamilinya." ucap Aditya sambil meninju pintu lemari.
"Ternyata benar dugaanku Rianti, kamu telah selingkuh!" kata Aditya geram.
"Jika anak itu benar anakku, tidak mungkin dia pergi meninggalkanku."
"Brengsek kamu Rianti!" teriak Aditya sambil terus menghancurkan isi kamar.
"Aku tidak akan membiarkanmu hidup tenang Rianti, aku akan menemukanmu, kamu harus membayar semua yg telah kamu perbuat."
"PEREMPUAN PENGHIANAT!!" teriak Aditya.
Johan yang baru sampai dan berada di bawah segera berlari menuju kamar Aditya saat mendengar teriakannya.
Baru sampai di depan pintu Johan melihat kamar yang sudah dia rapikan kembali berantakan.
Aditya yang melihatnya segera menarik Johan.
"Rianti meninggalkanku!" mata Aditya terlihat merah karena marah.
"Cari dia dan bawa ke hadapanku!! wanita tidak tau diri itu pasti menemui lelaki itu." kata Aditya penuh emosi.
"Tapi Pak."
"Tidak ada bantahan, kamu tau saya Han. saya orang yg tidak suka di bantah." mata Aditya berkilat.
"Cepat pergi dan temukan dia!" kata Aditya yang di jawab anggukan Johan.
Johan melangkah keluar, benar dugaannya semalam bahwa Aditya akan mengamuk saat bangun dan menyadari tidak ada Rianti di rumah.
Siti yang melihat Johan turun, segera menghampiri dan bertanya.
"Bapak kenapa?!" ucap Siti menanyakan kenapa majikannya ngamuk seperti orang kesetanan.
"Inu pergi Ti." jawab Johan
"Hah?"
"Ibu pergi." Johan mengulangi jawabannya.
"Iya saya tau, saya cuma kaget kok bisa Ibu pergi memangnya ada apa."
"Sudahlah, saya harus mencari Ibu." kata Johan sambil berlalu.
Di kamarnya Aditya terus mengamuk menghancurkan barang yg dia lihat, meja rias sudah terbalik tak beraturan.
"Aku akan menemukan kamu." ucap Aditya sambil mengambil kunci mobil dan berjalan keluar kamar menuruni tangga, berjalan cepat.
Sti yg melihatnya hanya terdiam, bingung harus melakukan apa.
Aditya mengemudikan mobilnya dengan cepat, sampai mobil itu berhenti di sebuah halaman yg luas dan terlihat plang yg terbuat dari papan bertuliskan "PANTI ASUHAN KASIH IBU".
Benar dugaan Rianti bahwa Aditya pasti mencarinya ke sana.
Aditya turun dari mobil memperhatikan suasana panti yg terlihat sepi pada hari biasa, karena penghuninya ada yang pergi bersekolah dan bekerja.
"Pak Aditya." suara seorang menyebutkan namanya membuat dia mengalihkan pandangan pada orang yang memanggilnya.
Seorang wanita paruh baya datang menghampirinya.
"Tumben Bapak ke sini." lanjut wanita itu memperhatikan Aditya yg masih berdiri.
Aditya lalu tersenyum "Saya mencari Rianti."
ucap Aditya kemudian.
"Rianti?"
"Loh Rianti tidak ke sini Pak." jawab wanita itu bingung.
"Memang kenpa Pak?" lanjut wanita itu dia curiga ada sesuatu yg terjadi pada pasangan suami istri ini sampai mencari Rianti ke panti.
"Pak." wanita itu menepuk bahu Aditya yg terus saja terdiam.
Sedangkan Aditya berpikir kemana lagi Rianti pergi kalau tidak ke panti.
"Baiklah jika tidak ada, saya pamit." ujar Aditya meninggalkan wanita tua itu dengan pertanyaan di kepalanya.
"Apa yg terjadi dengan mereka berdua." batin wanita itu sambil memperhatikan mobil Aditya sampai menghilang dari pandangannya.
"Riantiiiiiii!!" Aditya memukul stir mobil berkali-kali.
"Kubunuh kamu jika aku sampai menemukanmu dengan laki- laki lain." geram Aditya.
****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Fiera
Karena trauma mantan kekasihnya selingkuh jadi Adit tidak bisa lagi percaya pada pasangan nya
2025-02-27
0
Memelia Paixao
thor buat Aditya yg ngidam biar tahu rasa 😠😠
2023-08-22
0
limaratustigapuluh subscribe❤️
gak Sudi aku Thor klo rianti balikan ma Suami psikopat gila kyk Aditya.
2022-09-12
0