Malam ini suhu tubuh ku sudah kembali normal ,pusing di kepala ku sudah tak kurasa lagi ,semoga saja besok aku bisa kembali bersekolah ,rasa rindu pada suasana sekolah merasuk di jiwa , sudah dua hari aku tak masuk , tapi bukan berarti aku mengabaikan tugas sekolah begitu saja, Riswan dengan senang hati kembali mengulang kata-kata guru di sekolah padaku , hingga aku meskipun tak masuk tapi tak tertinggal pelajaran .
Riswan memang best friend forever deh .
Saat kesadaran mulai diujung nyawa ,sayup aku dengar suara gemerincing ,entah itu apa ,tapi .....aku tercenung ketika teringat akan mimpi ku beberapa malam yang lalu .
Ya suara itu persis dengan suara kereta kencana dengan dua kuda ,namun kali ini tak kudengar suara langkah kaki kuda .
crriiing.....crriiing..... crriiing.....
semakin lama semakin jelas suara nya ,hingga aku pun bangkit dari tempat tidur dan bergerak ke arah jendela .
Di luar nampak nek Wewe ,kak Wowo ,bang Popo ,dan Tante Lasmi tengah berdiri di posisi masing-masing, bang Popo seperti biasa ia di tembok pagar, Tante Lasmi di depan rumah ,nek Wewe tepat di depan kamar ku ,sedangkan kak Wowo ia membesarkan tubuh nya seakan menghalangi rumah ini dari jangkauan siapa pun .
Ada apa ini,.... biasanya jika mereka berada di formasi itu,itu artinya sesuatu yang tak baik mengincar rumah ini atau apa pun itu yang akan membahayakan kami .
Ku usap wajah ku ,lalu kemudian suara gemerincing itu pun kembali terdengar .
Aku menyipitkan mataku saat sebuah titik ke emasan melaju di langit , ku kira itu adalah bintang jatuh atau komet , tapi semakin lama semakin mendekat ,titik itu pun semakin menunjukan bentuk asli nya .
Ya Allah
itu persis di mimpiku ,kereta kencana itu ,suara itu .....nyata....
lalu Aranta?
Apa itu hanya kebetulan saja ,atau memang ada kaitan nya ,Ya Allah....firasat apa ini ,kenapa hati ku tak tenang .
Gegas aku beranjak ,niat nya ingin ke kamar mama ,dan memberi tahu apa yang ku alami dan ku rasa saat ini, tapi baru saja aku membuka pintu kamar ku ,mama sudah berada di depan pintu kamar dengan tangan menggantung di atas kepala hendak mengetuk pintu.
"mama ada apa , baru aja aku mau ke kamar mama ?" tanya ku
"ayo kita shalat ,dan membaca doa" ajak mama
"memang nya ada ma, apa ini ada kaitan nya dengan tingkah nek Wewe dan yang lain juga kereta kencana yang aku lihat barusan ?" tanya ku
"kereta kencana ?" tanya mama ,aku mengangguk
"astaghfirullaahal'aziim....."
"ada apa ma?" tanya ku
"entahlah ,mama juga tak tahu ,Wowo hanya memperingatkan mama agar lebih hati-hati dan waspada ,papa juga saat ini sudah di kamar Ari ,dan berdoa dari sana bersama nenek ,kita lakukan di kamar mu" ucap mama
Akhirnya meski tanda tanya di kepalaku berputar-putar aku tetap mengikuti ucapan mama ,dengan menggelar sejadah kami berdua melakukan shalat ,dan berlanjut membaca ayat kursi ,beserta surah-surah lain nya termasuk doa tolak bala .
Ustadz Yusuf pernah mengatakan jika membaca ayat kursi setelah shalat maka Allah SWT akan menjaga kita dari berbagai godaan setan,kejahatan manusia,perlindungan untuk keluarga dan harta benda serta gangguan binatang buas .
Lama kami melantunkan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an,suara gemerincing itu pun kini sirna tak lagi terdengar .
"Alhamdulillah...." ucap mama lirih
"memang nya sebenarnya ada apa sih ma, soal nya tadi aku merasakan energi yang cukup kuat dan bertolak belakang dengan kita"tanya ku
"entah lah nak, mama juga tak tahu pasti ,namun tadi Wowo sempat mengatakan jika seseorang tengah mencari lokasi untuk dijadikan tempat,entah tempat apa yang di maksud ,tapi yang jelas orang itu tujuan nya tak baik " tutur mama
"makanya kita semua di minta untuk menjaga atau memagari area komplek ini dengan bacaan ayat kursi , karena manfaat ayat kursi bukan hanya mencangkup keamanan rumah kita , namun rumah-rumah lain atau suatu wilayah terdekat dengan si pembaca nya " tutur mama lagi
Aku mengangguk faham dan bergeser duduk di samping mama lalu merebahkan tubuh ku dan menyimpan kepala ku di paha mama.
"ma, aku mau tanya sesuatu deh " ucap ku
"mau tanya apa?" tanya mama sembari mengusap kepala ku
"siapa sih kakak cantik yang dimaksud Ari itu ?" tanya tiba-tiba ,entah kenapa aku malah menanyakan itu
"mama juga gak tahu nak, dia tiba-tiba datang dan pergi begitu saja ,tapi....gadis itu memang cantik sih , kenapa kamu penasaran ?" tanya mama menggoda ku
"ah enggak juga , menurut ku tak ada yang lebih cantik dari mama " ucap ku
"simpan gombalan mu buat pacar mu ,jangan gombalin mama " mama mencubit hidung ku gemas
"aku gak gombal kok , justru aku benar kalau tidak , mana mungkin papa cinta sama mama,paman Haris juga mungkin sudah move on dari mama ...ups...." aku keceplosan
Mama nampak terkesiap mendengar kata-kata ku ,duh ini bibir kenapa juga keceplosan
"maaf ma " aku tahu jika aku salah ,makanya aku segera minta maaf
"kamu gak salah kok sayang , lain kali jangan pernah bahas hal itu di depan siapa pun apalagi Riswan ,ia tak tahu , jika mama punya masa lalu dengan papa nya,sekarang yang ada di hati mama hanya papa kamu , tak ada yang lain,apalagi sekarang ada kamu dan Ari yang menambah kebahagiaan mama " ucap mama aku pun segera duduk dan meraih tangan nya lalu ku cium punggung tangan nya
"iya ma, maaf sudah lancang mencari tahu masa lalu mama " ucap ku lagi
"heeeehhh....sudah mama duga ,untung kamu tak punya kemampuan membaca isi hati "ucap mama pelan ,aku pun kembali merebahkan tubuh dan meletakan kepala ku di pangkuan mama
tiba-tiba pintu terbuka
"tuh kan bener apa kata ku " Ari nampak melotot dan memanyunkan bibirnya seraya menatap tajam padaku
"loh kenapa memang nya ?" tanya mama
"kakak ih....udah besar juga ,kan sebentar lagi menikah dengan kakak cantik , jadi jangan seperti itu sama mama , nanti kakak cantik nya cemburu " ucap nya
"astaga ....dek....kakak kan masih sekolah ,mana mungkin kakak nikah ,lagian kakak juga gak tahu siapa kakak cantik mu itu " ucap ku
"sudah-sudah sekarang lebih baik kalian tidur gih ,takut kesiangan ,kamu juga Gibran ,kurangi manja mu itu , lama-lama papa juga cemburu tahu " papa lalu memeluk mama dari samping
Aku maupun Ari tak merasa aneh melihat mereka seperti itu ,dan malah ikut bergabung , akhirnya kami pun saling berpelukan satu sama lain .
**
Keesokan harinya
Tak seperti biasa nya aku berangkat sendiri kali ini ,Riswan berkata jika ia berangkat dari rumah mama nya ,karena semalam ia menginap di rumah mama nya .
Karena papa ada meeting pagi ,makanya aku maupun Ari tak bisa berangkat bareng , Ari diantar supir ,sedangkan aku naik angkutan umum ,sebab kalau ikut Ari akan memakan waktu ,sebab sekolah Ari dan sekolah ku berbeda arah .
Di angkot aku duduk di samping bapak-bapak yang mengenakan kemeja biru,dengan rambut klimis dan mengkilap ,namun bukan bapak-bapak nya yang menjadi perhatian ku ,namun pada sosok anak kecil berkepala botak dengan ingus yang keluar masuk di lubang pernafasan nya .Duh kok malah mirip cendol ya ,pas banget warna nya ijo .Aku bergidik jijik.
"duh dek...itu ingus nya lap dulu napa, mana gak pake baju lagi entar masuk angin loh" ucap ku dalam hati
"bapak.....orang itu ngajak ngomong aku" adu nya pada laki-laki di samping ku
"duh malah ngadu lagi " aku pun lantas berpura-pura melihat ke arah lain , nampak bapak-bapak di samping mu menoleh ke arah ku ,aku hanya meringis senyum sambil pura-pura tak melihat apa-apa.
"kiri pak supir " teriak bapak di samping ku
saat bapak itu turun dari angkot ,tuyul peliharaan nya pun ikut turun namun saat tuyul itu hendak turun ,karena posisi aku di dekat pintu dengan sengaja aku membuat tuyul itu terjatuh karena tersandung kaki ku
gdebuk
"huaaaa......huuuuuhhhuuuu......kakak itu udah bikin aku jatuh " tangis nya
aku menahan diri agar tak kelepasan tertawa dengan berpura-pura melihat ponsel , Angkot pun berjalan lagi ,aku melihat dari dalam angkot, bapak-bapak itu berlagak seolah membenarkan bagian bawah kaki nya dengan berjongkok ,lalu ia mengeluarkan botol kecil segenggaman tangan,dalam sekejap tuyul itu masuk ke dalam botol itu .
Aku menggeleng seraya menghela nafas panjang.
"astaghfirullah....masih ada saja orang yang sempit iman ,ingin kaya dengan cara instan" lirih ku dalam hati
Tak berselang lama angkot yang ku tumpangi pun berhenti di depan gerbang sekolah.
Semua orang sontak melihat pada angkutan umum yang berhenti ,namun mereka terlihat berbisik saat tahu aku yang keluar dari angkot .
Dari gerbang sampai koridor mereka terus berbisik dengan tatapan yang tak bisa diartikan , tapi aku berlaku cuek dan terus berjalan tanpa menghiraukan mereka .
"waaah....tenyata idola baru sekolah ini orang kere ya , pantas saja setiap pulang dan berangkat selalu nebeng " tiba-tiba kak Ardi menghadang jalan ku
"jangan terlalu jaim deh ,kere ya kere aja ,gak usah sok sok an jual tampang ,keren tapi miskin "
"hahahaha......" ucapan kak Troy mengundang gelak tawa yang lain
"maaf kak ,permisi " dirasa tak penting juga menghadapi mereka aku pun segera beranjak
"woy .....miskin " teriak kak Ardi
namun tak ku hiraukan .
Saat aku memasuki ruang kelas ku ,aku dibuat terdiam saat melihat keributan .
Ada siswi dari kelas lain yang marah-marah dan menujuk Aranta yang terdiam di tempat duduk nya
"gue peringatin ke loe ya....jauhin Ardi ,jika tidak "
"jika tidak apa , apa yang mau kamu lakuin ke aku ? kamu ngancam hah ,silahkan aku gak takut , atau mau jambak-jambakan....ayo , adu jotos.... siapa takut " ucap Aranta seraya menggulung lengan baju nya hingga atas
"jangan mentang-mentang kamu merasa senior jadi kamu bisa seenaknya ya, aku kemarin bersama kak Ardi hanya kebetulan saja bertemu kok , kalau kak Ardi bilang nya lain ,ya ...itu urusan kalian " ucap Aranta yang sudah berdiri menatap sengit kak Shania .
"kalo gatel ya gatel aja ,gak usah cari alasan lain " ucap kak Shania tak kalah sengit
"hey ....kalian berdua ....mau sekolah apa mau rebutan cowok ....." aku berseru saat melihat kak Shania sudah mengangkat tangan nya
"ADNAN......" seru semua nya melihat pada ku ,saking serius nya mereka memperhatikan kedua wanita yang bersitegang itu sampai tak menyadari kedatangan ku
"kakak bisa keluar karena ini bukan area kakak , jika ada masalah ada baik nya selesaikan dengan baik-baik ,tak usah meninggikan suara apalagi main kekerasan, dan kamu Ara .... bersikap lah seperti wanita terhormat jangan menyamai nya " ucap ku lalu duduk di kursi ku
kak Shania pun pergi meninggalkan kelas ini dengan menghentakan kaki nya .
"wah....kau ini keren banget sih , kata-kata mu itu loh ......amiiin keren" ucap Riswan menujukan jempol nya
" aku aja dari tadi mencoba melerai mereka tapi gak di dengar , eh kamu yang ngomong langsung pergi tuh nenek lampir " celetuk Rangga
"dan kamu Ara .... bersikaplah seperti wanita terhormat jangan menyamai nya,wah ...itu secara tak langsung menyindir sikap si nenek sihir itu ...ya kan " ucap Rangga lagi
"iya ...iya ...iya ..." semua nya nampak bersahutan
"makasih kamu udah bantu aku, ngomong-ngomong kamu udah baikan " ucap Aranta
"aku gak bantu kamu kok ,jangan Ge Er ,aku hanya gak suka lihat keributan ,apalagi hanya karena cowok ,mengenai keadaan ku ,seperti yang kamu lihat,kalau masih sakit aku mana mungkin masuk sekolah " ucap ku dingin
"iih....ngeselin banget sih " dengus Aranta lalu kembali ke tempat duduk nya
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Dua perikecil
Verrel = Adnan .
kebayang banget gaya Cool & expresi juteknya kalo pas ngomong .
ganteng gemes-gemes gimana gitu 🤭🤭
2022-03-07
5
Zhu Ronk
mantappp ceritanya... klo bisa crazy up boleh tuh thor 😇😇
2022-03-07
1
Suci Indah
itu kereta kencana maksud'y apa ya, jgn2 ada yg kirim bala trs tar kena aranta..🤔, bikin penasaran nih othor
2022-03-06
1