bruukk
"aduh ....maaf...maaf...." gadis itu dengan terburu-buru memunguti barang-barang nya, aku pun turut membantu
"makanya lain kali hati-hati" aku pun segera berlalu meninggalkan nya setelah membantu nya sedang kan mama dan yang lain sudah jalan duluan, hingga mungkin mereka tak tahu insiden tabrakan tadi
"makasih" ucap nya terdengar di telinga ku namun aku tak berbalik,bukan tak sopan atau tak ingin menghargai nya hanya saja aku tak ingin terlalu welcome pada perempuan , karena jika aku sedikit saja menujukan sikap hangat ku aku takut mereka yang nota bene perempuan jadi baper dan salah faham ,bukan so narsis juga sih hanya saja aku tak ingin menjadi seperti papa dulu.
tapi tunggu sepertinya aku tak asing dengan wajahnya , seperti pernah bertemu atau melihat nya ,tapi dimana....kapan....
ah aku bingung memikirkan nya , sudah lah nanti juga aku ingat kalau memang pernah melihat sebelum nya .
"lama amat ,kirain ikut ngantri sama papa" ucap Riswan setelah aku sampai di mobil
"kamu ngapain di sini,bukan nya kamu naik mobil papa kamu?" ucap ku datar mengabaikan pertanyaan nya tadi
"suka-suka dong" jawab nya
Aku pun tak mempermasalahkan karena kata-kata itu sudah jadi dialog ku jika Riswan naik mobil kami sedangkan ada mobil papa nya juga , Riswan juga tak pernah tersinggung dengan dialog ku tadi , karena memang bila dibanding kan dengan paman Haris,Riswan lebih dekat ke kami ,entah apa yang membuat anak itu nyaman bersama kami ,bahkan saking dekat nya dulu pernah ada isu tentang kami ,yang mana isu itu mengatakan jika mama pernah menikah dengan paman Haris dan berselingkuh dengan papa , meskipun aku masih kecil waktu itu , tapi aku sudah cukup mengerti .
Tapi beruntung isu itu tak berlangsung lama ,dan orang yang menyebarkan isu itu pun akhirnya meminta maaf.
"maaf ya kalian pasti nunggu lama " ucap papa yang baru saja masuk di bangku kemudi
"loh Riswan kamu di sini juga" ucap papa
Riswan tak menyahut hanya dengusan pelan saja yang terdengar dari nya,papa terkekeh , lalu mama segera mengingat kan agar papa segera menghidupkan mesin mobil.
Akhirnya setelah beberapa menit kami pun sampai di depan rumah , begitu kami keluar dari mobil, Riswan lalu pamitan karena paman Haris sudah menunggu di depan gerbang .
ya ampun..... bisa-bisa nya dia ngerjain papa nya sendiri ,padahal arah rumah kami berbeda ,otomatis paman Haris harus kembali putar balik .
"assalamualaikum semuanya ,besok aku jemput kita berangkat pakai motor" ucap Riswan sebelum benar-benar meninggalkan rumah ku
"astaga .... ada-ada saja anak itu , si Haris juga dia mau aja nurutin anak nya " papa menggelengkan kepalanya melihat Riswan yang sudah masuk ke mobil papa nya
"ehehehehe......sohib mu itu lucu ya cu..... ehehehehe....."
"KUNTILANAK ....."seru mama terkejut karena nek Wewe tiba-tiba muncul dan tertawa tepat di samping mama
"duh.....we.....kamu ini ....bikin jantung aku hampir melorot tahu gak" mama mengusap-usap d*da nya
"ih mama horor...." Ari lalu berlari ke dalam meninggalkan kami
*
Aku tertegun setelah mengetahui perihal masa lalu mama ,papa dan paman Haris,ternyata dulu paman Haris menghianati mama ,hingga mama terluka cukup dalam akibat perbuatannya, aku meringis pilu merasakan apa yang mama rasakan dulu.
Mama,....betapa besar dan lapang hatimu ,saat mama berusaha dengan ikhlas menerima cobaan ,dan selalu bisa membuat bibir tersenyum meski hati terluka.
Bohong jika mama bilang ia tak apa-apa, semua kesibukan nya mama lakukan demi untuk mengalihkan rasa sakit itu .
Hingga takdir mempertemukan mama dan papa, aku bersyukur karena papa dapat menyembuhkan luka di hati mama , dan menggantikan nya dengan kebahagiaan hingga sampai saat ini.Jodoh memang tidak ada yang tahu ,dan tanpa salah satu dari mereka mungkin aku dan Ari tak akan ada di dunia ini .
Mama adalah wanita tangguh ,dan aku sangat bahagia dan bangga bisa terlahir dari rahim nya .
Ku lirik jam di dinding rupanya jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam ,tak terasa ternyata lumayan lama juga aku merenungi diri ,setelah menerawang masa lalu mama selepas shalat isya tadi .
huuuuh......
Aku melepaskan karbon dioksida dari paru-paru ku ,lalu merebahkan tubuh ku ,ku buat senyaman mungkin agar tidur ku lelap,kemudian aku mengangkat kedua tangan berdoa sebelum tidur .
"bissmika Allaahumma ahyaa wabismika amuut" yang arti nya dengan nama Mu Ya Allah aku hidup dan dengan nama Mu aku mati
Tak lama setelah berdoa aku pun terlelap.
*
brakkk
brakkk
brakkk
Aku mengerjapkan mata saat telinga menangkap bunyi berisik
tak
lampu kamarku terang benderang ,kupindai seisi kamar untuk mencari asal suara tadi ,hingga aku menemukan sosok yang duduk di balkon dengan memunggungi pintu,hanya punggung nya yang terlihat.Gorden yang berwarna putih membuat nya terlihat jelas jika ada sesuatu di luar kamar .
ku lirik jam di dinding jarum pendek nya masih menujuk angka 12 sedangkan jarum panjang di angka 6
"ehehehehe........ sepertinya dia mau curhat ehehehehe......" suara nek Wewe mengejutkan ku
"ah ...nek ,ngagetin aja "seru ku
Segera ku langkah kan kaki ku menuju pintu balkon
ceklek....
ku buka pintu balkon dan pandangan ku lalu terarah pada sosok wanita berambut panjang berpakaian ala Jepang
lah,itu hantu bisa sampai sini juga 'fikir ku
"ada apa mbak" tanya ku turut duduk di samping nya
"hiks....hiks...."
lah malah nangis dia, katanya mau curhat
kucoba melihat apa yang jadi permasalahan nya ,karena hantu ini tidak bicara apapun selain menangis
Samar aku melihat sebuah gambaran seorang wanita yang berpakaian sama dengan yang di kenakan hantu ini ,dan saat melihat wajah nya ,memang wanita itu adalah wanita yang sekarang menjadi hantu .
Dari gambaran itu aku mengetahui jika wanita ini dulunya mendapat sebuah kutukan karena telah melanggar ajaran agama nya. Di siang hari ia akan nampak seperti wanita biasa pada umum nya ,namun ketika menjelang malam wajah nya akan berubah menjadi menyeramkan dengan leher yang memanjang dan kerap menghabisi nyawa siapa pun terutama para laki-laki ,namun kebanyakan korban nya itu merupakan laki-laki pemabuk ,tukang judi ,dan laki-laki yang berperilaku buruk .
Di negara asal nya wujud seperti itu dinamai rokurokubi atau hantu leher panjang.
Akan tetapi saat ia sudah mendapatkan calon mangsa nya ,rupanya ia malah di jadikan tumbal oleh laki-laki calon korban nya itu , wanita bernama asli Sada Aika meregang nyawa di tangan calon korban nya ,dan jasad nya di tanam di belakang restoran Jepang tadi .
Aku jadi bingung bukan nya dia itu memang hantu atau mungkin manusia setengah hantu ,makanya jasad nya bisa di tanam di belakang restoran.
"kamu bukan asli orang Indonesia tapi kenapa bisa mengerti bahasa kami bahkan sangat fasih ?" tanya ku
"karena selama aku jadi hantu di sini, dan melihat manusia berbicara ,aku jadi mulai belajar ,siapa tahu akan ada manusia yang bisa melihat dan menolong ku, aku sudah lelah jadi hantu gentayangan terus yang selalu menunggui restoran itu , dan tak bisa kemanapun selain berkeliaran di sekitar restoran" ucap nya
"terus kenapa kamu sekarang bisa keluar dari sana ?" tanya ku
"aku sendiri tidak tahu ,tapi saat aku mengingat mu ,aku tiba-tiba saja berada di sini,rupanya ini rumah mu " ucap nya lagi
"lantas kamu mau apa malam-malam begini ?" tanya ku lagi
"aku mau minta tolong ,temukan jasad ku yang mungkin sudah jadi tulang belulang ,karena laki-laki yang membuat ku seperti ini dia sudah tak bisa kemana-mana , dia sudah lumpuh akibat penyakit stroke ,tolong aku " hantu itu nampak memohon
"baiklah akan aku usahakan ,tapi aku gak janji dalam waktu dekat ,aku harus pastikan dulu dimana letak jasad mu di kubur ,lalu aku juga harus bicara dulu dengan pemilik restoran itu atau minimal perwakilan nya ,karena tak mungkin juga aku main gerebek,emangnya aku polisi ,polisi aja harus ada surat perintah baru bisa melakukan penggerebekan" tutur ku panjang lebar
"ok baiklah , kapan pun aku tunggu , tapi kalau sampai kamu berbohong maka nyawa mu taruhan nya"
"yeee....jangan ngancem juga kali ,udah ah pokok nya aku pasti bantu tapi tidak dalam waktu dekat ,sana mbak Sadako kembali ke restoran aku mau shalat malam " ucap ku
"namaku Sada Aika bukan Sadako , kalau Sadako dia hantu yang suka keluar dari televisi" protes nya
"iya aku tahu " ucapku sambil berdiri dan segera masuk ke kamar
"kenapa masih di sini ,cepat sana mbak Sada pergi ,entar kepanasan loh ,aku mau solat soal nya " usirku
"iya...iya....aku pergi tapi sebelum itu ,aku minta sun dulu dong ,boleh gak"
"maaf mbak ,bukan muhrim,..." sahut ku segera melarikan diri dari hantu ganjen itu
"astaghfirullah....Ya Allah...."
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Devon Archana
author terlampau...../Good//Good//Good/
2024-02-28
1
HannanWT
author bisa aja ngarang ceritanya
2024-01-07
1
Siti Maskanah
hantunya genit hadrh
2023-05-18
0