Saat Rosefro memapah tubuh Golda, tiba-tiba saja ada seorang wanita beserta sekelompok pria menghampiri Rosefro. Pakaian wanita itu mirip dengan kostum yang dipakai oleh Golda saat ini.
“Tuan, tolong serahkan wanita itu pada saya.” sahut wanita itu.
Rosefro dan pengawalnya lansgung berbalik badan dan menghentikan langkah kaki mereka, pandangan Rosefro langsung tertuju pada wanita itu, dia melihat penampilan wanita itu sama dengan Golda bahkan memakai cadar yang sama pula. Sementara itu tubuh Golda sudah pingsan, bahkan darah dalam lengannya mulai mengering.
“Kau siapa? Apa kau kenal dengan gadis ini?” tanya Rosefro pada wanita itu.
“Dia adikku tuan, dia harus segera dibawa ke Rumah Sakit.” Sahut wanita itu.
Wanita itu langsung menggerakkan tangannya pada pada teman-temannya agar teman-temannya segera meraih tubuh Jordi dan Golda.
“Adik, apa wanita ini bukan Golda, setahuku ... dari iniformasi yang kubaca Golda hanya anak yatim piatu yang tinggal di Panti Asuhan. Apa wanita ini bukan Golda, lalu kenapa dia menyelamatkan Jordi.” Gumam Rosefro.
“Tunggu dulu ... Bagaimana dengan pria ini” sahut Rosefro menunjuk tubuh Jordi. Hal itu membuat kelompok pria teman wanita itu berhenti mendekat.
“Pria itu kekasih dari adikku, sudah sewajarnya adikku ikut membantu kekasihnya” sahut wanita itu. Namun Roferso tidak percaya dengan ucapan wanita itu, karena Rosefro penasaran dengan wajah gadis yang ada dalam pelukannya, dia mencoba membuka cadar yang dipakai oleh Golda.
“Tuan ... mohon anda tidak perlu membuka cadar dari adikku, kami hanya geng kecil, identitas kami sangat penting untuk dilindungi, tolong kerja samanya tuan.” Sahut wanita itu mencegah tangan Rosefro untuk membuka cadar Golda.
“Sial, aku bahkan belum melihat wajah gadis ini, padahal tubuhnya sangat mirip dengan Golda, apa aku yang salah ... wangi tubuhnya juga sama dengan Golda, tapi wanita itu terlihat serius, bahkan gadis ini kekasih dari Jordi” gumam Rosefro.
Melihat Roserfro masih bengong belum menyerahkan tubuh Golda, wanita itu mendekat pada Rosefro.
“Tuan, mohon bantuannya, agar kami segera menangani luka adikku” sahut wanita itu menunduk.
“Baiklah, aku serahkan mereka pada kalian, aku bertindak begini, itu karena aku peduli dengan tamu undanganku” sahut Rosefro menyerahkan tubuh Golda dan Jordi.
“Anda sangat baik tuan, kalau begitu saya pamit dulu” sahut wanita itu meninggalkan Rosefro.
Sepeninggalan wanita itu.
“Kalian cari tahu dimana tempat tinggal Golda, pastikan dia selamat sampai di tempat tinggalnya.” Perintah Rosefro pada pengawalnya.
“Bos, bukannya gadis itu nona Golda, tubuhnya sangat mirip dengan tubuh gadis tadi.” sahut Ivan salah satu pengawal setia Rosefro. Ivan bertugas selama 24 jam mengawasi pergerakan dari Rosefro, bahkan waktu istirahatnya hanya 5 jam dalam sehari, kadang juga 4 jam.
“Kita belum bisa memastikan wanita itu adalah Golda. Golda hanya gadis biasa, dia juga yatim piatu. Laksanakan saja yang kuperintahkan” sahut Rosefro menegaskan ucapannya tidak bisa dibantah.
“Baik Bos.” sahut mereka serentak.
***
Keesokan harinya, tubuh Golda dan Jordi sudah berada di Rumah Sakit. Karena tubuh Jordi tidak terlalu parah, dia hanya salah minum saja, untuk melompat dari lantai 3, tubuh Goldalah yang melindungi tubuh Jordi saat melompat semalam. Pagi ini Jordi sudah sadar, dia langsung masuk keruangan Golda, dia sudah melihat luka Golda sudah di perban.
“Putri ... anda sudah sadar.” sahut Jordi.
“Jordi ... kita ada dimana” sahutku sambil memegangi lenganku yang masih terasa sakit.
“Putri, kita berada di Rumah Sakit.”
“Tunggu dulu, siapa yang membawa kita ke Rumah Sakit, seingatku ... Rosefro datang menghampiri kita, saat dia mengangkat tubuhku, aku sudah tidak sadarkan diri.”
“Putri, saya juga tidak tahu, tapi di samping Putri ada sepucuk surat untuk Putri” sahut Jordi menunjuk sepucuk surat yang ada di samping bantalku.
Aku langsung meraih surat itu.
“Siapa yang mengirimkan surat ini.” Sahutku membuka sampul dari surat itu.
“Baca dulu Putri, pasti ada nama penulisnya.”
Akupun membaca isi dari surat itu : “Putriku sayang, maaf ibu tidak bisa mendampingimu sampai kau sadar. Jagalah dirimu baik-baik nak, kalau kau dan Jordi sudah sadar, segeralah kembali ke kontrakanmu, aku yakin Rosefro sudah mulai curiga padamu, dia belum sempat membuka cadarmu tadi malam. Dari ibumu Yunisia Ordo.”
“Ternyata ini dari ibu” sahutku memasukkan kembali isi surat kedalam pembungkusnya.
“Jadi nyonya yang sudah menyelamatkan kita. Putri, apa isi dari surat itu ....” tanya Jordi.
“Gawat, kita harus segera keluar dari Rumah Sakit ini.”
“Tapi, luka Putri belum sepenuhnya sembuh” sahut Jordi mencemaskan aku.
“Kau bodoh atau bagaimana, kalau kita masih berada disini aku ragu Rosefro bisa jadi sudah menyuruh orang untuk menghampiri Butik tempatku bekerja” sahutku melepas infus yang masih mengalir pada tubuhku.
“Tapi ....” ucapan Jordi terpotong, aku sudah merapikan tubuhku. Ternyata ibuku sudah menyediakan pakaian ganti untuk kami. Jordipun terpaksa mengikut saja, dia juga tidak ingin sampai penyamaran kami terbongkar.
# Perusahaan Xevran.
Mobil mewah milik Rosefro sudah tiba di lobi utama dari Perusahaan Xevran. Semua bawahannya sudah menyambut kedatangannya. Rosefro langsung keluar dari mobil itu beranjak masuk ke Xevran.
“Selamat pagi Ceo ....” sahut semua bawahan Rosefro, mereka sudah menunduk di area lobi.
Rosefro tidak membalas sahutan para karyawannya itu, dia terus melangkah menuju lift. Adam yang baru saja sampai ke kantor, saat melihat Rosefro sudah mau menaiki lift, dia langsung berlari mengejar Rosefro.
Ternyata Adam terlambat masuk ke kantor padahal dia harusnya lebih dulu tiba dari pada Rosefro, karena dia merupakan Sekretaris Pribadi dari Rosefro. Walau Adam dan Rosefro sepupu, Adam memilih bekerja menjadi bawahan Rosefro, mengabaikan perusahaan ayahnya. Memang ayah Adam masih sanggup menangani perusahaan mereka, Adam juga tidak terlalu dekat dengan orang tuanya, karena ayahnya memilih menikah lagi setelah dua minggu kematian ibunya karena ayahnya ketahuan selingkuh. Ayahnya mengabaikan dirinya juga adiknya yang masih kuliah.
“Ceo Rosef ....” sahut Adam terpotong. Adam sudah terlambat, pintu lift itu langsung tertutup.
“Hah ... sial sekali aku, kenapa aku bisa ikut meminum minuman semalam, ternyata semua minuman yang ada di Bar itu di beri obat” gerutu Adam menaiki lift biasa yang dipakai oleh semua karyawan Xevran.
Sesampainya Rosefro di Ruangan Ceo, dia langsung memeriksa jadwalnya. Biasanya Adam yang selalu memberikan jadwal untuknya, namun karena Adam terlambat, karyawan lain sudah meletakkan jadwalnya di atas meja. Adam sudah tiba di ruangan itu, penampilannya terlihat tidak rapi, padahal dia tahu bahwa Rosefro orangnya pembersih juga tidak suka melihat karyawannya tidak rapi.
“Tidak biasanya kau telat, apa perlu aku memotong gajimu agar kau sadar posisimu” sahut Rosefro menegaskan ucapannya.
“Huh ... aku minta maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi” sahut Adam, dia berencana untuk mendudukkan pantatnya sebentar di atas sofa. Namun tatapan mata Rosefro sudah menatap dingin padanya.
“Ada apa denganmu, bahkan penampilanmu sudah semberaut” sahut Rosefro. Rosefro sudah memegangi botol wewangian miliknya. Tidak berapa lama Rosefro langsung beranjak mendekati sofa.
“Ciisss ... cisss ....” wewangian itu disemprotkan oleh Rosefro keseluruh tubuh Adam. Adam langsung terkejut menerima semprotan Rosefro secara tiba-tiba, tubuhnya sudah dipenuhi oleh wewangian itu.
“Sial ... kau mau membunuhku dengan benda ini” sahut Adam mendorong tangan Rosefro, dia langsung beranjak dari sofa.
“Kau sangat bau, apa kau lupa pakai parfum. Seharusnya kau tahu, aku tidak suka melihat bawahanku berantakan.” Sahut Rosefro menutup hidungnya.
“Ya ampun, kau seperti anak gadis saja ... ck ... ck ....” Adam memandangi Rosefro.
Mendengar ucapan Adam, dirinya di samakan seperti anak gadis, Rosefro kembali menatap tajam pada Adam.
“Maaf Bos ... Aku akan merapikan diriku segera ....” sahut Adam.
“Dasar pria pembersih.” Gumam Adam. Adam langsung beranjak kemejanya. Rosefropun beranjak menuju mejanya.
Bersambung................
Hai Reader, terima kasih sudah mampir, jadiin favorit untuk up selanjutnya,🙏
Jangan lupa like dan komentar ya,😊
Oya, sesekali Vote juga😀
See You 🙋🙋🙋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 96 Episodes
Comments
Adine indriani
Crazy like😊
2020-06-18
1
💞🌜Dewi Kirana
next thor
2020-05-23
1
Evi Lestari
like lagi ya
2020-05-13
1