The Story Of Han Aruna

The Story Of Han Aruna

1. Di Usir Dari Kediaman Jenderal

Seorang gadis kecil baru saja ditendang oleh ayahnya sendiri keluar dari kediamannya. Gadis itu adalah Jang Xia Lu. Jang Xia Lu segera bangun dan merangkak memeluk kaki Jenderal Jang Fang Lin, ayahnya. Semua kerumunan segera datang dan melihat kegembiraan.

"Menyingkir kau anak sialan!" Jang Fang Lin menggerakkan kakinya dengan kerasa agar gadis kecil itu melepaskan kakinya.

"Ayah maafkan Xia Lu, Xia Lu tidak sengaja. huhuhu" Xia Lu menangis di bawah kaki ayahnya.

Jendral Jang Fang Lin menendang Xia Lu sekali lagi. Membuat anak gadisnya yang baru berusia delapan tahun itu berguling di tanah. Kepalanya terbentur batu hingga mengeluarkan darah segar.

"Sudah untung sampah sepertimu bisa tinggal di sini. Tapi apa yang kau lakukan heh? Kau sudah membuat Selir Ye kehilangan anaknya. Kau harus pergi dari kediamanku. Mulai hari ini, aku Jendral Jang Fang Lin, memutuskan hubungan darah diantara kita."

Kerumuman orang todak bisa tidak untuk tidak berbisik-bisik. Mereka membenarkan apa yang dilakukan sang Jenderal. Putri sampah seperti itu tidak layak dipertahankan di kediaman jenderal besar.

Bagai tersambar petir, Xia Lu menghentikan tangisnya. Dia tahu seperti apapun keadaannya, ayahnya tidak akan peduli lagi dengannya. Ayahnya marah besar kepadanya. Ucapan sang Jendral membuat Xia Lu membeku. Dia segera mengambil buntalan kain yang berisi bajunya dan pergi meninggalkan kediaman yang menjadi tempat tinggalnya selama delapan tahun itu.

Sesekali Xia Lu menengok dan mengenang saat-saat indah masa kecilnya empat tahun yang lalu, sebelum ibunya meninggal. Saat itu Xia Lu hidup bahagia karena Jendral Fang Lin selalu memanjakannya.

Namun, setelah ibunya meninggal dan ayahnya mengangkat Selir Ye, kehidupan Xia Lu berbalik seratus delapan puluh derajat. Selir Ye dan kedua anak perempuannya selalu memperlakukan Xia Lu dengan tidak adil selama Jendral Fang Lin tidak berada di kediaman karena bertugas di perbatasan.

Apalagi setelah mengetahui jika pengujian bakat yang selalu dilakukan pada anak yang mencapai usia enam tahun dilakukan, dirinya diketahui tidak memiliki elemen bakat bawaan apapun. Bahkan dia juga tidak bisa mengolah qi.

Bakat bawaan seseorang akan dilihat setelah ia mencapai usia enam tahun. Seorang anak yang sudah berusia enam tahun akan dibawa ke balai pengujian. Anak tersebut akan diminta untuk menyentuh sebuah bola kristal sebesar kepalan tangan. Dengan menggunakan qi yang dimiliki, elemen bakat bawaannya akan ditunjukkan dengan warna yang dipancarkan oleh bola bening itu.

Cahaya yang dipancarkan bola kristal itu akan berwarna merah jika elemen bawaan seseorang adalah api, biru tua adalah air, biru muda adalah angin, hijau adalah kayu, dan coklat adalah tanah. Seseorang biasanya memiliki satu elemen bakat bawaan. Tapi ada juga yang memiliki elemen bakat bawaan ganda bahkan lebih. Tapi itu jarang terjadi, meskipun ada beberapa. Yang paling langka adalah menguasi semua elemen bakat bawaan. Dan yang ini hanya akan muncul seribu tahun sekali.

Tinggal di tengah masyarakat yang memiliki prinsip yang kuat yang berkuasa tentu saja kekuatan itu sangat diperlukan. Jadi Jang Xia Lu menjadi noda bagi kediaman Jenderal Jang selama dua tahun terakhir.

Kehidupan gadis kecil itu dua tahun belakangan sangatlah buruk. Ayahnya sendiri enggan melihatnya. Kedua saudara tirinya selalu membullinya. Dan meskipun ayahnya tahu akan hal ini, ia akan berpura-pura tidak mengetahui karena merasa seorang sampah memang sudah sepantasnya diperlakukan seperti itu. Itulah mengapa, bahkan pelayanpun tidak menaruh hormat padanya. Satu-satunya pelayan yang menempatkannya di matanya adalah pelayan ibunya yang mengikutinya dari kediaman asalnya. Namun pelayan itu pun sudah diberhentikan beberapa bulan yang lalu.

Sebenarnya Jang Xia Lu mempunyai saudara kandung yang satu ibu dengannya yang bernama Jang Hao Shan, kakak laki-lakinya yang berusia tujuh tahun lebih tua darinya tidak berada di kediaman karena pergi ke perguruan untuk belajar, sehingga tidak ada yang membela Xia Lu yang mendapatkan perlakuan tidak adil. Bahkan para pelayan mulai tidak menghormati Xia Lu sebagai anak sah kediaman jenderal Jang.

Puncaknya, saat Selir Ye untuk pertama kalinya mengandung anak Jendral Jang Fang Lin setelah penantian empat tahun lamanya, Xia Lu difitnah mencelakai Selir Ye sehingga membuat selir itu keguguran.

Pada saat itu, Selir Ye sedang melukis di pinggir kolam bersama kedua anak perempuannya, Jang Mue Lan dan Jang Dong He, mereka sengaja memanggil Xia Lu untuk bergabung.

Awalnya Xia Lu sangat senang karena menganggap bahwa selir Ye dan kedua anaknya menerima Xia Lu. Tapi Xia Lu kecil tidak tahu bahwa itu adalah salah satu intrik untuk menyingkirkan Xia Lu dari kediamannya sendiri.

Saat Xia Lu sudah berada di samping Selir Ye, Selir itu dengan sengaja menjatuhkan diri. Namun, Xia Lu lah yang di fitnah sengaja mendorong selir Ye. Dan kesalahan fatal terjadi. Selir Ye jatuh dengan posisi perut yang menabrak batu besar di pinggir kolam.

Para pelayan segera menolong selir Ye dan memanggil tabib. Namun sayang, janin yang dikandung Selir Ye tidak dapat diselamatkan.

Jendral Fang Lin yang berada di perbatasan segera kembali ke kediaman setelah mendengar kabar buruk itu. Dia sangat murka dan Mengusir Xia Lu tanpa mau mendengarkan kesaksian dari Xia Lu.

"Tuanku, hamba yakin Lu'er tidak sengaja melakukannya. Maafkanlah dia" bujuk Selir Ye sambil menangis di dekapan Jendral Jang Fang Lin.

"Tidak Yun'er. Jangan membela anak nakal itu lagi. Para pelayan melihat Xia Lu sengaja mendorongmu. Dia sudah keterlauan kali ini. Kesalahannya tidak dapat dimaafkan." Selir Ye tersenyum dalam hatinya. Uang yang ia berikan pada para pelayan itu tidak terbuang sia-sia. Lagipula anaknya yang belum lahir tidak boleh mati tanpa hasil yang menguntungkannya.

"Iya hamba tahu. Tapi tidak harus mengusir Lu'er kan." Selir Ye mengelus dada Jenderal Jang Fang Lin untuk meredakan amarahnya.

"Kesabaranku sudah habis. Sudah berulang kali dia berniat mencelakaimu, He'er dan juga Lan'er. Aku tidak mau mengulangi kesalahanku karena dia terus berusaha mencelakai kalian."

"He'er dan Lan'er bukanlah darah daging tuan. Lu'er pasti hanya iri tuanku menyayangi mereka berdua."

"Tidak. Jangan berbicara seperti itu. Sejak aku membawamu masuk ke kediaman ini, Mereka berdua juga sudah menjadi putriku. Kalian adalah tanggung jawabku. Aku tidak akan mempertahankan anak yang selalu berusaha mencelakai keluarganya sendiri. Apalagi anak itu hanyalah sampah. Jika tidak ada kejadian ini pun aku sudah akan membuangnya." Jendral Jang Fang Lin mencium pucuk kepala selir Ye. Selir Ye menyeringai. Dia yakin Rencananya berhasil sekarang.

"Terima kasih tuanku. Maaf hamba tidak bisa menjaga calon anak kita." Selir Ye semakin terisak. Jendral Fang Li menepuk pelan punggung selir Ye. "Tapi... "

"Keputusanku sudah bulat Yun'er. Jangan membela anak tidak tahu diri itu." Jendral Jang Fang Li segera bangun dan keluar paviliun milik Selir Ye. Meninggalkan wanita yang baru saja memanfaatkan kematian anaknya yang belum lahir untuk keuntungan pribadinya. Wanita itu mengelap air mata buaya yang sudah dia keluarkan. Kemudian tersenyum penuh kemenangan.

Tak apa kehilangan satu anaknya. Dia masih punya dua anak perempuan. Lagipula dia masih muda dan masih dapat mengandung anak dari Jendral nomer satu di kerajaan Tao.

Kehilangan anaknya sungguh menguntungkan baginya. Rencananya berhasil. Niatnya hanya ingin membuat anak dari istri sah suaminya dibenci oleh ayahnya sendiri, tapi dia mendapatkan hasil yang lebih baik dari itu.

Selir Ye awalnya bukanlah siapa-siapa. Dia berasal dari keluarga biasa di dekat perbatasan. Dia juga sudah menikah sebelumnya, suaminya meninggal saat ia dan suaminya akan meninggalkan desa untuk mengungsi karena desa mereka sangat dekat dengan perbatasan yang sedang terjadi perang. Namun, di tengah perjalanan mereka dihadang oleh perampok. Suami selir Ye pun melawan perampok itu dengan segenap kekuatannya.

Secara kebetulan, anak buah Jenderal Jang Fang Lin yang sedang berpatroli menemukan penyerangan itu dan membantu suami selir Ye. Namun mereka sudah terlambat. Suami selir Ye sudah terluka parah. Setelah mendapat bantuan dari prajurit, kelompok perampok segera dapat ditumpas. Prajurit membawa selir Ye dan suaminya ke tenda yang dibangun sebagai markas sementara untuk mengobati luka suami selir Ye. Namun takdir berkehendak lain, pria itu akhirnya meninggal.

Melihat selir Ye dengan dua anaknya itu, hati Jenderal Jang Fang Lin merasa iba. Ia pun membiarkan ketiga orang itu tinggal di sana sementara. Selir Ye bekerja dengan giat membantu para prajurit sebagai balasan atas bantuan mereka. Dan hal ini dilihat oleh jendreral Jang Fang Lin dan akhirnya mengangkat selir Ye menjadi selir di kediamannya.

Selir Ye yang awalnya sederhana karakternya berubah dengan cepat. Ambisi mengalahkan segalanya. Dengan segala upaya ia berusaha menaiki posisi yang lebih tinggi. Ia ingin menjadi istri sah. Tetapi derajatnya tidak mengizinkan akan hal itu.

Melihat nasibnya itu, selir Ye berjanji tidak akan membiarkan kedua putrinya mengalami hal yang sama dengannya. Ia akan menghancurkan segala yang menghalangu kedua putrinya untuk berada di puncak.

Itulah mengapa, selir Ye selalu mencari cara untuk menyingkirkan Jang Xia Lu bagaimana pun caranya.

Selir Ye mulai memasukkan racun ke dalam makanan yang dimakan oleh Xia Lu untuk menghancurkan pondasi Qi nya agar dia tidak dapat mengolah Qi. Dengan begitu secara otomatis, Jang Xia Lu juga tidak akan memiliki elemen bakat bawaan.

Jang Mue Lan da Jang Dong He juga tidak kalah mengerti. Mereka selalu membuat kondisi dimana Jang Xia Lu terlihat selalu mengganggu mereka hingga membuat Jenderal Jang Fang Lin marah setiap harinya.

Perlahan-lahan tetapi pasti, meskipun kedudukanya hanyalah seorang selir, tapi kediaman Jenderal ada di dalam telapak tangannya.

...~♡♡♡~...

...~*♡The Story Of Han Aruna_1♡*~...

*

*

*

Terima Kasih Sudah mampir ~☆(*¿*)☆~

Happy reading gaess...

Jangan lupa like, komen dan Vote ya... biar rajin update nya!

Terpopuler

Comments

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

mmpir thor smoga crita nya bgus sdikit typo nggak d gntung crita nya trus smpai tamat

2024-09-16

0

CaH KangKung,

CaH KangKung,

👣👣

2024-07-20

0

Murni Dewita

Murni Dewita

mampir

2024-02-28

0

lihat semua
Episodes
1 1. Di Usir Dari Kediaman Jenderal
2 2. Menjadi Anak Angkat Nyonya Han
3 3. Kembali Ke Daratan
4 4. Pria Bertopeng
5 5. Bunga Yuna
6 6. Ingin Merampas barang dariku?
7 7. Harta Tak Terduga Dari Kantong Penyimpanan
8 8. Sampai Di Kediaman Utama Han
9 9. Festival Lampion
10 10. Kecantikan Nomor Satu
11 11. Tuan Gong, Ketua Pembunuh Bayaran
12 12. Aku Aruna, Han Aruna
13 13. Rencana Perjamuan Bunga
14 14. Persiapan Aruna
15 15. Pertemuan Setelah Sepuluh Tahun
16 16. Hadiah yang Menakjubkan
17 17. Membuat Semua Orang Terpesona
18 18. Permainan Bai Tianli
19 19. Dasar Mesum!
20 20. Seseorang Meragukan Kemampuan Han Aruna
21 21. Sittar Spiritual, Sittar Feiyuan
22 22. Menjadikan Sittar Feiyang Menjadi Bahan Taruhan. Berani?
23 23. Mendapatkan Sittar Feiyang Dan Banyak Bunga Mawar
24 24. Han Aruna, Nona Muda Pecinta Uang
25 25. Pangeran Arnold Datang Ke Arena Berburu
26 26. Pangeran Arnold Yang Tampan Ditolak, Lagi!
27 27. Bertemu Harimau Putih Spiritual
28 28. Bayi Harimau Putih Spiritual Tingkat Tinggi
29 29. Memiliki Dekrit Kosong Juga Tidak Akan Berani Bertindak Sejauh Itu
30 30. Sekte Hitam Devil Dolls
31 31. Xiao Qiu, Sang Pelahap
32 32. Yang Mulia Putra Mahkota Membawanya Secara Pribadi
33 33. Dua Putra Mahkota Datang Bersamaan
34 34. Tang Lin Hua Mengembalikan Dekrit Kosong
35 35. Pangeran Shen Lin Yang Yang Kejam
36 36. Terpaksa Bekerja Sama
37 37. Han Aruna Memenangkan Lomba
38 38. Xiao Qiu Melihat Bubuk Mesiu
39 39. Semua Orang Sibuk
40 40. Menyusup
41 41. Aku Ingin Kamu Mengakuinya
42 42. Siap Menangkap Penjahatnya
43 43. Antara Dua Pasukan
44 44. Ancaman Han Mora
45 45. Arnold VS Han Mora
46 46. Arnold Yang Diabaikan
47 47. Identitas Lain Shen Su Huan
48 48. Ruang Dimensi Mandala
49 49. Pemusnahan Keluarga Xu
50 50. Keluhan Hati Arnold
51 51. Arnold Yang Kejam?
52 52. Xu Ruo Feng Mengaku
53 53. Berhenti Menjadi Orang Baik
54 54. Permintaan Han Aruna
55 55. Meminta Waktu
56 56. Bertemu dengan Orang Yang Tak Terduga
57 57. Shen Su Huan Menerobos Kamar Lagi
58 58. Lamaran
59 59. Arnold Datang
60 60. Kelas Privat Khusus Shen Su Huan
61 61. Jang Mue Lan Yang Delusi
62 62. Suasana Sebelum Lelang
63 63. Hadiah Han Aruna
64 64. Permainan Harga
65 65. Pil Pembersih Tulang
66 66. Shen Su Huan Menawar Harga
67 67. Pasukan Berani Mati
68 68. Diikuti
69 69. Kesalahpahaman Jang Mue Lan
70 70. Potongan Kisah 1
71 71. Potongan Kisah 2
72 72. Permaisuri Li Yue
73 73. Memakai Giok Phoenik Api
74 74. Kesan Pertama
75 75. Memanggil Saksi
76 76. Identitas Asli Yang Terungkap
77 77. Jang Xia Lu Telah Lama Tiada
78 78
79 79. Kejujuran Jang Dong He
Episodes

Updated 79 Episodes

1
1. Di Usir Dari Kediaman Jenderal
2
2. Menjadi Anak Angkat Nyonya Han
3
3. Kembali Ke Daratan
4
4. Pria Bertopeng
5
5. Bunga Yuna
6
6. Ingin Merampas barang dariku?
7
7. Harta Tak Terduga Dari Kantong Penyimpanan
8
8. Sampai Di Kediaman Utama Han
9
9. Festival Lampion
10
10. Kecantikan Nomor Satu
11
11. Tuan Gong, Ketua Pembunuh Bayaran
12
12. Aku Aruna, Han Aruna
13
13. Rencana Perjamuan Bunga
14
14. Persiapan Aruna
15
15. Pertemuan Setelah Sepuluh Tahun
16
16. Hadiah yang Menakjubkan
17
17. Membuat Semua Orang Terpesona
18
18. Permainan Bai Tianli
19
19. Dasar Mesum!
20
20. Seseorang Meragukan Kemampuan Han Aruna
21
21. Sittar Spiritual, Sittar Feiyuan
22
22. Menjadikan Sittar Feiyang Menjadi Bahan Taruhan. Berani?
23
23. Mendapatkan Sittar Feiyang Dan Banyak Bunga Mawar
24
24. Han Aruna, Nona Muda Pecinta Uang
25
25. Pangeran Arnold Datang Ke Arena Berburu
26
26. Pangeran Arnold Yang Tampan Ditolak, Lagi!
27
27. Bertemu Harimau Putih Spiritual
28
28. Bayi Harimau Putih Spiritual Tingkat Tinggi
29
29. Memiliki Dekrit Kosong Juga Tidak Akan Berani Bertindak Sejauh Itu
30
30. Sekte Hitam Devil Dolls
31
31. Xiao Qiu, Sang Pelahap
32
32. Yang Mulia Putra Mahkota Membawanya Secara Pribadi
33
33. Dua Putra Mahkota Datang Bersamaan
34
34. Tang Lin Hua Mengembalikan Dekrit Kosong
35
35. Pangeran Shen Lin Yang Yang Kejam
36
36. Terpaksa Bekerja Sama
37
37. Han Aruna Memenangkan Lomba
38
38. Xiao Qiu Melihat Bubuk Mesiu
39
39. Semua Orang Sibuk
40
40. Menyusup
41
41. Aku Ingin Kamu Mengakuinya
42
42. Siap Menangkap Penjahatnya
43
43. Antara Dua Pasukan
44
44. Ancaman Han Mora
45
45. Arnold VS Han Mora
46
46. Arnold Yang Diabaikan
47
47. Identitas Lain Shen Su Huan
48
48. Ruang Dimensi Mandala
49
49. Pemusnahan Keluarga Xu
50
50. Keluhan Hati Arnold
51
51. Arnold Yang Kejam?
52
52. Xu Ruo Feng Mengaku
53
53. Berhenti Menjadi Orang Baik
54
54. Permintaan Han Aruna
55
55. Meminta Waktu
56
56. Bertemu dengan Orang Yang Tak Terduga
57
57. Shen Su Huan Menerobos Kamar Lagi
58
58. Lamaran
59
59. Arnold Datang
60
60. Kelas Privat Khusus Shen Su Huan
61
61. Jang Mue Lan Yang Delusi
62
62. Suasana Sebelum Lelang
63
63. Hadiah Han Aruna
64
64. Permainan Harga
65
65. Pil Pembersih Tulang
66
66. Shen Su Huan Menawar Harga
67
67. Pasukan Berani Mati
68
68. Diikuti
69
69. Kesalahpahaman Jang Mue Lan
70
70. Potongan Kisah 1
71
71. Potongan Kisah 2
72
72. Permaisuri Li Yue
73
73. Memakai Giok Phoenik Api
74
74. Kesan Pertama
75
75. Memanggil Saksi
76
76. Identitas Asli Yang Terungkap
77
77. Jang Xia Lu Telah Lama Tiada
78
78
79
79. Kejujuran Jang Dong He

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!