"Maaf ada perlu apa??"
Rianti memecah keheningan di antara mereka.
"Saya ingin bertemu dengan Aditya."
"Adityaa?!" tanya Rianti seolah ia ingin memastikan bahwa pendengaranya tidak salah, wanita ini menyebut Aditya sedangkan Rianti merasa tidak pernah melihatnya di kantor, kalau pun rekan bisnis buat apa dia datang ke rumah.
"Aditya sedang tidak ada. apa ada hal penting yg mungkin bisa saya sampaikan nanti ketika Aditya kembali?" tanya Rianti kemudian sambil matanya menatap lekat wanita di hadapannya saat ini.
"Sepertinya anda bingung siapa saya." Melly seraya meminum teh yg telah disuguhkan.
Dan ketika ia selesai meminum teh Melly pun kembali berkata.
"Saya kekasih dari Aditya Erlangga Kusuma."
Rianti tersentak kaget, hatinya sekita merasa sesak dan sangat sulit untuk bernafas jantungnya pun memompa lebih cepat.
"Ke kekasih? mana mungkin?!" kata Rianti kemudian.
"Saya istrinya, tidak mungkin Aditya memiliki kekasih di saat kami sudah menikah." lanjut Rianti.
"Tidak ada yg tidak mungkin, Aditya tidak mencintaimu dia hanya mencintaiku." dengan percaya dirinya Melly berkata.
Kata-kata Melly seketika mengingatkan Rianti pada kejadian malam pertama yg terjadi antara Rianti dan Aditya, dimana Aditya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk lalu mencumbunya dan menyebut nama Melly, mengatakan bahwa dia mencintai wanita itu.
Ingin rasanya Rianti berteriak, memaki dan menampar wanita dihadapannya sekarang tapi Rianti merasa yg dikatakan wanita ini benar, Aditya memang tidak mencintainya, tapi itu bukan alasan mereka untuk tetap menjalin hubungan saat Aditya sudah menikah.
Mendengar kata-kata Melly membuat matanya di penuhin cairan bening yg sejak tadi di tahannya agar tidak tumpah membasahi wajahnya tidak ada kata-kata yg keluar dari mulut Rianti, dia hanya tenggelam dalam pikirannya sendiri hatinya benar-benar sakit sekarang bukan karena Aditya tidak mencintainya tapi mengetahui fakta ada wanita lain dalam rumah tangganya
membuatnya hatinya semakin hancur.
"Baiklah jika memang Aditya tidak ada, saya akan kembali lagi nanti."
Melly sambil bangun dari sofa berjalan keluar tanpa menunggu jawaban Rianti.
"Cepat atau lambat suamimu pasti akan kembali padaku." gumam Melly sambil menunjukkan seringaian bagaikan serigala.
Tak ada kalimat yg terucap dari bibir Rianti
dia hanya duduk diam di sofa dengan air mata yg sejak tadi di tahannya akhirnya keluar tak terbendung lagi Rianti menangis tersedu, entah apa yg harus dia lakukan sekarang dia tau Aditya memang tidak mencintainya tapi kenapa dia selemah ini sekarang.
Rianti beranjak dari sofa dan berjalan ke kamar nya dia harus menanyakan ini pada Aditya. tekatnya dalam hati walaupun dia tau Aditya akan sangat marah kepadanya.
Tak terasa sudah minggu kedua sejak kepergian Aditya yg tanpa memberitahukan Rianti, Aditya dan Johan sedang bersiap untuk kembali.
"Maaf Pak Nona Melly sempat datang ke rumah bertemu Ibu." ucap Johan memecah kebisuan diantara mereka.
Sejak kemarin Aditya tidak banyak bicara entah apa yg ada dipikirannya sampai sekarang.
"Biarkan saja." Aditya menjawab singkat.
"Baik Pak."
Kembali hening tidak ada obrolan sampai di kursi pesawat pun pikiran Aditya seperti pergi keluar dari kepalanya.
hanya sesekali terdengar tarikan nafasnya
yg menandakan dia teramat lelah untuk memikirkan sesuatu yg menurutnya tidak penting.
Aditya tidak perduli pada Melly apalagi Rianti
yah walaupun ada sedikit rindu yg dia rasakan pada mantan kekasihnya itu, entah kenapa dia malah rindu pada Melly, bukan Rianti istrinya sendiri.
"Sudah 2 minggu dia pergi tapi kenapa masih belum kembali juga. apa sih yg dia kerjakan di luar sana, sampai tidak memberi kabar padaku." Rianti membatin merasa kesal dengan tingkah laku suaminya, ditambah lagi dengan kedatangan wanita yg mengaku sebagai kekasih suaminya.
"Ingin rasanya aku pergi." Rianti berkata pelan merasakan mulai lelah menjalani hidup sebagai seorang istri dari lelaki bernama Aditya.
****
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 167 Episodes
Comments
Erna Yunita
Masa bodoh kl aq jadi Rianti...... g mau hidup menyedihkan seperti itu
2024-10-25
0
Mbr Tarigan
kenapa kamu menunggu orang yg TDK mencitaimu justru sdh menampar dirimu tak usahlah JD bodoh sbgai see orang wanita pergilah sejauh mungkin tinggalkan laki2 TDK punya hati
2023-05-14
0
Ari Arie
lucu
2023-05-13
0